Bupati Inhil Buka MTQ Ke-25 Kecamatan Keritang

Penekanan tombol Serine oleh Bupati di dampingi Camat Keritang, Kepala Desa Petalongan dan Ketua PANPEL MTQ Ke XXV TH 2015.
Penekanan tombol Serine oleh Bupati di dampingi Camat Keritang, Kepala Desa Petalongan dan Ketua PANPEL MTQ Ke XXV TH 2015.

KERITANG (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-25 tingkat Kecamatan Keritang tahun 2015 di halaman kantor Desa Petalongan kecamatan Keritang, Minggu (10/5/2015) malam.

Pembukaan MTQ ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati didampingi Camat Keritang, Kepala Desa Petalongan dan Ketua Panitia Pelaksana serta Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan, Ketua DWP Kabupaten Inhil Hj Aryati Alimuddin, sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Inhil, Upika Kecamatan Keritang dan masyarakat setempat.

Bupati Inhil mengatakan kalau MTQ tersebut merupakan ajang untuk mempersiapkan para kafilah Keritang pada MTQ tingkat Kabupaten Inhil yang akan dilaksanakan tanggal 20 Mei mendatang di kecamatan Sungai Batang, lebih tepatnya di desa Benteng.

“Dari kegiatan MTQ ini yang terpenting adalah bagaimana kita memupuk nilai-nilai Qur’ani sehingga dapat kita jadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wardan.

Bupati yang dikenal agamis ini mengharapkan kepada lapisan masyarakat untuk bersama-sama mensyiarkan agama Islam yang berkenaan dengan MTQ. Sehingga, kegiatan yang menyangkut Qur’ani tidak terkenas sekedar seremonial belaka.

Untuk diketahui, MTQ tersebut dilaksanakan selama empat hari dimulai tanggal 10 hingga 14 Mei 2015 yang diikuti sebanyak 16 desa dari 17 desa se-Kecamatan Keritang. Dan bidang yang dipertandingkan, berdasarkan data yang ada, hanya ada 2 cabang yakni bidang Tilawah dan bidang Tahfiz yang diikuti sebanyak 141 orang.(mirwan/advertorial)




Cekcok Mulut, Warga Sungai Guntung di Hujam Belati

ilustrasi-pisau-berdarah1KATEMAN (detikriau.org) – Warga Sungai Guntung Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman, Mahyudi (31) mengalami luka sayat yang cukup parah dibagian dada disebabkan hujaman senjata tajam Pian (30) warga kelurahan Bandar Sri Gemilang Kecamatan Kateman di pasar Sungai Guntung jalan Yos Sudarso, Minggu (10/5/2015).

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, tindak pidana penganiayaan berat ini terjadi sekitar pukul 12.45 WIB. Dimana waktu itu, 15 menit sebelumnya antara pelaku dengan korban sedang bertengkar hebat di TKP. Merasa emosi, si korban sempat mengeluarkan sebilah badik.

“Waktu korban mengeluarkan badik, langsung dilerai oleh saksi dan meminta kepada korban untuk pergi meninggalkan TKP,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Minggu (10/5/2015).

Lanjut Warno memberi keterangan, setelah dilerai oleh saksi dan menyuruh korban pergi, ternyata si pelaku langsung berlari mengambil sebilah pisau di tempat pedagang buah terdekat dan langsung mengejar korban, hingga korbang mengalami luka yang cukup parah dibagian dada.

Karena pelaku berhasil menikam korban, saat itu juga pelaku melarikan diri dan korban langsung dilarikan ke Puskesmas setempat. Untuk hasil VER oleh dokter, panjang luka korban sepanjang 14 cm, lebar 3,5 cm dan kedalaman luka 2 cm.

“Karena luka korban mengalami pendarahan yang banyak, korban terpaksa dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk diminta pertolongan medis. Dan saat ini, barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kateman sedangkan pelaku penganiaan masih dalam pengejaran Polsek Kateman,” tutupnya.(mirwan)




Bupati: Tempat Magrib Mengaji di Rumah Ibadah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan kembali menegaskan dalam pelaksanaan program Magrib Mengaji bertempat di Mesjid ataupun Mushola, bukan di rumah pribadi.

Pernyataan tersebut dilontarkannya dalam sambutan dikesempatan acara peresmian SMK Negeri Desa Pekan Tua Kecamatan Kempas yang bersempena dengan Tabligh Akbar di halaman Kantor Desa Pekan Tua akhir pekan kemaren.

“Ini saya tegaskan karena ada beberapa tempat yang meminta insentif honorer tapi bukan di Mesjid maupun moshola, bukan itu yang saya maksud,” ujar Wardan.

Orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini menjelaskan alasan kenapa berharap bertempat di Mesjid, karena ia menginginkan Mesjid-mesjid maupun Mushola di Inhil ini semarak penuh dengan jamaah.

Terlebih katanya, bagi anak-anak yang dinilai masih perlu bimbingan penuh oleh orang tua. Sebab itu, Bupati menempatkan program Magrib Mengaji ini di Mesjid dan Mushola.

Sebenarnya, insentif bagi guru mengaji tersebut telah disediakan Pemkab Inhil melalui program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ). Namun khusus bagi guru yang mengajar di rumah ibadah bagi umat islam itu. Dan kalau perlu bagi anak-anak yang berkeliaran pada saat jadwal magrib hingga kewaktu Isya boleh dijaring razia oleh petugas terkait.

“Razia saja dan bawa ke Mesjid. untuk guru kalau di rumah tidak ada anggarannya, khusus untuk guru yang mengajar di Mesjid dan Mushola,” pungkas Bupati Inhil. (mirwan/adv)




Ini Dia Efek Samping Rokok Mulai Dari Ujung Rambut Sampai Ujung Kaki

“WHO: Setiap 6,5 detik, Satu Nyawa Melayang Akibat Rokok”

bahaya-merokok3TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diajak untuk terus meningkatkan derajat kesehatannya melalui penerapan berbagai pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), salah satunya dengan tidak atau berhenti merokok.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan, NS Matzen MSi terkait dengan cukup banyaknya pengaruh buruk yang disebabkan oleh rokok, baik itu bagi perokok aktif maupun perokok pasif.

Dikatakan Matzen, berdasarkan keterangan dari World Health Organization (WHO), setiap 6,5 detik satu orang meninggal dunia karena rokok.

Apalagi, riset memperkirakan bahwa orang yang mulai merokok pada usia remaja dan terus-menerus merokok sampai 2 dekade atau lebih, akan meninggal 20-25 tahun lebih awal dari orang yang tidak pernah menyentuh rokok.

“Jadi, rokok ini bukan hanya menyebabkan penyakit kanker paru-paru dan jantung, tetapi juga berbagai masalah kesehatan yang serius lainnya,” tutur Matzen kepada detikriau.org di ruang kerjanya, belum lama ini.

Adapun beberapa efek samping akibat rokok yang jarang dipublikasikan mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki dan harus diketahui oleh masyarakat terutama para perokok, diantaranya rambut rontok, katarak, kulit keriput, hilangnya pendengaran dan kanker kulit.

Selain itu, rokok juga bisa mempercepat karies atau beresiko kehilangan gigi 1,5 kali lipat, emphysema atau pelebaran dan rusaknya kantung udara pada paru-paru yang menurunkan kapasitasnya untuk menghisap dan melepaskan Co2, serta osteoporosisada atau hilangnya densitas tulang, sehingga tulang menjadi mudah patah/retak dan penyembuhannya 8 persen lebih lama.

Selanjutnya, bahaya lain yang bisa disebabkan oleh rokok adalah terserang penyakit jantung, tukak lambung, disklori jari-jari atau menimbulkan warna kuning dan kecoklatan pada kuku, serta kerusakan sperma yang bisa mengakibatkan infetilitas atau kemandulan.

“Mengingat berbagai dampak negatif dan bahaya dari penggunaan rokok ini, maka kami mengajak seluruh masyarakat, untuk menggapai hidup sehat tanpa merokok,” imbuhnya.(adi/adv)




Jalan Rusak, Bupati Ngaku Kerap Terima SMS

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengaku sering terima sms dari masyarakat terkait kondisi jalan yang ada di Kabupaten Inhil. Hal tersebut disampaikannya disela sambutan peresmian SMK Negeri Pekan Tua Kecamatan Kempas, Sabtu (9/5/2015) pekan kemaren.

“Mereka yang melontarkan keluhan itu rata-rata terkait kondisi jalan kita. Dan yang paling sering sms saya terima waktu pagi,” kata Wardan.

Tapi, lanjutnya, keluhan yang disampaikan secara langsung itu mayoritas terkait kondisi jalan Provinsi yang ada di Inhil. Atas nama pemerintah Kabupaten, Bupati mengaku tidak bisa berbuat banyak. Sebab jalan tersebut adalah tanggung jawab Pemerintah Provinsi Riau.

“Kalau jalan Provinsi, disini saya sampaikan, jalan itu tanggung jawab bapak Gubernur Riau, bukan Bupati. Jika Permprov mengalokasikan dana untuk jalan di Inhil, baru bisa kita laksanakan perbaikannya,” tegaskannya.

Sebenarnya kata Bupati lagi, sebagai insan di muka bumi juga merasa mengeluh terhadap kondisi jalan yang memprihatinkan ini, apalagi ia hampir 3 kali dalam seminggu berangkat ke Pekanbaru dan melintasi jalan Provinsi.

Tentu katanya juga dapat ia rasakan betapa gelisahnya kodisi jalan Provinsi. Terutama jalan lintas Tembilahan ke Rumbay Jaya.

“Kita boleh buktikan, jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkab yang dimana belum mulai pekerjaannya, hampir semua sudah bahkan sudah banyak yang bisa kita nikmati,” pungkasnya.(mirwan/advertorial)




Selain Bangun Daerah, Ranperda Usulan Pemkab Inhil Diharap Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Wakil Ketua DPRD Inhil, H Mariyanto memimpin Rapat Paripurna DPRD Inhil. Foto: Adi
Wakil Ketua DPRD Inhil, H Mariyanto memimpin Rapat Paripurna DPRD Inhil. Foto: Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Selain bertujuan untuk membangun dan memajukan daerah, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang telah diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diharapkan mampu meningkatkan dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Inhil, H Mariyanto saat memimpin Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian tanggapan atau jawaban Bupati terhadap pemandangan umum fraksi terhadap 6 Ranperda dan penetapan pimpinan Panitia Khusus (Pansus), yang membahas LKPj Bupati tahun anggaran 2014 dan Ranperda tahun 2015, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Mariyanto, jika melihat hasil penyampaian tanggapan atau jawaban Bupati terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi tentang 6 Ranperda, membuktikan bahwa Pemkab Inhil sudah memahami betul permasalahan yang disampaikan oleh para perwakilan fraksi sebelumnya.

Ini dibuktikan dari durasi penyampaian tanggapan terhadap usulan 6 Ranperda oleh 7 perwakilan masing-masing fraksi yang menghabiskan waktu sekitar 3 jam, sedangkan jawaban yang disampaikan Pemkab Inhil dan dibacakan Wakil Bupati (Wabup), Rodman Malomo hanya membutuhkan waktu lebih kurang 21 menit.

“Kita harapkan apa yang disampaikan itu benar-benar dari hati dan sanubari, bukan hanya sekedar goresan pena belaka, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Inhil ini.

Sementara itu, Wabup Rosman mewakili Pemkab Inhil mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD atas pemandangan umum yang disampaikan oleh perwakilan fraksi-fraksi.

Apalagi, lanjut Wabup Inhil dua periode ini, pemandangan umum sebagaimana telah disampaikan tersebut, pada umumnya menggambarkan perhatian yang tinggi dari seluruh anggota DPRD terhadap 6 Ranperda yang diusulkan oleh Pemkab Inhil.

“Mudah-mudahan, pembahasan terhadap keenam Ranperda ini nantinya dapat berjalan baik dan lancar, sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga menjadi Perda yang diterapkan di Kabupaten Inhil,” imbuhnya.

Adapun 6 Ranperda yang disampaikan Pemkab Inhil sebelumnya, yakni Ranperda tentang pelaksanaan Ibadah Haji, Ranperda tentang Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ), Ranperda tentang Desa Adat, Ranperda tentang Tata Cara Pemilihan, Pencalonan, Penetapan dan Pemberhentian Kepala Desa, Ranperda tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, serta Ranperda tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD).(adi/adv)