Tingkatkan Kinerja, Dinkes Lakukan Penguatan SDM Pelayanan Kesehatan dan Manajemen

Kadinkes Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwie
Kadinkes Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwie

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berkomitmen, untuk melakukan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), baik di bidang pelayanan kesehatan maupun manajemen.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie saat berbincang dengan detikriau.org di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dikatakan Alvi, pada tahun 2015 ini pihaknya berencana untuk mulai melakukan penjajakan dan tindak lanjut terhadap Puskesmas yang menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) secara bertahap.

“Mudah-mudahan, kerja keras kita ini juga diikuti dengan penguatan SDM bukan hanya yang memberikan pelayanan kehatan, tetapi juga yang berada dalam tatanan managemen, mulai dari Dinkes hingga Puskesmas dan jaringannya,” tutur Alvi.

Penguatan SDM tersebut, kata Alvi juga harus dilakukan secara bertahap, termasuk juga pada Pustu agar ditingkatkan perannya sehingga keberadaan pustu yang saat ini secara fisik berjumlah 154 unit di seluruh daerah di Negeri Seribu Parit bisa menjadi barometer pelayanan terdekat bagi masyarakat.

Selanjutnya diakui mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini, bahwa hal itu bukanlah pekerjaan yang mudah dan perlu komitmen bersama dari seluruh pihak terkait.

“Tekad bulat ini akan kita dukung 100 persen melalui penguatan di bidang perencanaan, pemahaman terhadap aturan dan sinkronisasi antar program, yang ke depan diharapkan bukan hanya capaian program saja yang terjadi tetapi juga efektivitas dan efisiensi pemanfaatan anggaran untuk mencapai paripurnanya kesehatan di Inhil,” pungkasnya.(adi/adv)




Disdik Diminta Lebih Tegas Larang Konvoi Rayakan Kelulusan

“Ini 4 Cara Umum-kan Hasil UN Saran MPI”

DSC_3954 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Masyarakat Peduli Inhil (MPI) meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil untuk lebih tegas memberi himbauan, terlebih larangan pada pelajar yang merayakan kelulusan dengan cara konvoi.

“Karena merayakan kelulusan dengan cara konvoi itu merupakan prilaku tak terpuji, sebab pelajar itu melakukan coret-coret seragam dan memenuhi badan jalan dengan sepeda motornya,” nilai salah satu aktivis MPI, Oyonk Maldini.

Untuk itu, MPI memberi saran kepada Disdik Inhil untuk menerima 4 pilihan pada mekanisme pengumuman hasil kelulusan UN. Yang pertama, hasil kelulusan dikirim melalui kurir. Kedua, diumumkan secara online. Ketiga, dikirim melalui pos. Dan terakhir, yang keempat dengan cara memanggil orang tua untuk menerima hasil kelulusan.

Yang terpenting kata Oyonk, cara yang dilakukan tidak mengundang siswa ke Sekolah. Apalagi dalam waktu dekat ini, akan ada pengumuman hasil UN tingkat SMP se-derajat. Tentu jumlah siswanya lebih banyak dibanding tingkat SMA.

“Kalau banyak, bisa jadi konvoi yang dilakukan akan lebih mengganggu ketertiban dan bahkan, tidak mustahil terjadi tawuran,” tandasnya.(mirwan)




Bupati Inhil: Tidak Ada Pungutan Sepeserpun Masuk Sekolah Negeri

Bupati Inhil HM Wardan sedang menyampaikan sambutan copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menegaskan kepada semua komponen bahwa memasukkan anaknya ke Sekolah negeri tidak ada pungutan sepeserpun, apapun apalasannya.

“Semua sekolah negeri bebas bayaran ketika memasukkan anaknya, baik SD, SMP maupun SMA sederajat,” sampaikan Bupati Inhil dalam sambutannya saat menghadiri acara wisuda STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Sabtu (16/5/2015).

Disampaikannya juga, ia mengaku telah menegaskannya kepada dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pendidkan Kabupaten Inhil untuk memberi himbauan kepada sekolah-sekolah negeri di Inhil khususnya untuk bebas pungutan biaya masuk sekolah.

Jikapun ada dengan alasan uang seragam, buku ataupun kelengkapan lainnya, tetap saja kata Bupati harus dilakukan diluar administrasi masuk sekolah.

“Hal ini ditegaskan agar masyarakat tau kalau masuk di sekolah negeri itu tanpa mengeluarkan uang,” pungkas Wardan.(mirwan/adv)




Pulang Konvoi, Siswa Lulusan SMK N 2 Tembilahan Ini Ditikam

DSC_3943 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Usai melakukan konvoi perayaan kelulusan UN tahun 2015, siswa lulusan SMK Negeri 2 Tembilahan kota, Ari Andika (18) malah ditikam mantan adik kelasnya sendiri dibagian punggung di jalan HR Soebrantas Tembilahan, persisnya didepan Gedung DPRD Kabupaten Inhil, Jum’at (15/5/2015) malam, sekitar pukul 22.15 WIB.

Berdasarkan keterangan ayah korban, Yul Abral kepada detikriau.org di RSUD, Sabtu (16/5/2015). Sebelumnya, anaknya itu sedang melakukan konvoi disiang hari hingga malam. Sepengetahuan warga jalan M Siap gang Cempaka itu anaknya tidak menyimpan masalah dengan teman-temannya.

“Syukur anak saya masih terselamatkan dan masih sadar, kata anak saya tadi dia tidak ada punya masalah dengan siapapun, terlebih pada pelaku,” sampaikannya.

Ari Andika ini lanjut sang ayah, saat ditikam, sempat melihat bahkan mengenali siapa pelaku penikaman tersebut. Dimana waktu itu, pelaku sedang berkendara dengan arus yang sama menuju jalan Prof M Yamin dari jalan Trimas Tembilahan.

“Waktu kejadian, anak saya sedang dalam perjalanan berbonceng dengan temannya menuju pulang ke rumah,” tambah sang ayah.

Terkait pelaku mantan adik kelas, Yul Abral menyampaikan dari keterangan anaknya bahwa dulunya pelaku tersebut adik kelas korban di SMK Negeri 2 Tembilahan. Namun saat ini, pelaku pindah sekolah di salah satu SMA di Tembilahan lainnya.

Sementara itu, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman mengaku telah menerima laporan peristiwa tersebut dengan nomor: LP/ 55 / V/ 2015/ RIAU/ RES INHIL tentang Tindak Pidana ANIRAT tertanggal 15 Mei 2015 sekitar pukul 23.00 WIB.

“Setelah menerima laporan, Polres Inhil telah mencatat nama korban berinisial Iz, keberadaan pelaku tersebut masih dalam lidik oleh petugas kepolisian,” ungkap Warno.

Untuk diketahui, korban saat ini sedang dirawat di ruang bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, tepatnya di ruang Cermai. (mirwan)




Bupati Inhil Hadiri Wisuda XIII STAI Auliaurrasyidin

“wisudawan ini jangan hanya mencari gelar PNS, banyak lagi kerjaan yang menunggu bahkan lebih menghasilkan dibanding PNS”

Bupati Inhil sedang menyampaikan sambutan copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri sidang senat terbuka wisuda XIII Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Auliaurrasyidin di Parit 6 Tembilahan Hulu, Sabtu (16/5/2015).

Dalam pemaparannya, Bupati terlebih dahulu mengucapkan selamat wisuda terhadap 172 mahasiswa STAI yang mengikuti wisuda pagi itu, baik dari jurusan PGMI maupun PAI. Tentu katanya, setelah melewati wisuda ini harus siap menjalani kehidupan lebih keras lagi.

“Usai menjalani perkuliahan ini bukan berarti berbagai aktivitas juga selesai, justru awal untuk memasuki kehidupan bermasyarakat,” ungkap Wardan.

Apalagi lanjut Bupati, para wisudawan itu bukan sekedar menjadi masyarakat biasa, namun merupakan masyarakat Ilmiah, sebab wisudawan tersebut memiliki pengetahuan dan pendidikan untuk menjadi suri tauladan dikehidupan sehari-hari.

Sebab itu, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini memberi saran untuk mensegerakan mengisi peluang-peluang dan kesempatan bekerja, baik itu berkaitan dunia pendidikan ataupun dunia pengembangan ekonomi daerah.

“Dikarenakan misi STAI ini lebih menitik beratkan pada penelitian-penelitian, maka saya sarankan kepada wisudawan ini untuk mengabdikan diri di Inhil dan lakukan berbagai penelitian, apalagi potensi di daerah kita ini cukup banyak,” tambahnya.

Dijelaskan, saat ini, berbagai potensi di Kabupaten Inhil tidak akan terungkap jika tidak dilakukan penelitian, dan yang memiliki keahlian dibidang itu salah satunya para wisudawan.

“Saya sarankan juga wisudawan ini jangan hanya mencari gelar PNS, banyak lagi kerjaan yang menunggu bahkan lebih menghasilkan dibanding PNS,” tutup Bupati.(mirwan/adv)




Edi : Masyarakat Hanya Tahu Pelayanan, Masalah Teknis dan Lainnya, Itu Urusan Managemen

Terkait Kondisi PDAM TI dan PLN Rayon Tembilahan,

sindrangTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebagai instansi penyedia layanan air bersih PDAM Tirta Indragiri dan kelistrikan, PLN Rayon Tembilahan diminta untuk lebih memaksimalkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Inhil, Edi Haryanto Sindrang terkait dengan kondisi PDAM TI dan PLN Rayon Tembilahan yang hingga saat ini pelayanannya banyak dikeluhkan oleh para pelanggan.

untuk itu dikatakan Edi, pihak PDAM TI dan PLN Rayon Tembilahan harus benar-benar serius dan berkomitmen dalam mengatasi serta menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di internal masing-masing, sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

“Masyarakat itukan hanya tahu dengan pelayanan, sedangkan untuk masalah teknis dan lain sebagainya merupakan urusan managemen, baik itu pada PDAM maupun PLN,” tutur Edi.

Lanjut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, pihak PDAM TI dan PLN Rayon Tembilahan jangan hanya mementingkan haknya saja, sementara kewajibannya tidak terlaksana dengan baik.

“Ini tidak, kewajiban pelanggan saja tahunya, hak pelanggan tidak dipenuhi. Jika ada pelanggan yang telat bayar tagihan, langsung dilakukan pemutusan. Kalau kita memang benar-benar ingin tegas, perbaiki dulu kinerja kita,” pungkasnya. (adi/adv)