Sekda Inhil Hadiri Pengukuhan Pengurus IPHI

Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM memberikan selamat kepada Pengurus IPHI Kabupaten Inhil Masa Bhakti 2015-2019 yang baru di  lantik
Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM memberikan selamat kepada Pengurus IPHI Kabupaten Inhil Masa Bhakti 2015-2019 yang baru di lantik

Tembilahan (detikriau.org) – Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Inhil Masa Bhakti 2015-2019/ 1436 H. Kegiatan yang dilakukan disalah satu Hotel di Tembilahan ini juga dihadiri Sekretaris Umum IPHI Provinsi Riau H Ermis Jusad serta seluruh Pengurus IPHI Kabupaten Inhil.

Sekda H.Alimuddin dalam sambutannya mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil mengucapkan selamat kepada pengurus IPHI Kabupaten Inhil yang baru di lantik. “ kedepan di harapkan kepada Pengurus yang baru untuk dapat saling bekerjasama antara ketua dan Pengurus IPHI Kabupaten agar dapat menjalankan roda Organisasi dengan baik,” Pesan Sekda

Sekda menambahkan bahwa Organisasi IPHI ini merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang bergerak  di bidang keagamaan. Ini terlihat dari susunan pengurus yang terdiri dari para ulama.

Untuk sekedar diektahui, H.Nawawi Mahmud terpilih sebagai Pengurus IPHI Kabupaten Inhil Masa Bhakti 2015-2019 yang di Kukuhkan oleh Sekretaris Umum Pengurus IPHI Provinsi Riau H. Ermis Jusad.(humas/advertorial)




Bupati Buka Resmi BB-GRM Ke-XII Tingkat Kabupaten Inhil

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

KERITANG (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BB-GRM) ke-XII tingkat Kabupaten Inhil di halaman Pondok Pesantren Nurul Wathan Desa Pasar Kembang Kecamatan Keritang, Senin (18/5/2015).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwaprogram tersebut tidak hanya sebatas dilakukan pada tingkat Kabupaten saja, namun juga akan digelar ditingkat Provinsi bahkan ditingkat Nasional, sebab kegotong royongan itu dinilai sangatlah penting.

“Karena ini kegiatan rutin, maka perlu juga kita kita lakukan evaluasi apa saja prestasi yang sudah diperoleh dan apa saja kekurangan agar ini bisa kita jadikan pedoman kedepan, apa yang mesti dilakukan lagi,” sampaikan Bupati.

DSC_4053 copyUntuk kegiatan kegotong royongan ini lanjut Bupati, tentunya juga dilakukan dengan cara gotong royong secara pro aktif oleh masyarakat desa itu sendiri dengan berbagai kegiatan. Dicontohkannya seperti pembangunan sarana ibadah dan lain sebagainya.

Menurut Bupati, sehubungan dengan kegiatan ini juga akan dilakukan pembangunan kantor terpadu Babinsa dan Kamtibmas se-Kabupaten Inhil melalui anggaran Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) yakni, dengan anggaran sebesar Rp 75 juta unitnya.

Kantor yang akan dibangun tersebut merupakan kantor satu atap kantor Babinsa dan Kantibmas. “Dari anggaran tersebut yang disediakan hanya berupa material, untuk pembangunannya dilakukan dengan cara gotong royong,” Terang Bupati.

Ditambahkan, dari 179 desa se Inhil, hanya 78 desa saja yang akan dibangun. Sebab kata Bupati, Babinsa dan Kantibmas di Inhil ini hanya ada di 78 desa saja. “Jika semua desa ada, pastinya kita anggarkan juga,” imbuh Bupati.

nantinya, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang juga akan melakukan penilaian, desa mana saja yang pro aktif dalam melakukan program kegotong royongan tersebut. Jika dinilainya satu desa paling sukses, maka ia menyatakan akan memberikan penghargaan khusus untuk desa berprestasi.

Yang terpenting katanya, dilakukan dengan transparan, bagaimana manajemen Mesjid yang selalu terbuka untuk umum.

Disamping dihadiri Bupati, Kegiatan ini juga dihadiri olejh Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam, unsur Forkopimda, camat se-Kabupaten Inhil, Kepala Badan, Dinas dan Bagian di lingkungan Pemkab Inhil, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan, serta diramaikan masyarakat setempat. (mirwan/adv)




Tolak Hubungan Badan, Dirut AMIK Selatpanjang Pukuli Istri Hingga Babak Belur

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

Selatpanjang (detikriau.org) – Nismalinda (34) warga Jalan Sidomulyo Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti dianiaya hingga babak belur oleh suaminya sendiri, SU (40) hanya karena menolak melakukan hubungan badan.

“Menurut korban, penganiayaan yang dialaminya itu terjadi pada minggu (17/5/2015) sekira pukul 08.30 Wib. Pelakunya adalah suaminya sendiri, SU,” Terang Kapolres Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MS, melalui Kasat Reskrim, AKP Antoni Lumban Gaol, senin (18/5) kepada awak media

Berdasarkan pengakuan korban dihadapan petugas, diterangkan Kasat Reskrim, cerita bermula pada minggu (17/5). Saat itu korban sedang tertidur didalam kamar rumah kediamannya. Tidak berselang lama, sekira pukul 08.30, suami korban, SU yang juga merupakan Direktur Akademi Menejemen Informatika dan Komputer (AMIK) Selatpanjang datang dan membangunkan korban serta mengajaknya untuk berhubungan badan. Namun, korban menolak dengan alasan masih kesal dengan suaminya atas masalah yang terjadi sebelumnya.

Tak terima atas penolakan itu, pelaku kalap dan secara spontan melayangkan pukulan pada bagian wajah korban secara berulang ulang hingga wajah sang istri babak belur.

“Korban tak terima dipukuli lalu membuat laporan ke kami dan sekarang pelaku sudah kita amankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tandas Antoni sambil menerangkan bahwa pelaku dijerat dengan Pasal 44 Ayat 1 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. (eko)




Dari 4.279 Universitas, UNISI Termasuk Salah Satu dari 310 Universitas yang Terakreditasi

Rektor Unisi, DR R Sri Handayani (dua dari kanan), perwakilan YTG dan civitas akademika Unisi saat menyaksikan kegiatan olahraga sempena Milad ke-7 Unisi tahun 2015
Rektor Unisi, DR R Sri Handayani (dua dari kanan), perwakilan YTG dan civitas akademika Unisi saat menyaksikan kegiatan olahraga sempena Milad ke-7 Unisi tahun 2015

Tembilahan (detikriau.org) – Memasuki usia yang ke 7 tahun, UNISI mendapatkan kado yang teramat istimewa. Dari 4.279 Universitas yang ada di seluruh Indonesia, 310 diantaranya telah terakreditasi. Salah satunya adalah Universitas Islam Indragiri (UNISI).

“Alhamdulillah, sekarang Unisi sudah terakreditasi. Ini dibuktikan dengan sertifikat akreditasi yang telah dikeluarkan oleh BAN PT pada tanggal 5 Mei 2015 lalu. Karena itu, kita harapkan masyarakat tidak khawatir lagi dengan status Unisi, karena universitas kita ini Legal dan ijazahnya juga diakui,” terang Rektor Unisi, DR R Sri Handayani dalam sambutannya pada perayaan HUT ke 7 UNISI yang dipusatkan di halaman Kampus Parit 1, Kecamatan Tembilahan Hulu, Senin (18/5/2015).

Terkait dengan peringatan Milad Unisi ke-7, Rektor yang meraih gelar doktornya di Universitas Pasundan Bandung ini menjelaskan bahwa pihaknya telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, diantaranya Fun Family, syiar agama ke-12 desa di Inhil, serta kegiatan olahraga Futsal dan Tarik Tambang.

Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, diharapkan dapat lebih meningkatkan kebersamaan antara seluruh civitas akademika dan mahasiswa Unisi terutama dalam rangka membangun dan memajukan Unisi.

“Berbagai kegiatan yang diselenggarakan sempena Milad Unisi ini juga merupakan rangkaian dari pelaksanaan wisuda Unisi ke-5, yang rencananya akan digelar pada tanggal 30 Mei 2015 nanti dan diikuti sebanyak 732 mahasiswa dari berbagai fakultas,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Tasik Gemilang (YGT), H Zayadi dalam amanatnya saat menjadi Pembina Upacara pada peringatan Milad Unisi ke-7 berharap kepada seluruh civitas akademika dan mahasiswa untuk meningkatkan kerjasama dan koordinasi dalam upaya meraih prestasi yang maksimal dan gemilang di masa mendatang.

Dikatakan Zayadi, dengan bertambahnya umur universitas kebanggaan masyarakat Negeri Seribu Parit tersebut, diharapkan pola pikir dan kedewasaan seluruh elemen yang ada di Unisi bisa lebih meningkat guna mendukung dan mensukseskan berbagai program yang telah direncanakan.

“Mudah-mudahan ke depan berbagai usaha dan upaya yang kita lakukan saat ini bisa meyakinkan seluruh masyarakat terutama para generasi muda dan pelajar yang ingin melanjutkan pendidikannya untuk masuk dan mengikuti perkuliahan di Unisi,” tutur Zayadi.(adi)




Ketua KPU Lantik 75 PPK dan 537 PPS

18Bagansiapiapi (detikriau.org) – Ketua KPU Rohil Agus Salim, melantik 75 Panitia  Pemilihan Kecamatan (PPK)  dan 537 Panitia Pemungutan  Suara (PPS). PPK dan PPS yang dilantik, diklaim merupakan yang terbaik, berdasarkan hasil  seleksi yang ketat.

Pelantikan  dilakukan, Senin (18/5/15) di GOR Batu Enam yang disaksikan Komisioner KPU Riau Syafril Abdullah, Wakil Bupati Erianda, Ketua DPRD Nasrudin Hasan, Waka Polres, Plt Sekda Surya Arfan, Wakil Ketua DPRD, Ketua  Panwas Jaka Abdillah  dan  anggota, kepala dinas/badan, ketua  parpol, camat dan  penghulu.

75 anggota PPK yang dilantik berdasarkan SK KPU nomor: 034/Kpts/KPU-Kab-004.435259/2015 tertanggal 18 Mei 2015, untuk 15 kecamatan (5 orang per kecamatan, red), sedangkan untuk 537 PPS berdasarkan SK KPU nomor: 035/Kpts/KPU-Kab-004.435259/2015 tertanggal 18 Mei 2015, untuk 179 kepenghuluan/kelurahan (3 orang per kepenghuluan/kelurahan, red).

Wakil Bupati Rohil Erianda dalam pengarahannya mengatakan, PPK dan  PPS yang selesai  dlantik, merupakan  langkah awal melakukan tugas dan wewenangnya, setelah terpilih melalui proses  penjaringan dan seleksi.

Setelah disumpah, Erianda minta kepada anggota PPK tidak main-main dengan sumpah dan lebih netral serta berintegritas dan non partisan.

Dalam pada  itu,  Komisioner KPU Riau, Syafril Abdullah mengapresiasi kinerja komisioner KPU Rohil, yang sukses melaksanakan seleksi PPK dan PPS, mulai dari tahap adminstrasi, sampai seleksi wawancara dan akhirnya  dilantik. “Kita memberikan aplus  terhadap  kinerja  komisioner KPU Rokan Hilir ini,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan,untuk Rokan Hilir, sesuai dengan laporan Ketua  KPU, dana hibah sudah dapat dicairkan, dan  dialokasikan Rp23,45 miliar untuk  satu putaran, masa kerja PPK dan PPS delapan bulan, sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 2 tahun 2015.

“Kalau kita komparatifkan (berdasarkan perbandingan, red) dengan kabupaten/kota yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak ini, Rokan Hilir ini termasuk yang tercepat penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) ini, dan kabupaten lain masih kita kita tunggu dalam proses seperti Rokan Hulu,” katanya membandingkan.

Dalam pada itu, Ketua KPU Rohil, Agus Salim menyatakan, total yang dilantik hari itu, 612 orang, dengan rincian, 75 PPK untuk 15 kecamatan, dan 537 PPS, dari 179 kepenghuluan/kelurahan.

Proses perektrutan melalui beberapa tahapan, untuk PPK, yang mendaftar 199 orang, diseleksi berdasarkan berbagai persyaratan, lulus 184 orang seleksi administrasi, lalu dilakukan tes tertulis (empat tahap, 120 soal, red), dan lulus tes tertulis 121 orang, lalu dilakukan tes wawancara, maka terakhir dinyatakan lulus 75 orang.

Sedangkan untuk PPS tambah Agus, yang mendaftar mencapai 800 orang ada satu kepenghuluan 20 orang, namun yang dibutuhkan cuma 3 orang, dan terakhir diterima 537 PPS.

Agus meminta PPK dan PPS menanamkan kode etik, tidak boleh berpihak, netral, berintegritas, bekerja secara professional, dan klaimnya merupakan PPK dan PPS terbaik.

“Mohon dibaca buku yang akan diberikan KPU. Sekarang nuansa politik sangat tinggi, tahan dengan godaan, dan jangan menggoda,” pesan Agus.

Setelah dilantik tentunya, Agus berharap PPK, PPS bekerja sesuai dengan tahapan diberikan,  tugas dalam waktu dekat, akan melakukan pemilihan ketua PPK dan ketua PPS, selanjutnya sekretariat, agar dapat bekerja.

Terkait sangsi yang akan diberikan, jika PPK dan PPS tidak menaati kode etiknya, tentu harus dibuktikan. “Akan diperiksa, mungkin oleh panwas kecamatan, panwas kabupaten, nanti akan ada  rekomendasi, kalau terbukti, ya di non aktifkan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, kalau dia tindak kriminal, ya penegak hukum,” ujar Agus. [tris]




H Mariyanto : Kalau Ingin Membangun Inhil Jangan Lupa Amanah

Wakil Ketua DPRD Inhil, H Mariyanto
Wakil Ketua DPRD Inhil, H Mariyanto

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Ketua DPRD Inhil, H Mariyanto meningatkan kepada para pemimpin dan wakil rakyat yang telah diberi kepercayaan untuk membangun dan memajukan daerah untuk dapat menjaga amanah tersebut dengan sebaik mungkin.

“Salah satunya, dengan cara terus meningkatkan kinerja dan kompetensi diri,” sampaikannya saat menghadiri hearing Komisi IV di Gedung DPRD Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Mariyanto, pembangunan dan kemajuan suatu daerah, hanya bisa diraih melalui kerja keras dan bersungguh-sungguh, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi.

“Jadi, kalau ingin membangun Inhil ini, kita harus serius dan jangan hanya mementingkan seremonial saja,” terangnya.

Apabila sudah seperti itu, lanjut politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Inhil ini, tentu seluruh sumberdaya yang ada di Negeri Seribu Parit dapat digerakan untuk mencapai hasil dan tujuan pembangunan daerah yang sesuai dengan harapan serta impian bersama.

“Jangan sia-siakan amanah ini, kita yang telah diberi kepercayaan harus mampu berbuat yang terbaik dan maksimal bagi masyarakat, karena nantinya semua ini akan dipertanggungjawabkan,” ingatkannya. (adi/adv)