Wabup Hadiri Pelantikan Pengurus HMI Tembilahan

Wakil Bupati menyampaikan sambutan saat menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang HMI Kabupaten Inhil Priode 2015-2016
Wakil Bupati menyampaikan sambutan saat menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang HMI Kabupaten Inhil Priode 2015-2016

Tembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, H Rosman Malomo turut menghadiri kegiatan Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan dan Pelantikan Pengurus Korp-HMI Wati (KOHATI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan Priode 2015-2016. Selasa (19/5/2015)

Selain Wabup, kegiatan yang dilaksanakan di Aula kantor Bappeda Inhil ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda beberapa pejabat Eselon di lingkungan Pemkab Inhil serta Organisasi sosial lainnya yang ada di Kabupaten Inhil.

Foto Bersama Wakil Bupati dengan Pengurus HMI Provinsi Riau-Kepri dan Pengcab HMI Kabupaten Inhil
Foto Bersama Wakil Bupati dengan Pengurus HMI Provinsi Riau-Kepri dan Pengcab HMI Kabupaten Inhil

Dalam sambutannya Wabup mengatakan, Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan suatu organisasi pengkaderan dan merupakan tempat untuk menempah calon pemimpin. “kita bisa lihat cukup banyak tokoh-tokoh Nasional yang merupakan kader HMI.” Ujar Wabup

Ditambahkan, sebagai pemimpin yang harus di perhatikan adalah sejauhmana integritas kita dalam memimpin suatu organisasi. Wabup juga mengingatkan sebagai anggota HMI harus memperlihatkan jati dirinya sebagai organisasi pengkaderan, maka dari itu kepada Anggota HMI jangan mau menjadi kuda tunggangan yang bisa di mamfaatkan oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab.

“semoga Organisasi HMI ini tetap berjalan dengan solid dan makin sukses kedepannya.” Do’a Wabup

Untuk diketahui, HMI Cabang Tembilahan Priode 2015-2016 yang di ketua Ishak Mastar ini di lantik oleh Ketua Umum HMI Cabang Riau-Kepri, Nawir Matareng. (advertorial)




Simpan Irisan Bawang di Pojok Kamar Anda, dan Inilah yang Akan Terjadi

onion2Selama ini banyak yang tahu tentang bawang hanya sebagai bumbu masak. Padahal, selain untuk bumbu masak bawang banyak manfaatnya untuk kesehatan baik untuk pencegahan maupun pengobatan penyakit.

Ini bukan ide baru, bawang telah digunakan oleh orang-orang di Eropa untuk melawan wabah di sekitar awal 1900-an. Pengobatan Ayurveda telah menggunakan tapal bawang untuk dada atau kaki untuk menyembuhkan batuk, demam dan flu selama berabad-abad. Mereka juga menggunakan tapal bawang untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan pada sendi. Dokter homeopati juga menggunakan kekuatan penyembuhan dari bawang untuk menyembuhkan dari virus dan penyakit.

Bawang merupakan sumber makanan kaya quercitin, flavonoid antioksidan kuat yang telah terbukti untuk menurunkan kolesterol, mencegah pembekuan darah, dan melawan asma, bronkitis kronis, demam, aterosklerosis dan infeksi dan bahkan terkait untuk menghambat beberapa jenis kanker.

Semua fungsi pengobatan untuk penyakit-penyakit yang disebutkan di atas sebagian besar dilakukan dengan cara dimakan. Lalu untuk apa dan apa yang terjadi jika irisan bawang diletakkan di dalam ruangan rumah anda?

Para orang tua zaman dahulu ada yang sering melakukan praktek takhayul dengan menyimpan bawang merah di atas pintu rumah, tujuannya untuk melindungi rumah dan keluarga anda dari gangguan mahluk halus dan ilmu-ilmu hitam yang dilakukan oleh orang jahat. Dengan cara yang berbeda, dari sisi medis ternyata memang ada manfaat dari bawang yang disimpan di dalam ruangan.

Cobalah ambil beberapa butir bawang merah, iris lalu masukkan kedalam mangkuk atau piring dan letakkan di dalam kamar.  Biarkan untuk beberapa jam dan udara di kamar tersebut akan menjadi bersih. Di Inggris, kebiasaan menyimpan potongan-potongan bawang dan menaruhnya di pojok-pojok ruangan sering dilakukan.  Hal ini bertujuan untuk membersihkan udara dari virus yang bisa menyebabkan berbagai penyakit termasuk flu.

Jika anda terserang flu, pilek atau demam, segera simpan potongan bawang yang telah dipotong-potong sebanyak setengah mangkuk di dalam kamar. Bawang perlu dipotong-potong agar bau menyengat bawang terekspose karena bau menyengat inilah yang akan menetralisir udara dan menyerap virus influenza dari udara. Jika ditempatkan di dalam rumah untuk pencegahan penyakit, gantilah bawang setiap 3 hari sekali.

Potongan bawang juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau. Jadi, jika kamar mandi, gudang, atau garasi di rumah anda udaranya beraroma busuk, simpan potongan-potongan bawang di sana. Bau bawang pada awalnya memang akan tercium sangat menyengat, tapi bau bawang yang menyengat tersebut akan benar-benar bekerja. Karena jika menyimpan bawang tersebut anda lakukan pada malam hari, maka keesokan paginya bau busuk yang sebelumnya ada di ruangan tersebut akan hilang.

Bagikan ini ke facebook agar terbaca saudara, teman dan tetangga untuk menambah pengetahuan tentang alternatif pecegahan dan pengobatan penyakit hanya dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapat. (erteerwe)




Jika SMP 2 Kuba Rusak, Tahun Ini Kita Perbaiki

Bagansiapi (detikriau.org) – Kepala Dinas Pendidikan Rokan Hilir Ir.H Amiruddin.MM, telah menyiapkan program pembenahan infrastruktur sekolah Tahun 2015, rencananya kerusakan Ruang kelas Belajar (RKB) SMPN 2 Kecamatan Kubu Babussalam (Kuba) akan diperbaiki.

“Saya belum ada dapat informasi tentang adanya kerusakan gedung SMPN 2 Kuba. Kita akan turun lapangan mengeceknya, kalau rusak akan diperbaiki dan masuk program tahun ini,” kata Kadisdik, ketika dikonfirmasi, Selasa (19/5/15).

Dirinya menghimbau setiap Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan kecamatan segera melaporkan jika ditemukan kerusakan pada gedung sekolah.

“Jangan kerusakan yang ada disekolah didiamkan, hal ini tentunya akan menghambat proses belajar mengajar,” tegasnya.

Menurutnya, pihak dinas memprioritaskan pembenahan bidang pendidikan apalagi akses pendidikan merupakan salah satu lini terpenting dalam meningkatkan pembangunan didaerah dengan tujuan pengembangan kecerdasan dan keterampilan masyarakat.

“Pemkab Rohil ingin membangun pendidikan yang bermutu, unggul serta berkualitas. Karena dengan adanya kualitas pendidikan ini dapat menentukan jati diri bangsa kita,” sebut Kadis.

Sebelumnya, kerusakan empat ruang kelas belajar (RKB) SMPN 2 Kecamatan Kubu Babussalam (Kuba) yang dibangun tahun 2013 lalu dilaporkan pihak sekolah. Dikhawatirkan jika kerusakan tersebut dibiarkan bisa mengganggu penerimaan siswa baru karena tidak maksimal akibat kondisi gedung dua lantai milik SMPN 2 Kuba di Kepenghuluan Teluk Nilam rusak parah dan tidak dapat digunakan dalam proses belajar mengajar. [tris]




Wakapolres Baru Diharapkan Beri Inovasi Baru

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dilantiknya Kompol Dhana Ananda Syahputra sebagai Wakil Kepala Polres Indragiri Hilir (Inhil) diharapkan dapat memberi inovasi dan gerbrakan baru dalam memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat di wilayah hukum Mapolres Inhil.

Hal ini diungkapkan Kepala Polres Inhil AKBP Suwoyo Sik Msi, usai memimpin upacara pelantikan Wakapolres bertempat di lapangan Mapolres Inhil, Senin (18/5/2015).

“Jelas tujuannya untuk meningkatkan inovasi, kreativitas,  pelayanan kepada masyarakat serta untuk melindungi dan mengayomi masyarakat, khususnya di wilayah inhil ini,” ujarnya.

Menanggapi pergantian pejabat ini, AKBP Suwoyo menjelaskan bahwa pergantian itu adalah hal yang wajar dalam suatu organisasi dalam upaya untuk meregenerasi pejabat dalam memaksimalkan tugas dan kewajibannya.

Diterangkan Suwoyo, bahwa  Kompol Devy Firmansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Inhil sekarang ini sedang menjalani masa pendidikan Sespim di Lembang maka itu digantikan oleh Kompol Dhana Ananda Syahputra yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Pekanbaru Kota.

Semenetara itu, Wakapolres Inhil baru Kompol Dhana Ananda Syahputra mengatakan dengan dilantiknya ia menjadi Wakapolres ini merupakan tugas dirinya untuk mengkoordinir seluruh pejabat, baik itu, perwira, Kabag, Kasat maupun Kapolsek di Lingkungan Mapolres Inhil dibawah pimpinan Kapolres, dengan tujuan untuk mengoptimalkan kegiatan mengamankan ketertiban di wilayah Inhil.

“Dengan berbagai trobosan baru yang akan dilakukan kedepannya,” Ujar Wakapolres Inhil Kompol Dhana Ananda. (mirwan)




Rayakan Kelulusan, Herwanissitas : Siswa Sebaiknya Lakukan Kegiatan Yang Bermanfaat

Anggota DPRD Inhil dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Herwanissitas
Anggota DPRD Inhil dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Herwanissitas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh siswa yang telah menyelesaikan jenjang pendidikannya di satu tingkatan sekolah diimbau, untuk tidak melakukah hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat saat merayakan kelulusannya.

Imbauan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas terkait dengan maraknya aksi konvoi di jalanan, yang dilakukan oleh sejumlah siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Inhil, khususnya Kota Tembilahan dan sekitarnya usai menerima amplop yang berisi pengumuman kelulusan.

Dikatakan Herwanissitas, masih banyak kegiatan positif lain yang dapat dilakukan oleh para siswa untuk merayakan kelulusannya, seperti dengan menggelar syukuran dan do’a bersama agar bisa diterima di sekolah atau jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi, yang sesuai dengan harapan dan keinginan masing-masing.

“Kepada adik-adik yang sudah lulus sekolah, kita harapkan tidak kemaruk dengan keberhasilannya, karena perjuangan untuk meraih kesuksesan di masa depan masih cukup panjang dan butuh kerja keras,” tutur Herwanissitas saat berbincang dengan detikriau.org di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Senin (18/5/2015).

Dijelaskan politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, apabila merayakan kelulusan dengan melakukan konvoi di jalanan, selain merugikan diri sendiri ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan, juga bisa merugikan orang lain.

“Jadi, kepada pihak sekolah dan orang tua, kita minta untuk mengontrol anak-anak kita ini, supaya tidak melakukan kegiatan yang dapat merugikan mereka,” tambahnya.

Selain itu, kepada pihak keamanan dalam hal ini personil dan jajaran kepolisian, juga diharapkan dapat mengawasi para siswa ketika berada di jalanan, sehingga tidak menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Sekali lagi kami mengingatkan, siswa-siswa yang lulus ini sebaiknya melakukan kegiatan yang bermanfaat, daripada melakukan konvoi yang dapat membayakan keselamatannya dan orang lain,” imbuhnya. (adi/adv)




54 Peserta Ikuti Pelatihan Publik Speaking Tajaan Dinkes Inhil

ridwan ahimTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 54 peserta, yang terdiri dari petugas promosi kesehatan Puskesmas dan bidan desa mengikuti pelatihan publik speaking, yang ditaja oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (18/5/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di aula Hotel Telaga Puri Tembilahan ini, bertujuan untuk menyiapkan tenaga promkes yang menguasai teknik berbicara efektif dan menarik dalam menggerakkan dan memberdayakan masyarakat.

Para peserta mengikuti pelatihan publik speaking
Para peserta mengikuti pelatihan publik speaking

Ketua Panitia Pelaksana, Fitri Astuti berharap melalui pelatihan ini, tidak ada lagi petugas promosi kesehatan yang takut ketika berbicara di depan umum, serta akan bisa mempraktekan keterampilan yang didapatkan, dalam upaya menyebarluaskan pengetahuan dan nilai promkes kepada masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini, juga diharapkan para peserta mampu memahami dasar dan elemen public speaking, teknik presentasi efektif, teknik vokal dan mampu mensimulasikan public speaking yang baik,” tutur Fitri Astuti, yang juga menjabat sebagai Kasi Promosi Kesehatan Dinkes Inhil.

Sementara itu, Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan MKes menjelaskan bahwa program promosi kesehatan harus dilakukan secara terpadu dan terintegrasi dengan program kesehatan lainnya.

“Promosi kesehatan merupakan pelayanan dasar yang harus dilaksanakan oleh Puskesmas sesuai dengan arahan Kemenkes, dalam upaya meningkatkan pengetahun masyarakat, khususnya para pasien yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan,” terang Ridwan.

Selain itu, lanjut mantan Kabag Humas Setda Inhil ini, melalui promosi kesehatan juga diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dengan memberikan pelayanan menggunakan sistem jemput bola, seperti melalui penyuluhan langsung di lapangan.

“Setelah mengikuti kegiatan ini, kami harapkan bidang promosi kesehatan Puskesmas dan bidan desa dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilannya dalam menangani masalah yang berhubungan dengan promosi kesehatan di wilayah kerjanya masing-masing,” imbuhnya.(adi/adv)