Peringatan Harkitnas, Pemkab Rohil Gelar Apel Bersama

20Bagansiapiapi (detikriau.org) – Peringati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 107 tahun, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menggelar apel bersama yang diikuti seluruh pegawai/honorer instansi dan instansi TNI/ Polri serta siswa/siswi tingkat SMA se-Kecamatan Bangko.

Pada Apel Harkitnas, Wakil Bupati Rokan Hilir bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Apel berlangsung di halaman Purna MTQ Batu Enam, Komplek Perkantoran Pemkab Rohil, Bagansiapiapi, Rabu (20/05/15).

Hadir pada apel Harkitnas, Ketua DPRD Rohil, Nasruddin Hasan, Plt.Sekda, Surya Arfan, Kepala Kejari Bagansiapiapi, H.Zainuddin.SH.MH, Asisten I,II,III dan IV, serta seluruh Kepala Dinas/Badan dan Kantor dilingkungan Pemkab Rohil.

Pada Apel Harkitnas Ke-107, Wabup membacakan Pidato Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Rudiantara dihadapan seluruh undangan dan peserta apel.

Usai Apel bersama, Acara dilanjutkan dengan menabur bunga di taman Makam Pahlawan Jalan Utama. Acara tabur bunga di taman Makam Pahlawan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. [tris/adv]




Fraksi Golkar DPRD Inhil Usulkan Segera Bentuk Pansus Lahan

sindrangTEMBILAHAN (detikriau.org) – Fraksi Golongan Karya (Golkar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengusulkan kepada pimpinan dewan, untuk segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) Lahan, yang nantinya akan membahas tentang izin lahan perusahaan dan pola kemitraannya.

Hal itu disampaikan perwakilan Fraksi Golkar, Edi Haryanto Sindrang saat berbincang dengan detikriau.org, di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (19/5/2015).

Dikatakan Edi, untuk menyikapi berbagai persoalan lahan yang ada di Negeri Seribu Parit saat ini, maka pihaknya memandang perlu segera dibentuk Pansus Lahan, dalam upaya mencegah dan mengantisipasi terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan.

“Dengan ini, nantinya kita harapkan Pemda tidak lagi sembarangan dalam memberikan dan mengeluarkan izin kepada perusahaan, harus dilihat dan dicermati dulu, apakah keberadaan perusahaan ini akan menguntungkan atau malah merugikan masyarakat kita,” tutur Edi.

Apalagi, lanjut Wakil Ketua Komisi III DPRD Inhil ini, jika dilihat pola kemitraan atau kerjasama yang banyak ditawarkan oleh pihak perusahaan kepada masyarakat terutama para petani saat ini, lebih banyak memberatkan dan merugikan kalangan petani.

Seperti dengan pola kerjasama 65, 30 dan 5 (perusahaan 65 persen dan petani 30 persen dan koperasi 5 persen) yang diiming-imingi pihak perusahaan. Menurut Edi, kerjasama itu tentu saja akan membunuh dan membinasakan masyarakat secara perlahan-lahan.

“Belum lagi jika ditambah keterpurukan perekonomian masyarakat sekarang, yang disebabkan berbagai permasalahan di bidang perkebunan dan pertanian,” terangnya.

Dengan kerjasama seperti ini, dicontohkan Edy, ada lahan masyarakat seluas 10 hektar, Kalau hanya 3,5 hektar yang diberikan kepada masyarakat, sementara ada kewajiban yang harus masyarakat bayarkan, yakni kredit kepada pihak lainnya, tentu masyarakat akan menjadi pihak yang dirugikan.

“Jika sudah begitu, masyarakat dua kali kena. Sudah bayar hutang ke pihak bank, lahannya juga habis. Kalau ini dibiarkan terus, apa yang akan terjadi dengan masyarakat kita. Karena itu, kami memandang sangat perlu pementukan Pansus ini,” imbuhnya.(adi/adv)




Pemilihan tenaga kesehatan Teladan dan Puskesmas Berprestasi tahun 2015




Sempena Pencanangan BBGRM, Ratusan Masyarakat Ikuti Pengobatan Gratis dan Sunatan Massal di Keritang

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ratusan masyarakat, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu hingga anak-anak mengikuti pengobatan gratis dan sunatan massal di Kecamatan Keritang, Senin (18/5/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Pasar Kembang ini, sempena dengan pencanangan Bulan Bhati Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XII tahun 2015 tingkat Kabupaten Inhil, yang dibuka secara resmi oleh Bupati, HM Wardan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie mengatakan, pengobatan gratis dan sunatan masal ini bertujuan, untuk mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kalau selama ini masyarakat enggan berobat, dikarenakan jarak tempuh ke fasilitas pelayanan kesehatan yang cukup jauh, dengan kegiatan ini kita harapkan dapat menggugah masyarakat agar lebih memahamai betapa pentingnya kesehatan bagi tubuh, sehingga mau memeriksakan dirinya,” tutur Alvi.

Dijelaskan Alvi, langkah ini dinilai cukup berhasil dan mampu menarik minat masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Ini terbukti dengan antusias dan banyaknya masyarakat yang turut berpartisipasi, yakni mencapai sekitar 130 orang yang mengikuti pengobatan gratis.

“Sedangkan untuk sunatan massal, kita dari Dinkes hanya membantu dalam bentuk penyediaan obat-obatan dan mengerahkan tenaga medis yang ada di wilayah setempat, dengan jumlah peserta sebanyak 125 anak,” terangnya.(adi/adv)




Pemkab Baru Anggarkan Pembangunan Rumbel Tahun 2016 Mendatang

kepsek-sdn-09-tembilahan-hulu-sedang-melihat-kondisi-rumah-dinasnya-yang-difungsikan-tempat-belajar-siswanya-copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Helmi D mengatakan tahun 2016 mendatang akan dianggarkan pembangunan ruang belajar bagi sekolah yang masih kekurangan.

“Tahun depan akan kita anggarkan pembangunannya, tapi tentunya bagi sekolah yang telah mengajukan permohonan,” kata Helmi kemaren.

Ia juga menyampaikan bahwa sampai saat ini telah beberapa sekolah yang mengajukan permohonan. Mayoritas adalah lembaga pendidikan di daerah seperti lembaga pendidikan di kecamatan Kempas dan beberapa kecamtan lainnya.

“2015 belum dianggarkan pemerintah.kitatargetkan tahun depan.” Tandasnya. (mirwan)




Dani: DPRD Dukung BB-GRM Ke-XII Tingkat Kabupaten Inhil

dprdTEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Dani M Nursalam menyatakan menyambut baik dan mendukung penuh program dari Pemkab Inhil melalui BPMPD berupa Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BB-GRM) ke-XII tingkat Kabupaten Inhil.

“Apalagi kegiatan ini bentuknya rutin, tentunya semangatnya itu sangat perlu untuk terus dipertahankan terutama dalam hal keswadayaan masyarakat,” ungkap Dani kemaren di Kecamatan Keritang.

Selain itu menurut ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil ini, DPRD juga telah mempertimbangkan peran aktif pemerintah dalam memposisikan masyarakat ini tidak hanya sebagai objek pembangunan, akan tetapi juga sebagai subjek pembangunan.

“Sekali lagi kita sangat mendukung, sebab BB-GRM ini melibatkan masyarakat yang bisa menjadikan kebiasaan dalam mengambil peran pada pengembangan pembangunan..” Tegasnya. (mirwan/adv)