Haul Syeh Abdurrahman Sidik Ke-78, Tukang Ojek Kebanjiran Rezeky

KUINDRA (detikriau.org) – Hadirnya ribuan masyarakat yang ikut mneghadiri haul Syeh Abdurrahman Sidik di Kampung Hidayat Desa Teluk Dalam Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) membuahkan pendapatan berlipat ganda yang cukup besar bagi tukang ojek, Rabu (20/5/2015).

Seperti yang disampaikan salah satu tukang ojek, Yono kepada detikriau.org, jika dihari biasa hanya mendapatkan penghadilan Rp 30 – Rp 60 ribu perhari, kali ini, baru setengah hari ia telah mengantongi penghasilan lebih dari Rp 200 ribu.

“Padahal hari ini banyak yang turun, yang bukan profesi tukang ojekpun juga ikut jadi tukang ojek, mulai dari pelajar hingga pegawai, salah satu diantaranya seorang dokter praktek di kecamatan Kuindra juga turun sebagai tukang ojek,” ujarnya.

Ditambahkan Yono, jikalau biasanya hanya ada kurang lebih 30-an tukang ojek, kali ini diperkirakannya hampir 100 orang ikut menjadi tukang ojek di kampung Hidayat tersebut.

“Saya lihat, tukang ojek dari Sapatpun hampir semua turun ke pelabuhan pemakaman tuan guru,” katanya lagi.

Memang, dari hasil pantauan awak media di lapangan, mayoritas tukang ojek setempat mulai pagi hingga siang menjelang sore tidak henti-hentinya mengantar jemput para pengunjung yang berdatangan dari berbagai wilayah di Riau, dan daerah lainnya di Indonesia. (mirwan)




Ketua DPRD Inhil Desak Pemrov Riau Segerakan Perbaikan Ruas Jalan Provinsi di Inhil

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam (kiri) duduk berdampingan dengan Bupati, HM Wardan saat menghadiri kegiatan BB GRM kemaren di Keritang. Foto : Mirwan
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam (kiri) duduk berdampingan dengan Bupati, HM Wardan saat menghadiri kegiatan BB GRM kemaren di Keritang. Foto : Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendesak agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk mensegerakan melaksanakan pekerjaan pembangunan infrastruktur ruas jalan Provinsi yang ada di Inhil.

Desakan tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Inhil Dani M Nursalam melalui sejumlah awak media, kemaren di Kecamatan Keritang. Menurutnya, mayoritas jalan Provinsi yang ada di Inhil saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan, bahkan ada beberapa titik yang sudah tidak layak untuk dilewati lagi.

“Kami dapat informasi, ada beberapa jalan Provinsi di Inhil yang telah dianggarkan dan sudah lelang, tentu setelah melihat kondisi di lapangan inikan jadi persoalan, sebab itulah kami desak Pemprov segerakan pelaksanaan perbaikannya,” pinta Dani

ditambahkannya, pembangunan infrastruktur jalan itu sangat penting, sebab merupakan saranan umum yang bisa dinikmati masyarakat banyak. Apalagi jika jalan itu merupakan satu-satunya akses menuju daerah lain.

Dan ini katanya, tidak hanya sebatas menikmati jalan saja, yang tertenting itu menjadikan satu akses yang mendukung pada pengembangan potensi perekonomian masyarakat.(mirwan/adv)




Cegah Timbulnya Fitnah, Dewan Minta Kemenag Inhil Jelaskan Belum Cairnya Dana BOS Madrasah

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk memberikan penjelasan terkait dengan belum adanya pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi seluruh Madrasah yang ada di lingkungannya.

Permintaan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas saat berbincang dengan detikriau.org di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Herwanissitas, pihaknya ada mendapatkan laporan dan keluhan bahwa hingga saat ini dana BOS tahun anggaran 2015 untuk sekolah Madrasah di Kabupaten Inhil belum dibayarkan sepeserpun.

Sedangkan, dana BOS tersebut sangat dibutuhkan oleh pihak sekolah, untuk membiayai dan mencukupi keperluan pokok mereka sehari-hari.

“Sekarang, pihak sekolah sudah banyak yang berhutang, baik untuk membeli alat tulis maupun berbagai kebutuhan lainnya,” tutur Herwanissitas.

Oleh karena itu, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, permasalahan tersebut harus menjadi perhatian serius dari jajaran Kemenag Inhil, dengan memberikan penjelasan guna mencegah timbulnya fitnah.

“Paling tidak, surati pihak sekolah. Jangan sampai kita di DPRD pula yang menerima surat pengaduan nantinya,” kata pria yang akrab disapa Sitas ini.

Apalagi, diakui Sitas, keberadaan sekolah Madrasah, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah hingga Madrasah Aliyah sangat memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan dan kemajuan dunia pendidikan daerah, khususnya di pendidikan keagamaan.

“Jadi, jika bidang pendidikan ini hanya ditangani oleh Pemda saja, tentu tidak akan sanggup melayani seluruh masyarakat kita,” imbuhnya.(adi/adv)




Rektor IPDN Jatinangor Berikan Pembekalan 96 Kades se Kabupaten Meranti

SELATPANJANG (detikriau.org) – 96 Kepala Desa se Kabupaten Meranti ikuti kegiatan Bimtek tajaan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD). Pada kegiatan yang dilaksanakan di Aula Afifa, Selatpanjang ini menghadirkan Rektor IPDN Jatinangor Dr. Suhajar Dewantoro, selasa (19/5) sore kemaren.

Dalam pemaparannya, Dr. Suhajar Dewantoro menjelaskan bahwa sesuai UU No. 6 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan pemerintahan desa yang efektif, keberhasilan pemerintahan dibuktikan dengan keberhasilan pemimpin daerah dalam mensejahterakan masyarakat, bukan hanya dilihat dari sesuatu yang monumental.

Pemerintah harus dapat memanfaatkan kearifan lokal untuk membangun suatu daerah. Tugas kepala desa sesuai amanah UU adalah melindungi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan dan mencerdaskan masyarakat. ” aartinya tugas pemerintah jangan lari dari tujuan dasar negara ini,” Terangnya.

Sementaraitu, peran dari Kades sebagai pengelola desa bertindak sebagai pengambil keputusan didesa dan harus bisa mempertanggung jawabkan apa yang telah dilakukan.

Sebagai Kades harus bisa berada didepan, menjadi motivator masyarakat, karena Kades merupakan ujung tombok pemerintahan disuatu Negara terutama berperan dalam mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi daerah. Selain itu Kepala Desa harus mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun desa.

Dalam kegiatan tersebut, Para Kades diberikan pembekalan mengenai petunjuk teknis pelaksanaan program pendapatan desa, diharapkan melalui Bimtek tersebut, para Kades mendapat pemahaman tentang penyelenggaran pemerintah desa dalam melaksanakan pelayanan pemerintah, pembangunan dan kemasyarakatan sesuai kewenangan. Selain itu meningkatkan kemampuan lembaga kemasyarakatan yang ada di desa dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan.

Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si, dengan narasumber, Rektor IPDN Dr. H. Suhajar Dewantoro dan Direktur Program Pasca Sarjana IPDN ini juga dohadiri oleh Sekda Drs. Iqaruddin, Kepala BPM-PD Meranti Drs. Ikhwani, Asisten III Sekdakab, Kadis, Kaban, Kabag dijajaran Pemkab Meranti, serta Para Kades Se-Kabupaten Meranti.(eko)




Bupati Inhil Hadiri Haul Syekh Abdurrahman Siddiq Ke-78

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

KUINDRA (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri acara rutin tahunan Haul Syekh Abdurrahman Siddiq di kampung Hidayat Desa Teluk Hidayat Kecamatan Kuala Indragiri, Rabu (20/5/2015).

Selain Bupati, juga tampak sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, unsur Forkopimda serta beberapa pejabat Kabupaten luar Inhil serta ribuan masyarakat yang berdatangan dari berbagai wilayah.

Bupati Wardan menyambut baik haul rutin tahunan ini. Menurutnya, haul ditahun 2015 ini sangat istimewa dikarenakan bertepatan dengan dengan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang diselenggarakan diseluruh Indonesia.

Terkait keistimewaan almarhum Tuan Guru Syekh Abdurrahman Siddiq, Wardan menyampaikan sangat banyak yang perlu dipedomani, selain untuk diri sendiri juga bisa dipedomani dalam mengembangkan daerah.

“Hal itu sudah tidak kita pungkiri lagi dan telah kita ketahui bersama-sama, beliau (Alm Tuan Guru Syekh Abdurrahman Siddiq, red) tidak hanya sebagai ulama, tapi juga sebagai pemikir yang berusaha mengembangkan daerah,” ungkap Bupati.

Dari penilainnya sebagai pemikir daerah, dicontohkannya seperti mengembangkan hamparan kelapa di Kabupaten Inhil ini. Sebab itulah, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini tidak mempungkiri lagi dan sangat mendukung penyelenggaraan pelaksanaan haul rutin tahun tersebut.

Selain itu, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau itu juga bertekat kedepan akan lebih meningkatkan pengembangan wisata relegius di Inhil umumnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Haul Ali Azhar mengatakan kalau pelaksanaan haul tahun ini lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Terbukti dari jumlah masyarakat yang hadir.

“Tahun ini meningkat, kalau diperkirakan saja jumlah pengunjung mencapai kurang lebih 7 ribu orang yang datang dari berbagai wilayah,” sampaikan Ali, yang juga merupakan cucu tuan Guru Hidayat-Sapat Kecamatan Kuindra.

Untuk diketahui, pada acara haul Syekh Abdurrahman Siddiq ini menghadirkan pencaramah dari Negeri Yaman Selatan, Syech Muhammad Bisri Al-Yamani yang juga merupakan Pimpinan salah satu Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an di Jakarta. (mirwan/adv pemkab inhil)




Dukung Keakuratan Data, Ridwan : Setiap Kegiatan Harus Ada Laporannya

Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan Ahim
Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan Ahim

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mengingat pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat, maka dalam pelaksanaannya haruslah sesuai dengan standar dan mutu pelayanan yang telah ditetapkan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya harus didukung oleh berbagai faktor, diantaranya keakuratan data masyarakat atau pasien, sehingga program pelayanan kesehatan yang akan direncanakan dan dilaksanakan nantinya bisa lebih terarah.

“Dalam upaya mendukung keakuratan data ini, maka setiap kegiatan yang dilaksanakan harus ada laporannya,” tutur Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, Ridwan Ahim M.Kes dalam sambutannya saat membuka pelatihan Publik Speaking, di Aula Hotel Telaga Puri Tembilahan, kemarin.

Dijelaskan Ridwan, laporan ini sangat penting, agar tidak terjadi kesalahan dalam menginput data, khususnya yang berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu, lanjut mantan Kabag Humas Setda Inhil ini, apabila terdapat kekurangan atau kekeliruan data, hendaknya harus cepat diperbaiki, karena untuk sebuah proses perencanaan harus di dukung oleh data yang benar dan valid.

“Jadi, kita sangat memerlukan data yang valid dan benar di lapangan, bukan direkayasa,” pungkasnya.(adi/adv)