Sempat Tertunda, KNPI Inhil Pastikan Musda 30 Mei

20150302_021425_harianterbit_knpiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Indragiri Hilir agendakan pelaksanaan Musda pada tanggal 30 Mei 2015 mendatang. Pelaksanaan kegiatan rutin yang sudah beberapa kali tertunda itu disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana Musda KNPI Inhil, Syafri,Sag. Rabu (27/5)

“Kita pastikan pelaksanaan Musda KNPI Kabupaten Inhil dilaksanakan pada tanggal 30 Mei ini. InsyaAllah. Itu sudah kita sepakati bersama sesuai rapat terakhir yang kita gelar pada hari Selasa kemaren,’’ ujar Syafri.

Syafri berharap rencana Musda kali ini tidak mendapat hambatan dan gangguan dari pihak manapun. Sebab, diakui Syafri,  kegiatan ini sudah dikonsultasikan dengan DPD KNPI Riau dan juga dengan Bupati Inhil selaku Kepala Daerah. “Alhamdulillah semuanya mendukung,’’ harapnya.

Meskipun begitu, kader KNPI ini tidak menepis jika masih ada pihak tertentu yang menginginkan Musda KNPI Inhil ini diundur dan bahkan minta dilaksanakan di Guntung atau Pulau Kijang atau bahkan di Pekanbaru. Namun pihak panitia tidak menyetujuinya dengan berbagai pertimbangan dan alasan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah (OC) Musda KPNI Inhil, Yurnalis,SPd, juga mengaku kebijakan panitia untuk menetapkan dan memastikan pelaksanaan Musda pada tanggal 30 Mei ini berdasarkan kesepakatan panitia. Yurnalis juga menginginkan agar pelaksanaan Musda kali ini berjalan sukses tanpa ada yang mencoba merusak bahkan mensabotasenya.

“Demi kepentingan bersama pemuda Inhil, kita minta dan kita harapkan agar seluruh pihak, apalagi pihak-pihak terkait dapat mendukung pelaksanaan Musda ini dan bahkan lebih dari itu hendaknya ikut mengamankan jalannya pelaksanaannya,’’ pinta Yurnalis.

Yurnalis dan Syafri mengaku pihak panitia baik OC maupun SC sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk teknis pelaksanaan Musda 30 Mei ini. Apalagi Bupati Inhil, kata mereka, siap mendukung dan bahkan siap hadir pada perhelatan KNPI Inhil ini.

“Sesuai kesepakatan, kegiatan dan acara Musda akan dilaksanakan di Hotel Arrahman. Untuk itu, semua peserta baik OKP maupun PPK akan segera diberi tahu.” Tandasnya (dro/rls).




Wabup Irup Penutupan TMMD ke 94 Tahun 2015

salam Komando Wakil Bupati dengan DANDIM 0314 Inhil saat Penyerahan Naskah Serah Terima TMMD Ke-94 2015 secara simbolis
salam Komando Wakil Bupati dengan DANDIM 0314 Inhil saat Penyerahan Naskah Serah Terima TMMD Ke-94 2015 secara simbolis

Tembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo tampil sebagai inspektur upacara penutupan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) 94 TH 2015. Kegiatan yang juga dihadiri oleh Sekda, Asisten I dan II, DANDIM 0314, Wakil Ketua DPRD, Unsur Forkopimda, Kepala Dinas dan Kaban di lingkungan PEMKAB Inhil, Camat Se-Kabupaten Inhil serta TNI/Polri di pusatkan di Halaman Kantor Camat Kempas, Rabu (27/05/2015) .

Amanat Pangdam I / Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Edy Rahmayadi pada Upacara Penutupan TMMD Ke-94 Tahun 2015 Di Wilayah Kodam I / BB Inhil 27 Mei 2015 Yang Di Bacakan Wabub Inhil mengatakan bahwa dengan kerja keras dari seganap unsur komando dan pelaku TMMD ke-94 Serta keikutsertaan elemen masyarakat, kegiatan TMMD ini dinilai berjalan denganberhasil. Untuk itu, Pangdam selaku penanggung jawab keberhasilan operasional TMMD ke-94 menyampaikan ucapan Terima kasih.

“Lebih kurang 3 minggu Lamanya, para prajurit dan stake holder, pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat telah bekerjasama meyelesaikan program TMMD ke-94. Kebersamaan ini merupakan sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa, termasuk yang dibantu PEMDA dalam meyiapkan infrastuktur yang sangat dibutuhkan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat” Tulis Pangdam.

Pangdam menambahkan ada beberapa atensi dan harapan yang perlu saya sampaikan sebagai tindak lanjut dari program TMMD ke-94 yakni untu selalu memelihara Kebersamaan dan semangat gotong royong yang sudah terbina ini serta pelihara hasil program TMMD agar usia pakainya akan lama dan manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang.

Kepada Dansatgas TMMD ke-94 diminta untuk melakukan evaluasi secara meyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD untuk dijadilan bahan perbaikan pada TMMD yang akan datang serta kepada pelaku TMMD, selesai kegiatan ini diperintahkan untuk kembali ke sektor induk masing-masing dan perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan.

Penutupan TMMD 94 TH 2015 di tandai dengan Penandatangan naskah serah terima TMMD Ke-94 Tahun 2015 oleh Wakil Bupati H Rosman Malomo yang di lanjutkan denagan Peninjauan ke Kantor Koramil Kempas.

Pada kesempatan ini juga di laksanakan Operasi Penyerahan Bantuan Saranan Kontak Dari Kementerian Agama RI Berupa Al-Qur’an Sebanyak 112 Buah untuk Masjid Nurul Huda Kelurahan Harapan Tani Kec.Kempas dan Dari Kodam I/BB Berupa Al-Qur’an 20 Buah untuk Masjid Darussalam Kel.Harapan Tani Kec.Kempas serta Juz’Amma Sebanyak 185 Buah untuk Masjid Nurul Iman Desa Suhada Kec.Enok. (humas/advertorial)




Galeri Foto Rapat Pansus II DPRD Inhil Bersama Stackholder Terkait Bahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1436 H atau 2015 M

 

 




Galeri Foto Pelatihan Publik Speaking bagi petugas promosi kesehatan Puskesmas dan bidan desa di Kab.Inhil th.2015




Satpol PP Inhil Jaring 7 Pegawai di Rumah Makan

Personil Satpol PP sedang melakukan razia di sejumlah rumah makan di pasar kota Tembilahan. Foto: Mirwan
Personil Satpol PP sedang melakukan razia di sejumlah rumah makan di pasar kota Tembilahan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) jaring sedikitnya 7 pegawai di rumah makan kota Tembilahan, Selasa (26/5/2015).

Dari pantauan lapangan, Satpol PP menurunkan personil satu mobil patroli yang berkeliling di pasaran kota Tembilahan dengan sasaran rumah makan yang terlihat ramai pengunjung.

Menurut Kepala Satpol PP, TM Syaifullah melalui Kabid Penegak Perundang-undangan Daerah, Hady Rahman kepada awak media, bahwa waktu itu pihaknya berhasil membekuk 7 pegawai diantaranya 3 berstatus PNS dan 4 berstatus Honorer.

“Dari semua yang terjaring ini tidak ada berpangkat pejabat eselon, rata-rata sebagai staf di kantor masing-masing,” terang Hady.

Hady menambahkan, saat saat ini telah dilakukannya pendataan dan akan diserahkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil sebagai instansi yang berwenang untuk memberi sanksi. (mirwan)




Disperindag dan Pertamina Diminta Evaluasi Distribusi dan Harga GAS di Pasaran

Ketua Komisi II DPRD Inhil, Ahmad Junaidi
Ketua Komisi II DPRD Inhil, Ahmad Junaidi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) serta Pertamina diminta, untuk turun ke lapangan melakukan evaluasi terhadap distribusi dan harga jual gas elpiji tabung 3 kilogram (kg) di pasaran.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Inhil, Ahmad Junaidi saat dijumlah sejumlah awak media, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Junaidi, sebelumnya pemerintah sudah menyarankan kepada masyarakat agar menggunakan gas elpiji sebagai pengganti bahan bakar minyak. Oleh karena itu, distribusi dan keberadaan gas di pasaran harus terus dipantau oleh pihak terkait, sehingga tidak terjadi kelangkaan yang bisa menyebabkan melonjaknya harga jual di masyarakat.

“Seluruh pihak terkait harus memperhatikan persoalan ini, seperti dengan menambah kuotanya, karena tingkat pemakaian sudah meningkat. Dengan begitu, harganya pun akan lebih stabil,” tutur politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, masyarakat Kabupaten Inhil terutama yang berada di Kota Tembiahan dan sekitarnya mengeluhkan mahalnya harga jual gas elpiji tabung 3 kg. Gas subsidi tabung melon yang biasanya di agen dibrandol dengan harga Rp 20 ribuan, kini dipasarkan oleh pedagang pengecer dijual hingga mencapai Rp 38 ribu.

“Dengan harga semahal itupun kita masih kesulitan untuk mendapatkan. Kita berharap pemerintah untuk segera turun tangan. Apalagi tidak lama lagi bulan ramadhan tiba. Kondisi ini pastinya akan semakin membebani masyarakat,” keluh salah seorang ibu rumah tangga, Ani di Tembilahan, Rabu (20/5/2015).

Senada dengan itu, salah seorang pedagang gorengan di Jalan Abdul Manaf Tembilahan juga mengeluh, karena dengan harga gas semahal itu, menurutnya akan membebani tambahan biaya produksi, sedangkan harga jual gorengan sangat sulit untuk dinaikan.

“Kalau dinaikan maka pelanggan kita akan keberatan. Dari pada kehilangan pembeli, kita terpaksa harus rela mendapatkan keuntungan yang lebih sedikit,” imbuhnya.(adi/adv)