Galeri Foto RDP Gabungan Komisi DPRD Inhil Bersama Manajemen PLN




Jabat Kapolres Inhil, Ini Komitmen AKBP Hadi Wicaksono Sik

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kapolres Inhil baru, AKBP Hadi Wicaksono Sik menyatakan komitmen untuk mengembalikan revitalisasi fungsi kepolisian khususnya kepolisian Polres Indragiri Hilir serta beberapa komitmen lainnya.

“Yang pertama, tentunya saya akan melanjutkan program yang telah dilaksanakan Kapolres sebelum saya. Disamping itu, ada yang mesti saya utamakan yakni melakukan revitalisasi fungsi kepolisian,” Sampaikannya dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Inhil baru dan lama di Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan, Kamis (28/5/2015).

Maksud mengembalikan revitalisasi yang belum difungsikan secara optimal, salah satunya peran pelayanan kepada masyarakat. Selanjutnya, ia berkomitmen akan lebih memperhatikan lagi sistem pelayanan dari kepolisian untuk umum.

Selain itu, penanganan kasus juga akan ditindak-lanjuti secara maksimal, namun untuk saat ini, Kapolres baru tersebut nyatakan masih akan mempelajari terlebih dahulu prioritas kasus-kasus mana saja yang mesti didahulukan di Inhil ini.

Yang menjadi PR tambahan menurutnya adalah terkait masalah internal, yakni mengupayakan untuk memunculkan motivasi-motivasi bagi personil jajaran Polres Inhil untuk semangat dalam bekerja, dan ini sangat penting. Sebab menurutnya, berdasarkan pengakuan Kapolres sebelumnya ada sejumlah personil kepolisian di Inhil ini selalu meminta pindah tugas jabatan.

Artinya, motivasi bekerja belum didapat oleh petugas tersebut. “Ini PR tambahan saya yang akan selalu saya fikirkan kedepan,” tutupnya.(mirwan)




Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Usulkan Bantuan Alkes Bagi 108 Pustu di Inhil

Kadinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie
Kadinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pada tahun 2015 ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telah mengusulkan bantuan sejumlah peralatan kesehatan (alkes) kepada pihak provinsi yang nantinya akan diperuntukan bagi operasional 108 Pustu di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie saat berbincang dengan detikriau.org di ruang kerjanya, kemarin.

Dikatakan Alvi, pengusulan bantuan alkes ini sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di Negeri Seribu Parit, khususnya yang berada di wilayah terpencil, sangat terpencil dan perbatasan.

“Tahun ini, dari 152 Pustu yang ada di Kabupaten Inhil, baru sekitar 108 Pustu yang telah kita usulkan untuk menerima bantuan alkes dari Pemprov,” tutur Alvi.

Adapun berbagai macam bantuan alkes yang diusulkan tersebut, lanjut mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini, diantaranya peralatan bedah minor, peralatan dan tabung oksigen kecil, serta alkes lainnya.

“Dengan adanya bantuan ini nantinya, diharapkan dapat lebih memaksimalkan pelayanan kesehatan di wilayah kerja Pustu dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menuju Kabupaten Inhil yang sehat,” imbuhnya.(adi/adv)




Dipanggil BKD, Lurah Pulau Kijang Gugup

Lurah Pulau Kijang, Salmiah saat menandatangai surat pernyataan
Lurah Pulau Kijang, Salmiah saat menandatangai surat pernyataan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Lurah Pulau Kijang kecamatan Reteh, Salmiah saat dipanggil Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (27/5/2015) tampak gugup dari cara berbicaranya saat menyampaikan alasan kekosongan kantornya saat di Sidak Bupati Inhil beberapa waktu lalu.

Dimana, alasan yang dipaparnya hanya karena ia tidak berada di Pulau Kijang karena sibuk dengan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Inhil tahun 2015 di kelurahan Benteng kecamatan Sungai Batang.

“Waktu itu saya sedang berada di Benteng karena tak bisa pulang, banyak kesibukan karena saya sebagai koordinator Stand,” ungkapnya beralasan.

Terkait kekecewaan Bupati Inhil bahwa satupun pegawainya juga tak tampak di kantor, lurah ini beralasan kalau ia sedang kekurangan pegawai. Disampaikannya, ia hanya memiliki 4 PNS, 1 Honorer dan 2 Satpol PP. “Kalau bisa tambahkan pegawai kami,” harapnya.

Terkait kesalahannya tersebut, ia siap menerima apapun sanksi yang diberikan. Dalam hal ini, BKD hanya memberi sanksi berupa surat pernyataan saja. “Karena baru sekali kesalahan ini, maka hanya sanksi yang diberikan. hanya berupa teguran saja,” ungkap Kepala BKD Kabupaten Inhil, Syaifuddin.(mirwan)




BKD Inhil Dinilai Tak Tegas Berikan Sanksi Disiplin

Gbr; net
Gbr; net

Tembilahan (detikriau.org) – Razia kedisiplinan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) 1 tahun lebih belakangan ini nyatanya belum mendapatkan tindak tegas oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil.

Sebab, dari pantauan di lapangan ternyata selama dilakukannya razia di sejumlah rumah makan di pasaran kota Tembilahan pada jam kerja kantor tersebut telah ada pegawai di Inhil yang terdata melakukan pelanggaran berulang kali, dan ini dibenarkan oleh pihak Satpol PP Kabupaten Inhil.

“Betul, sudah ada kami data hingga 4 kali oknum dari pegawai yang bersantai di rumah makan saat jam kerja,” ungkap Kepala Satpol PP TM Syaifullah melalui Kabid Penegak Perundang-undangan Daerah, Hady Rahman, Selasa (26/5/2015) kemaren.

Sebelumnya, pihak BKD Kabupaten Inhil menyatakan untuk tegas jika menemukan PNS yang kurang disiplin dan akan diberi sangksi, minimal kesalahan tersebut diulangi sedikitnya 3 kali. Namun sampai saat ini, belum ditemukan adanya sanksi berat tersebut.

Kepala BKD Kabupaten Inhil Syaifuddin saat dikonfirmasi awak media, Rabu (27/5/2015) mengaku belum ada mengantongi oknum pegawai yang melakukan kesalahan tersebut berulang kali.

“Kalau PNS hanya 2 kali ada, mungkin pegawai honorer yang berulang kali ini, karena pegawai honorer yang paling rawan, nanti saya cek lagi datanya, yang jelas kalau honorer sanksinya tidak seberat PNS,” imbuhnya.(mirwan)




Bupati Hadiri Sertijab Kapolres Inhil Baru

DSC_4327 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Inhil yang baru AKBP Hadi Wicaksono Sik  yang menggantikan Kapolres Inhil yang lama AKBP Suwoyo Sik Msi di Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan, Kamis (28/5/2015).

Selain Bupati, juga dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil dan sejumlah camat di Inhil serta seluruh personil Polres Inhil.

Usai Sertijab ini, Bupati mnyampaikan sambutan baik dan menerima dengan baik kedatangan Kapolres yang baru. Diharapkannya kedepan, mitra terhadap kepemerintahan di kabupaten Inhil dapat semakin ditingkatkan.
“Atas nama pemerintah, kekompakan dalam membangun daerah itu yang kami harapkan. Yang jelas terus kita upayakan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Terkait ditinggalkan jabatan oleh Kapolres lama, menurut Bupati, selama bertugasnya AKBP Suwoyo kurang lebih 1 tahun 10 bulan ini sudah cukup memberikan kontribusi terhadap kinerja kepemerintahan Inhil.

Sementara itu, Kapolres Inhil yang baru, AKBP Hadi Wicaksono saat dikonfirmasi mengaku sangat terkesan hadirnya di Kabupaten Inhil ini, sebab menurutnya masyarakat Inhil ini tampak menerimanya untuk bertugas.

Selain itu, ia juga baru sadar, kalau di Kabupaten Inhil ini ternyata banyak potensi yang memang patut untuk dikembangkan, pada intinya, ia siap membantu kinerja kepemerintahan Pemkab Inhil dalam mengembangkan Kabupaten seribu parit ini.

Kapolres Inhil yang lama, AKBP Suwoyo Sik Msi yang bakal menjabat sebagai Kapolresta Dumai nantinya mengungkapkan banyak kesan selama bertugas di Kabupaten Inhil ini.(advertorial)