Terkait Dukungan Pemprov di Bidang Kesehatan, Kadinkes Inhil Lakukan Pertemuan Bersama Kadinkes Riau

image-5TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), DR Hj Alvi Furwanti Alwie melakukan pertemuan bersama Kadinkes Provinsi Riau, H Andra Sjafrik MKes, di ruang rapat pimpinan Kantor Dinkes Riau, Senin (1/6/2015).

Kedatangan mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) PPSDK Dinkes Inhil, Rahmi Indrasuri ini bertujuan meminta penjelasan teknis, terkait dengan bantuan anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, berupa ambulance air, ambulance desa roda tiga dan tenaga PTT untuk Puskesmas di Kabupaten Inhil.

“Kita juga mensinkronkan pelaksanaan kegiatan termasuk evaluasi dan inovasi yang dibutuhkan sebagai dukungan dari Pemprov terhadap pelayanan kesehatan di Inhil,” tutur Alvi.

Selain itu, lanjut Alvi, pihaknya juga membahas berbagai persoalan yang menyangkut tentang alat-alat kesehatan bagi Pustu, seperti yang sudah diusulkan ke Pemprov Riau tahun anggaran 2016.

“Intinya, kita sangat mengharapkan bantuan yang maksimal dan tepat sasaran dari Pemprov Riau dalam upata meningkatkan pelayanan kesehatan di Negeri Seribu Parit,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kadinkes Riau, H Andra Sjafrik menyatakan sangat menyambut baik dan akan segera merespon berbagai persoalan yang dibahas saat itu seperti melengkapi dokumen-dokumen sebelum pihaknya turun ke lapangan untuk melakukan evaluasi secara langsung.

“Ini dimaksudkan agar apa yang telah diusulkan tepat dan sesuai sehingga dalam pelaksanaannya nanti berjalan dengan baik dan lancar, serta tidak menemukan berbagai kendala dan hambatan,” imbuhnya.(adi/adv)




Antisipasi Krisis Listrik, Pemkab Inhil Diminta Anggarkan Pengadaan 3 mesin

Ketua Komisi III DPRD Inhil Iwan Taruna didampingi para anggota memimpin RDP bersama Manajemen PLN. Foto: Adi
Ketua Komisi III DPRD Inhil Iwan Taruna didampingi para anggota memimpin RDP bersama Manajemen PLN. Foto: Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk menganggarkan pengadaan 3 unit mesin pembangkit listrik pada tahun 2016 mendatang yang nantinya digunakan sebagai mesin cadangan untuk mengantisipasi terjadinya krisis listrik di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama manajemen PLN, di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas, belum lama ini.

“Kami harapkan pada rencana kerja tahun 2016 nanti, Pemkab Inhil melalui Dinas Pertambangan dan Energi dapat memasukkan pengadaan 3 unit mesin pembangkit listrik, untuk mencegah kembali terjadinya krisis listrik, seperti di Kota Tembilahan dan sekitarnya pada beberapa bulan belakangan ini,” tutur Iwan.

Dijelaskan politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, nantinya 3 unit mesin dengan kapasitas 3 MegaWatt (MW) tersebut, diharapkan mampu mengatasi kekurangan pasokan daya listrik disaat mesin yang ada di PLN mengalami kerusakan.

“Untuk pengelolaannya, dapat diserahkan langsung kepada pihak PLN,” tambahnya.

Langkah ini, menurut Iwan, juga dalam upaya menjaminan kebutuhan pasokan listrik bagi masyarakat. Apalagi keberadaan listrik ini merupakan kebutuhan penting yang harus dipenuhi oleh pemerintah.

“Ke depan, kita harapkan krisis listrik yang terjadi tidak terulang kembali, karena dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat, khususnya mereka yang sehari-hari beraktifitas menggunakan listrik,” imbuhnya.(adi/adv)




Transaksi Narkotika, Warga Kateman Ditangkap

sabu-sabu-640x354KATEMAN (detikriau.org) – Kh (36) warga Kelurahan Tagaraja kecamatan Kateman ini diamankan polisi setelah terbukti melakukan transaksi barang haram narkotika jenis sabu-sabu di jalan Tunas Indah kelurahan Tagaraja, Minggu (31/5/2015) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan keterangan Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, Senin (1/6/2015), dari informasi yang diterima LP.A/09/V/2015 tertanggal 31 Mei 2015 tentang tindak pidana Narkotika ini terbukti telah melakukan transaksi Sabu-sabu.

Dimana, usai dilakukannya transaksi sekitar pukul 20.00 tersebut pihak kepolisian langsung melakukan pengintaian sekitar pukul 22.30 WIB di jalan Tunas Indah, tampak tersangka melintas menggunakan sepeda motor roda dua dan langsung dihentikan oleh petugas kepolisian.

“Saat itu pelaku sempat membuang barang bukti satu paket sabu-sabu dalam kantong asoi sebelum dihentikan petugas Polsek Kateman, dikarenakan bingkisan itu dicurigai, maka petugas-pun mmeungut dan langsung mengamankan BB tersebut,” ungkap Warno.

Menurut keterangan tersangka, ia memperoleh satu paket sabu-sabu dalam plastik bening kecil itu dari salah seorang berinisial R, namun sampai saat ini tersangkapun mengaku tidak tau keberadaannya dan dimana alamatnya.

“Yang jelas, kita telah mengamankan BB dan 1 tersangka. kasus ini masih dalam pengembangan Unit Opsnal Polsek Kateman,” tutup PAUR Humas.(mirwan)




Bupati Inhil Serahkan Serahkan 92 SK CPNS Umum 2014

IMG_5717 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan serahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Umum tahun 2014 di gedung Engku Kelana Tembilahan, Senin (1/6/2015).

Dalam pemaparannya, Bupati berpesan agar abdi masyarakat yang baru ini untuk melaksanakan tugas dengan bersungguh-sungguh nantinya sesuai tupoksi masing-masing. Serta, diingatkannya untuk serius memberikan pelayanan dalam bekerja.

“Sebab disamping menerapkan kedisiplinan, memberi pelayanan yang baik itu adalah satu penilaian bekerja bagi seorang yang menyandang status PNS,” katanya.

Dan yang lebih penting lagi kata Wardan, seluruh CPNS yang menerima SK ini siap ditempatkan dimana saja dan menerima dengan ikhlas tanpa ada rasa beban. Menurutnya, inilah resiko resiko PNS harus siap diberi tugas yang menjadi tanggung jawab.

Dikarenakan sejumlah penerima SK itu adalah orang-orang pilihan, Bupati kembali mengingatkan supaya pelajari lebih matang apa saja aturan-aturan dalam menjalankan tugas. Jangan sampai disuatu hari nanti terdapat PNS di Inhil melakukan kesalahan karena tidak paham atas aturan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil Syaifuddin saat dikonfirmasi mengatakan dari ribuan peserta yang mengikuti tes tahun lalu itu hanya ada 92 orang yang dinyatakan lulus.

Dan dari 92 ini, ternyata hanya ada 91 yang dinyatakan positif, satu pesertanya lagi terdapat kekeliruan pada pendataan administrasi. Dimana, berdasarkan keterangan dari Kepala BKD ini, Ijazah seorang tersebut tak sesuai dengan formasi yang telah disediakan.

“Saat ini kita sedang bekerja mencari penyesuaiannya, persoalan ini sudah kami koordinasikan kepada Provinsi, semoga saja bisa terselamatkan,” ungkap Syaifuddin.(mirwan/advertorial)




Ridwan Lantik Dewan Kerja Saka Penegak Pandega Pramuka Bhakti Husada

image-7TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Pamong Saka Bhakti Husada (SBH), Ridwan MKes melantik Dewan Kerja Saka Penegak Pandega Pramuka Bhakti Husada Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) periode 2015-2016, Sabtu (30/5/2015) malam.

Prosesi pelantikan yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, Jalan M Boya Tembilahan ini turut dihadiri jajaran pengurus SBH, serta Pembina Gugus Depan (Gudep) dan anggota SBH dari Gudep yang berpangkalan di SMA sederajat se-Kabupaten Inhil.

Pada kesempatan itu, Ketua Pamong SBH Inhil, Ridwan MKes berharap agar kegiatan yang dilaksanakan sempena malam kekeluargaan ini, dapat lebih mempererat jalinan silaturrahmi, baik antar pengurus maupun anggota SBH.

image-6“Mari kita galang kekuatan secara bersama-sama dan saling memberikan dukungan, dalam upaya  mensukseskan berbagai program dan kegiatan, guna mengembangkan dan memajukan SBH ke depan,” tutur Ridwan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinkes Inhil.

Selanjutnya, mantan Kabag Humas Setda Inhil ini berpesan kepada seluruh anggota SBH, untuk bisa mempelajari dan memahami 6 krida yang ada di SBH, yakni tentang kesehatan, lingkungan, obat-obatan, gizi dan lain sebagainya.

“Paling tidak, kita harapkan adik-adik bisa mengetahui sejak dini bagaimana menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), baik untuk pribadi dan keluarga, lingkungan rumah hingga di lingkungan sekolah masing-masing,” pesannya.

Usai prosesi pelantikan tersebut, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan Upacara Api Unggun dan penampilan pentas seni oleh masing-masing perwakilan anggota SBH dari Gudep yang berpangkalan di SMA sederajat se-Kabupaten Inhil.(adi/adv)




Ke Sungai Perak, Bupati Inhil Panen Lele dan Cabe

DSC_4310 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan memantau secara langsung panen ikan lele dan cabai di kampung Bantalan Kelurahan Sungai Perak kecamatan Tembilahan, Ahad (31/5/2015).

Kedatangan Bupati ini disambut warga setempat dengan penuh keceriaan disertai lantunan shalawat. Dari tepi sungai Indragiri, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini langsung menuju ke lokasi panen cabai dan ikan lele dengan jarak tempuh kurang lebih 100 meter menggunakan sepeda motor.

Tak cukup hanya itu, sepanjang jalan tampak Bupati ini berpegang erat karena kondisi jalan ke lokasi cukup memberi tantangan baginya serta unsur Forkopimda Inhil serta sejumlah pejabat jajaran Pemkab Inhil.

Bupati saat dikonfirmasi mengatakan kalau areal perkebunan dilokasi tersebut awalnya cukup memprihatinkan, tentunya sewaktu masih hutan. Namun karena banyak dukungan dan bantuan oleh pihak-pihak tertentu, maka saat ini masyarakat setempatpun merasakan hasilnya.

“Lahan yang awalnya tak berfungsi ini dengan sentuhan pembangunan irigasi, trio tata air, ada tanggulnya dan ada pengatur pintu klep, maka kawasan ini jadi subur,” ungkap Wardan.

Tidak hanya itu, kesuburan areal tersebut juga berdampak pada perkebunan kelapa, sebab tampak olehnya pohon-pohon kelapa yang ada disekitarnya terlihat jelas dalam keadaan subur dan segar. Padahal katanya, sejauh pengetahuannya dikawasan tersebut kelapa tidak sebagus seperti yang ada saat ini.

“Tentu tempat ini saya jadikan contoh untuk dikembangkan lagi meski terbatas hanya 5 sampai 6 hektar saja, namun yang terpenting itu adalah nantinya akan diberi suport oleh Pemda melalui dinas terkait, baik Dinas Perkebunan maupun Dinas Pertanian,” tuturnya.

Dari pantauanya dihari libur itu diungkapkannya bahwa di bumi Seribu Parit ini memang harus dibangun trio tata air guna mendukung kelangsungan kawasan areal perkebunan warga setempat.(mirwan/advertorial)