Pelaksanaan Posyandu Mangga II Gemilang Jaya: Pemantauan Kesehatan Balita, Ibu Hamil, dan Lansia

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Posyandu Mangga II kembali melaksanakan kegiatan rutin dalam rangka pemantauan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut. Pada pelaksanaan kali ini, Posyandu Mangga II yang diadakan di lingkungan Seipiring dihadiri oleh 45 balita, 3 ibu hamil, dan 12 lansia, (16/10/2024).

Kegiatan yang berlangsung meliputi pemantauan tumbuh kembang balita, penyuluhan kesehatan mengenai pentingnya imunisasi, serta demonstrasi cara perawatan tali pusat pada bayi baru lahir. Selain itu, juga dilakukan deteksi dini penyakit hipertensi pada lansia.

Pada kegiatan ini, ditemukan satu balita yang mengalami gizi kurang dan satu ibu hamil yang kekurangan gizi. Kedua kelompok ini langsung mendapatkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai upaya untuk memperbaiki kondisi gizi mereka.

Imunisasi juga menjadi fokus utama pada kegiatan ini, di mana sebanyak 4 balita menerima imunisasi. Sementara itu, dua lansia yang terdeteksi mengalami hipertensi mendapatkan pemantauan lebih lanjut terkait kondisi kesehatan mereka.

Ayo ke Posyandu

Posyandu bukan hanya untuk bayi dan balita, tetapi juga untuk seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak pra-sekolah, ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui, anak sekolah, remaja, dewasa, hingga lansia.

Kegiatan ini penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah masalah kesehatan sejak dini. Posyandu Mangga II mengajak masyarakat untuk rutin datang dan memeriksakan kesehatan mereka.

Posyandu merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, melalui perhatian yang terfokus pada kesehatan di setiap tahapan kehidupan. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjaga kesehatan di Posyandu. (Adv)




Timbulkan Kegaduhan, AMPI Desak Pj Bupati Inhil Lakukan Pelantikan Sekda Definitif

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Aliansi Mahasiswa Peduli Inhil (AMPI) tegas meminta Pj Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Erisman Yahya untuk segera melakukan pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Definitif.

Hal itu disampaikan Kordum AMPI, Zulfikar dalam tuntutan aksi demonstrasi yang digelar di depan Kantor Bupati Inhil, Rabu (16/10/2024).

“Kita (AMPI-red) meminta dengan tegas dan mendesak Pj Bupati Inhil untuk segera melakukan pelantikan Sekda Defenitif,” ungkapnya saat dikonfirmasi usai menggelar aksi.

Dari hasil kajian AMPI kata Zulfikar, diketahui Pj Bupati Inhil telah melayangkan surat kepada Pemerintah Provinsi Riau untuk meminta agar melakukan penundaan pelantikan Pj Sekda Inhil demgan alasannya untuk menjaga kondusifitas Pilkada Inhil yang tengah berlangsung saat ini.

“Faktanya hari ini berbanding terbalik dengan apa yang di usulkan Pj Bupati Inhil (Erisman Yahya-red) soal kondusifitas dalam pilkada. Saat ini malah timbul kegaduhan dengan tidak dilantiknya Sekda Defenitif dikalangan masyarakat,” tegasnya.

Bahkan mirisnya kata Zulfikar, ada dugaan intervensi terhadap ASN yang mengarah kesalah satu calon kandidat Bupati dan Wakil Bupati Inhil.

“Terlepas apakah informasi yang kita terima ini benar atau tidak, yang pasti kita harap Pj Bupati Inhil segera melakukan pelantikan Sekda Definitif demi terciptanya kondusifitas didalam pilkada Inhil,” tutupnya.

Sebelumnya, Aliansi Mahasiswa Peduli Inhil telah melayangkan surat pemberitahuan aksi demonstrasi tertanggal 5 Oktober 2024 dengan nomor : 006.AMPI-I.02.001.A-1.010.2024 kepada Polres Inhil yang berisikan “Sehubungan dengan dikeluarkannya surat Keputusan Gubernur Riau Nomor : Ktps.3065/V/2024 Tentang Penunjukan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir dan Surat Gubernur Riau Nomor : 800.1.3.3/BKD/4028 Tentang Tanggapan atas Usulan Pengangkatan Penjabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir serta beredarnya pemberitaan di media online terkait kekosongan posisi jabatan Sekretaris Daerah Inhil dengan ini kami dari AMPI bermaksud mengadakan Aksi Demonstrasi. (Arbain)




Ratusan Warga Senang Hadiri Kampanye Damai Ferdiansyah-Soeparto

ARB INdonesia, DUMAI – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai nomor urut 2, Ferdiansyah SE – H. Soeparto menggelar pertemuan tatap muka di Kelurahan Pelintung Senin (14/10/2024) malam. Lebih dari tujuh ratus warga hadir pada kampanye damai yang berlangsung Santui (santai) dan hepi (riang gembira).

Ratusan warga yang hadir duduk lesehan di lokasi kampanye di pinggir jalan tak jauh dari pintu masuk Kawasan Industri Dumai. Bahkan separoh warga yang hadir rela berdiri di pinggir hingga di badan jalan. Tak beranjak dari awal sekira pukul 20.00 WIB, hingga berakhirnya kampanye sekira pukul 22.00 WIB.

Teriakan yel-yel kemenangan bagi kemenangan paslon nomor urut 2 yang dilontarkan pembawa acara, Hermanto Agustinus Sitorus disambut gegap gempita oleh warga.

“Fatonah…,” teriak Hermanto. “Menang…menang,” jawab warga yang dilanjutkan dengan tata cara mencoblos. Satu dibuka, dua dicoblos, tiga dilipat.

Suasana makin riuh ketika H. Soeparto tiba di lokasi kampanye. Maklum saja, sosok pria berusia 75 tahun dan masih enerjik ini dikenal luas di Kecamatan Medang Kampai. Tidak hanya di Kelurahan Pelintung, juga di Guntung, Teluk Makmur dan Mundam.

Meski Mbah Parto, demikian warga setempat menyapa H. Soeparto, berdomisili di Jalan Imam Munandar Kelurahan Jaya Mukti Kecamatan Dumai Timur, namun Ia menjadikan Pelintung sebagai tempat tinggal keduanya. Karena Ia memiliki rumah dan lahan pertanian di wilayah itu. Puluhan tahun Mbah Parto bolak balik dari Bundaran ke Pelintung atau ke Guntung.

Warga Kecamatan Medang Kampai pun mengenal Mbah Parto sebagai sosok yang dermawan dan berjiwa sosial sangat tinggi. Ribuan warga pernah dibantu selama 50 tahun Mbah Parto berdomisili di Dumai.

Keriusan memuncak ketika Calon Wali Kota Dumai, Ferdiansyah tiba sekira 15 menit setelah kehadiran H. Soeparto. Pria berpostur gemoy ini pun disambut yel-yel Fatonah menang.

“Orang baik seperti pak Ferdiansyah dan Mbah Parto harus balas kebaikannya. Kita bantu mereka berdua mewujudkan Dumai lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat,” kata tokoh masyarakat Batak Dumai, Bisker Paruntungan Siregar.

Tokoh masyarakat Minang, Yanius mengungkapkan sosok H. Soeparto yang sulit mencari tandingannya. Sebagai mantan penyuluh pertanian, Yanius mengaku sudah kenal Mbah Parto lebih dari 20 tahun.

“Mbah Parto tidak hanya mewakafkan tanahnya untuk kuburan dan rumah ibadah. Ia juga menyediakan beras gratis untuk warga, sering membantu warga yang membutuhkan biaya pendidikan, menyediakan ambulan berikut kain kafan, menyantuni anak yatim setiap pekan. Bahkan cukup banyak warga yang membutuhkan tapak rumah yang sudah ia bantu,” kata Yanius.

Tentang sosok Ferdiansyah pun, menurut Yanius, merupakan sosok pengusaha yang dermawan. Ia juga sudah mengenal Ferdiansyah cukup lama. Gigih dalam berusaha dan selalu peduli dengan sesama.

Baik Ferdianyah maupun H. Soeparto tidak banyak menyampaikan orasi politik. Selain program seragam sekolah dan LKS gratis, keduanya juga memaparkan sekilas tentang program peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai program unggulan mereka. (*)




Dengar Visi Misi Paslon 04, Warga di Kecamatan Teluk Belengkong Siap Hantarkan H Herman-Yuliantini Jadi Bupati Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Setelah mendengar visi misi dan program Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 4, warga Kecamatan Teluk Belengkong siap berjuang bersama Inhil hebat.

Program Inhil Hebat itu dipaparkan oleh Ketua Tim Kampanye Inhil Hebat, Agus Salim, saat menggelar kampanye dialogis di Kecamatan Belengkong, Selasa (15/10/2024).

“Apakah siap berjuang memenangkan Haji Herman-Yuliantini,” kata Ketua Tim Kampanye Inhil Hebat, Agus Salim.

Sontak dijawab oleh warga, “siap, siap menangkan, kami bersama Inhil hebat,” kata warga dengan serentak.

Agus Salim memaparkan Program Aksi Inhil Hebat, mulai dari peningkatan perekonomian petani, meningkatkan ketersediaan lapangan kerja, mempercepat pembangunan infrastruktur.

Selanjutnya meningkatkan kualitas Masyarakat, mewujudkan pembangunan dan pemberdayaan perdesaan berorientasi pengembangan ekonomi, memberikan insentif tenaga pendidik dan RT RW.

Meningkatkan pelayanan tenaga kesehatan, memberikan intensif dan rumah layak huni bagi tenaga kesehatan, serta menyediakan beasiswa bagi tenaga kesehatan yang akan melanjutkan pendidikan.

Terakhir meningkatkan tata kelola pemerintahan, merealisasikan normalisasi pembangunan tanggul dan trio tata air, serta menguatkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Dari beberapa program kerja yang disampaikan Agus Salim, merupakan untuk kepentingan Masyarakat. Terutama mengenai penyelamatan kebun kelapa di Kecamatan Belengkong.

Namun, kata Agus Salim, program yang sudah direncanakan Paslon Haji Herman-Yuliantini tidak akan direalisasikan jika tidak terpilih pada 27 November 2024 nanti.

Maka dari itu, Agus Salim mengajak seluruh Masyarakat Belengkong berbondong-bondong datang ke TPS untuk memiliki Haji Herman-Yuliantini pada saat pelaksanaan pencoblosan.

“Untuk memenangkan Pilkada ini, butuh suara yang banyak. Maka dari itu Haji Herman-Yuliantini butuh partisipasi semua kalangan,” sebut mantan Ketua DPRD itu.

Terakhir Agus Salim menjelaskan track record (rekam jejak) Haji Herman selama menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah 11 kali menjadi Kepala Dinas di Kabupaten Meranti.

“Pengalaman kerjanya lebih 30 tahun, 11 kali menjadi kelapa dinas. Terakhir sebagai Pj Bupati Inhil,”

“Haji Herman memiliki berbagai prestasi di dunia birokrasi. Inilah salah satu alasan 10 partai politik mendukung Haji Herman,” terangnya.

Begitu juga Calon Wakil Bupati Inhil, Yuliantini, juga memilki prestasi di dunia politik. Yuliantini sesudah 5 periode menjadi anggota DPRD.

“Sudah 5 periode terpilih. Jika terpilih sampai 5 periode tentu Yuliantini dipandang baik oleh Masyarakatnya,” sambungnya.

Mendengar dukungan Masyarakat, Haji Herman mengucapkan terimakasih. Haji Herman bersama Yuliantini akan merealisasikan Program Inhil Hebat.

“InsyaAllah akan kita realisasikan, karena program itu merupakan rencana kami selama 5 tahun jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Inhil,” kata mantan Pj Bupati Inhil itu. **




Ini Persyaratan dari DPMPTSP Inhil untuk Buka Depot Air Minum

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Depot air minum isi ulang adalah salah satu bisnis yang cukup menjanjikan untuk dikerjakan. Seiring berjalannya waktu masyarakat yang dulunya minum masih menggunakan air hujan yang harus di masak terlebih dahulu kini telah banyak beralih ke Depot air minum isi ulang.

Terlihat hari ini di kota Tembilahan sudah banyak yang menjalankan bisnis tersebut. Depot air minum adalah usaha industri yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dan menjual kepada konsumen. Usaha depot air minum wajib memiliki izin usaha.

Ketentuan mengenai persyaratan teknis depot air minum diatur dalam Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia Nomor 651/MPP/KEP/10/2004 tentang Persyaratan Teknis Depot Air Minum dan Perdagangannya Menteri Perindustrian dan Perdagangan (“Kepmenperindag 651/2004”).

Dalam menjalankan usaha Depot Air Minum ini tentunya selain adanya izin usaha dari Kepmenperindag 651/2004 juga harus ada dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Indragiri Hilir, tetapi juga harus memiliki Sertifikat Laik Hygine Sanitasi Depot Air Minum atau disingkat dengan SLHS yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan setempat sesuai dengan domisili dengan masa berlaku lima (5) tahun.

Untuk mendapatkan SLHS ini, pemilik Depot Air dapat mengunjungi Dinas Kesehatan sesuai dengan domisili dengan melengkapi beberapa persyaratan yaitu sebagai berikut:

  1. Fotokopi KTP
  2. Hasil Laboratorium Air Minum
  3. Denah Lokasi dan Bangunan
  4. Daftar Sarana dan Prasarana
  5. Fotocopy Sertifikat Kursus/Pelatihan/Penyuluhan/ Higiene Sanitasi Pengelolaan Depot Air Minum bagi penanggung jawab usaha dan operator
  6. Pas Foto Ukuran 3X4 sebanyak 2 lembar

Setelah persyaratan perlengkapan diberikan kepada Dinas Kesehatan, maka pihak Dinas Kesehatan akan melakukan proses penyelesaian berkas yaitu selama enam (6) hari kerja.

Adapun gambaran mengenai persyaratan untuk mendapatkan izin pendirian usaha depot air minum berupa: Membawa fotocopy Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK), Rekomendasi dari Lurah Desa Yang Bersangkutan, Bukti Lunas PBB, Bukti Lunas Reklame, Pas Foto 3×4 2 Lembar, Memiliki Sertifikat Higiene dan Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang Mengisi formulir yang memuat tentang: nama; nomor KTP; nomor telepon: alamat, kegiatan usaha, sarana usaha yang digunakan dan jumlah modal usaha. Surat permohonan yang dilengkapi persyaratan dapat diserahkan pada Dinas terkait.

Proses persetujuan izin usaha akan keluar kurang lebih selama tiga hari atau tergantung ketentuan hari kerja tiap-tiap daerah. Masukan dari permohonan ini tentunya berupa Surat Izin Depot Air Minum Isi Ulang. (Galeri)




Pelukan Hangat Seorang Ibu kepada Rezita atas Pelayanan Kesehatan Gratis

ARB INDONESIA INDRAGIRI HILIR – Sirum warga Seko Lubuk Tigo, Kecamatan Lirik terharu atas kehadiran Rezita sosok pemimpin perempuan muda yang tau kesulitan masyarakat saat kebutuhan pelayanan kesehatan.

Hal ini terlihat jelas pelukan seorang ibu berusia lanjut kepada Rezita saat gelar kunjungan ke Desa Seko Lubuk Tigo sebagai calon bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) no urut 3 di peluk dengan erat atas perhatian Rezita kepada warga Inhu.

“Saya senang atas kehadiran Rezita ke kampung kami untuk itu saya memeluk Rezita dengan erat atas kinerjanya dengan ketulusan hatinya untuk membangun Inhu saya sangat terharu, Ujar Sirum kepihak media saat di konfirmasi ulang,” Selasa 15/10/2024.

Sirum, salah seorang emak-emak mendapat kesempatan bersalaman langsung dan memeluk Rezita.

Ia mengaku senang bertemu dengan Rezita dan mengucapkan terimakasih atas pelayanan kesehatan gratis yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Inhu di masa kepemimpinannya.

“Terimakasih ibu atas BPJS dan pelayanan kesehatan gratis yang diberikan Ibu Rezita sebagai Bupati Inhu,” ujar Sirum.

Sirum melanjutkan pelayanan kesehatan gratis selama kepemimpinan Rezita sangat membantu masyarakat berobat tanpa membayar,”ujarnya.

Diketahui, selama masa kepemimpinan Bupati Rezita, jumlah warga yang mengikuti perlindungan jaminan sosial kesehatan di Kabupaten Inhu sudah mencapai 98,75 persen dari total penduduk di Inhu. Jumlah persentase itu berarti 466.908 jiwa dari 472.799 jiwa penduduk Inhu.

Bahkan masyarakat yang tidak memiliki BPJS Kesehatan cukup membawa KTP saja untuk berobat ke Puskesmas atau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Hal ini menunjukan komitmen Pemerintah Daerah untuk menjamin setiap warga mendapatkan pelayanan kesehatan.