Pemkab Inhil Gelar Rapat Persiapan Angkutan Lebaran Terpadu

DSC_4518 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat persiapan angkutan lebaran terpadu bertempat di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Rabu (8/7/2015).

Rapat ini langsung dipimpin oleh Bupati Inhil HM Wardan yang dihadiri oleh jajaran Polres Inhil, perwakilan Kodim 0314 Inhil, Jasa Raharja, Basarnas, Dinas Perhubungan serta sejumlah SKPD lainnya di lingkungan Pemkab Inhil. Bahkan, pada rapat itu juga dihadiri langsung oleh pihak Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Inhil dan Pertamina.

Bupati mengatakan, sejumlah yang hadir rapat itu merupakan instansi terkait dalam menyukseskan menyambut Idul Fitri, baik dari segi kelancaran mudik hingga kesuksesan perayaan Idul Fitri dalam kota Tembilahan dan kecamatan-kecamatan.

“Semuanya kita libatkan dan diberi tanggung jawab masing-masing sesuai tupoksinya. Setelah beremuk, hasil dari rapat tadi semua instansi telah sepakat bekerjasama,” kata Wardan.

Namun begitu, ia tetap mengharapkan hasil rapat ini tidak hanya sebatas sampai disitu saja, melainkan secara serius ditindak lanjuti di lapangan agar tidak menimbulkan kendala-kendala besar dalam menyambut lebaran tahun ini.

“Minimal transportasi mereka (si pemudik, red) lancar dan tentunya dapat dilaksanakannya merayakan Idul Fitri di tempat tujuannya,” pesannya.

Sedikit ia menguraikan, dari hasil rapat dan menerima paparan dari pihak pertamina, menjelang lebaran ini kata Bupati stok Bahan Bakar Minyak (BBM) akan mencukupi dan sangat aman bagi kebutuhan pengendara bermotor roda dua maupun empat.

Hal tersebut disampaikannya terkait ulasan dari pihak Organda yang menyebutkan kalau BBM di Inhil saat ini sudah langka.

“Karena pihak pertamina bersedia hadir dan juga telah dijaminnya kalau BBM di Inhil ini mencukupi dan terus ia salurkan. Pada intinya kita sudah mengumpulkan semua pihak dan sudah kita bicarakan apa saja yang menjadi kendala kita semua,” Tandasnya. (mirwan/adv)




Komisi II DPRD Minta Pemkab Inhil Teliti Sebelum Keluarkan IUP Perusahaan

“Cegah Munculnya Permasalahan Yang Rugikan Petani Kelapa”

“Saat acara HPN Provinsi Riau di Inhil beberapa waktu lalu, Bupati menyatakan bangga disebut sebagai Bupati Kelapa. Karena itu, inilah saatnya Pemda mengambil tindakan untuk membela para petani kelapa, yang notabene bisa disebut juga sebagai anak-anaknya,”

Anggota DPRD Inhil, Alfian
Anggota DPRD Inhil, Alfian

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) untuk lebih teliti sebelum mengeluarkan Izin Usaha Perkebunan (IUP) bagi perusahaan yang ingin berinvestasi di daerah tersebut.

Permintaan ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD Inhil, Alfian dalam upaya mencegah dan mengantisipasi munculnya permasalahan di kemudian hari, khususnya yang dapat merugikan para petani kelapa di Negeri Seribu Parit.

Dicontohkan Alfian, seperti pada permasalahan besaran angka ganti rugi terhadap kerusakan perkebunan kelapa masyarakat di Desa Rotan Semelur Kecamatan Pelangiran yang diakibatkan oleh serangan hama kumbang dari aktifitas perusahaan di daerah setempat.

Menurut Alfian, dalam hal ini Pemerintah Daerah (Pemda) harus segera mengambil langkah dan tindakan demi kepentingan masyarakat. Pasalnya, besaran angka ganti rugi yang ditawarkan bisa dikatakan jauh dari harapan, yakni hanya sebesar Rp 100 ribu perbatang.

“Saat acara HPN Provinsi Riau di Inhil beberapa waktu lalu, Bupati menyatakan bangga disebut sebagai Bupati Kelapa. Karena itu, inilah saatnya Pemda mengambil tindakan untuk membela para petani kelapa, yang notabene bisa disebut juga sebagai anak-anaknya,” tutur Alvian kepada awak media, kemarin.

Dijelaskan Alfian, jika kelapa dijadikan sebagai icon daerah, maka Rp 100 ribu dinilai harga yang sangat murah, sehingga dikhawatirkan harga ini akan menjadi rujukan bagi perusahaan lainnya jika terjadi hal serupa di kemudian hari.

“Harapan kita, Pemda bisa mempertimbangkan kepentingan masyarakat banyak, karena mayoritas masyarakat Inhil merupakan petani kelapa, yang harus menjadi prioritas dan mendapat perhatian lebih,” tambahnya.

Ke depan, lanjut Alvian, untuk mengantisipasi terjadinya hal serupa yang dapat merugikan masyarakat, maka Pemda harus lebih berhati-hati dalam mengeluarkan IUP bagi perusahaan yang ingin berinvestasi di Negeri Seribu Parit ini.

“Pemerintah harus memasukkan kompensasi yang jelas, jika terjadi kerugian masyarakat yang diakibatkan oleh perusahaan sebagai salah satu poin untuk mendapatkan IUP, sehingga masyarakat memiliki payung hukum dalam memperjuangkan hak-haknya jika hal tersebut terjadi,” imbuhnya. (adi/adv)




Puskesmas Gajah Mada Serahkan Bantuan Bagi 5 Bayi Penderita Gizi Buruk

Kepala Puskesmas Gajah Mada Tembilahan, Subowo Radianto menyerahkan bantuan kepada keluarga bayi penderita gizi buruk
Kepala Puskesmas Gajah Mada Tembilahan, Subowo Radianto menyerahkan bantuan kepada keluarga bayi penderita gizi buruk

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Puskesmas Gajah Mada menyerahkan bantuan berupa bahan makanan dan obat-obatan kepada 5 pasien atau bayi penderita gizi buruk di Kecamatan Tembilahan Kota, Rabu (8/7/2015).

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Puskesmas Gajah Mada dan Pemerintah Kecamatan setempat kepada para penderita kasus gizi buruk.

Tampak hadir saat itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil diwakili Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan, Fitri Astuti, Camat Tembilahan Kota, M Syatir Hasan, Kepala Puskesmas Gajah Mada Tembilahan, Subowo Radianto dan jajarannya.

Kepala Puskesmas Gajah Mada Tembilahan, Subowo Radianto mengatakan, selain untuk meringankan penderitaan pasien, bantuan tersebut juga bertujuan memotivasi para orang tua agar selalu memeriksakan dan memperhatikan kesehatan buah hatinya.

“Kepada para orang tua diharapkan, paling tidak dapat melakukan penanganan secara mandiri dan aktif untuk melakukan penyembuhan maupun langkah pencegahan,” tutur Subowo.

Dijelaskan Subowo, penyerahan bantuan ini juga dimaksudkan, untuk meningkatkan derajad kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, pihanya akan terus melakukan pendataan di lapangan, guna mengetahui berapa jumlah sesungguhnya penderita gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Gajah Mada Tembilahan.

“Kita akan terus berupaya dan giat dalam menemukan kasus ini, sehingga bisa langsung ditangani, salah satunya melalui penyaluran bantuan, baik berupa makanan maupun obat-obatan,” terang Kepala Markas PMI Inhil ini.

Selanjutnya, dalam upaya penuntasan kasus gizi buruk ini, kata Subowo, sangat dibutuhkan peran serta masyarakat, khususnya para orang tua dan keluarga anak, dengan secara rutin memberi asupan makanan yang bergizi kepada bayi.

Adapun 5 paket bantuan yang diberikan tersebut, terdiri dari susu bubuk, minyak goreng atau minyak sayur, gula pasir dan formula obat-obatan. (adi/adv)

 




Gagal Pinjam Uang Motif Guru Honorer Ini Habisi Nyawa Minah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pihak Kepolisian nyatakan bahwa Si (33) merupakan eksekutor tunggal hilangnya nyawa pegawai Honorer Dispenda Inhil, Minah (33). Dalih orang suruhan diragukan dengan keterangan TSK yang berbelit-belit.

“Awalnya Si mengaku ia bukan dalang utama kasus itu. ia mengaku hanya orang suruhan dengan bayaran yang bernilai puluhan juta rupiah. Tapi dari cara ia menyampaikan pengakuan tampak terbelit-belit bahkan keterangannya selalu berubah-ubah,” Ujar Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Kapolsek Tembilahan Ipda Agus Susanto, Selasa (7/7/2015)

Karena sudah 3 hari lamanya pemeriksaan, petugas penyidikpun akhirnya meminta tersangka menunjukkan bukti transfer uang tunai melalui BANK sebagai bukti kalau SI bukan dalang utama kasus pembunuhan tersebut. Namun TSK tidak mampu memenuhi permintaan penyidik.

Dini hari, tersangkapun akhirnya mengakui bahwa tindak pidana yang dilakukannya dengan menghabiskan nyawa Minah adalah atas kemauannya sendiri.

Ditambahkan Kapolsek, motif pembunuhan yang dilakukan TSK hanya karena membutuhkan uang untuk membayar hutang kepada seorang rentenir. Kesal tak dapat pinjaman, TSK nekat menghabisi nyawa korban.

“Tersangka ini banyak hutang dengan rentenir dan tak mampu membayar. Kala itu, tersangka mencoba untuk meminjam dengan korban namun hasilnya nihil,” paparnya.

Kronologis kejadian berdasarkan pengakuan TSK, lanjut Kapolsek, awalnya korban bersama tersangka menonton televisi di rumah korban di jalan Pembangunan Sungai Beringin Tembilahan pada hari Selasa (9/6/2015) sore.

Sebelum kejadian, Tsk dan Korban yang memang sahabat dekat ini saling ngobrol sembari tsk mengurutkan badan korban yang saat itu dalam posisi berbaring. Saat itu juga Handphone milik tsk terus mendapatkan panggilan dari seorang rentenir yang terus-terusan menagih hutang.

Karena didesak kebutuhan, TSK mencoba meminjam uang kepada korban, tapi korban tak bersedia memberikan pinjaman.

Tanpa pikir panjang, saat mengurutkan korban, tsk langsung mencekik leher korban. Meski saat itu korban sempat melawan, namun tersangka berhasil mengambil bantal dan membungkam korban hingga kehabisan nafas.

“Seteleah korban tak lagi bergerak, tsk kemudian mengambil gelang dan kalung emas milik korban, dan kemudian pergi meninggalkan rumah korban.” Tandas Kapolsek. (mirwan)




Raih Berkah Ramadan, Wabup Inhil Gelar Buka Puasa Bersama

Wakil Bupati H.Rosman Malomo menyampaikan sambutan saat mengadakan Buka bersama
Wakil Bupati H.Rosman Malomo menyampaikan sambutan saat mengadakan Buka bersama

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo melaksanakan buka puasa bersama di kediaman pribadinya Jl Pramuka Tembilahan yang juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Inhil H Maryanto beserta sejumlah anggota DPRD Inhil. juga tampak beberapa Pejabat Eselon di lingkungan Pemkab Inhil dan tokoh masyarakat, alim ulama serta sejumlah masyarakat sekitar, Minggu (5/7/2015) kemaren.

Dalam sambutannya, Wabup mengucapkan terimakasih kepada seluruh undangan yang hadiri pada buka bersama yang rutin di laksanakan setiap tahun ini. Dikesempatan itu juga, Wabup menyampaikan permohonan maaf jika ada khilaf dan salah kepada seluruh hadirin selama menjalankan rutinitas dan pekerjaan baik yang di sengaja maupun tidak disengaja.

“Terima kasih sudah tiba di sini, semoga acara buka bersama ini bisa menambah berkah dalam menjalankan ibadah puasanya,” ujar Rosman.

Sebelum di laksanakan buka bersama terlebih dahulu mendengarkan ceramah agama dari Al-Ustadz Drs H kamaruddin MA. Namun sebelumnya terlebih dahulu diawali dengan pengajian disiang harinya.

Usai buka bersama di lanjutkan dengan shalat Magrib dan shalat Isya’ serta shalat taraweh secara berjama’ah dengan masyarakat yang hadir.(mirwan/humas/adv)




Bupati Pinta Warga Inhil di Jakarta Berpartisipasi Dukung Pembangunan di Kampung Halaman

Foto Bersama Bupati dengan Masyarakat Inhil yang ada di Jakarta
Foto Bersama Bupati dengan Masyarakat Inhil yang ada di Jakarta

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengharapkan kepada masyarakat Inhil yang berada di Jakarta untuk turut berpartisipasi mendukung pembangunan di daerah sendiri. Dukungan itu salah  satunya disebutkan Bupati bisa berupa membuka peluang bagi investor bisa masuk ke Inhil.

Apalagi Jakarta ini merupakan ibu kota Negara, seiring dengan kemajuannya yang cukup pesat tentu ada banyak investor di kota tersebut, dan peluang itulah yang mesti dimanfaatkan masyarakat putra daerah dalam membantu pemerintah untuk membangun Inhil.

“Masyarakat Inhil disini bisa mengarahkan investor dan pengusaha pihak lainnya  yang ingin menanam modal di Inhil,” ungkap Wardan saat menghadiri buka puasa bersama kerukunan keluarga Indragiri Hilir (KKIH) Jakarta, akhir pekan kemaren.

Dengan begitu dikatakan Wardan pembangunan di Inhil akan lebih berkembang dengan keberadaan para investor dan‎ pengusaha yang datang menanamkan modal. Disampaikannya pula Kabupaten Inhil mempunyai banyak potensi dan kekayaan alam.

“Salah satu potensi yang paling besar di Inhil adalah perkelapaan, disamping sektor kelautan dan pohon bakau. Diantara potensi tersebut kelapa merupakan potensi besar yang saat ini diperlukan pembenahan untuk meningkatkan produktivitasnya,” beber bupati.

Dalam buka bersama kerukunan keluarga Indragiri Hilir tersebut dihadiri para pejabat eselon II dan II I Pemkab Inhil seperti Plt Sekda Inhil H Fauzar, Sekretaris DPRD H Fauzan Hamid, Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam, Wakil Ketua DPRD Inhil DR H Syahruddin MM. Tokoh masyarakat alim ulama asal Inhil serta masyarakat Inhil yang berada di Jakarta.

Dalam kegiatan buka bersama untuk menjalin silaturahmi antara masyarakat Inhil yang ada di Jakarta ini tampak suasana keakraban hangat.

Khusus kepada mahasiswa Inhil yang berada di Jakarta bupati sangat mengharapkan dukungan dan kontribusi untuk pembangunan di Inhil.

“Dana pembangunan itu banyak berasal dari kementrian, untuk itu saya mengharapkan bagi warga Inhil jika ada mempunya link ataupun informasi mengenai dana bantuan pembangunan dari kementrian saya mengharapkan bantuannya untuk cepat memberikan informasi tersebut kepada Pemkab Inhil,” harap bupati.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini mengungkapkan informasi mengenai program -program yang ada di berbagai kementrian sedikit sulit didapat jika kita hanya berada di Inhil.”Kalaupun ada informasi tersebut kerap lambat datangnya,” terangnya

Pemerintah, lanjut Wardan, tahun ini telah menganggarkan dana untuk penyewaan sebuah rumah yang akan dijadikan sebagai sekretariat KKIH Jakarta. Dengan begini diharapkan bupati masyarakat Inhil yang berada di Jakarta dapat memanfaatkannya dengan baik. (mirwan/humas/adv)