Bupati Tunjuk dr Saut pakpahan Jabat Plt Kepala Dinkes Inhil

Plt Kadinkes Inhil, dr Saut Pakpahan. Foto: doc detikriau.org
Plt Kadinkes Inhil, dr Saut Pakpahan. Foto: doc detikriau.org

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) tunjuk dr Saut Pakpahan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Inhil guna menggantikan kedudukan Kadinkes sebelumnya, DR H Alvi Furwanti Alwie.

“Berdasarkan SK Bupati, penunjukan Saut Pakpahan ini mulai terhitung sejak tanggal 31 Agustus 2015 kemarin,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil, Syaifuddin kepada awak media di kantor DPRD Inhil, Selasa (1/9/2015).

Ia menjelaskan, Saut Pakpahan itu merupakan salah satu tenaga kesehatan di Kabupaten Inhil yang dipercaya untuk memimpin Dinkes hingga ditetapkannya Kepala Dinas yang definitif. Namun ia tidak bisa memastikan sampai kapan jabatan Plt tersebut.

Terpenting katanya, saat ini Kepala Dinkes Inhil telah ada yang menduduki secara sementara.

Sekedar diketahui, pemunduran Alvi Furwanti Alwie sebagai Kepala Dinkes Inhil mulai terhitung sejak tanggal 1 September 2015 karena ada tuntutan positif diluar kepemerintahan. (mirwan)




Awasi Penggunaa ADK dan AK, Pekab Rohil Bentuk Satgassus

indexBAGANSIAPIAPI, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam waktu dekat akan membentuk Satuan Tugas Khusus ( Satgassus).Tim tersebut dibentuk untuk mengawasi realisasi Alokasi Dana Kepenghuluan (ADK) dan Dana Kepenghuluan (AK) di Rokan Hilir.

Hal ini mengingat masuknya berbagai laporan ke Bupati tentang kurang tepatnya realisasi dana dilapangan.”Kita dapat laporan namun belum tahu kebenarannya, makanya kita bentuk satgas untuk mengecek infromasi itu,” kata Bupati Rokan Hilir H Suyatno, Senin (31/8) usai membuka acara Bimtek ADK dan DK angakatan III di Gedung Serbaguan Bagansiapiapi.

Nantinya, Satgassus ini akan merangkul Bagian Hukum Setdakab Rohil, Polisi dan Kejaksaan,Sehingga apabila terbukti maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Dari awal sudah kita ingatkan untuk menggunakan sebaik mungkin, karena pak Presiden dan Jaksa Agung memang menyoroti dana ini,” Ungkap Suyatno.

Bupati juga mengingatkan, setiap program yang dibuat hendaklah yang memang dibutuhkan oleh masyarakat. Selain itu Juga diminta kalau membangun infrastruktur jangan sampai menindih yang sudah dibangun pemkab.

“Kalau buat jalan ya jangan ditindih jalan yang sudah dibangun pemerintah,”kata Suyatnoi.

Terkait dana perangkat desa RT dan RW memang diusulkan sebesar Rp.300.000 namun dilpanngan hanya Rp.250.000 karena memang adanya pengurangan.”ADK dan DK ini kan pengurangan dana perimbangan dari dan alokasi khusus karena harga minyak turun berpengaruh pada ADK dan DK juga pada APBD kita,” Sebut Suyatno.

Untuk proses pencairan tahap I sudah dilakukan seluruhnya,Namun sesuai ketentuan untuk pencairan tahap II haruslah melampirkan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dari kegiatan yang telah dilaksanakan.”Kalau tak ada SPJ,tentunya akan sulit untuk pencairan tahap selanjutnya,” ujar Bupati.

Dana ini,lanjut Suyatno,itu bulat dikirim oleh pusat ke rekening masing-masing kepenghuluan sehingga tak ada celah untuk dipotong oleh pemerintah.”Jangan dengar isu kita potong, itu tak benar karena semua desa tahu bahwa transfernya langsung ke rekening masing-masing desa,”pungkas Bupati. (humas/adv)




Ada Kabar Oknum Wartawan Ngaku Anggota PWI Memeras. Masyarakat di Minta Lebih Teliti

pwiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) M Yusuf menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Inhil untuk mewaspadai  dan lebih teliti terhadap aksi penipuan dari oknum yang mengaku anggota PWI.

“Tolong jika ada wartawan yang melakukan pemerasan dan mengatas namakan PWI, segera laporkan kepada kami,” sebut Yusuf di Kantor PWI Inhil, Tembilahan, kemarin.

Sementara itu, Sekretaris PWI Inhil Mayanto, Selasa (1/9/2015) menyebutkan, himbauan tersebut disampaikan karena belakangan ini pihaknya mengaku menerima laporan dari segelintir masyarakat bahkan beberapa lembaga di Inhil yang menjadi korban pemerasan oleh oknum yang mengaku sebagai anggota PWI.

Menyikapi hal itu, pihaknya meminta untuk lebih mewaspadai dan jikapun kembali ditemukan anggota PWI yang meragukan, kata Maryanto jangan sungkan-sungkan untuk mempertanyakan secara detail.

“Kalau benar sebagai wartawan anggota PWI, maka mereka pasti memiliki kartu anggota yang diterbitkan oleh PWI pusat. Kalau tidak, maka bisa dipastikan mereka oknum wartawan gadungan yang mengaku sebagai anggota PWI,” tegasnya. (mirwan)




INHU Diselimut Kabut Asap. ISMAIL : Upaya Pemadaman Terus Dilakukan

Foto ilustrasi. net
Foto ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. net

Rengat (detikriau.org) – Wiayah Indragiri Hulu, Propinsi Riau hingga saat ini  masih diselimuti  kabut asap. Diduga, asap tersebut berasal dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah). Kondisi ini mulai terlihat sejak sepekan lalu.

Berdasarkan konfirmasi  dari pihak Manggala Agni Kab. Inhu menyatakan,  kebarakaran lahan masih terjadi di 3 (tiga) kecamatan, yakni kecamatan Lirik, Keecamatan Batang Gangsal dan Kecamatan Rengat Barat.

“saat ini, kebakaran lahan masih terjadi di  tiga kecamatan, yakni Kecamatan Batang Gangsal, tepatnya di desa Penyaguan, Kecamatan Rengat Barat, desa Pematang Reba dan kecamatan Lirik, desa Redang,”, ungkap Kepala Operasi Manggala Agni Kab. Inhu, Ismail ketika dihubungi wartawan melalui Hpnya, Selasa (1/9).

Disambungnya, masing-masing luas lahan yang terbakar adalah di  penyaguan seluas lebih kurang 15 Ha, desa Pematang Reba seluas lebih kurang 3 Ha dan desa Redang belum di ketahui berapa luas yang terbakar.

Pemadaman terus diuapayakan dalam rangka memadamkan kebakaran tersebut dan pihaknya sudah menurunkan sebanyak tiga regu atau sebanyak 40 personil dan dibantu oleh TNI dan masyarakat setempat “kita sudah turunkan sebanyak tiga regu atau sebanyak 40 personil”, ucapnya.

“kendala saat ini adalah sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran”, tutupnya. (zal)




164 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Inhil Penyumbang Angka Terbesar

DSC_5130 copyTembilahan (detikriau.org) – Selimut kabut asap semakin hari semakin menebal. Kabupatan Inhil dalam beberapa hari sebelumnya nihil titik panas, saat ini, berdasarkan pantauan satelit (terra dan aqua) senin (31/8/201), Inhil melejit sebagai penyumbang titik panas terbesar dengan 77 hotspot.

Berdasarkan penjelasan kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin, di seluruh Riau terdata sebanyak 164 Hot Spot yang tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) 77 tiitk, Indragiri Hulu (Inhu) 31 titik, Pelalawan 29 titik, Siak 10 titik, Bengkalis 6 titik, Kampar 5 titik, Dumai 3 titik, Rokan Hilir 2 titik dan Kuansing 1 titik.

Foto diambil di jalan Jendral Sudirman, Tembilahan Inhil Riau
Foto diambil di jalan Jendral Sudirman, Tembilahan Inhil Riau

“Untuk hotspot dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen atau hotspot yang mengindikasikan terjadinya karhutla, berjumlah 129, yakni 64 di Inhil, 22 di Inhu, dan18 di Pelalawan.” Sampaikan Sugarin dikutip melalui tribunpekanbaru.com, senin (31/8/2015)

Selain itu ditambahkannya, tujuh di Siak, tiga di Dumai dan Bengkalis, dua di Kampar, dan satu di Rohil..

Saat berita ini di lansir, sejak pagi hari hingga pukul 11. 54 Wib, Selasa (1/9/2015) selimut kabut asap, khususnya di Kota Tembilahan semakin pekat. Cuaca tampak teduh karena matahari tidak dapat bersinar maksimal terhalang pekatnya kabut asap. (dro)




Hadiri Hatam Al-Quran, Suyatno : Tak Ado Kampanye, Saya Hadir Sebagai Bupati Rohil.

Bupati ROHIL, Suyatno memberikan sambutan sebelum kegiatan khatam Al Qur'an
Bupati ROHIL, Suyatno memberikan sambutan sebelum kegiatan khatam Al Qur’an

Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H Suyatno.Amp hadiri Hatam Al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Quran ( TPA)  Al-Ikhlas Jalan Seiya, Kelurahan Bagan Punak, Kecamatan Bangko, Senin,( 31/08/15) malam. Dalam kegiatan Hatam Qur’an 5 santri perempuan ini, Bupati memberikan sumbangan pribadi ke TPA sebesar Rp 5 Juta.

Hadir mendampingi Bupati, Asisten III Setda Rohil, H.Ali Asfar.S.sos,Msi,Kepala BPPD Wanzairwan Yunus, Camat Bangko Julianda.SE serta Kabag Humas, Hermanto.S.sos.

Bupati dalam sambutannya menegaskan bahwa dirinya sangat memberi dukungan dan Penghargaan kepada TPA Al-Ikhlas, Karena selama ini masyarakat yang kurang lancar dan tidak tahu membaca al-quran sekarang sudah tahu. Itu berkat TPA Ini.

“Saya mendapat informasi dari dulu,Banyak orang tua kita, saudara kita yang kurang lancar membaca alquran, hanya selang beberapa bulan, saudara kita sudah bisa lancar membaca alquran.” Ujar Suyatno.

Tentunya masyarakat seperti ini, Sambung Bupati, sangat diidamkan pemerintah daerah.” pemda pastinya sangat mendukung kegiatan positif seperti ini” tambah Suyatno.

Bupati Suyatno juga menyampaikan bahwa kehadiran dirinya di acara hatam alquran ini bukan untuk berkampanye, melainkan hanya memenuhi undangan pimpinan TPA.

” Saya hadir disini ,saya diundang. ada waktu pak,kami ada acara Qatam quran, kalau sompek bapak hadir, datanglah pak.” Ucap suyatno meniru bahasa pimpinan yang mengundang dirinya.

“Saya hadir sebagai bupati ,tak Ado kampanye-kampanye do, jangan salah artikan,saya bawa kepala dinas, kepala bagian dan camat.” Sambung Bupati mengakhiri sambutan. (tris/adv)