Manggala Agni INHU Terus Upayakan Pemadaman Karhutla

Rengat (detikriau.org) – Manggala Agni Kabupaten  Indragiri Hulu (Inhu) terus berupaya untuk memadamkan kebakaran lahan yang terjadi wilayah  Inhu. Hal tersebut dikatakan  oleh kepala Ops Manggala Agni  Kab. Inhu, Ismail kepada wartawan, Sabtu (5/9).

“Hingga saat ini, tim kita terus upayakan pemadaman yang terjadi di desa Rawa Mangun dan Rawa Asri, kecamatan Rengat  serta desa Penyaguan, Kecamatan Gangsal  ”, ungkapnya.

Disambungnya, dalam upaya memadamkan kebakaran tersebut, pihaknya sudah menurunkan sebanyak 4 (empat) tim,  yang masing-masingnya beranggotakan delapan orang “kita menurunkan empat tim dan masing-masing tim dibekali dengan satu unit mesin pemadam.”, ucapnya.

Disampaikannya, karhutla sudah menyebabkan asap tebal di wilayah Inhu dan sangat menggangu jarak pandang “asap pada pagi hari sangat tebal dengan jarak pandang hanya berkisar 200 meter namun siang sudah sedikit menipis karena dibawa angin”, sebutnya.

ditambahkan Ismail, pihaknya tidak akan pernah bosan dan akan terus memadamkan kebakaran yang terjadi di wilayah Inhu hingga tuntas“kita juga menghimbau masyarakat untuk bersama-sama membantu petugas dalam upaya memadamkan api”, tutupnya. (Zal)




Tingkatkan SDM, Pemkab Inhil Upayakan Pemerataan Guru

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) akan tetap berupaya untuk melakukan pemerataan guru atau tenaga pendidik hingga di seluruh pelosok-pelosok daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, H Fauzar usai menghadiri Rapat Paripurna ke-1 DPRD, dengan agenda pembukaan masa sidang ketiga tahun sidang 2015 dan penyampaian laporan hasil Reses II tahun 2015, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Fauzar, dalam rangka mendukung dan meningkatkan kualitas pendidikan di Negeri Seribu Parit, Pemkab Inhil akan terus melakukan evaluasi terhadap keberadaan guru-guru di daerah.

“Ini merupakan bentuk komitmen kita, untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Inhil,” tutur Fauzar menanggapi salah satu hasil reses yang disampaikan saat itu.

Ditegaskan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil ini, ke depan Pemkab Inhil tidak ingin lagi mendengar dan mendapatkan laporan tidak adanya guru PNS di suatu daerah, karena keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat terutama para pelajar.

“Karena itu, kita harapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak terkait, supaya lebih memperhatikan dan memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan,” imbuhnya. (adi/adv)




Guru Ngaji Ringkus Pelaku Pencurian di Masjid Al-Mukarramah

ketahuan-curi-kotak-amal-pemuda-loncat-dari-lantai-2-masjidTEMBILAHAN (detikriau.org) – AM (38) warga Kuala Proyek Kecamatan Keritang ditangkap karena terbukti telah melakukan pencurian barang-barang milik Mesjid Al-Mukarramah Parit 4 Kelurahan Tembilahan Barat Kecamatan Tembilahan Hulu, Kamis (3/9/2015) kemarin.

Berdasarkan keterangan Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Jum’at (4/9/2015) bahwa penangkapan itu dilakukan oleh seorang guru menngaji di Mesjid Al-Mukarramah, Hamsani (32) bersama rekannya.

Kronologis kejadian, waktu itu sekira pukul 03.30 WIB, Hamsani sedang beristirahat di kediamannya. Tiba-tiba ada salah seorang warga setempat mengetok pintu dan menyampaikan bahwa di Mesjid ada orang tak dikenal mengendarai sepeda motor membawa peralatan Mesjid. Mendengar kabar itu, Hamsani langsung bergagas mengejar bersama rekannya menggunakan sepeda motor.

“Pada saat itu, Hamsani dan seorang saksi mata mengejar sampai ke jalan Provinsi parit 1 Tembilahan Hulu. Waktu itu ia melihat ada sepeda motor sedang berparkir di atas jembatan, kemudian ia pun langsung melihat dengan jelas dibawah jembatan ada seorang pria yang dicurigai sebagai pelaku,” kata Warno.

Setelah diyakini sebagai pelaku, ketika itu juga AM diamankan guru ngaji dan dilaporkan ke Polsek Tembilahan Hulu. Sedangkan barang-barang yang dicuri pelaku ditemukan tersimpan dalam semak sekitar jembatan.

Barang bukti yang diamankan berupa 1 unit Mesin Ginset GX 154 Merek Ikeda warna orange, 1 unit Dvd merek Tonzu warna hitam les putih, 1 unit Ampli merek BMB warna hitam dan 1 Unit mesin air merek FIRMAN

“Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tembilahan Hulu guna proses penyidikan lebih lanjut, kerugian materil diperkirakan sebesar Rp 3 juta,” tutup Warno. (mirwan)




Libur Kabut Asap, Anak-anak Justru Manfaatkan Dengan Bermain Tanpa Menggunakan Masker

“Seharusnya orang tua lebih teliti mengawasi anaknya demi kesehatan bersama,”

foto diambil di depan SDN 003 Sungai Luar
foto diambil di depan SDN 003 Sungai Luar

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pelajar setingkat SD dan SMP di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diliburkan sejak tanggal 3 September kemarin. Kebijakan itu merupakan kebijakan insidensial melihat kondisi asap semakin pekat. Namun berdasarkan pantauan lapangan, para pelajar itu bukannya berada di rumah, akan tetapi dikesempatan libur ini dimanfaatkannya untuk bermain di luar tanpa masker.

Padahal tujuan pemerintah dari libur tersebut supaya para pelajar bisa menghindari secara total pekatnya asap di udara Kabupaten Inhil. Dimana, dalam sepekan terakhir bahkan lebih, Inhil penuh diselimuti asap akibat kebakaran hutan lahan di sejumlah daerah.

“Sangat disayangkan kalau pelajar kita di Inhil hanya memanfaatkan hari libur dengan bermain. Seharusnya orang tua lebih teliti mengawasi anaknya demi kesehatan bersama,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil, Helmi D, Jum’at (4/9/2015).

Kendati demikian, Helmi tetap menghimbau kepada seluruh orang tua pelajar untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya untuk tidak banyak bermain di luar rumah, terlebih jika bermain tanpa masker.

“Kami meliburkan sekolah itu demi menghindari bahaya kabut asap, bukan untuk bermain bebas,” pungkasnya. (mirwan)




Terkait Hibah Bansos, Pemkab dan DPRD Inhil Lakukan Konsultasi Dengan Kemendagri RI

“lembaga ataupun perkumpulan penerima penyaluran dana Hibah dan Bansos, cukup memiliki surat keterangan dari Pemda yang ditetapkan Kepala Daerah”

Suasan Rapat Plt Sekda dan Rombongan dengan Dirjen Kemedagri RI
Suasan Rapat Plt Sekda dan Rombongan dengan Dirjen Kemedagri RI

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) bersama DPRD Kabupaten Inhil telah melakukan konsultasi kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI terkait pedoman dan aturan pencairan dana Hibah dan Bantuan Sosial (Bansos).

Konsultasi itu terlaksana di ruang rapat Kemendagri RI Jakarta, Kamis (3/9/2015) kemarin. Dimana, yang mewakili Pemkab Inhil adalah Plt Sekda Kabupaten Inhil H Fauzar yang didampingi Wakil Ketua DPRD Inhil H Maryanto dan sejumlah anggota DPRD Inhil serta beberapa pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Adapun tujuan konsultasi, untuk menindak lanjuti surat edaran Kemendagri RI nomor: 900/4627/SJ tentang penajaman ketentuan pasal 298 ayat (5) Undang-undang no 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

“Konsultasi dan koordinasi ini kita lakukan terkait masalah organisasi kemasyarakatan dan kelompok-kelompok masyarakat yang masih meragukan kita. Setiap kelompok ataupun organisasi kemasyarakatan harus berbadan hukum yang menjadi pedoman kita kedepan, jangan sampai salah lagi kita dalam peyusunan anggaran tahun depan terkaita dengan hibah Bansos,” kata Plt Sekdakab Inhil, H Fauzar.

Kepada kelompok masyarakat, diharapkannya untuk memahami secara detail disetiap Bansos itu, terlebih terhadap aturan-aturan terkait pencairan Bansos. Disamping itu juga diharapkan kepada seluruh Kepala SKPD di Inhil mempedomani aturan tersebut sebaik mungkin.

Kembali ia memperjelas, berdasarkan arahan dari Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri RI Insan Dirgahayu, bahwa surat edaran yang diterbitkan Mendagri tersebut ditujukan kepada Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Indonesia.

“Dalam keterangannya mengatakan bahwa keberadaan kelompok masyarakat dalam bentuk lembaga ataupun perkumpulan dalam penyaluran dana Hibah dan Bansos, cukup memiliki surat keterangan dari Pemda yang ditetapkan Kepala Daerah dan harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” sampaikan Fauzar. (mirwan/adv)




UNISI Tembilahan Awali KPA Dengan Kegiatan Istighasah

H Indra Muchlis Adnan
H Indra Muchlis Adnan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Universitas Islam Indragiri (Unisi) mengawali Kegiatan Pengenalan Akademik (KPA) terhadap sejumlah mahasiswa baru dengan melaksanakan istighasah bersama di halaman Fakultas Ekonomi Unisi, Tembilahan, Jum’at (4/9/2015).

Kegiatan pagi itu dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Inhil Sar’i yang dihadiri langsung Ketua Dewan Pembina Yayasan Tasik Gemilang H Indra Muchlis Adnan, Ketua Yayasan Tasik Gemilang H Edy Syafwannur, Rektor Unisi R Sri Handayani dan jajarannya serta sejumlah karyawan dan mahasiswa Unisi.

DSC_5348Mewakili Bupati, Staf Ahli bidang pembangunan Inhil ini menyampaikan dalam sambutannya bahwa dengan adanya kegiatan KPA, maka mahasiswa baru itu diharapkan akan mampu mengenal lebih jauh lingkungan Universitas ternama di Inhil lebih dekat lagi.

Apalagi katanya, salah satu tujuan KPA adalah memperkenalkan isi kampus secara luas kepada mahasiswa baru. “Semoga para mahasiswa baru ini bisa menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Inhil kedepan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina YTG Indra Muchlis mengaku sangat menyambut baik adanya mahasiswa baru yang masuk ke Unisi. Untuk pelaksanaan Istighosah, kegiatan tersebut katanya merupakan kegiatan yang religius dan akan diterapkan di Universitas ini.

Artinya, Unisi ini merupakan Universitas yang sangat mengedepankan budaya Islam. Sebab itulah pada pembukaan KPA pun terlebih dahulu digelar Istighasah sebagai pengenalan pertama kepada mahasiswa baru kalau Unisi itu adalah Universitas Islam.

“kita berharap bersama dengan pemerintah Kabupaten kedepannya masalah yang terjadi didunia pendidikan ini dapat menjadi jadi tolak ukur kita untuk pendidikan yang lebih baik kedepan,” ujar Indra. (mirwan)