Api Mengamuk, Mbah Slamet Hangus Terpangang

TEMPULING (detikriau.org) – Slamet Pramuji alias Mbah Slamet (60) hangus terbakar ketika rumah kediamannya dilalap api di RT 03 RW 02 dusun Suka Jadi Desa Harapan Jaya Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (7/9/2015) sekitar pukul 03.50 WIB dinihari.

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, saat api melalap rumahnya, pria lansia ini sedang tidur sendiri di dalam rumah. Waktu itu, seorang saksi yang merupakan warga setempat, Suradi (61) terbangun dan keluar rumah, sontak saksi ini melihat kobaran api di rumah Mbah Slamet bagian belakang telah membesar.

“Waktu itu, saksi ini langsung berteriak meminta pertolongan kepada tetangga terdekatnya, kemudian para tetangganya langsung keluar untuk membantu memadamkan api,” sebut Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman.

Menurut informasi dari warga setempat, lanjut Warno, bahwa kondisi Mbah Slamet tersebut dalam keadaan kurang sehat sehingga diduga tidak bisa keluar untuk menyelamatkan diri. Sedangkan bangunan rumah milik korban terbuat dari kayu, sehingga api dengan cepat melalap hingga ludes jadi abu.

Disampaikan Warno, api diduga berasal dari lampu teplok yang digunakan korban sebagai penerangan dalam rumah saat tidur. Kerugian materil akibat amukan jago merah ini ditaksirnya mencapai Rp 200 juta. (mirwan)




Bupati Kembalikan Dana Desa Ke Pemerintah Pusat, Mendagri: Itu Melanggar UU

JAKARTA — Mendagri Tjahjo Kumolo mengaku akan menyurati Bupati dan Wali Kota‎ yang mengembalikan dana desa kepada pemerintah pusat. Menurut Tjahjo itu langkah yang salah, mengingat dana yang ditransfer oleh Kemenkeu itu adalah hak masyarakat desa, bukan Bupati/Wali Kota, maupun Kepala Desa. Meski transfer dana itu melalui rekening Bupati atau Wali Kota, kemudian diteruskan kepada Kepala Desa.
‎
“‎‎Kami buat surat kepada Bupati yang mengembalikan. Itu melanggar UU. Dia bisa didugat masyarakat desa. Karena ini dana juga bukan hak Kades. Tapi itu hak masyarakat desa. Jangan sampai kepala daerah kembalikan atau hambat, sama saja dia telah khianati masyarakat desa,” kata Tjahjo kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (9/7/2015).

Menurut Tjahjo, hasil rapat bersama Mendagri, Menkeu dan Mendes yang dipimpin Wakil Presiden, menyepakati SKB tiga menteri untuk mengurai masalah ini. Bahkan dalam aturan bersama itu juga tertuang sanksi bila kepala daerah tidak juga mencairkan dana untuk desa.

Sejauh ini, Bupati dan Wali Kota, ungkap Tjahjo, banyak yang beralasan lebih memilih mengembalikan dana desa ke pemerintah pusat karena belum mendapat konsep penggunaan dana tersebut dari Kades. Sehingga timbul kekhawatiran bisa terjerat hukum, apabila dana itu tetep dicairkan lalu diberikan kepada Kades.

“(Dikembalikan) alasannya karena penrecanaan belum siap. Ada Wali Kota batu, (sudah) diterima (kemudian) dikembalikan, khawatir ada maslah hukum. Loh padahal ini amanat UU loh. Menkeu sudah salurkan 80 persen,” kata Tjahjo.

Oleh sebab itu, tegas Tjahjo, penting menerbitkan SKB tiga menteri, agar anggaran tersebut segera digunakan oleh mayarakat desa. Tidak perlu program yang canggih-canggih, melain cukup digunakan untuk yang urgen dan bermanfaat untuk warga desa. Selanjutnya, kata Tjahjo pemerintah pusat mempercayai tim dari Kementerian Desa untuk mendampingi masyarakat desa dalam mengunakan dana tersebut.

“Karena tinggal 4 bulan, jadi harus diserap dengan cepat. Kalau dibangun secara tender dan proyek kan lama, harus dengan padat karya sehingga uangnya bisa dibagi kepada rakyat. Program kita fokuskan ke tiga saja, infrastruktur, irigasi, dan sosial kemasyarakatan. Misalnya bangun Gereja, Masjid, pos gardu, atau perbaiki balai desa. Sementara yang canggih-canggih itu nanti,” kata Tjahjo. (tribunnews.com)




Diskes Inhil Gelar Malam Silaturrahmi

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Jajaran Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar malam silaturrahmi, di halaman kantor, Jalan M Boya Tembilahan, Sabtu (5/9/2015) malam.

Kegiatan yang dihadiri perwakilan Rumah Sakit dan Puskesmas se-Inhil, Kesehatan Pelabuhan, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan undangan lainnya ini, dalam rangka perpisahan Kepala Diskes sebelumnya DR Hj Alvi Furwanti Alwie yang akan melaksanakan tugas ditempat yang baru.

image-1Pada kesempatan itu, DR Hj Alvi Furwanti Alwie menyampaikan permohonan maafnya apabila selama melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta bekerjasama dengan jajaran di lingkungan Diskes Inhil terdapat kesalahan dan kekhilafan.

“Terima kasih atas kerjasama dan dukungan dari seluruh pihak, semoga silaturrahmi yang telah terbina selama ini dapat terus terjaga dan lebih erat lagi,” tutur Alvi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskes Inhil, dr Saut Pakpahan berjanji akan meneruskan program-program yang telah dan akan dilaksanakan ke depan, guna mewujudkan Kabupaten Inhil yang sehat.

“Mudah-mudahan, kita dapat terus saling bahu membahu dan memberikan dukungan, dalam upaya membangun dan memajukan daerah kita ini ke depan,” imbuhnya. (adi/adv)




Kuker ke Bagansinembahraya, Suyatno Janjikan Bangun Sejumlah Fasilitas Umum

kecamatan_bsrBAGANSINEMBAHRAYA, detikriau.org – Pemkab Rohil merencanakan untuk membangun sejumlah fasilitas umum bagi Kecamatan Bagan Sinembah Raya. Beberapa fasilitas umum yang dijanjikan tersebut seperti kantor camat, puskesmas, fasilitas jalan dan sumber penarangan.

Hal ini diungkapkan Bupati Kabupaten Rokan Hilir H Suyatno dalam kunjungan kerjanya di kecamatan Bagan Sinembah Raya, Sabtu (5/9/2015).

“Mengenai listrik, besok saya perintahkan Bagian Ekonomi untuk ke Labuhan Batu karena aliran listriknya dari sana, sepulang dari sana bagian Ekonmoi ke Bagan Sinembah Raya untuk survei, dan secepatnya biar langsung dipasang,”Sampaikan Bupati.

Sedangkan untuk rencana pembangunan kantor camat dan puskemas juga akan dibangun tahun 2016, yang lahannya sudah tersedia seluas 2 hektar yang satu hektarnya merupakan bantuan hibah dari pemiliknya.

“Mudah-mudahan nantinya setelah dibangun akan dapat lebih meningkatkan pelayanan bagi masyarakat,” Pungkas Bupati. (humas/adv)




Pasokan Listrik PLTA Kerap Terputus, Kata Manajer, Ini Penyebabnya

Bagansiapiapi (detikriau.org) – Manager PLN Rayon Bagansiapiapi, Andi Arif menyampaikan bahwa seringnya aliran listrik jaringan PLTA mati secara tiba-tiba disebabkan gangguan alam seperti pohon tumbang dan binatang menyentuh jaringan.

“Gangguannya beragam ,pohon tumbang dan gangguan binatang, seperti monyet, ular, bangau dan lainnya.” Terang andi arif via sms,Senin ( 7/8/15) sore.

Andi juga menjelaskan bahwa pencarian gangguan butuh waktu, karena jaringan yang mendapat gangguan harus ditelusuri cukup panjang. Namun menurutnya kondisi ini juga bisa disebabkan defisit daya sistem sumatra.

“namun,kami terus berusaha meminimalisir gangguan yang tidak terencana.” ‎ (ris)

Warga Kesal, Pasokan Listrik PLTA Kerap Terputus

 




Kabut Asap, Bupati Ikuti Warganya Laksanakan Sholat Istisqo

Ya Allah, ampunilah kesalahan dan dosa kami semuanya, yang besar maupun yang kecil, yang kami ketahui maupun tidak kami ketahui, yang kami sengaja maupun tidak kami sengaja, yang nampak maupun yang tersembunyi.

Foto: Humas Pemkab Inhil
Foto: Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Ribuan warga Tembilahan dan Tembilahan Hulu menggelar sholat istisqo bertempat dilapangan upacara jalan Gadjah Mada Tembilahan. Sholat memohon diturunkan hujan ini dimunajatkan untuk mengatasi paparan kabut asap yang semakin pekat.

“Kita memanjatkan do’a kepada Allah agar segera diturunkan hujan agar seluruh titik panas yang ada dapat segera padam dan kabut asap-pun menghilang,” sebut Bupati Inhil, HM Wardan kepada sejumlah awak media usai pelaksanaan sholat istisqo, senin (7/9/2015)

Dikatakan Bupati, hari ini, kepekatan kabut asap semakin tebal dibandingkan hari-hari sebelumnya. Dengan bermunajat, orang nomor satu di Inhil ini berharap agar Allah menghapus musibah yang kini tengah melanda.

“Semoga Allah SWT mencabut musibah yang tengah menimpa kita dengan segera menurunkan hujan,” harap Bupati.

Salat istiqso yang diimami oleh Kiyai Haji Rusli Kurnain ini juga diikuti oleh Ketua DPRD, Dani M Nursalam, Dandim 0314 Inhil, Letkol Inf Jarot Suprihanto, Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono, sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Inhil,  masyarakat dan ratusan pelajat. (mirwan/adv)

 

Ya Allah, ampunilah kesalahan dan dosa kami semuanya, yang besar maupun yang kecil, yang kami ketahui maupun tidak kami ketahui, yang kami sengaja maupun tidak kami sengaja, yang nampak maupun yang tersembunyi.

Ya Allah, terimalah amal-amal kebaikan kami dan ampunilah amal-amal keburukan kami.

Ya Allah, ampunilah kemalasan, kelesuan dan keteledoran kami dalam beramal kebajikan secara maksimal dalam menjalani kehidupan di dunia ini.

Ya Allah, limpahkanlah rahmat, ampunan dan ridha-Mu kepada kami walau amal-amal perbuatan kami tak layak untuk mendapatkan balasan seindah itu.

“Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri dengan kezaliman yang banyak dan tidak ada yang mampu mengampuni dosa-dosa selain Engkau, maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan kasih sayangilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (HR. Bukhari no. 834 dan Muslim no. 2705)

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan senang memberi maaf, maka maafkanlah (dosa-dosa) aku.” (HR. Ahmad no. 25384, Tirmidzi no. 3513, An-Nasai dalam As-Sunan al-Kubra no. 10708, Ibnu Majah no. 3850 dan Al-Hakim no. 1942, hadits shahih