Kabut Asap Semakin Pekat, Bupati Edarkan Surat Himbauan Ke Seluruh Mesjid di Inhil

Peemandangan Kabut Asap yang menyelimuti di Jalan Suwarna Bumi Tembilahan. Foto diambil dari Gedung Kantor Bupati Inhil jam 07.48 WIB tgl 10 ssept 2015. Mirwan
Pemandangan Kabut Asap begitu pekat  yang menyelimuti di Jalan Suwarna Bumi Tembilahan. Foto diambil dari Gedung Kantor Bupati Inhil jam 07.48 WIB tgl 10 sept 2015.  Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan terbitkan surat edaran nomor: 150/adm.kesra-IX/2015/400 tentang penanganan bencana kabut asap di inhil. Edaran tersebut akan dibacakan sebelum pelaksanaan Sholat Jum’at esok hari.

“Surat itu sudah saya tanda tangani dan akan dibacakan sebelum Shalat Jum’at besok,” kata Wardan kepada sejumlah awak media usai mimpin rapat evaluasi realisasi fisik dan keuangan tahun anggaran 2015 di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Kamis (10/9/2015).

Menurutnya, surat edaran tersebut merupakan satu langkah menyikapi semakin pekatnya kabut asap. Sebab isi edaran itu berupa himbauan penanganan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayalah Kabupaten Inhil.

Jika disimpulkan, isi surat edaran itu berupa himbauan kepada masyarakat untuk tidak lagi melakukan pembakaran, kemudian ditujukan kepada para ulama untuk bersama-sama berdoa kepada yang maha esa untuk meminta agar dihilangkan musibah kabut asap termasuk kepada camat serta KUA untuk terus mensosialisasikan bahaya dampak kebakaran lahan kepada masyarakat.

“Pada intinya surat edaran itu ditujukan bagi seluruh elemen yang ada di Kabupaten Inhil, semoga dengan cara ini masyarakat bisa sadar dan tidak lagi melakukan pembakaran lahan dengan cara yang salah,” imbuhnya. (mirwan/adv)




Dibabat Samurai dan Bongkahan Kayu, Warga Pekan Arba dilarikan Ke RSUD

Gbr Ilustrasi. net
Gbr Ilustrasi. net

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Beni Ardiansyah (24) warga Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpaksa dirujuk ke rumah sakit akibat mengalami luka-luka kena sasaran senjata tajam jenis Samurai dan gebukan kayu balok oleh dua orang tak dikenal di jalan H Said Tembilahan, Rabu (9/9/2015) malam, sekitar pukul 23.30 WIB.

Berdasarkan keterangan hasil laporan yang diterima pihak kepolisian bernomor: LP/98/IX/2015/RIAU/RES INHIL Peritiwa itu diketahui oleh beberapa orang saksi. Usai melakukan penganiayaan,  kedua pelaku melarikan diri.

“Korban langsung dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan karena mengalami luka robek di kepala bagian belakang, luka robek di bagian dagu dan luka lebam di bagian dada,” ungkap Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Kasat Reskrim, AKP Ade Zamrah, Kamis (10/9/2015).

Lebih lanjut Ade menjelaskan, meskipun kedua pelaku berhasil kabur, namun identitas mereka telah dikantongi petugas kepolisian dan kini petugas sedang melakukan.

“Kita belum pastikan apa motifnya, namun dugaan sementara hanya karena perselisihan paham antara pelaku dan korban,” tutupnya. (mirwan)




Asap Kian Pekat. Aktifitas di Luar Rumah, Masyarakat Harus Gunakan Masker

foto: Mirwan
foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali diingatkan, untuk tetap menggunakan masker saat melakukan berbagai aktifitas di luar ruangan.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, dr Saut Pakpahan terkait dengan masih cukup banyaknya masyarakat yang terlihat tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah atau kantor dan di jalanan.

Dikatakan Saut, mengingat kondisi kabut asap yang semakin pekat saat ini, maka sangat dianjurkan bagi masyarakat untuk menggunakan masker, dalam upaya mencegah dan mengantisipasi sejak dini terkenanya dampak kabut asap, seperti terserang penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Apalagi, seperti diketahui bersama bahwa dari hasil pengujian kualitas udara di Kabupaten Inhil, kondisi udara akibat kabut asap sudah memasuki kategori tidak sehat.

“Jadi, menggunakan masker ini sangat penting, guna melakukan langkah pencegahan terkenanya dampak penyakit yang disebabkan oleh kabut asap,” tutur Saut kepada detikriau.org, Kamis (10/9/2015).

Selain itu, dokter spesialis penyakit dalam ini juga mengingatkan kepada seluruh orang tua, untuk menjaga dan memantau anak-anaknya agar tidak bermain di luar rumah saat kondisi udara dan kabut asap seperti sekarang ini.

“Bagi anak-anak kita yang libur sekolah, sebaiknya tidak bermain di luar rumah hingga kondisi kabut asap ini menghilang,” imbuhnya. (adi/adv)




Kadiskes Rohil : Kita Rutin Kirim Data ISPA Ke Propinsi

Kadiskes Rohil, HM Junaidi Saleh
Kadiskes Rohil, HM Junaidi Saleh

Bagansiapiapi (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Rokan Hilir secara rutin mengirimkan data perkembangan terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) akibat kabut asap dari kebakaran lahan dan hutan ke Diskes Propinsi Riau.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Rohil HM Junaidi Saleh, data ISPA di kirim rutin setiap harinya paling lama pukul 15.00 Wib dan itu merupakan intrusksi dari Diskes Riau.

“Seluruh kabupaten/kota di Riau wajib mengirimkan data-data perkembangan penyakit Ispa dua bulan terakhir melalui Email Diskes Riau, ” kata HM Junaidi Saleh di Bagansiapiapi, Kamis (10/9).

diterangkannya, terhitung bulan Juli hingga Agustus 2015 saja tercatat sebanyak 6.377 warga yang terserang Ispa namun penyakit tersebut masih bisa diatasi..

“Alhamdulillah dua hari belakangan ini hujan mulai turun, selain itu penderita Ispa yang sebelumnya meningkat, saat ini sudah berkurang termasuk kesehatan mereka mulai membaik,” ujarnya.

Sebelumnya ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari 17 Puskesmas dimana banyak warga terserang penyakit Ispa akibat kebakaran lahan dan hutan.

Penderita penyakit Ispa rata-rata berasal dari kalangan anak-anak usia 5 tahun keatas, selain itu banyak juga masyarakat mengalami penyakit Pneumonia dengan jumlah 34 orang dan batuk 2.649 orang.

“Untuk bulan Juli 2015 warga yang terserang penyakit Ispa ditemukan sebanyak 2.931 orang dan pada bulan Agustus mengalami peningkatan yakni berjumlah 3.446 orang sehingga total keseluruhan 6.377 orang,” kata Junaidi Saleh, Rabu kemarin (9/9). (ris/adv)




Komisi III DPRD Minta Pembangunan PLTU Parit 23 Tidak Ditunda Lagi

ketua-komisi-iii-dprd-inhil-iwan-taruna-memimpin-rdp-bersama-manajemen-plnTEMBILAHAN (detikriau.org) – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta agar kelanjutan pekerjaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Parit 23 Tembilahan tidak lagi ditunda.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna terkait dengan molornya pelaksanaan pembangunan PLTU tersebut hingga setahun lamanya.

“Kita sudah jumpai langsung PLN Wilayah, waktu itu mereka menargetkan masuk Bulan Oktober nanti sudah ada satu turbin yang hidup, dengan kekuatan daya mencapai 7 Mega,” tutur Iwan kepada awak media, Kamis (10/9/2015).

Dengan tambahan daya tersebut, tentunya akan mampu mengatasi persoalan krisis listrik yang menimpa Kota Tembilahan dan sekitarnya yang selama ini sudah sangat meresahkan dan dikeluhkan oleh masyarakat.

“Memang selama ini pemadaman bergilir sudah tidak ada lagi, tapi pemadaman tiba-tiba masih sering terjadi,” tambah Iwan.

Oleh karena itu, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, dengan adanya informasi yang menyatakan bahwa pelaksanaan pembangunan PLTU tetap dilanjutkan, maka diharapkan dapat benar-benar terealisasi.

“Pengerjaan masih kontraktor lama, PT Adhi Karya. Sepertinya tidak jadi diambil alih oleh PLN Wilayah. Jadi, kita tunggu saja,” imbuhnya. (adi/adv)




Ridwan: Bila Ada yang Belum Masuk DPS, Diharapkan Segera Melaporkan ke PPS Setempat

“Tahapan pengumuman dan tanggapan hingga tanggal 19 September 2015”

Rengat, (detikriau.org) – Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kec. Rengat, M. Ridwan mengatakan pihaknya sudah menerima print out Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Inhu Tahun 2015 dari KPU Inhu. DPS tersebut akan segera ditempelkan di tempat-tempat yang dianggap strategis.

“Hari ini, kami sudah menerima print out data Daftar Pemilih Sementara (DPS) dari KPU Inhu dan mulai hari ini juga data DPS tersebut akan di tempelkan di kantor desa ataupun kantor kelurahan ataupun di tempat-tempat dianggap strategis untuk mendapatkan tanggapan dari masyarakat,” Sampaikannya kepada wartawan, Kamis (10/9/15)

Disambunya, penempelan DPS tersebut  dilakukan oleh masing-masing Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing desa dan kelurahan. “masing-masing PPS akan menempelkan”, singkatnya.

Khusus di Kecamatan Rengat  jumlah DPS Pilkada Inhu adalah sebanyak 40.602 pemilih dengan jumlah desa sebanyak 16 (enam belas) desa atau kelurahan.

Dengan ditempelnya data DPS di Kantor desa atau keluarahan di kecamatan,  dia menghimbau  masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Rengat  untuk melihat DPS tersebut dan bila ada masyarakat yang belum masuk ke dalam DPS maka segera melaporkan kepada PPS setempat.

“kita menghimbau kepada masyarakat di kecamatan  Rengat untuk melihat DPS di tempat-tempat yang sudah tempel, sehingga bila ada yang belum masuk kedalam DPS maka diharapkan segera melaporkan ke PPS setempat”, ucapnya.

Disebutkannya masa pengumuman dan tanggapan dari masyarakat terhadap DPS  tersebut adalah mulai tanggal 10  s/d 19 September 2015. “tahapan pengumuman dan tanggapan hanya hingga tanggal 19 September 2015”, sebutnya.

Senada PPK Kec. Lirik, Mardison menyatakan bahwa pihaknya juga sudah menerima print out data DPS Pilkada Inhu dari KPU Inhu dan pihaknya  akan menempelkan DPS tersebut di kantor desa untuk mendapat tanggapan dari masyarakat. Untuk dikecamatan Lirik jumlah DPS adalah sebanyak 17.773 pemilih dengan jumlah desa sebanyak 17 desa/kelurahan. (Zal)