KPSI Bedah Rumah Ke 10. Kali Ini di Kempas

DSC_0702 - CopyTembilahan (detikriau.org) – Puluhan anggota Komunitas Pecinta Sedekah Indragiri Hilir (KPSI) kembali melakukan kegiatan sosial berupa bedah rumah. Berkah bantuan perbaikan rumah kali ini diterima oleh Saparudin, warga RT 14 RW 05, Kelurahan Harapan Tani, Kecamatan Kempas, Minggu (20/9).

Ketua KPSI H Junaidi SSos MSi didampingi anggota KPSI yang lain mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan bedah rumah yang dilakukan untuk yang kesepuluh kalinya. “Ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan yang telah kita lakukan beberapa waktu lalu. Kita menilai bahwa keluarga dari Saparudin ini memang patut dibantu, mengingat rumah yang ditempatinya sudah sangat tidak layak,” ujarnya.

H John juga mengungkapkan bahwa untuk bedah rumah kali ini pihak KPSI bekerja sama dengan CV Honda Mas Tembilahan, Toko Pecah Belah Kurnia Tembilahan dan Tim TPA (Tempat Pemprosesan Akhir) Tembilahan. “Tim bedah rumah kali ini terdiri dari 25 orang anggota TPA yang dikoordinir oleh Hendri Budiman,” ujarnya.

Selain itu dia menyampaikan bahwa dana untuk membedah rumah warga yang tidak layak tersebut juga bersumber dari dana donatur yang disebut dengan pesedekah. “Kami tidak menentukan berapa nilai nominal yang harus disumbangkan, berapapun yang mereka berikan kami terima, baik itu berbentuk material ataupun uang tunai,” jelasnya.

Kedepan, H Junaidi atau yang kerap disapa H John ini mengharapkan akan lebih banyak lagi masyarakat terutama yang mempunyai rezeki lebih yang tergerak hatinya mau memberikan bantuan dan sedekah kepada masyarakat lain yang tidak mampu. “Tak terkecuali jika seandainya pemda juga mau ikut membantu, kami akan menerima dan menyalurkannya kepada yang berhak,” tuturnya. (way/rls)




Arifin: Jika Kabut Asap Belum Pudar, Pawai Takbir Idul Adha 1436 H Ditiadakan

Kabag Kesra Setdakab Inhil, M Arifin
Kabag Kesra Setdakab Inhil, M Arifin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Arifin menyatakan, pawai takbir Idul Adha 1436 H mendatang terancam batal. Hal tersebut disebabkan karena kondisi asap di Inhil saat ini masih belum stabil.

“Jika kondisi asap di wilayah kita masih belum stabil, maka kita dari Pemkab tidak menganjurkan untuk tidak melaksanakan pawai takbir,” ungkap Arifin kepada awak media, Senin (21/9/2015).

Menurutnya, untuk memeriahkan perayaan Idul Adha itu tidak hanya bergantung kepada pawai takbir. Bahkan katanya tanpa pawai pun tidak akan mengurangi kemeriahannya dari pada tetap melaksanakan pada kondisi udara berbahaya.

Yang ada katanya hanya sebatas kegiatan takbiran di Mesjid-mesjid dan Mushola, jikapun ada pawai takbir, itu bukan dari Pemkab, melainkan kegiatan dari segelintir kelompok saja baik di kecamatan maupun desa dan kelurahan.

Begitu juga sebaliknya, jika dalam waktu dekat kondisi alam di Inhil stabil, maka pawai takbir pun akan digelar sebagaimana biasanya. (mirwan)




Antisipasi Diare, Masyarakat Disarankan Konsumsi Air Bersih Yang Sudah Dimasak

diare pada anakTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) disarankan untuk mengkonsumsi air bersih yang telah dimasak terlebih dahulu. Langkah ini, menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, dr Saut Pakpahan, dalam upaya mencegah tertularnya berbagai penyakit, seperti diare ketika musim kemarau panjang yang melanda Negeri Seribu Parit saat ini.

Dikatakan Saut, selain mengkonsumsi air bersih yang telah dimasak, masyarakat juga dianjurkan agar menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, yakni mandi, cuci dan kakus (MCK)

“Jadi, jangan gunakan air parit atau sungai yang kotor, karena akan mendatangkan penyakit,” tutur Saut saat ditemui detikriau.org usai mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dijelaskan, dengan kondisi kemarau panjang yang melanda Kabupaten Inhil saat ini, tentunya seluruh wilayah sangat berpotensi terhadap penyebaran penyakit diare.

Oleh karena itu, lanjut dokter spesialis penyakit dalam ini, seluruh masyarakat harus tetap waspada dan melakukan langkah antisipasi sejak dini, seperti dengan selalu menggunakan dan mengkonsumsi air bersih.

“Tapi jika sudah terkena penyakit diare, langsung obati dengan meminum larutan air gula, garam dan oralit atau berobat langsung ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat,” imbuhnya. (adi/adv)




Dua Tahun Cabuli Anak Tiri, Pria Bejat Warga Tembilahan Ini Dipolisikan

Gbr ilistrasi
Gbr ilistrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Perbuatan SJL (42) warga jalan H Sidik lorong Merak Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpaksa diamankan petugas kepolisian karena terbukti telah melakukan pencabulan terhadap anak tirinya IS (11) di kediamannya.

Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Senin (21/9/2015) mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima bahwa tindak pidana ini telah sering dilakukan pelaku terhadap korban sejak setahun yang lalu.

Dijelaskan, peristiwa ini mula diketahui pada hari Minggu (20/9/) ketika itu sekitar pukul 18.00 WIB kakak korban datang kepada ibunya dan menceritakan semuanya terkait perbuatan ayah tirinya itu. Mendengar itu, sang ibu mendesak korban untuk mengaku apa yang telah dilakukan pelaku.

“Dengan desakan itulah, akhirnya korban mengakui bahwa ayah tirinya sering melakukan pencabulan sejak tahun 2013 sampai tanggal 9 September 2015. Setiap melakukan tindakan, pelaku selalu mengancam untuk tidak menceritakan kepada siapapun,” terang Warno.

Lebih lanjut ia menjelaskan, setiap aksi yang dilakukan pelaku selalu kondisi rumah dalam keadaan sepi. Jenis cabulnya mulai dari memegang hingga merusak keperawanan.

Saat ini, korban telah dilakukan pemeriksaan visum et revertum. Sedangkan pelaku telah diamankan tim Reskrim Polres Inhil dan akan dilakukan proses lebih lanjut. (mirwan)




Bupati Rohil Sandang Gelar “Datuk Paduko Rajo”

anugerahBagansiapi-api, detikriau.org – Bupati Rokan Hilir, H Suyatno menerima gelar Datuk Paduko Rajo dari Pucuk adat di Kecamatan Pujud dan Tanjung Medan sempena kenduri memperingati Satu Abad Kampung Pujud yang dipusatkan di Balai Kerapatan Adat Pujud. Disamping Bupati, gelar juga diberikan kepada dua tokoh lainnya yakni, mantan Gubri, Saleh Djasit dengan gelar Datuk Sri maha Rajo dan Ketua DPRD Rohil Nasruddin Hasan dengan gelar Datuk Setia Amanah, Sabtu (19/9)

menerima gelar itu, Saleh Djasit menyampaikan perasaan haru. Dirinya menilai bahwa adat istiadat di Pujud masih hidup hingga saat sekarang ini.

“Saya mengucapkan selamat Hari Jadi Pujud ke-100 tahun, diharapkan dengan umur yang sudah mapan ini lebih maju dan berkembang terutama para generasi mudanya,” kata Saleh.

Sementara itu, Bupati Suyatno juga menyampaikan bahwa gelar sekaligus juga amanah dan harus dipertanggungjawabkan baik didunia dan akhirat “ saya berjanji gelar itu akan saya pertahankan hingga akhir hayat,” ucapnya.

Acara satu abad Kampung Pujud dan pemberian gelar adat itu dihadiri para Asisten, staf ahli, kepala dinas, camat, datuk penghulu se-Kecamatan Pujud, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat. (humas /adv)




Panwas Inhu Adakan Bimtek Kepada PPL

“mempersiapkan petugas PPL dalam melaksakan tugas dan wewenang sesuai Undang-Undang Nomor 1 tahun 2015, tentang Pilkada”

Ketua Panwaslu Inhu, Mulya Santoni, Foto: net
Ketua Panwaslu Inhu, Mulya Santoni, Foto: net

Rengat (detikriau.org) – Sukseskan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (INHU), Panitia Pengawas (Panwas) Inhu mengaku pihaknya sudah melaksanakan bimbingan teknis kepada anggota Pengawas Pemilihan Lapangan  (PPL) se Kab. Inhu. Bimtek itu dilaksanakan pada tanggal 19 dan 20 September 2015 yang lalu.

Menurut Ketua Panwaslu Kab. Inhu,  Mulya Santoni kegiatan Bimtek tersebut dibagi dalam dua zona, yakni  zona I meliputi Kecamatan Rengat Barat yang diikuti PPL dari tujuh Kecamatan, yakni Kecamatan Rengat Barat, Rengat, Kuala Cinaku, Lirik, Seberida, Batang Cinaku dan Batang Gansal.

“Sedangkan Bimtek PPL zona II meliputi Kecamatan Pasir Penyu, Sei Lala, Lubuk Batu Jaya, Kelayang, Rakit Kulim, Peranap dan Batang Peranap.” Ujar Mulya Santoni, senin (21/9/2015)

Disampaikannya Bimtek PPL ini bertujuan untuk mempersiapkan petugas PPL dalam melaksakan tugas dan wewenang sesuai Undang-Undang Nomor 1 tahun 2015, tentang Pilkada yang diatur dalam pasal 35 bahwa PPL mempunyai tugas dan wewenang dalam mengawasi tahapan Penyelenggara Pemilihan ditingkat desa atau Kelurahan.

Secara teknis ditambahkannya, pelaksanaan Pengawasan Pemilihan adalah kegiatan mengamati, mengkaji, memeriksa dan menilai Proses Penyelenggaraan Pemilihan sesuai Peraturan dan Perundang-undangan.

Dia berharap seluruh Anggota PPL segera melakukan koordinasi baik secara vertikal maupun horizontal dengan pemangku kepentingan terkait sehingga tahapan-tahapan yang telah direncanakan dalam penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2015 ini dapat diawasi dan terlaksana dengan baik.

“Setiap anggota PPL mempunyai tanggung jawab dalam menjaga Stabilitas Sosial Politik ditingkat Desa dan Kelurahan, juga bersikap Profesional dalam menjalankan tugas, wewenang dan kewajiban sehingga celah kesalahan dalam bertindak yang akan mengakibatkan konflik.” Tandasnya. (zal)