Dani M Nursalam: Permasalahan Utama di Inhil, Infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan

“Pemerintah Daerah (Pemda) harus memprioritaskan pelaksanaan berbagai program serta kegiatan yang benar-benar mendesak dan perlu penanganan segera”

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam S.Pi
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam S.Pi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga kini masalah utama yang dihadapi oleh Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan harus segera dicari solusinya secara bersama-sama adalah kondisi infrastruktur, kesehatan dan pendidikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil, Dani M Nursalam saat diwawancarai di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Diakui Dani, saat ini memang ditemukan sejumlah persoalan yang dihadapi di lapangan, seperti adanya kebijakan nasional yang mengakibatkan adanya pemotongan dana perimbangan migas.

“Dengan adanya pemotongan ini, tentu kita harus mempress dan mengkaji kembali mana saja program serta kegiatan yang harus dilanjutkan dan mana yang bisa ditahan atau ditunda terlebih dahulu,” tutur Dani.

Oleh karena itu, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, Pemerintah Daerah (Pemda) harus memprioritaskan pelaksanaan berbagai program serta kegiatan yang benar-benar mendesak dan perlu penanganan segera, seperti persoalam infrastruktur, kesehatan dan pendidikan.

“Jadi, program-program yang menyentuh langsung terhadap kepentingan masyarakat harus tetap kita utamakan,” imbuhnya. (adi)




Ini Dia Manfaat Serat Dalam Sayur dan Buah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Serat adalah makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, yang sangat baik dan berfungsi untuk memelihara usus pada tubuh.

Oleh karena itu, seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) disarankan, untuk mengkonsumsi makanan-makanan yang berserat.

Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti kepada detikriau.org di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan, serat tidak dapat dicerna oleh pencernaan, sehingga serat tidak menghasilkan tenaga dan dibuang melalui tinja.

Selain itu, serat tidak untuk mengenyangkan, tetapi dapat menunda pengosongan lambung, sehingga orang menjadi tidak cepat lapar.

Adapun manfaat makanan berserat, yaitu :

  1. Mencegah diabetes.
  2. Melancarkan buang air besar.
  3. Menurunkan berat badan.
  4. Membantu proses pembersihan racun (detoksifikasi).
  5. Membuat awet muda.
  6. Mencegah kanker.
  7. Memperindah kulit, rambut dan kuku.
  8. Membantu mengatasi anemia (kurang darah).
  9. Membantu perkembangan bakteri yang baik dalam usus. (adi/adv)



IPMTI Taja Seminar Kewirausahaan

“Mindset harus dirubah dari mencari kepada menciptakan peluang kerja”

Sekretaris Badan Kesbangpol Inhil M Zuhri yusuf saat membuka kegiatan
Sekretaris Badan Kesbangpol Inhil M Zuhri yusuf saat membuka kegiatan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ikatan Pemuda Masyarakat Tempatan Indragiri Hilir (IPMTI) menggelar seminar kewirausahaan di aula Grand Hotel Tembilahan, Rabu (30/9/2015).

Seminar yang bertajukkan “ entrepreneurship is the way of life” ini dibuka resmi oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Zuhri Yusuf dan dihadiri ratusan peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa se-kota Tembilahan.

Sekretaris Badan Kesbangpol Inhil Zuhri yusuf dalam sambutannya sangat mengapresiasi atas digelarnya kegiatan itu. Sebab menurutnya, kewirausahaan tersebut merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan, apalagi dikalangan pelajar dan mahasiswa.

DSC_5548“Karena pelajar dan mahasiswa itu pola fikirnya masih jernih dan masa depan masih panjang. Harapan untuk berwirausaha itu sangat memungkinkan, kalianlah generasi muda harapan semua pihak, terutama keluarga di rumah,” ungkapnya.

Bahkan ia menyampaikan, keberadaan LSM dan mahasiswa serta pelajar adalah satu komponen yang sangat kritis terhadap permasalahan dan ini sangat dibutuhkan untuk perkembangan daerah, terutama perkembangan pola fikir masyarakat.

“Atas nama pemerintah, saya mengharapkan ikhtiar dari LSM ini dapat menjadikan lembaga perubahan pola fikir generasi baru,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, M Zainal Redo saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan ini digelar satu hari. Usai mengikuti kegiatan, seluruh peserta akan diberikan sertifikat yang tidak hanya sebagai tanda keikutsertaan pelatihan tetapi juga diharapkan akan dapat dijadikan spirit untuk menciptakan peluang usaha yang akan berguna bagi orang banyak.

“Sudah bukan jamannya lagi generasi muda berpola pikir mencari pekerjaan. Mindset harus dirubah dari mencari kepada menciptakan peluang pekerjaan.” Sampaikannya. (mirwan)




Saling Senggol, Pemicu Peristiwa Berdarah di Lorong Bengkel

“Paeng Membantah Lakukan Perencanaan Habisi Nyawa Adi”

“Hasil visum, ditubuh korban ditemukan beberapa luka tusukan dibagian belakang dan satu tusukan dibagian tengah dada”

PEtugas saat mengevakuasi jenajah korban ke RSUD PH untuk dilakukan visum
PEtugas saat mengevakuasi jenajah korban ke RSUD PH untuk dilakukan visum

Tembilahan (detikriau.org) – Fakta dibalik rubuhnya Agus diujung belati teman sekerjanya, Paeng dalam peristiwa berdarah di Lorong Bengkel Jalan Jendral Sudirman Tembilahan, awal pekan ini ternyata hanya dilatarbelakangi persoalan sepele, saling senggol.

“Tidak ada persoalan lain, hanya diawali dari ketidaksengajaan saling bersenggolan,” Ujar Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Paur Humas, Iptu Warno Akman, rabu (30/9)

Berdasarkan keterangan tersangka, diterangkan Paur Humas, pemicu peristiwa naas tersebut terjadi beberapa jam sebelum ia nekad menancapkan belati dihulu hati teman sekerjanya Adi.

“pengakuannya, motif awalnya hanya itu. tidak ada yang sengaja. Namun waktu itu korban sempat marah-marah hingga mengeluarkan perkataan yang tidak wajar, karena itu pelaku ini geram dan saat itu sempat melawan tetapi dilerai bos tempat mereka bekerja,” terang Warno.

Beberapa jam berselang, lanjut Warno, perkelahian kembali terjadi hingga Adi rubuh bersimbah darah. Hasil visum, ditubuh korban ditemukan beberapa luka tusukan dibagian belakang dan satu tusukan dibagian tengah dada.

“Pisau itu bukan senjata bekas, tetapi baru dibeli pelaku. Namun sampai saat ini pelaku tidak mengaku kalau ia merencanakan pembunuhan, hanya membeli pisau saja, kilah pelaku”Tandas Warno. (mirwan)




Diduga Berlatar Belakang Dendam, Rofi Dihadiahi Delapan jahitan di Kepala

Tembilahan (detikriau.org) – Lagi asyik duduk santai di taman kota jalan Gadjah Mada Tembilahan, Rofimansyah (16) warga jalan Telaga Biru parit 10 gang Setia Kawan Kecamatan Tembilahan dikeroyok oleh sejumlah rekan temannya, berinisial B. Akibat kejadian ini, remaja tanggung ini mengalami luka robek dibagin kepala dan harus mendapatkan 8 jahitan. Selasa (29/9/2015) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman mengatakan peristiwa pengeroyokan ini diterima pihak kepolisian dengan nomor: LP/112/IX/2015/Riau Res Inhil tentang tindak pidana penganiayaan.

“Menurut pengakuan korban, dari sejumlah pelaku itu ada satu yang dikenalnya yakni kawannya sendiri berinisial B, selebihnya ia tidak mengenali,” Sampaikan Warno, Rabu (30/9/2015).

Kronologis peristiwa itu diterangkan warno, berawal sekitar pukul 20.00 WIB, saat itu korban bersama dua temannya yakni Yusril (15) dan Rendi (15) datang ke TKP untuk bersantai. Tak lama berselang, tiba salah seorang pelaku yang dikenalnya bernama B bersama beberapa teman-temannya dan menghampiri korban.

Awalnya biasa-biasa saja, layaknya berjumpa teman. Namun berselang waktu, B bersama beberapa rekannya melakukan pengroyokan terhadap korban. Akaibat kejadian ini korban mengalami luka robek pada bagian kepala hingga dijahit sebanyak 8 jahitan.

“Ketika ditanya apa motifnya, korban inipun juga bingung kenapa ia dikeroyok. Namun diduganya ada sedikit selisih paham pada malam lebaran kemarin dan diduga karena dendam,” jelasnya.

Saat ini, kasus ini masih dalam penyelidikan. Sedangkan B dan teman-temannya masih dalam pengejaran oleh petugas Polres Inhil. (mirwan)




APK Pilkada Belum Terpasang, Kinerja KPU INHU di Nilai “Lamban”

Pasangan calon Pilkada Inhu. Foto: kabarinhu
Pasangan calon Pilkada Inhu. Foto: kabarinhu

Rengat (detikriau.org) – Tim Penghubung/LO pasangan calon bupati dan wakil bupati Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto dan Khairizal, Agus Budiono menilai kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Inhu  “lamban”  dalam menyikapi permasalahan Alat Peraga Kampanye (APK) Pilkada Inhu yang hingga saat ini belum juga dipasang.

“kita menyesalkan kinerja KPU Inhu karena hingga saat ini, APK Pilkada Inhu juga belum dipasang”, Sampaikannya kepada sejumlah wartawan. Rabu (30/9/2015)

Dikatakannya  Pihaknya merasa dirugikan padahal  kabupaten yang ada di Riau lainnya,  sudah memasang APK pasca lebaran Idul Adha tahun 2015. “kita dirugikan, berbeda dengan kabupaten lain yang ada di Riau sudah memasang APK pasca lebaran”, katanya.

Meskipun demikian, Agus menyatakan pihaknya akan tetap menghormati aturan yang berlaku dan tidak akan berani memasang APK kecuali yang hanya diperbolehkan, misalnya kaos, stiker, topi atau lain-lainnya.

Dia juga mendesak KPU Inhu agar segera dapat menyelesaikan permasalahan ini, karena tahapan kampanye  sudah memasuki pertengahan jalan namun pemasangan APK Pilkada Inhu juga belum ada kejelasan.

Sementara itu, Watno (Sekretaris KPU Inhu) mengatakan, pengadaan APK Pilkada Inhu sudah dalam proses lelang dan mudah-mudahan pemasangan APK sudah dapat dilakukan pada pertengahan oktober 2015. (Zal)