Pemkab Inhil Pastikan Serius Tuntaskan Persoalan PT IGJA dan Masyarakat Sungai Bela

Kabag Humas Setdakab Inhil, Ahmad Ramani
Kabag Humas Setdakab Inhil, Ahmad Ramani

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) berjanji untuk serius menangani persoalan PT Indogreen Jaya Abadi (IGJA)   terkait pengaduan dugaan kerugian yang ditimbulkan perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan ini terhadap masyarakat Dusun Bungus dan Sungai Ular Desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra.

“Kita sangat serius menangani, hal ini sudah dibuktikan dengan berbagai upaya yang telah kita lakukan melalui dinas terkait,” kata Kabag Humas Setdakab Inhil, Ahmad Ramani di hadapan awak media menyampaikan ucapan Bupati Inhil, HM Wardan Kamis (8/10/2015).

Dijelaskan, beberapa upaya tindakan tersebut adalah dengan melakukan pertemuan dengan PT IGJA pada tanggal 10 Juli lalu, dilanjutkan pada tanggal 18 September 2015 lalu juga ada dilakukan beberapa kali peninjauan ke lokasi oleh BLH Inhil sekaligus membentuk tim khusus untuk selalu memantau.

Pada intinya, ia menegaskan bahwa Pemkab sudah melakukan beberapa upaya untuk menangani persoalan tersebut. Bahkan 3 bulan yang lalu, Bupati Inhil bersama kepala dinas terkait, Kabag Humas dan Upika Kecamatan juga sudah pernah mengunjungi secara langsung lokasi.

“Saat ini PT IGJA juga telah diberi sanksi berdasarkan UU no 32 tahun 2009 pasal 1 ayat 2 yang menjelaskan bahwa Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan penegakan hukum,” paparnya.

Menurut dia saat ini upaya yang telah dilakukan oleh Pemkab Inhil dalam menangani permasalahan ini sudah sangat maksimal, namun penanganannya tetap harus sesuai jalur dan prosedur yang berlaku.

“Negara kita kan negara hukum, semua harus sesuai ketentuan dan penanganannya berproses, kemudian kita juga harus meninjau dari segala sisi,” tandasnya. (mirwan/adv)

 

Ralat penulisan nama perusahaan:

Dalam pemberitaan sebelumnya tertulis, PT Indogrand Jaya Abadi (IJA). Seharusnya, PT INDOGREEN JAYA ABADI (IGJA)




Warga Desa Sungai Bela Pinta DPRD Bantu Kesusahan Warga

unnamedTembilahan (detikriau.org) – Warga masyarakat Sungai Bungus dan Sungai Ular Desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra meminta DPRD Inhil untuk membantu kesusahan yang mereka alami. Masuk dan beroperasionalnya PT Indogrand Jaya Abadi (IJA) dituding menjadi penyebab kemelaratan warga.

Disampaikan salah seorang warga desa sungai bela, halide, perusahaan telah mencaplok lahan perkebunan milik warga. Bukan hanya itu, akibat aktifitas perusahan, kerusakan alam juga mulai terjadi. Lahan perkebunan waarga berhampiran terserang hama kumbang dan monyet. Akibatnya, panen anjlok dan sumber penghasilan keluarga terhenti.

Dikenang Halide, sebelum masuknya perusahaan, kebun kelapa miliknya mampu menghasilkan puluhan ribu kelapa, kini hanya tinggal ratusan. selain itu halidi juga mengatakan ada 50 warga yang kebunnya telah rusak akibat serangan hama. Ia berharap dprd inhil beserta instansi terkait dapat membantu permasalahan warga yang ada di desa sungai bela kecamatan kuindra.

Dalam kesempatan itu, ketua dprd inhil, Dani M Nursalam juga berjanji akan mengambil langkah-langkah cepat bersama instansi terkait dilingkungan pemerintah kabupaten inhil. seperti dinas perkebunan, kehutanan, badan lingkungan hidup, dan badan perijinan untuk segera melakukan tindak lanjut atas permasalahan warga tersebut.

bila nantinya terbukti pihak perusahaan ada yang melakukan pelanggaran aturan maka dprd inhil dapat dengan tegas mengajukan kepada badan perizinan untuk mencabut izin perusahaan tersebut.

 

BERIKUT WAWANCARA detikriau.org DENGAN SALAH SATU MASYARAKAT DESA SUNGAI BELA DAN KETUA DPRD KAB. INHIL

unnamed

 




Puluhan Bidan di Inhil Ikuti Lomba Cerdas Cermat dan Penyuluhan

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Puluhan bidan perwakilan seluruh kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti lomba cerdas cermat dan penyuluhan, Rabu (7/10/2015) kemaren.

Kegiatan yang dipusatkan di aula Wilaya Kusuma Kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil, Jalan M Boya Tembilahan ini, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-64 di Kabupaten Inhil.

Ketua IBI Cabang Inhil, Fitri Astuti SST mengatakan, guna memeriahkan dan menyemarakkan peringatan HUT IBI tahun 2015 ini, pihaknya menggelar berbagai kegiatan.

“Selain pelayanan KB-Kes, kita juga melaksanakan kegiatan seperti hari ini, yang pesertanya adalah anggota IBI se-Inhil,” tutur Fitri.

Sedangkan pada puncak peringatan HUT IBI yang jatuh pada tanggal 27 Oktober nanti, lanjut Fitri, pihaknya akan menyelenggarakan kegiatan seminar, yang dilaksanakan di Gedung Daerah Engku Kelana, Jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan.

“Seminar ini tentang hipnoterapy, tujuannya untuk meningkatkan kompetensi bidan dalam memberikan pelayanan kesehaan bagi masyarakat,” terangnya.

Oleh karena itu, Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes) di Diskes Inhil ini berharap, seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses.

“Kegiatan-kegiatan ini, juga dalam upaya mempererat tali silaturrahmi dan saling memberi dukungan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di lapangan,” imbuhnya. (adi/adv)




Mendagri Perintahkan jajaran Pemda Jemput Bola dan Pengobatan Gratis Bagi Penderita ISPA

Tembilahan (detikriau.org) – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memerintahkan jajaran pemerintah daerah termasuk Riau untuk turun langsung menjemput masyarakat yang menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kabut asap kebakaran lahan dan hutan.

“Kami yang pertama sudah kirim radiogram untuk penanganan asap berupa koordinasi pemda sampai ke tingkat kecamatan. Kemudian, melakukan jemput bola terhadap masyarakat yang terjangkit ISPA,” ujar Tjahjo dikutip dari laman kompas, Rabu (7/10/2015).

Menurut Tjahjo, instruksi jemput bola tersebut terutama dilakukan di daerah Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, sebagai daerah yang paling banyak terdampak asap. Menurut dia, penanganan korban menjadi skala prioritas utama, selain upaya memadamkan api.

Tjahjo meminta pemda untuk berkoordinasi dengan petugas dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan petugas dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup dalam membantu evakuasi korban kabut asap. Selain itu, Tjahjo juga memerintahkan agar korban kabut asap dapat menerima pengobatan secara gratis.

Gubernur dapat melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, juga dengan perusahaan swasta untuk berpartisipasi membantu biaya pengobatan warga yang terdampak kabut asap.

“Kalau menunggu berobat, lokasinya kan jauh. Untuk itu, Puskesmas 24 jam, rujukan ke RSUD juga 24 jam buka. Bahkan swasta juga, kami menghimabu untuk memberikan pengobatan secara gratis,” kata Tjahjo. (kompas/dro)




6 Ketua TP PKK Kelurahan di Kecamatan Tembilahan Abstain, Zulaikah Berang

Ketua TP PKK Menyampaikan sambutan saat membuka Acara Pembukaan Pembinaan dan Penilaian Dasa Wisma di Kecamatan Tembilahan Kota
Ketua TP PKK Menyampaikan sambutan saat membuka Acara Pembukaan Pembinaan dan Penilaian Dasa Wisma

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan mengaku kecewa dengan sejumlah kader PKK Kecamatan Tembilahan. Bagaimana tidak, pada saat ia melakukan kunjungan dan penilaian dasa wisma di kantor Camat Tembilahan, Rabu (7/10/2015), 6 dari 8 Ketua PKK Kelurahan Kecamatan Tembilahan Abstain.

“Saya merasa kecewa dengan para ketua TP PKK Kelurahan yang tidak hadir pembinaan pada hari ini. Dari 8 Kelurahan, hanya dua ketua PKK yang hadir,” ungkap Zulaikhah usai mengabsen satu persatu Ketua TP PKK Kelurahan.

Kunjungan Ketua TP PKK di Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan
Kunjungan Ketua TP PKK di Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan

Harusnya lanjut Zulaikhah, PKK di ibu kota Kabupaten ini menjadi contoh yang baik dengan PKK-PKK yang ada di kecamatan-kecamatan yang lain. Diketahui, ketua TP PKK Kecamatan Hj Sri Bintang Syatir Hasan tidak ada di tempat karena sedang berada di luar kota karena harus memeriksa kondisi kesehatannya.

“Apakah karena tidak ada ketua TP PKK Kecamatan jadi alasan ketidakhadiran para ketua TP PKK Kelurahan,” tanya istri Bupati ini.

Kata Zulaikah, Kecamatan Tembilahan merupakan kecamatan ke 11 yang dikunjungi untuk melakkukan pembinaan dan penilaian dasa wisma.

Istri Bupati Inhil ini mengaku awalnya sempat berharap kepada Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan hulu akan menjadi TP-PKK terbaik dalam segala hal, baik tertib administrasi, dasa wisma maupun apa saja yang berkaitan dengan mensejahterakan Keluarga.

“Tapi sepertinya terbalik, karena di kecamatan lain yang kami kunjungi, antusias mereka untuk mengikuti pembinaan luar biasa, itu karena mereka merasa informasi yang mereka dapatkan dari pembinaan sangat mereka rasakan,” Singgung Zulaikah. (mirwan)




Pemkab Inhu lakukan Rapat Persiapan Kunjungan Presiden RI

Pj Bupati Inhu, Kasiarudin. Foto: net
Pj Bupati Inhu, Kasiarudin. Foto: net

Rengat (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (INHU) laksanakan rapat persiapan rencana kunjungan Presiden RI, Jokowidodo, Rabu (7/10/2015)

Kegiatan yang berlangsung di Aula kantor Bupati ini dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati, Kasiarudin dihadiri Kapolres Inhu, Ari Wibowo, Dandim Inhu, Edison S Sinabutar, Sekda Inhu, Isjawardi, sejumlah kepala SKPD di lingkungan pemkab Inhu,  serta tujuh camat yang daerahnya akan dilalui oleh preisden RI bila menggunakan jalan darat dari perbatasan Kabupaten Inhil menuju Sumatra Barat.

Kasiarudin dalam sambutannya mengatakan, Presiden RI dijadwalkan akan mengujungi tiga propinsi, yakni propinsi Sumatra Barat, Propinsi Jambi dan Propinsi Riau. Namun jadwal kunjungan ke Provinsi Riau belum didapatkan kepastian.

Meskipun demikian sebut mantan Staf Ahli Gubernur Riau ini, Pemkab Inhu akan tetap mempersiapkan bila Presiden RI dari Jambi menuju  Sumatra Barat menggunakan jalan darat maka Presiden RI akan melewati Kab Inhu.

Dia meminta kepada camat yang rutenya akan dilalui oleh Presiden RI untuk mempersiapkan segala sesuatu, misalnya pemasangan spanduk tentang himbauan  tidak membakar hutan dan lahan.  “Puskesmas juga harus siaga, dipersiapkan obat-obatan, dokternya dan lain-lainnya” Ingatkan Pj Bupati

Dijelaskannya, hingga saat ini Pemkab Inhu masih menunggu kepastian dari Pemprov Riau tentang jadwal kunjungan Presiden RI. Bila  kepastian jadwal sudah didapatkan maka pihaknya akan kembali melakukan rapat persiapan menghadapi kunjungan Presiden RI di Kab. Inhu. (Zal)