Sakit, Tiga Jammah Haji Inhil Masih Berada di Tanah Suci

Kepala Kemenag Inhil Drs. H. Azhari, MA
Kepala Kemenag Inhil Drs. H. Azhari, MA

Tembilahan (detikriau.org) – Tiga orang jamaah haji asal Kabupaten Indragiri Hilir terpaksa di tunda kepulangannya ketanah air, pasalnya salah satu dari tiga orang jemaah haji inhil tersebut mengalami gangguan kesehatan dan harus di rawat di rumah sakit king abdul azis mekah.

Menurut Kepala Kantor Kemenag Inhil, Azhari, jemaah haji inhil yang di rawat ini atas nama khadijah warga tembilahan hulu, sementara dua orang jammah lainnya adalah toha dan murniyati warga kecamatan enok yang tidak lain merupakan keluarga untuk menemani khadijah berobat ditanah suci.

“Ketiga jamaah haji kita itu satu keluarga, kita berharap ketiga ini nantinya dapat di pulangkan bersama jemaah haji kloter dua puluh yang akan di jadwalkan serempak bersama kepulangan 4 jemaah haji inhil cadangan yang sekarang ini juga masih ada di mekah.”: Sampaikan Azhari, kemaren

Walaupun di tunda kepulangannya, Azhari memastikan ke tiga jemaah haji inhil yang masih berada ditanah suci mekah tersebut masih berada dalam pengawalan dari panitia pemberangkatan haji nasional yang sampai saat sekarang ini masih berada di tanah suci mekah.(fa)




Ketua DPRD Inhil Dani : Buat Apa Ada Perusahaan Jika Merugikan Masyarakat

“Pemkab Inhil Diminta Lakukan Langkah dan Upaya Konkrit tuntaskan persoalan masyarakat Dusun Bungus dan Sungai Ular Desa Sungai Bela Kecamatan Kuala Indragiri”

 

DSC_5639 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Berbagai persoalan yang timbul antara masyarakat dan perusahaan akhir-akhir ini hendaknya dapat menjadi perhatian serius untuk segera diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat diwawancarai oleh sejumlah awak media usai memimpin hearing bersama perwakilan masyarakat dusun Bungus dan Sungai Ular Desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra di Ruang Banggar Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Dani, baru saja pihaknya mendapat pengaduan dari masyarakat yang menyatakan bahwa perkebunan kelapa milik mereka diserang oleh hama kumbang, yang disebabkan aktifitas salah satu perusahaan di wilayah tersebut.

Selain itu, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, juga terjadi pencaplokan lahan masyarakat yang dilakukan oleh pihak perusahaan secara terang-terangan.

“Ini mesti dicari solusi dan jalan keluar secepatnya, karena berhubungan langsung dengan hajat hidup orang banyak,” tutur Dani.

Dani juga meminta kepada Pemkab Inhil melalui SKPD terkait, untuk mengambil serta melakukan langkah dan upaya konkrit dalam penyelesaian persoalan tersebut di lapangan, yang tentunya berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Untuk apa ada perusahaan, tapi merugikan masyarakat. Jadi, kita harapkan keberadaan perusahaan dapat memberikan multiplayer efek yang luar biasa bagi masyarakat,” pungkasnya. (adi/adv)




Jelang Pilkades Serentak, Balon Diminta Ikuti Tahap Pendaftaran dan Lengkapi Persyaratan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk mengikuti tahap-tahap pendaftaran dan melengkapi berbagai persyaratan yang telah ditetapkan.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Inhil, H Yulizal saat mengikuti hearing bersama Komisi I di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Yulizal, demi kelancaran dan suksesnya perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, yang rencananya digelar pada tanggal 25 November 2015 mendatang di 96 desa di Kabupaten Inhil, maka kepada perangkat desa diharapkan untuk tidak mempersulit balon kades, seperti dengan enggan mengeluarkan surat keterangan domisili yang menjadi salah satu suarat pendaftaran Pilkades.

“Kalau memang mereka (balon kades, red) memiliki KTP dan KK, serta tidak pernah pindah dari desa tersebut, maka tidak ada alasan untuk tidak meneken surat keterangan domisili tersebut,” tutur Yulizal.

Selanjutnya, kepada para balon kades diminta, untuk tetap mengikuti tahapan pendaftaran dan memasukkan persyaratan yang telah dimiliki terlebih dahulu, karena persyaratan lainnya bisa dilengkapi menjelang berakhirnya masa pemberkasan.

“Bagi balon kades tetap saja mendaftar, kan masih ada waktu yang cukup panjang sampai tanggal 20 Oktober mendatang untuk melengkapi berkas persyaratan yang kurang tersebut,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kasubag Undang-Undang Setda Inhil, Zia Rachmad Edjis menyatakan, secara administrasi kalau seseorang sudah memiliki KTP dan KK setempat, apalagi memang bertempat tinggal disana, maka tidak ada alasan untuk mempersulit memberikan surat keterangan domisili.

“Pada dasarnya tidak ada alasan bagi Kades atau Pjs Kades tidak mengeluarkan rekomendasi bagi balon kades, selagi secara administrasi mereka memiliki KTP dan KK, serta disahkan RT,” tegasnya.

Apalagi, lanjut Zia, yang bersangkutan (balon kades, red) memiliki KTP dan KK nya tidak pernah migrasi/pindah, maka secara administrasi sah dan diakui sebagai penduduk di desa tersebut. (adi)




Bupati Inhil Ikut Dampingi Kunker Jokowi di Kampar

Bupati Inhil serta Plt.Gubri dan beberapa Pejabat medampingi Presiden meninjau Karlahut
Bupati Inhil serta Plt.Gubri dan beberapa Pejabat medampingi Presiden meninjau Karlahut

detikriau.org - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan turut mendampingi Plt Gubernur Riau, Arsadjuliandi Rachman pada penyambutan kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo di desa Rimbu Panjang Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Jum'at (9/10/2015) kemarin. Bupati itu sendiri didampingin oleh Kepala BPBD Kabupaten Inhil Yusfik, Kepala BLH Kabupaten Inhil H Encik kamal Syahindra, dan Kabag Humas Setdakab Inhil yang di wakili oleh Kasubag Dokumentasi dan Publikasi, M Fauzi.
detikriau.org – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan turut mendampingi Plt Gubernur Riau, Arsadjuliandi Rachman pada penyambutan kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo di desa Rimbu Panjang Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Jum’at (9/10/2015) kemarin.
Bupati itu sendiri didampingin oleh Kepala BPBD Kabupaten Inhil Yusfik, Kepala BLH Kabupaten Inhil H Encik kamal Syahindra, dan Kabag Humas Setdakab Inhil yang di wakili oleh Kasubag Dokumentasi dan Publikasi, M Fauzi. (humas pemkab inhil)




Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Plt Sekda Pinta Dinas Terkait Berikan Pelatihan Home Industri

surya_arfanBAGANSIAPIAPI,detikriau.org – Kelenteng Ing HokKing yang berada di tengah pusat Kota Bagansiapi-api, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil, setiap tahunnya selalu ramai dikunjungi pengunjung. Seperti adanya pelaksanaan ritual bakar tongkang.

Sebagai salahs atu daerah tujuan wisata, kata Plt Sekda Rohil, Drs H Surya Arfan MSi, setiap tahun pengunjung dari dalam maupun luar daerah dan bahakan mancanegara berdatangan ke Bagansiapi-api. Di antaranya seperti saat pelaksanaan iven ritual bakar tongkang dan sembahyang kubur dam perayaan Imlek.

Melihat kondisi seperti ini, instansi terkait dimintanya untuk lebih jeli dalam membaca dan menangkap peluang terutama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satu di antaranya melalui kegiatan pelatihan home industry.

“Kami harapkan instansi terkait bisa memberikan program pelatihan home industry kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan peluang untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” kata Surya.

Dengan adanya produk home industry, tentunya dapat menjadi buahtangan dari pengunjung yang dating ke Rohil, tandasnya. (humas / adv)




Sempat Meningkat, Kasus Diare di Inhil Berangsur Bisa di Minimalisir

Tembilahan (detikriau.org) – Sempat meningkatnya kasus diare di Kab Inhil sejak dua pekan kemaren kini sudah berangsur bisa dicegah. Menurunnya peningkatan kasus ini setelah diputusnya mata rantai penularan diare oleh tim dari Dinas Kesehatan Inhil.

Meski demikian, Plt Kepala Dinas Kesehatan Inhil, dr Saut Pakpahan juga terus menghimbau kepada masyarakat jika merasakan keluhan sakit untuk cepat berobat ketempat pelayanan masyarakat, baik itu puskesmas dan puskesmas pembantu terdekat.

Ia juga menghimbau kepada  masyarakat untuk memasak air sampai mendidih jika digunakan sebagai air minum maupun  untuk mencuci piring, gelas, atau pun sendok yang akan digunakan.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, akibat kemarau panjanng, masyarakat di beberapa daerah yang ada dikabupaten inhil kekurangan air bersih, hal tersebut menyebabkan warga mengkonsumsi air yang kurang bersih. Akibatnya banyak masyarakat yang ada dibeberapa daerah seperti Pelangiran, Lahang, Kotabaru, Sungaisalak, dan Tembilahan kota terserang diare. (fa)