Plt Sekda Kagumi Pesona Keindahan Pulau Tilan

kerja_satkerTANAHPUTIH,detikriau.org – KAPAL pompong yang membawa Plt Sekda Rohil, Drs H Surya Arfan Msi bersama rombongan, sore kemarin merapat di tangkahan Pulau Tilan di Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanahputih. Perasaan penuh kagum tak dapat disembunyikan Surya ketika pertama kali kakinya menginjak Pulau Tilan.

“Luar biasa sekali. Potensinya cukup bagus dan masih alami. Ini sangat potensial sekali,” kata Surya yang didampingi Asisten Administrasi Bidang Kesra, H Ali Asfar SSos Msi. Camat Tanahputih, Suryadi serta penghulu dan masyarakat.

Dengan berjalan kaki, Surya mencoba mengitari sebagian Pulau Tilan. Sorotan pandangannya tertuju pada hal yang belum pernah dilihat sebelum. Misalnya, hamparan hutan belantara yang masih alami. Apalagi di hutan tersebut terdapat beberapa pepohonan yang besar.

Pemandangan lainnya ditujukan kepada ratusan ekor kerbau dan sapi milik masyarakat yang dilepaskan secara bebas di Pulau Tilan. Kendati dilepaskan, namun kerbau maupun sapi tersebut tidak bisa meninggalkan pulau Tilan. Karena, pulau Tilan yang luasnya mencapai sekitar lima ribu hektare tersebut berada di tengah yang dibatasi sungai Rokan.

Di Bagian lainnya, satu batang pohon besar tumbuh rindang menghiasi Pulau Tilan. Pohon besar yang rindang itu dilengkapi beberapa anak tangga untuk bisa sampai ke bagian tengah. Surya dan Ali berkesempatan naik dan melakukan selfi di bagian pelantar pohon tersebut.

“Setelah dilihat, ada beberapa sektor yang bisa dikembangkan untuk mengangkat potensi di Pulau Tilan itu,” kata Surya.

Sektor tersebut diantaranya bidang pariwisata, kehutanan, pertanian dan peternakan, perikanan dan kelautan serta infrastruktur. “Sudah saatnya satker yang itu tadi terapkan sistim kerja keroyokan. Kalau ini, bisa dilakukan, pulau Tilan bisa cepat terangkat,” kata Surya.

Misalnya, hutan yang masih alami bisa ditata lagi oleh Dinas Kehutanan. Selanjutnya, Dinas Pertanian dan Peternakan bisa mengelola kerbau dan sapi untuk lebih terawat dan tertata lagi.

Termasuk Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga dapat menata dan membenahi gazebo serta lainnya.

Termasuk Dinas Perikanan dan Kelautan dapat mengolah dan memprogramkan sektor ikan air tawar di sungai Rokan. “Saya sangat yakin kalau semua satker bisa kerjasama, pulau Tilan bisa lebih cepat berkembang,” pungkasnya (humas /adv)




Bupati Irup Upacara HUT KE 13 Kecamatan Simpang Kanan

SIMPANGKANAN, detikriau.org – Tidak biasanya peringatan HUT ditingkat kecamatan dihadiri pimpinan daerah kabupaten seperti bupati. Tapi kenyataannya itulah yang terjadi, Bupati Rokan Hilir, H Suyatno turut hadir pada HUT ke-13 tahun, Kecamatan Simpang Kanan. Sabtu (19/10) kemaren.

Bupati saat itu bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Kegiatan ini dihadiri juga sejumlah anggota DPRD Rokan Hilir, upika Simpang Kanan, seluruh datuk penghulu se-Kecamatan Simpang Kanan, dan ratusan pelajar.

makna memperingati lahirnya menurut Bupati dalam amarannya, bukan saja hanya merupakan satu peristiwa yang dilihat dan dipahami dari aspek historisnya saja, Akan tetapi juga perlu melihat dan memaknai dari aspek filosofi peristiwa itu sendiri yang dapat dijadikan referensi, motivasi dan edukasi.

“Terutama buat generasi muda sebagai aset pembangunan daerah ke depannya,” katanya Bupati dalam sambutannya saat itu

Bupati saat itu mengajak kepada masyarakat Simpang Kanan untuk bisa menoleh kebelakang dan mengenang kilas balik, terbentuknya Kecamatan Simpang Kanan yang dahulunya masih merupakan suatu desa.

“Lalu kita bukakan pula mata dan melihat Simpang Kanan hari ini, sebagai salah satu kecamatan yang kemajuannya tercipta dari suatu keberagaman yang harmonis seperti, daerah dan masyarakat yang toleran, kompak, dan bersatu, serta beradat dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, kehamonisan tersebut perlu dijaga dan dipelihara karena itu merupakan modal dan memiliki nilai strategis terhadap pembangunan Kecamatan Simpang Kanan yang lebih maju dan berkesinambungan.

Usai menyampaikan amanah, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol saling bersyukur dan berbagi kebahagiaan. (humas/dro/adv)




Cara Tepat Membuat Pupuk Organik Cair

membuat-pupuk-organik-cair1Pupuk organik cair saat ini seperti sedang menjadi tren sebagai bahan penyubur tanaman pengganti pupuk yang berasal dari zat kimia. Faktor keamanan pupuk ini, menjadi salah satu alasan kenapa para petani lebih mengesampingkan pupuk kimia. Disamping itu juga, mahalnya pupuk kimia juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi petani yang tidak mempunyai modal cukup dalam bercocok tanam. Namun ada juga para petani yang mengkombinasikan kedua pupuk ini agar tanamannya memiliki kualitas yang cukup baik untuk menghasilkan panen.

Sebenarnya pupuk organik cair merupakan unsur pelengkap dalam sebuah siklus kehidupan tanaman, khususnya kandungan unsur mikro ketika menjelang tanaman tersebut berbuah. Sehingga kurang tepat juga bila kita hanya mengandalkan pupuk organik cair sebagai pupuk utama, karena tetap dibutuhkan unsur hara makro yang harus dipenuhi oleh pupuk kimia atau padat. Adapun untuk membuat pupuk organik cair itu sendiri sangatlah mudah. Anda tinggal menyiapkan bahan-bahan sebagai berikut:

ASUS-Padfone-S-Station-[PF500KL]-Titanium-Black-SKU02114297_3-20141223095917

  • Limbah rumah tangga seperti sayuran basi, buah busuk, sisa nasi atau parutan kelapa,
  • Limbah padat seperti sisa daging jeroan, udang keong ataupun ikan yang membusuk,
  • Urine hewan ataupun manusia, tetes tebu serta air cucian beras,
  • Bubuk kayu hasil penggergajian,
  • Sedangkan untuk bahan yang dibutuhkan adalah tong atau ember besar berpenutup, kayu untuk mengaduk serta jerigen plastik.

Adapun untuk memproses agar menjadi pupuk organik cair adalah sebagai berikut:

  1. Sebelum dimasukkan dalam tong, bahan limbah rumah tangga dicuci dahulu sebentar untuk menghilangkan bahan berbahaya,
  2. Limbah padat dipotong atau dirajang kecil-kecil sebelum dimasukkan ke tong,
  3. Setelah semua bahan limbah masuk, masukkan bahan cair mulai urine, tetes tebu serta air cucian beras kemudian diaduk dengan kayu hingga bahan atau limbah padat terlarut,
  4. Tutup tong dan biarkan hingga 10-15 hari, dimana setiap 5 hari, tutup dibuka sebentar sekitar 10 menit dan ditutup rapat lagi.

Pupuk organik cair ini sangat tepat jika diaplikasikan langsung pada daun, bunga maupun batang tanaman dan tidak pada media tanam. Penggunaannya juga harus hati-hati jangan sampai terlalu banyak yang nantinya malah bisa membuatnya jadi seperti hama tanaman.

Sumber: https://jokowarino.id/cara-tepat-membuat-pupuk-organik-cair/

 

micro-UOB-tabs2




Pelayanan Kembali Jadi Sorotan. PDAM TI Lagi-Lagi Kambinghitamkan Pasokan Listrik PLN

Air kotor dan kerap macet
Air kotor dan kerap macet

Tembilahan. (detikriau.org) – Krisis air bersih kembali dihadapi oleh warga kota Tembilahan, pasalnya pasokan air dari PDAM Tirta Indragiri sejak beberapa hari  yang lalu sering terjadi kemacetan, belum lagi dengan  kulaitas air yang terkadang keruh, asin dan berbau.

Kondisi buruknya pelayanan ini diakui pihak PDAM TI. Namun mereka kembali berdalis buruknya distribusi dan rendahnya kualitas air disebabkan pasokan listrik PLN yang tidak normal. baca Air Macet, PDAM TI Jangan Kambinghitamkan PLN.

Sebagaimana yang disampaikan Kabag distribusi dan produksi PDAM TI, Husni saat ditemui di ruang kerjanya mengakui terjadinya penurunan pelayanan disebabkan terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas air yang  didistribusikan oleh  perusahaan air bersih milik pemerintah daerah ini.

Husni menyatakan kondisi arus listrik  yang tidak norman dan sering padam membuat mesin produksi air bersih yang ada di pulau palas tidak  bisa beroperasi untuk  memenuhi kebutuhan warga tembilahan.

Selain itu kebocoran pipa beberapa hari yang lalu diakui juga ikut memberikan andil. Namun untuk kebocoran pipa menurut Husni  pihaknya telah berhasil memperbaiki.

“kita berharap kondisi pasokan listrik yang tidak normal bisa kembali membaik  sehigga unit  produksi dapat berjalan normal,” katanya.

Disebabkan terus merosotnya pelayanan PDAM TI ini warga mengaku aktifas  hariannya menjadi  terganggu akibat sulitnya memperoleh air bersih.

Menurut penuturan salah seorang warga tembilahan Nurliza, kesulitan air bersih yang dihadapinya telah berlangsung selama tiga hari belakangan,  ia mengaku  sejumlah pakaian dan piring kotor menumpuk dirumahnya akibat krisis air bersih ini.

“Saya berharap agar pelayanan PDAM dapat kembali normal sehinga aktifitas harian  warga tidak ikut terganggu.” Harapnya.(fa)

lego-usb-homepage-DESKTOPunnamed

 

 




Tinjau Lomba Rebana, Bupati Harapkan Even Gema Muharaam Jadi Hiburan Islami Bagi Warga Inhil.

Tembilahan. (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan mengungkapkan perasaan senang dengan antusiasme warga kota Tembilahan pada kesenian rabana yang digelar sebagai rangkaian kegiatan gema muharram tajaan Pemkab Inhil.

“Kita berharap berbagai perlombaan yang akan dilaksanakan mengisi kegiatan penyambutan tahun baru islam ini akan menjadi hiburan yang islami bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Inhil.”Sampaikan Bupati saat meninjau perlombaab rabana dilapangan jalan gadjah mada Tembilahan kemaren.

Sementara itu, pihak panitia mengatakan  perlombaan rebana ini sengaja digelar sebagai wujud dari warga inhil yang dikenal kental dengan nuansa islami, lomba rebana ini digelar untuk terus mensyiarkan ajaran-ajaran islami kepada masyarakat  di kabupaten inhil.

Perlombaan rebana sebagai bagian dari even wisata religi gema muharram ini mulai digelar di lapangan gajah mada tembilahan pada selasa.(13/10/2015) yang lalu. sebanyak 12 grup peserta dari sejumlah kecamatan ikut memeriahkan perlombaan yang digelar selama 2 malam itu.

Pihak panitia juga berharap kepada seluruh warga inhil, agar dapat terus  berpartisapasi dalam memeriahkan even wisata religi ini sampai pada puncak peringatan  yagn akan di gelar pada 10 muharram yang bertepatan dengan 23 oktober mendatang.(fa)




45 Desa di Inhil Ajukan Pencairan Dana DMIJ Tahapan ke Dua

Kepala BPMPD Inhil, H Yulizal bersama Bupati Inhil dalam sebuah kegiatan beberapa waktu lalu
Kepala BPMPD Inhil, H Yulizal bersama Bupati Inhil dalam sebuah kegiatan beberapa waktu lalu

Tembilahan. (detikriau.org) – 45 dari 179 Desa se Kabupaten Inhil sudah mengajukan permohonan pencairan dana Desa tahap ke dua.

Menurut Kepala BPMPD Inhil, Julizal, pencairan Dana Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) itu dibagi dalam tiga tahap, dimana pencairan dana tahap pertama sebesar 40 persen, tahap ke dua 40 persen dan Tahap ke tiga 20 persen.

Saat ini kata Yulizal pihaknya telah menandatangani surat rekomendasi yang masuk ke BPMPD inhil untuk proses pencairan dana desa yang kedua tersebut.

Berkas pencairan dana pada 45 desa tersebut sekarang ini sudah masuk di bagian Keuangan Pemkab Inhil.

Selain itu yulizal juga menyatakan akan melakukan pengawasan kepada seluruh desa-desa sekabupaten inhil dalam program desa maju inhil jaya yang menjadi program unggulan pemerintah kabupaten inhil tersebut imbuhnya.

Ia mengharapkan kepada seluruh desa yang belum melakukan pencairan dana desa tahap kedua, agar dapat menggesa proses administrasi pencairan. Hal ini bertujuan guna menyelesaikan pembangunan pada program desa maju inhil jaya yang tepat target dan sesuai dengan batas waktu yang di tentukan.(fa)

Mini-Carousel-Shoes-Fair