Diskes Inhil Lakukan Pertemuan Evaluasi Kelas Ibu Hamil di UPT Puskesmas Pengalihan Enok

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Seksi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB) dan Gizi melakukan pertemuan evaluasi kelas ibu hamil, di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pengalihan Enok, Sabtu (17/10/2015).

Pada kegiatan yang diikuti oleh 48 peserta, yang merupakan ibu hamil dari 6 desa yang ada di wilayah kerja UPT Puskesmas Pengalihan Enok ini, juga digelar lomba cerdas cermat ibu hamil, lomba senam ibu hamil dan lomba pengetahuan ibu hamil tentang pelaksanaan kelas ibu hamil.

Turut hadir saat itu, Ketua TP PKK Kecamatan, Kelurahan dan Desa, Kepala UPT Puskesmas Pengalihan Enok dan jajaran, Bidan Koordinator UPT Puskesmas Pengalihan Enok dan UPT Puskesmas Sungai Salak, Kepala TU UPT Puskesmas Enok, seluruh bidan yang ada di wilayah tugas UPT Puskesmas Pengalihan Enok.

image_1Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan ini, adalah agar ibu hamil mengetahui manfaat dari buku KIA dan ibu hamil, serta keluarga tahu apa saja yang harus didapatkan pada ibu dan anak, baik dari masa hamil, persalinan dan nifas sehingga ibu selamat, sehat bayi  selamat, sehat dan cerdas.

“Untuk Kabupaten Inhil, yang melaksanakan kegiatan seperti ini baru UPT Puskesmas Pengalihan Enok,” tutur Kepala Diskes Inhil melalui Kasi KIA, KB dan Gizi, Siti Munziarni kepada detikriau.org melalui telepon selulernya, Minggu (18/10/2015).

Dijelaskan wanita yang akrab disapa Imun ini, kegiatan tersebut merupakan salah satu inovasi yang dilakukan Puskesmas untuk peningkatan kesehatan ibu dan anak.

“Atas nama Diskes, kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada jajaran UPT Puskesmas Pengalihan Enok dan bidan koordinator atas kerjasama yang telah dilakukan dengan lintas program dan lintas sektor terkait, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana sesuai yang diharapkan,” tambahnya.

Selanjutnya, Imun berharap semoga kedepannya seluruh Puskesmas yang ada di Negeri Seribu Parit ini dapat melakukan inovasi-inovasi program kesehatan, salah satunya program kesehatan ibu, anak dan gizi.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan kesepakatan pelaksanaan kelas ibu hamil untuk seluruh desa yang ada di wilayah kerja UPT Puskesmas Pengalihan Enok. (adi/adv)




Milad ke 51, Kubu Golkar Aburizal Bakri di Inhil Bagi-Bagi Dua Ribu Kotak Air Mineral

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Pimpinan Daerah II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Indragiri Hilir kubu Aburizal Bakrie membagi-bagikan sebanyak dua ribu kotak air mineral kepada masyarakat di Kota Tembilahan dan sekitarnya, Minggu (18/10/2015).

Pembagian air mineral secara gratis ini, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar ke-51 tahun 2015.

“Kita ikut peduli dengan musim kemarau berkepanjangan ini, sehingga sebagian masyarakat kita kesulitan air bersih, untuk itu sempena memperingati hari jadi Golkar ke 51 ini, kita serahkan bantuan air mineral kepada masyarakat, ” tutur Ketua DPD II Golkar Inhil, Aprizon SP.

potty-ida-slide490x110Aprizon didampingi beberapa pengurus Golkar Inhil seperti H Ferryandi dan H Yusuf Said menjelaskan, air mineral yang dibagi-bagikan sebanyak 2000 kotak.

Terkait dengan kondisi partai berlambang pohon beringin yang sampai saat ini masih ada dualisme kepengurusan di pusat, Aprizon yakin pihaknya di bawah pimpinan Abu Rizal Bakri akan dinyatakan sebagai kepengurusan yang sah secara nasional.

“Kita yakin hasil persidangan pada tingkat  Kasasi, kepengurusan ARB yang akan keluar sebagai pemenang,” tambahnya.

Selain menyerahkan air mineral, sebelumnya juga dilaksanakan malam ramah tamah dan hiburan di Kantor DPD II Golkar Inhil di Tembilahan, Sabtu (17/10/2015) malam.

“Sesuai motto Golkar, datang dan hidup bersama rakyat, kita terus berupaya agar program yang dilaksanakan bisa membantu masyarakat, Suara Golkar Suara Rakyat, ” kata Ferryandi. (adi)

 

fincook-d1-kul




Hanya Karena Omelan, Bapak Ini Hajar Tetangganya Hingga Luka-Luka

PELANGIRAN (detikriau.org) – Siti Aimah alias Iti (38) warga Parit Rambai Desa Simpang Kateman Kecamatan Pelangiran terpaksa dilarikan ke Puskesmas, karena mengalami luka-luka pada bagian kepala dan telinga sebelah kiri akibat pukulan gelas oleh tetangganya sendiri, S (40) di depan rumah pelaku, Sabtu (17/10/2015) kemarin.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, insiden itu bermotif ketika korban pulang dari pasar sekitar pukul 14.00 WIB. Waktu itu ia membawa sejumlah barang belanjaannya dengan cara menjunjung. Ketika korban sampai di TKP, tiba-tiba barang belanjaannya tersangkut kabel lampu milik pelaku hingga barang belanjaannya terjatuh.

“Saat itu korban ini sempat emosi sembari mengomel karena keberadaan kabel lampu itu menyebabkan barang belanjaannya terjatuh. Omelannya didengar oleh pelaku hingga membuat pelaku emosi,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, Minggu (18/10/2015).

D2-Pesta-diskon-DSLRLebih lanjut PAUR Humas menerangkan, selang beberapa saat pelaku langsung mengejar korban dan menarik rambutnya dengan membawa satu gelas kaca.

Waktu itu sempat dilerai oleh seorang saksi, Inah (22) yang sedang berada di TKP. Namun leraian itu tidak membuahkan hasil karena pelaku menendang si saksi ini hingga terjatuh.

Pelakupun kembali mengampiri korban dan langsung memukulkan gelas kaca tersebut ke kepala korban bagian sebelah kiri dan mengakibatkan luka-luka dengan terpaksa dirawat di Puskesmas Kecamatan Pelangiran.

“Saat ini korban masih dirawat di Puskesmas Pelangiran dengan luka robek di bagian sebelah kiri dengan 7 jahitan dan daun telinga sebelah kiri korban sebanyak 5 jahitan,” kata Warno.

Sedangkan pelaku, kini telah diamankan polisi tanpa perlawanan di Mapolsek Pelangiran untuk diminta keterangan lebih lanjut. (mirwan)




Sebelum di Semampau, Jago Merah Juga Lalap Satu Rumah Warga di Kempas

IMG_20151018_092905Kempas (detikriau.org) – Sebelum peristiwa kebakaran di Semampau Kelurahan Tembilahan Kota, kebakaran juga menimpa rumah milik Dedi Susanto (25) di desa Bayas Jaya Kecamatan Kempas, Sabtu (17/10/2015) kemarin sekitar pukul 20.30 WIB.

Menurut informasi dari kepolisian, penyebab kebakaran itu diduga konsleting aliran listrik bersumber dari PLN. Sebab colokan rice cooker dalam kondisi terpasang. Waktu itu rumah dalam keadaan kosong ditinggalkan Dedi dan istrinya sejak pukul 19.30 WIB.

“Dari keterangan korban, rumah ditinggalkan dalam keadaan listrik PLN tidak menyala, tetapi colokan Rice Cooker dalam keadaan terpasang ke terminal listrik,” ungkap Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, Minggu (18/10/2015).

d1-hpSekitar pukul 20.30 WIB saat korban tiba di rumah, rumah sudah terbakar di bagian dapur dan sontak ia teriak meminta pertolongan kepada warga setempat.

Tak lama kemudian sejumlah wargapun berbondong-bondong membantu memadamkan api. Dikarenakan rumah berbahan kayu, api dengan cepat melalap hingga ludes secara keseluruhan.

Akibat kejadian tersebut sejumlah barang-barang berharga milik korban ikut ludes diantaranya surat – surat penting, uang tunai dan semua perabotan rumah, diperkirakan kerugian materi
lebih kurang Rp 25 juta. (mirwan)

 




5 Unit Rumah dan 1 Warung Nasgor di Semampau Hangus Terbakar

foto1068 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sedikitnya 5 unit rumah dan 1 unit warung nasi goreng di RT 01 RW 08 jalan Semampau Tembilahan ludes jadi abu, Minggu (18/10/2015) dini hari, sekitar pukul 2.30 WIB.

Penghuni kelima rumah tersebut adalah Munawir, Sufiansyah, Irwansyah, Subhan dan Aman. Sedangkan pemilik warung nasi goreng adalah Aman. Secara keseluruhan sebanyak 8 KK dan 34 jiwa.

Berdasarkan informasi dari Ketua RT setempat, Amat Firdaus kepada detikriau.org, kebakaran itu mula dihebohkan warga sekitar jam 3.00 WIB. Sebelumnya warga lain tidak mengetahui, kondisi yang ada sebatas kucar-kacir sejumlah korban menyalamatkan diri masing-masing.

Mini-Carousel-Shoes-Fair“Setelah warga lain bangun, api itu sudah sangat besar,” kata Amat Firdaus. Meski begitu, ketua RT ini memastikan dari peristiwa itu tidak sampai memakan korban jiwa.

“Petugas Damkar tiba sekitar jam 3 lewat sedikit dengan membawa beberapa mobil pemadam kebakaran. Sekitar jam 4.00, apipun berhasil dipadamkan oleh petugas,” tambahnya.

Untuk mula api muncul, sampai detik ini awak media belum mendapatkan informasi baik dari ketua RT hingga beberapa warga setempat.

“Kami tidak tahu, ketika kami lihat api sudah begitu besar,” ujar beberapa warga yang menyampaikan hal yang sama.

Pantauan lapangan, pagi ini tampak policeline membatasi TKP dan beberapa warga membersihkan bekas-bekas kebakaran.

Hingga berita ini dirilis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. (mirwan)




Bupati Inhil Usulkan Kegiatan Gema Muharam di Inhil Jadi Event Wisata Provinsi

Tembilahan.(detikriau.org) – Semarakkan tahun baru islam tahun 1437 hijriah, Pemkab Inhil  kembali  gelar rangkaian kegiatan bernuansa religius yang dimulai dengan pembacaan doa awal dan doa akhir  tahun pada selasa (13/10/2015) sore lalu. Bupati Inhil, HM Wardan juga telah mengusulkan peringatan gema muharram di Inhil dapat dijadikan event wisata Provinsi Riau.

Rangkaian kegiatan religiyan bertajuk gama muharram ini akan digelar selam 10 hari kedepan denga  puncak kegiatan nantinya akan digelar sejumlah penampilan seni lagu islami, buka  puasa dengan bubur asyura dan kegiatan pembacaan shalwat masal secara bersamaan di sejumlah kecamatan di kabupaten inhil yang berpusat di kota tembilahan.

Bupati mengajak seluruh warga inhil untuk bersama sama memeriahkan even wisata religi ini dengan ikut serta melaksanakan puasa di bulan muharram.

berbagai kegiatan gema muharam inhil meliputi pembacaan doa awal dan akhir tahun. lomba rebana, syair ibarat, habsyi, dan dai, penampilan musik islami dari sejumlah kabupaten,  buka puasa  bersama dan tausiyah agama oleh  da’i kondang ustadz fikri yang merupakan putra kh zainudin mz.

Pemkab inhil berharap dengan penetapan gema muharram sebagai even wisata provisni riau nantinya akan menjadikan  kegiatan ini sebagai promosi daerah dan meningkatkan nilai- nilai religius di inhil semakin meningkat. (fa)