Dewan Pinta Panitia Pilkades Bekerja Profesional

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil) meminta kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), untuk bekerja secara profesional serta sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Permintaan tersebut disampaikan Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat diwawancarai usai menghadiri Rakor Forkopimda, Camat, Upika, Lurah dan Kades se-Kabupaten Inhil, di Gedung Daerah Engku Kelana, Jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan, Senin (19/10/2015) kemarin.
Rakor yang turut dihadiri Unsur Forkopinda dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, serta Babinsa dan Babinkamtibmas ini, dalam rangka mensukseskan Pilkades serentak di Kabupaten Inhil tahun 2015.
Dikatakan Dani, saat ini tahapan-tahapan Pilkades serentak sedang berlangsung, dan sudah memasuki tahap pencalonan di masing-masing desa yang akan melaksanakan Pilkades pada tanggal 25 November 2015 mendatang.
“Kita minta Panitia Pilkades berpegang teguh pada Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Bupati (Perbup) dan serat edaran Bupati Inhil,” tutur Dani.
Selain itu, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, Panitia Pilkades juga harus berlaku adil dan tidak memihak salah satu calon, guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan, seperti konflik dan lain sebagainya di tengah-tengah masyarakat.
“Dengan begitu, kita harapkan mudah-mudahan Pilkades serentak ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses, serta menghasilkan pemimpin-pemimpin yang benar-benar berkualitas, sesuai dengan pilihan masyarakat,” imbuhnya. (adi)
Diskes Inhil Gelar Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Program Gizi
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pelatihan pencatatan dan pelaporan program gizi, Selasa (20/10/2015).
Kegiatan yang dipusatkan di aula salah satu Hotel di Tembilahan ini, diikuti sebanyak 27 peserta yang merupakan tenaga kesehatan pada Puskesmas Pembantu (Pustu) se-Kabupaten Inhil.
Ketua Panitia Pelaksana, Siti Munziarni SKM, MM mengatakan, kegiatan tersebut dimaksudkan agar pencatatan dan pelaporan program gizi dapat dilakukan secara tepat dan akurat.
“Itu semua, dalam rangka meningkatkan hasil capaian program gizi di Kabupaten Inhil,” tutur Siti Munziarni, yang juga menjabat sebagai Kasi KIA, KB dan Gizi Diskes Inhil.
Sementara itu, Kepala Diskes Inhil melalui Sekretaris, Ridwan Ahim SSos, MKes menjelaskan, pencatatan dan pelaporan adalah indikator keberhasilan suatu kegiatan.
“Output dari pencatatan dan pelaporan ini adalah sebuah data dan informasi yang berharga dan bernilai bila menggunakan metode yang tepat dan cara yang benar,” tutur Ridwan.
Selain itu, lanjut mantan Kabag Humas Setda Inhil ini, sistem pencatatan dan pelaporan terpadu juga merupakan pondasi dari data kesehatan, sehingga diharapkan terciptanya sebuah informasi yang akurat, representatif dan reliabel, yang dapat dijadikan pedoman dalam penyusunan perencanaan kesehatan.
“Jadi, untuk mendapatkan data yang akurat diperlukan kemampuan untuk mengolah data secara benar. Karena itu, diperlukan pelatihan seperti yang dilakukan saat ini,” imbuhnya. (Adi/adv)
Sukseskan Pilkada INHU, Panwaslu Gandeng 4 Perguruan Tinggi
“Butuhkan Sebanyak 842 Mahasiswa”

Rengat (detikriau.org) – Awasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Indragiri Hulu (INHU) gandeng empat perguruan tinggi.
Ke empat perguruan tinggi tersebut adalah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Indragiri, Rengat, Sekolah Tinggi Teknologi Indragiri (STTI) Rengat, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madinatun Nadjah, Rengat dan STAI Nurul Falah, Air Molek.
“kita rencanakan dalam waktu dekat ini akan melakukan MoU. Dengan melakkukan MoU, kita berharap informasi bisa disebarkan secara luas kepada mahasiswa,” Sampaikan Ketua Panwas Inhu, Mulya Santoni diruang kerjanya, Selasa (20/10/2015)
Dikatakannya, setelah dilakukan MoU maka mahasiswa yang berminat dipersilakan untuk mendaftarkan diri di Panwascam dan PPL terdekat. Panwas Inhu membutuhkan mahasiswa sebanyak 842 orang atau setara dengan jumlah TPS pada Pilkada Inhu. “1 mahasiswa untuk 1 TPS” ditambahkannya.
Nantinya Kata Mulya, para mahasiswa ini akan bekerja selama 30 hari, yakni 23 hari sebelum hari H dan akan berakhir 7 hari setelah hari H. Selain pengawasan terhadap TPS, meraka juga akan dilibatkan juga sebagai pengawasan kampanye.
“Kita berharap dengan adanya kerjasama Panwas Inhu dengan perguruan tinggi dalam pengawasan TPS, pelaksanaan Pilkada Inhu dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif. (Zal)
Melawan, DPO Begal Warga Tembilahan Ini di Dor Polisi
TEMBILAHAN (detikriau.org) – As (22) Warga Tembilahan dihadiahi timah panas oleh petugas kepolisian karena melakukan perlawanan ketika hendak dibekuk di Jalan Jendral Sudirman Gang Usada Tembilahan, tepatnya di salah satu warung milik warga setempat, Senin (19/10/2015).
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, Pelaku yang cukup lama meresahkan masyarakat ini sudah berpengalaman melakukan tindakan pidana jambret dan menyandang status DPO sejak tahun 2014.
“Data kita ada 14 TKP dimana pelaku melakukan penjambretan. Dari pengakuan tersangka, ia pelaku tunggal, artinya selama ini ia melakukan tindakan hanya sendiri saja,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Kasat Reskrim, AKP Juper Lumban Toruan ditemui di Mapolres Inhil, Selasa (20/10/2015).
Selain pelaku, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa tas, dompet, sejumlah kartu ATM dan sepeda motor yang digunakannya. Kasat Reskrim menerangkan bahwa sepeda motor itu adalah milik teman tersangka, disaat pria yang kerap disapa Atan ini melakukan aksinya, ia selalu berganti-ganti sepeda motor.
Sedangkan barang bukti hasil jambret yang diamankan polisi itu hanya sisa. Karena sejumlah barang berharga lainnya sudah dijual oleh tersangka.
“ tersangka kita dakwakan dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman kurungan penjara maksimal 9 tahun” Pungkas Kasatreskrim. (mirwan)
Bupati Inhil Harapkan MTsN Tembilahan Jadi Pelopor Program Magrib Mengaji

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengharapkan kepada lembaga pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Tembilahan untuk tampil sebagai pelopor penggerak program magrib mengaji.
“Kepada MTs Negeri Tembilahan ini saya harapkan kedepan menjadi pelopor penggerak program magrib mengaji,” Sampaikan Bupati dalam sambutannya saat melakukan silaturrahmi di gedung MTs Negeri 049 Jalan Batang Tuaka Tembilahan, Selasa (20/10/2015).
Untuk mensukseskan berbagai program yang dijalankan pemerintah menurut Bupati perlu adanya dukungan dari semua pihak. Khusus untuk program magrib mengaji, lembaga pendidikan keagamaan seperti MTSN ini yang lebih dominan untuk menyukseskan.
“Kepada guru-guru di MTsN ini saya minta untuk dapat merealisasikan program yang telah kita susun secara terprogram,” Harap Bupati.
Dalam kunjungan silaturahmi ini Bupati didampingi langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Inhil H Azhari, Kepala Disporabudpar Inhil Rudiansyah dan Kabag Kesra Setdakab Inhil H Arifin. (humas/mirwan)