Pemkab Inhil Gelar Sosialisasi Dasar Intelijen Bagi PNS

Asisiten I Setdakab Inhil, Darussalam saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi dasar intelijen tajaan Kesbangpol Inhil
Asisiten I Setdakab Inhil, Darussalam saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi dasar intelijen tajaan Kesbangpol Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mewakili Bupati, Asisten I Setdakab Inhil, Darussalam hadiri kegiatan sosialisasi dasar Intelijen Tajaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di aula salah satu Tembilahan, Senin (26/10/2015). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Inhil H Sirajuddin, Kasat Intel Polres Inhil Edi Sutomo dan sejumlah peserta sosialisasi.

Dalam sambutannya Darussalam menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk digelar mengingat dinamika kehidupan politik nasional telah turut serta mewarnai sikap dan perilaku manusia, baik itu masalah kesenjangan sosial, ketidak-adilan, pelanggaran HAM dan lain sebagainya.

Dari kondisi tersebut, dinilai sangat berpengaruh terhadap kondisi lingkungan saat ini. Bagi Pemkab harus sangat diwaspadai dan sungguh-sungguh menyikapi berbagai persoalan dengan tepat dan cepat supaya tidak menimbulkan dampak negatif terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Oleh sebab itu saya memandang kegiatan ini sangat penting untuk pembekalan dasar pengetahuan pegawai, sehingga aparatur pemerintah memiliki kemampuan untuk mendeteksi secara dini timbulnya berbagai konflik khususnya di Inhil,” kata Darussalam.

Disamping itu ia menyampaikan, Intelijen ini adalah bidang pengamanan yang berfungsi untuk mendeteksi informasi terkini. Semua itu sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai ancaman yang sulit ditebak.

“Ancaman tersebut bisa saja muncul tidak berbentuk. Yang jelas munculnya secara mendadak dan bisa menimbulkan korban yang tak pandang bulu. Maka tim Intelijen inilah yang akan bekerja mencari informasi terkini,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Inhil H Sirajuddin saat dikonfirmasi mengungkapkan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan wawasan dasar untuk mengasah kepekaan.

Adapun peserta yang mengikuti terdiri dari perwakilan Satker dan Kecamatan dan akan dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 26 sampai 27 Oktober. “Keseluruhan pesertanya ada 90 orang,” sebut Sirajuddin. (mirwan/adv)




Putri Inhil Kelahiran Guntung Ini Rebut Gelar Miss Southeast Asia Tourism Ambassadress 2015 di Malaysia

Photo rtc : Vivien Anjadi Suwito saat dinobatkan sebagai Miss Southeast Asia Tourism Ambassadress 2015
Photo rtc : Vivien Anjadi Suwito saat dinobatkan sebagai Miss Southeast Asia Tourism Ambassadress 2015

TEMBILAHAN (detikriau.org) -Puteri terbaik Kabupaten Indragiri Hilir, Vivien Anjadi Suwito mengharumkan nama Provinsi Riau, khususnya Inhil di ajang internasional dengan keberhadilannya meraih dan dinobatkan sebagai Miss Southeast Asia Tourism Ambassadress 2015 di Malaysia.

Ini merupakan ontes kecantikan yang berorientasi pada promosi pariwisata Asia Tenggara, peranan wanita dan anak-anak serta menyebarkan semangat perdamaian dunia.

Pemilihan ini diselenggarakan di Malaysia yang diikuti oleh 10 negara yang tergabung dalam ASEAN dengan masing-masing negara mengirimkan 2 orang peserta. Karantina dilaksanakan pada tanggal 24 September-3 Oktober lalu di Kuala Lumpur dan malam penobatan dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober lalu.

“Ini merupakan pengalaman berharga yang tidak bisa dilupakan. Kami berkumpul dengan kontestan lainnya se- Asia Tenggara. Berbicara tentang budaya dan keunikan masing-masing negara. Kami juga banyak mengunjungi tempat-tempat wisata di Malaysia, menikmati kuliner-kuliner Asia, dan juga mempelajari banyak hal tentang peran distribusi logistic dan transportasi ASEAN,” ungkap Runner Up 3 Putri Pariwisata Indonesia 2014 asal Sungai Guntung, Kecamatan Kateman ini.

SUPRA-Rosemary-Barbeque-32cm-SKU01815266_0-20150427085904Terangnya, di Malaysia seluruh kontestan juga menampilkan peragaan kostum nasional dan penampilan bakat. Karena is berasal dari Riau, maka memutuskan untuk menampilkan tarian Melayu khususnya Zapin melayu yang diciptakan oleh Febryan Riyadi (Bujang 3 Pekanbaru 2014).

“Alhamdulillah, masuk Top 7 Best in Talent dan ditampilkan lagi tarian nya di malam Grand Final dihadapan seluruh tamu undangan yang hadir,” sebut Dara Inhil 2014 yang juga MC dan presenter program musik di Riau Televisi ini.

Prestasi gemilang yang diraihnya ini merupakan berkat doa kedua orangtuanya, Suwito dan Rahmi serta kerja keras dan kemampuan mengasah talenta yang dilakukan selama ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada EL John Pageant selaku National Director yang telah mempercayakannya sebagai salah satu perwakilan Indonesia di MSEATA 2015.

Kemudian juga untuk Desaigner Mas Adi Baes Mulyadi dan Rico Bije Reybonte yang sudah mensupport gaun-gaun. Tak lupa juga untuk Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau.

Adapun diantara prestasi yang diraih, lajang kelahiran 2 Mei 1992 ini, yakni Duta Bahasa III Provinsi Riau 2012, Duta FKIP Universitas Riau 2013, Mahasiswa Berpretasi FKIP Universitas Riau 2013, Dara Indragiri Hilir 2014, Dara II Riau 2014, 3rd Runner Up Putri Pariwisata Indonesia 2014, Miss Cullinary Tourism Indonesia 2014, Miss Southeast Asia Indonesia 2015 dan Winner of Best in Social Media Miss Southeast Asia Tourism Ambassadress 2015. (riauterkini)




Pagelaran Teknologi Tepat Guna, Inhil Akan Tampilkan Mesin-Mesin Ini

Kabid Sarana Prasarana dan Teknologi Tepat Guna (TTG) BPMPD Inhil, Yulida Purba
Kabid Sarana Prasarana dan Teknologi Tepat Guna (TTG) BPMPD Inhil, Yulida Purba

Tembilahan (detikriau.org) – Tampil sebagai tuan rumah pelaksanaan event pagelaran teknologi tepat guna se Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir telah mempersiapakan beberapa mesin karya warga Inhil. Mesin-mesin ini diyakini akan mampu bersaing dengan karya teknologi tepat guna dari kabupaten lainnya di Riau.

“Kita akan tampilkan beberapa mesin yang kami nilai akan mampu bersaing dengan mesin hasil produksi dari warga Kabupaten lainnya,” Ujar Kepala BPMPD Inhil melalui Kabid Sarana Prasarana dan Teknologi Tepat Guna (TTG), Yulida Purba kemaren.

hbill-shop_oxone-master-pressure-cooker-oxone-panci-presto-7-l_full01Diterangkannya, beberapa mesin teknologi tepat guna itu diantaranya adalah mesin pengupas pinang, mesin pembelah kelapa, mesin pengolah bio etanol berbahan baku enceng gondok, mesin pengolah sampah serta beberapa jenis mesin lainnya.

Dalam kesempatan event itu nantinya, ditambahkan Yulida, Pemkab Inhil juga akan memfasilitasi seluruh peserta untuk mengunjungi Desa Harapan Jaya Kecamatan Kempas untuk menyaksikan langsung kondisi Desa unggulan Pemkab Inhil, Baik pada tingkat Provinsi maupun Nasional..

Sekedar mengingatkan, event tahunan teknologi tepat guna ini dijadwalkan akan di laksanakan pada tanggal satu hingga empat desember mendatang yang akan diikuti oleh seluruh Kabupaten di Riau. Pagelaran inovasi teknologi tepat guna ini nantinya akan menampilkan segala macam jenis-jenis industri teknologi yang ada dari berbagai daerah di riau. (fa)

 

tupperware_tupperware-cosmo-violet-set-tempat-penyimpanan-makanan_full01




Pantau Kegiatan DMIJ, Yulizal Kunker ke Reteh

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Yulizal melakukan kunjungan kerja (kuker) ke sejumlah desa di Kecamatan Reteh, Sabtu (24/10/2015).

Kuker yang turut didampingi, Kabid Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA), Sarana Prasarana dan Teknologi Tepat Guna (TTG), Yulida, Kasubid PSDA dan Sarana Prasarana, H Yosef, serta staf Antasari dan Supriandi ini, bertujuan untuk meninjau secara langsung pengerjaan beberapa paket kegiatan pada program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) di kecamatan bagian selatan Kabupaten Inhil tersebut.

Pada kesempatan itu, Yulizal menyatakan bahwa dari hasil peninjauannya bersama rombongan, diketahui progres fisik pelaksanaan program DMIJ untuk Kecamatan Reteh sudah mencapai rata-rata 80 persen.

“Tadi kita lihat ada sejumlah pekerjaan yang telah selesai dan ada pula masih dikerjakan. Jadi, kira-kira progresnya sudah sekitar 80 persen,” tutur Yulizal.

Selanjutnya, mantan Kabag Keuangan pada Sekretariat DPRD Inhil ini mengingatkan kepada seluruh desa, untuk menggunakan dan memanfaatkan dana DMIJ sesuai dengan hasil musyawarah dan RAB, sehingga tidak menyimpang dan menyalahi ketentuan serta peraturan yang berlaku.

“Jika tidak, maka siap-siap saja berhadapan dengan persoalan hukum,” tegas Yulizal.

Kemudian, bagi desa yang progres kegiatannya masih relatif kecil, Yulizal berharap agar bisa segera menggesanya, sehingga selesai tepat waktu dengan hasil yang berkualitas.

“Akhir November mendatang seluruh pekerjaan harus selesai, karena pada tanggal 15 Desember 2015 administrasinya sudah harus masuk semua dan tutup buku,” pungkasnya. (adi)




Antisipasi Penyakit Akibat Kabut Asap, DPRD Inhil Minta Galakkan Pos Pelayanan Kesehatan

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil) meminta kepada seluruh pihak terkait, untuk menggalakkan keberadaan pos pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam terkait dengan masih pekatnya kondisi kabut asap yang melanda sebagian besar wilayah di Negeri Seribu Parit hingga saat ini.

Dikatakan Dani, guna mencegah dan mengantisipasi timbulnya berbagai penyakit yang diakibatkan oleh kabut asap, seperti Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), maka keberadaan pos pelayanan kesehatan di setiap wilayah harus dimaksimalkan.

“Ini dimaksudkan agar ada upaya dini dan langkah cepat dari Diskes dan RSUD di lapangan, khususnya dalam memberikan penanganan terhadap penderita ISPA,” tutur Dani.

Selain itu, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, keberadaan tenaga medis juga harus dipersiapkan, sehingga jika terjadi sesuatu di tengah-tengah masyarakat bisa ditangani secara cepat.

“Yang jelas, kita harapkan jangan sampai kondisi ini menimbulkan korban jiwa,” imbuhnya. (adi)




Mau Jadi Kades di Inhil, Tak Cukup Bebas Narkoba Tapi Juga Harus Mampu Baca Al Qur’an

pilkadesTembilahan (detikriau.org) – Untuk menjadi Kepala Desa di Kabupaten Inhil ada tambahan syarat khusus. Tidak cukup hanya bebas narkoba tetapi juga harus mampu membaca Al Quran.

“Ini sejalan dengan salah satu program unggulan Pemkab Inhil yakni Gerakan Masyarakat Gemar Mengaji” Sampaikan Sekretaris Panitia Pilkades Inhil,” Muhibudin kemaren.

Visa-Cashback-BannersMenurutnya, tes kemampuan membaca al qur’an ini merupakan salah satu dari beberapa item uji tes kopetensi lainnya. Ia berharap tes kemampuan mengaji ini nantinya dapat menjadi tolak ukur pemerintah bagi seluruh calon kepala desa pada pilkades serentak tingkat kabupaten inhil.

”dengan adanya tes keagaman berupa membaca ayat suci al-quran tersebut diharapan kedepan, dapat melahirkan calon kepala desa yang memiliki akhlak mulia, sehingga dapat memimpin pemerintahan desa dengan baik. sesuai dengan apa yang diharapkan,” Ujarnya. (fa)