Diskes Lakukan Pembinaan Desa Siaga Aktif dan SBH

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pembinaan Desa Siaga Aktif dan Saka Bakti Husada (SBH) di Desa Airbagi, Kecamatan Concong, Kamis (29/10/2015) kemaren.

Kegiatan yang dilaksanakan di dua tempat berbeda ini, yaitu Desa Siaga Aktif di aula desa dan SBH di Sekolah Madrasah Aliyah setempat, menghadirkan narasumber Kepala Diskes Inhil diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan (PPKDPK), Ns Matzen, S.Kep, MSi, MKes dan dr Rika Oktavia.

Kabid PPKDPK Diskes Inhil, Matzen mengatakan, pembinaan Desa Siaga Aktif tersebut diikuti puluhan peserta, yang terdiri dari kader Posyandu dan tokoh masyarakat.

“Sedangkan kegiatan SBH, diikuti oleh siswa Sekolah Madrasah Aliyah Desa Airbagi,” tutur Matzen.

Adapun materi yang diberikan pada pembinaan Desa Siaga Aktif, lanjut Matzen, meliputi 10 indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yaitu persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, memberi bayi ASI Eksklusif, menimbang balita setiap bulan dan menggunakan air bersih.

Selanjutnya, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik di rumah sekali seminggu, makan buah dan sayur serta melakukan aktifitas fisik setiap hari, dan tidak merokok di dalam rumah.

“Sedangkan untuk pembinaan SBH bagi para siswa sekolah, diberikan materi tentang bahaya dampak rokok pada remaja tingkat SMA sederajat,” terangnya. (adi)




Zulaikhah Wardan Hadiri Pencanangan Gerak PKK KB Kes Riau 2015

foto: rtc
foto: rtc

KAMPAR (detikriau.org) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan menghadiri acara pencanangan gerak PKK KB Kesehatan tingkat Provinsi Riau tahun 2015 di desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Selasa (27/10/2015) kemaren.

Kegiatan tersebut juga langsung dihadiri Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandy Rachman, Inspektur Utama BKKBN Pusat Mike Silvia Sangean, Bupati Kabupaten Kampar Jefry Noor serta Ketua TP PKK se-Provinsi Riau.

Zulaikhah mengatakan, dengan pencanangan program ini maka pihaknya akan mengembangkan program KB di daerah sendiri sebagaimana yang dipesankan oleh pihak BKBBN Pusat. Sebab katanya pertumbuhan manusia saat ini terus meningkat.

Disamping itu pencanangan KB Kesehatan ini juga ada pelayanan kesehatan yang sudah diikuti seluruh Kabupaten dan Kota se-Provinsi Riau.

“Kabupaten Inhil sendiri sudah menjalankan ini dari beberapa bulan lalu dan sekarang tinggal melaksanakan kegiatannya sampai bulan Desember mendatang,” katanya.

Menurut penuturan Plt Gubri, lanjutnya, pada kegiatan itu salah satu upaya untuk mendorong dan ikut mensukseskan Program KB Kesehatan Tingkat Provinsi. Kedepan harus dapat harus memberikan kontribusi yang jelas dalam rangka pencanangan ini.

“Yang jelas untuk menjaga kesehatan ibu-ibu, kesehatan anak, dan pendidikan anak-anak maka kita turut serta mensukseskan Program KB Kesehatan Nasional dalam rangka mencapai program KB Kesehatan,” jelasnya. (mirwan/adv)




PNS dilingkungan Diskes Inhil Diimbau erkomitmen Jaga Kesehatan Bersama

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan honorer yang ada di lingkungan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diimbau, untuk turut berkomitmen dalam menjaga kesehatan bersama, salah satunya dengan mengikuti senam sehat secara rutin.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan (PPKDPK), Ns Matzen, S.Kep, MSi, MKes usai mengikuti senam sehat bersama, yang dipusatkan di halaman Kantor Diskes, Jalan M Boya Tembilahan, Jum’at (30/10/2015).

Dikatakan Matzen, olahraga senam bersama ini merupakan salah satu upaya untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, karena seperti diketahui, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, serta pemikiran pun akan menjadi sehat dan jernih.

“Dengan seringnya kita melakukan olahraga, seperti senam pagi bersama ini, selain bisa menyehatkan tubuh, juga bisa menambah dan mempererat hubungan silaturrahmi antar sesama,” tutur Matzen

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran di lingkungan Dinkes Inhil, untuk dapat mengikuti senam pagi bersama tersebut sebelum melaksanakan kegiatan dan pekerjaan rutin di kantor, karena sangat banyak manfaat positif yang bisa diperoleh dari melakukan olahraga secara teratur.

“Melalui kegiatan senam bersama ini, diharapkan mampu meningkatkan kualitas komunikasi dan koordinasi antar masing-masing pegawai, sekaligus meningkatkan tali kekeluargaan antar sesama, dalam upaya memasyarakatkan olahraga,” tambahnya.

Untuk diketahui, senam pagi bersama tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Dinkes Inhil dua kali dalam 1 bulan, yakni pada Hari Jum’at pertama dan ketiga, dengan tujuan untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan ketahanan tubuh dalam diri masing-masing peserta, sehingga dapat menunjang dan memberikan pengaruh positif terhadap kelancaran pekerjaan dan aktifitas seluruh pegawai.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat Inhil, mari kita bersama-sama menjaga kesehatan mulai dari diri kita sendiri, khususnya dari hal-hal yang bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit,” imbuhnya. (adi/adv)

 




Bupati Hadiri Pelantikan Ketua BPD KKSS Rohil

kkssBAGANSIAPIAPI,detikriau.org – Bupati Rohil H Suyatno Amp ikut menghadiri pelantikan ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS Kabupaten Rokan Hilir, Masa Bakti 2015-2020. Prosesi pelantikan yang dilakukan langsung oleh Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan KKSS Provinsi Riau, Drs H Alimudin MSi Pelantikan dilaksanakan di gedung Serbaguna, Bagansiapi-api, Rabu (28/10)

Hadir mendampingi Bupati, Anggota DPRD H Tatang Hartono, Bahktiar SH, Kepala Dinas Perkebunan Syahril S.Sos, Camat Bangko Julianda S.Sos, perwakilan KKSS Dumai, KKSS Bengkalis dan KKSS Pekanbaru..

Dalam sambutannya Ketua KKSS terpilih, Jumadi mengatakan, dirinya bersama seluruh jajaran pengurus BPD KKSS Rohil mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Rohil yang telah mau membantu penyelengara kegiatan ini hingga dapat berjalan dengan baik dan kondusif.

“mari kita bersama-sama bangun daerah ini. kami suku Bugis juga menyatakan siap membantu seluruh program pembangunan pemerintah, “janjinya.

Sementara itu Bupati Suyatno juga memberikan apresiasi dengan keberadaan organisasi yang menaungi warga suku bugis di Rohil ini, “tadi saya pakai peci melayu dan hari ini saya pakai peci bugis.” Ujar Bupati

Keberadaan suku bugis saat ini menurut Bupati hampir merata disetiap kecamatan. Selama ini belum pernah didengar orang bugis berkelahi dengan orang melayu maupun suku lainnya. Artinya mereka bisa hidup secara berdampingan dengan damai tanpa membedakan suku.

“silahkan masuk dan membangun negeri rohil ini secara bersama-sama dengan mematuhi adat istiadat yang ada, dimana bumi dipijak disitulah langit dijunjung, “ucap Suyatno.

dipenghujung sambutannya Bupati mengajak agar kekompakkan tetap harus selalau terjaga dengan baik demi lajunya pembangunan di rohil. (humas/dro/adv)




Bingung, kakansatpol Pinta Pasangan Nikah Siri di Tertibkan

buku nikahTembilahan (detikriau.org) – kepala kantor satuan polisi pamong praja (satpol pp) kabupaten indragiri hilir (inhil) TM Syaifullah meminta kepada pihak terkait untuk menertibkan pasangan yang berstatus nikah siri.

permintaan ini disebabkan menjadi satu hambatan dalam menindak sesuai aturan. sebab dalam undang-undang tidak ada yang mengatur untuk kebebasan pada pasangan nikah siri yang berhubungan intim.

“undang-undang tidak ada, tetapi dalam aturan penganut islam itu sah. jadi kita bingung tindakan apa yang mesti diambil,” ungkap syaifullah kepada sejumlah awak media usai memimpin razia pekat, jum’at (30/10/2015) dini hari.

sandalselama melakukan razia menurutnya sering kali menemukan pasangan nikah siri di wisma-wisma dan hotel. bahkan terkadang sebagian pasangan tersebut tak mampu menunjukkan surat nikah siri namun mampu mengumpulkan beberapa saksi dari ulama kalau mereka berstatus nikah siri.

“jika saya ambil tindakan sesuai aturan negara, nanti satpol pp di tembilahan disebut pula tak tahu agama. apalagi penduduk di daerah kita ini mayoritas paham agama dan secara terpaksa saya ambil tindakan berdasarkan kepercayaan agama,” katanya.

pada intinya, satpol pp kabupaten inhil untuk sementara tidak menjadikan satu pelanggaran pada pasangan yang berstatus nikah siri. namun meminta pihak terkait, dalam hal ini kementerian agama untuk menertibkan pasangan tersebut. (mirwan)




Diserang Hama Kumbang, Warga Dusun Bungus Tuntut Ganti Rugi Kepada PT IJA

Juru BIcara Masyarakat Dusun Bungus, Tengku Suhandri memperlihatkan salah satu batang pohon kelapa masyarakat yang mati akibat terserang hama kumbang
Juru BIcara Masyarakat Dusun Bungus, Tengku Suhandri memperlihatkan salah satu batang pohon kelapa masyarakat yang mati akibat terserang hama kumbang

KUINDRA (detikriau.org) – Warga Dusun Bungus Desa Sungai Bela Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) bertekad untuk tetap menuntut ganti kepada PT Indogreen Jaya Abadi (IJA). Kehadiran perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan ini dituding telah banyak menimbulkan kerugian kepada warga setempat.

Microsite-HD-29okt“Kami semua sudah kompak meminta ganti rugi atas kerusakan lahan perkebunan milik kami,” kata salah seorang warga setempat, Budi kepada detikriau.org di Sungai Bungus, Kamis (29/10/2015).

Lahan perkebunan itu menurutnya merupakan satu-satunya tumpuan nafkah bagi warga selama ini. Jika kebun sudah rusak, darimana lagi warga bisa mencari sumber penghidupan.

DSC_6169 copyKepada detikriau.org, Budi bersama warga lainnya memperlihatkan lahan perkebunan kelapa yang rusak. Dari sekian hektar, ada sekitar 5000 batang kelapa yang mati akibat diserang hama kumbang.

Senada, Marian (60) juga menyatakan hal yang sama. Bahkan perkembangan ekonomi masyarakat di Dusun itu saat ini menurutnya sangat jauh menurun dari sebelumnya.

“Sejak rusak, tak ada lagi yang bisa kami panen,” ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Warga Sungai Bungus, Tengku Suhardi juga menyampaikan keyakinan bahwa kerusakan perkebunan masyarakat akibat hama kumbang yang dipicu dari aktifitas perusahaan.

Bahkan pria yang akrab disapa Comel ini menegaskan seharusnya pihak perusahaan tidak diberi izin. Sebab berdasarkan aturan yang ada , jika lahan itu tanah gambut maka tidak boleh dijadikan perkebunan sawit.

“Saya mohon kepada pemerintah untuk menindak-lanjuti persoalan ini sampai tuntas,” tandasnya. (mirwan)