4 November, Satpol PP Akan Tertibkan Permainan dan Dagangan Liar di Taman Kota

pendataan dan penertiban pedagang di Tembilahan beberapa waktu lalu
pendataan dan penertiban pedagang di Tembilahan beberapa waktu lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan menertibkan taman kota Tembilahan dari segala aktivitas permainan hingga dagangan liar pada tanggal 4 November mendatang.

“Permainan dan pedagang di arena taman kota akan kita tertibkan sesuai permintaan dinas terkait,” kata Kepala Satpol PP TM Syaifullah kepada awak media, kemarin.

New-Frontpage-Big-Stand-A-Mockup-Big-Stand-A-1-20151022133513-0Diterangkan, penertiban itu dilakukan jika para pemilik permainan dan pedagang belum beranjak dari lokasi. Sebab sebelumnya pada tanggal 27 Oktober, Satpol PP telah melayangkan surat himbauan untuk mengosongkan segala aktivitas usaha di taman tersebut.

Jadi wacananya pada tanggal 4 November ini merupakan tindak lanjut dari surat himbauan tersebut. Ia berharap para pengusaha di taman itu untuk mengindahkan himbauannya sebelum dilakukan tindakan keras.

“Himbauan itu ditujukan khusus pengusaha permainan dan pedagang yang berada di arena taman, pagi pedagang di luar arena seperti di tepi badan jalan sekitar taman tidak ada persoalan,” pungkasnya. (mirwan)




Staf Ahli Bupati Minta KPSI Lanjutkan Program Kerja

Staf Ahli Bupati membacakan Sambutan HUT KPSI
Staf Ahli Bupati membacakan Sambutan HUT KPSI

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Staf Ahli Bupati Indragiri Hilir (Inhil) bidang Pembangunan, Syar’i meminta kepada Komunitas Pecinta Sedekah Inhil (KPSI) untuk tetap melanjutkan program kerja yang telah dijalankan 3 tahun terakhir.

Pernyataan ini disampaikannya ketika menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) KPSI yang ke-3 tahun 2015 di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Sabtu (31/10/2015) kemarin. Waktu itu, kehadirannya mewakili Bupati Inhil HM Wardan dan tampak juga dihadiri unsur Forkopimda Inhil, pengurus Tim Penggerak PKK Inhil serta beberapa undangan lainnya.

“Lanjutkan semua program KPSI dan isilah dengan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat Kabupaten Inhil,” kata Syar’i.

Disamping itu diharapkannya juga komunitas ini bisa menjadi wadah untuk mempererat tali silaturrahmi, dapat meningkatkan jalinan komunikasi yang baik dengan komunitas lainnya serta mampu meningkatkan eksistensi KPSI dengan kegiatan sosial lainnya.

Menurutnya kegiatan KPSI selama ini sangat positif, sedekah misalnya, kegiatan itu merupakan satu kebaikan dan akan menuai keberkahan dan pahala, terlebih dapat menimbulkan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua KPSI  junaidi menyampaikan ucapan terima kasih kepada donatur yang turut membantu kesuksesan kegiatan KPSI hingga sampainya HUT yang ke-3.

“Kegiatan HUT KPSI ini tidak sebatas kegiatan biasa, namun juga merupakan langkah kita untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa KPSI itu ada dan siap membantu masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi,” ungkapnya.

Bersempena dengan HUT KPSI, pihaknya juga melaksanakan berbagai kegiatan diantaranya pembagian sembako, Sunatan massal untuk  100 anak kurang mampu, Khatam Al-Quran 99 anak kurang mampu, malam penganugrahan pengusaha dan tokoh masyarakat serta perusahaan dan malam tausiyah keutamaann sedekah.(mirwan/adv)




Dipusatkan di 2 Tempat Berbeda, Diskes Lakukan Pembinaan dan penilaian desa ber-PHBS

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus melakukan pembinaan dan penilaian lomba desa ber-PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Kali ini, pembinaan dan penilaian lomba desa ber-PHBS dipusatkan di 2 tempat berbeda, yakni di Desa Sari Mulya, Kecamatan Kateman dan Desa Catur Karya, Kecamatan Pelangiran, Kamis (29/10/2015).

Pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes) Diskes Inhil, Fitri Astuti SST didampingi jajarannya, yakni Maria Hairani, Bambang Hariandi, Munawwarah dan Nora Hesvita Sari.

image_1Turut hadir saat itu, Kepala Desa, kader PHBS dan TP PKK Desa Sari Mulya, Kecamatan Kateman dan Desa Catur Karya, Kecamatan Pelangiran.

Kasi Promkes Diskes Inhil, Fitri Astuti mengatakan, pembinaan dan penilaian lomba desa ber-PHBS tingkat Kabupaten Inhil tahun 2015 ini, diikuti sebanyak 10 desa. Dimana, 3 desa terbaik nantinya akan dipilih sebagai pemenang lomba.

“Dari tiga desa pemenang lomba, terbaik satu akan ditetapkan sebagai perwakilan Kabupaten Inhil, untuk mengikuti perlombaan serupa tingkat Provinsi Riau tahun 2016 mendatang,” tutur Fitri saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya.

Adapun kategori penilaian dalam perlombaan desa ber-PHBS tersebut, yaitu :

  1. Kelengkapan administrasi, seperti sistem pencatatan yang ada di desa ber-PHBS.
  2. Adanya kegiatan inovatif yang dikembangkan oleh desa, yang menunjang 10 indikator PHBS.
  3. Dukungan kebijakan pemerintah, baik tingkat desa maupun kecamatan.
  4. Observasi langsung kondisi rumah tangga (peranserta masyarakat).

“Kita harapkan, hasil dari perlombaan ini tidak hanya sebatas penilaian pemenang. Tetapi, bagaimana masyarakat dapat menerapkan perubahan perilaku hidup sehat, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” imbuhnya. (adi)




Budidaya Jaboticaba si Anggur Batang

jaboticabadetikriau.org – Tahukah kamu tanaman buah yang dinamai jaboticaba?, buah tanaman ini mirip seperti anggur dan harga per kilonya mencapai Rp 100 ribu. Jabotica mampu tumbuh dengan baik di daerah tropis serta menjanjikan sebagai varietas buah andalan Indonesia.

Berbeda dengan anggur, tanaman ini memiliki batang yang punya banyak cabang serta bunga lebih mirip dengan buah jambu biji. sedangkan daging buahnya berwarna putih yang mirip dengan warna lemak.

Saat buah matang, kulit buah tampak ungu pekat mendekati hitam. Dengan kulit tipis dan kencang.

Saat buah masih muda. Warnanya hijau terang dengan buah yang menempel di batangbatang pohon jaboticaba. Makanya, oleh para pembudidaya jaboticaba, buah ini kerap disebut sebagai anggur batang atau anggur brasil.

jaboticaba3-8838Dari sisi rasa, buah ini memiliki keunikan, ada rasa asam, manis, segar dengan perpaduan rasa buah anggur, alpukat hingga rasa mirip buah leci.

Selain memiliki bentuk pohon dengan banyak cabang yang indah dilihat serta rasa yang segar, jaboticaba juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Antara lain, antipenuaan serta memiliki antioksidan yang tinggi yang bisa membunuh sel kanker.

Bibit buah anggur batang ini diperjualbellikan dengan harga Rp 200.000 untuk ukuran 60 cm per pohon.

Dalam pertumbuhannya, jaboticaba termasuk pohon yang lambat tumbuh, apalagi bila menanam dari biji. Umur satu tahun, tinggi pohon ini hanya sejengkal saja. Ini pula yang membuat harga jaboticaba mahal. jaboticaba dengan tinggi lebih dari 3 meter bisa dijual seharga Rp 15 juta.

Bibit jaboticaba termurah Rp 30.000 untuk bibit setinggi 40 cm-50 cm dan termahal Rp 1,5 juta untuk pohon setinggi 2 m.

Jaboticaba termasuk tanaman kuat. Namun, ia membutuhkan waktu yang lama untuk tumbuh dan berbuah. Upaya mempersingkat pembuahan dilakukan dengan cara stek dari minimal delapan tahun menjadi tiga tahun saja.

walkinstyle-minicarosuelJaboticaba merupakan tanaman yang baru menghasilkan buah setelah delapan tahun ditanam dari bijinya. Meski pertumbuhannya tergolong sangat lambat, jaboticaba termasuk tanaman yang gampang perawatannya.

jaboticaba bisa ditanam dalam drum atau pot besar untuk koleksi tanaman buah. Pohon ini dapat hidup dan berbuah di daerah panas hingga dataran tinggi.

Jika tanaman sudah dewasa, cukup diberi perangsang pembungaan atau inisiasi serta memperbanyak penyiraman pada bagian batang pohon. Saat jaboticaba berbuah, pohon akan terlihat indah karena buahnya menempel pada setiap batang pohon dengan jumlah yang sangat banyak.

Tanaman ini dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di daerah dengan ketinggian antara 0 -1.000 meter di atas permukaan laut. Anggur batang ini membutuhkan sinar matahari langsung atau daerah yang agak ternaungi. Tanah tempat tumbuh anggur batang juga harus gembur, berdrainase baik, memiliki pH antara 5,5 hingga 6,5. Tanaman ini toleran terhadap angin tapi tidak terhadap udara asin di laut.

Biji jaboticaba akan tumbuh menjadi tunas baru setelah satu bulan penanaman. Media pot yang disarankan adalah dua bagian pasir kasar dan satu bagian kompos.

Jaboticaba dapat juga diperbanyak dengan stek. Jaboticaba stek akan berbuah dalam waktu tiga tahun. Sedangkan tanaman yang diperbanyak lewat biji baru bisa berbuah setelah delapan sampai 15 tahun.

Satu-satunya hama yang menyerang jaboticaba adalah kutu daun yang akan membuat daun keriting. Meski tak akan membuat tanaman mati, daun keriting akan mengurangi keindahan. Kutu ini hanya menyerang jaboticaba berusia di bawah 1,5 tahun. Menanggulanginya cukup dengan penyemprotan pestisida.

Daun keriting dirontokan itu agar kutu daun tidak menyebar. Setelah dua pekan, daun baru akan tumbuh. (*)




Puskesmas Sungai Salak Berikan Pelatihan Bagi Kader Poyandu

IMG_20151031_213816Tembilahan. (detikriau.org) – Puskesmas Kecamatan Tempuling memberikan pelatihan bagi kader posyandu. Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan tambahan pengetahuan bagi kader dalam memberikan pelayanan yang lebih baik, sabtu (31/10) kemaren.

Kasubag TU Puskesmas Sungai Salak Kecamatan Tempuling “Azmir, SKM” menyebutkan, pelaksanaan kegiatan di Posyandu dengan nama “sistem 5 meja” adalah, dimana kegiatan di masing-masing meja mempunyai kekhususan sendiri-sendiri. Sistem 5 meja tersebut tidak berarti bahwa Posyandu harus memiliki 5 buah meja untuk pelaksanaanya, tetapi kegiatan Posyandu harus mencakup 5 pokok kegiatan:

Meja 1 Pendaftaran balita, ibu hamil, ibu menyusui, Meja 2 Penimbangan balita, Meja 3 Pencatatan hasil penimbangan, Meja 4 Penyuluhan dan pelayanan gizi bagi ibu balita, ibu hamil dan ibu menyusui dan Meja 5 Pelayanan kesehatan, KB, imunisasi dan pojok oralit.

Azmir berharap kepada semua peserta pelatihan agar dapat memahami materi yang disampaikan, agar semua kader dapat mempraktekkan di posyandu mereka masing-masing imbuhnya.(Fa)




Udah Maju, Jangan Mundur Loh. Ancaman Denda Rp 50 Juta

“Pemilihan Kepala Desa Serentak”

PilkadesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh bakal calon (balon) kepala desa (kades) yang telah ditetapkan menjadi calon pada Pilkades serentak mendatang dan mengundurkan diri, akan dikenakan sanksi berupa denda sebesar Rp 50 juta.

“Jadi, kita ingatkan kepada balon kades agar tidak mengundurkan diri setelah resmi ditetapkan sebagai calon,” tutur Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said usai menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi di aula lantai 5 Kantor Bupati, Jalan Akasia Tembilahan, kemarin.

Dijelaskan Yusuf, jika memang ada balon kades yang ingin mengundurkan diri, sebaiknya dilakukan pada masa tenggang.

apple-catalog-D1-450x590px“Ini sesuai dengan isi dari Peraturan Daerah (Perda) yang telah ditetapkan sebelumnya, yang menyatakan bahwa calon kades yang mengundurkan diri akan dikenakan sanksi dengan membayar denda sebesar Rp 50 juta,” kata Yusuf.

Oleh karena itu, lanjut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, jika ada balon kades yang merasa tidak sanggup, silakan mengundurkan diri dari sekarang.

“Kalau sudah ditetapkan sebagai calon pada 2 November nanti baru mengundurkan diri, maka akan didenda sesuai dengan Perda,” tambahnya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin menggungat balon Kades, kata Yusuf lagi, harus dilakukan dari sekarang. Karena jika sudah lewat masa tenggang, harus melalui pihak Kepolisian hingga ke Pengadilan.

“Jika ada yang tidak benar, laporkan dari sekarang. Kalah sudah lewat masa tenggang, sudah tidak bisa lagi. Karena kita tidak bisa menggugurkan calon Kades kecuali oleh Pengadilan,” imbuhnya. (adi)