Kedua Paslon Bupati Inhu Ikuti Kirap Kampanye Damai

1Rengat (detikriau.org) – Minggu pagi (8/11/2015), di lapangan Hijau Rengat, Kab. Indragiri Hulu, ribuan masa simpatisan dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Inhu menghadiri  acara pawai kirab Kampanye Damai Pilkada Inhu tahun 2015.

Ketua KPU Kabupaten Inhu, M amin SE Dalam sambutannya mengatakan , Dengan Rangkaian kegiatan yang telah dilakukan KPU Kab Inhu selama ini dan telah dilaksanakan Kirab Pemilu Damai, Diharapkan Pemilih dapat Berpartisipasi  diatas 70 Persen.

Sementara itu Ketua KPU Provinsi Riau DR Nurhamin MH mengharapkan agar Pilkada Inhu Desember 2015 dapat berjalan dengan baik dan sukses dan  juga berharap KPU Kabupaten Inhu akan mampu melaksanakan amanah undang undang.

2Sedangkan PJ. Bupati Inhu H Kasiarudin SH,berharap  dengan telah dilaksanakan kirab Pemilu Damai ini Masyarakat dapat menjaga keamanan dan ketertiban dan pendukung dapat saling hormat menghormati dalam pesta Demokrasi.

“Dengan dilakukan Kirab Pemilu Damai  ini, Semoga KPU Kabupaten Inhu Kembali  meraih Predikat terbaik nasional, dengan Tema yang dibuat oleh KPU yakni berintegritas , santun, amanah, bersih, Aman jujur dan adil (BERSAHAJA) Menjadi kan pilkada Inhu, Sukses tanpa kendala yang berarti”, Ucapnya

Pantauan lapangan, kirab Pemilu Damai tajaan KPU Inhu ini dihadiri dan dilepas  oleh PJ Bupati Inhu H Kasiarudin SH dan dihadiri oleh 2 pasangan Calon  ( Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut satu (Drs H Mukhtarudin – Aminah Susilo) dan ( H Yopi Arianto – Khairizal), massa pendukung kedua serta diramaikan dengan penampilan  Marcing band dan Becak hias.

Karnaval dan Pemilu Damai  ini Mengambil Rute dari lapangan hijau Rengat , jalan Agus salim, jalan Sultan ke jalan sultan ibrahim, jalan nara singa, jalan rumah tinggi, jalan hang lekir, jalan brigjen katamso, jalan veteran, jalan yos Sudarso dan kembali kelapangan Hijau.

Di perjalanan Karnaval kedua pendukung Paslon saling mengkampanyekan  kepada masyarakat terkait program pembangunannya.

Dalam kesempatan tersebut, KPU Kab Inhu  juga memasang beberapa spanduk yang mengkampanyekan dan mensosialisasikan agar masyarakat menggunakan hak pilihnya  pada hari rabu tanggal 9 desember 2015  di TPS serta mengingatkan agar masyarakat tetap “INGAT”  siapapun Pilihan, Persatuan dan kesatuan tetap Mutlak. Suara anda menentukan nasib Inhu 5 tahun kedepan, juga menghimbau agar masyarakat jangan golput.

Dalam acara tersebut, kedua  paslon diberi waktu 10 menit  untuk menyampaikan orasinya dan  intinya kedua pasangan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi pada Pilkada Inhu pada 9 Desember 2015 dan untuk memilihnya. (Zal)




Disperindag Inhil Kembali Taja Pelatihan Menjahit

BLK-Menjahit-e-1024x683TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar latihan menjahit selama 5 hari di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) jalan SKB Tembilahan.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Disperindag Inhil H Pahrolrozy, kemaren. Ia menyebutkan, ada 10 peserta yang mengikuti berasal dari 4 kecamatan yakni kecamatan Mandah, GAS, Tembilahan Hulu dan Tembilahan.

“Setelah pelatihan, kita meminta kepada mereka (peserta, red) untuk membuat kelompok usaha bersama di tempat masing-masing. Setelah terbentuk, mereka bisa mengajukan proposal untuk pengadaan alat kebutuhan berupa mesin jahit,” kata Pahrolrozy di ruang kerjanya.

Disamping itu, ia juga mengharapkan kepada peserta nantinya dapat mengembangkan ilmu yang didapat kepada pekerja penjahit lainnya hingga ke pelosok desa.

Jika butuh tempat pelatihan, Disperindag secara terbuka mempersilahkan untuk memfungsikan BLKI di jalan SKB itu untuk tempat belajar menjahit.

“Di situ fasilitasnya cukup, segala mesin kebutuhan menjahit sudah tersedia hingga tempat tidur dengan daya tampung sebanyak 18 orang,” imbuhnya. (mirwan/adv)




Musim Hujan, Masyarakat Diimbau Waspada DBD

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diimbau, untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Imbauan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, dr Saut Pakpahan sehubungan dengan datangnya musim penghujan di beberapa wilayah di Negeri Seribu Parit.

Dikatakan Saut, dengan turunnya hujan terutama di wilayah endemis DBD, dikhawatirkan akan semakin memudahkan nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak.

image_1“Apabila perkembangbiakan nyamuk ini sudah bertambah banyak, tentu potensi penularan penyakit DBD akan semakin besar,” tutur Saut Pakpahan melalui press releasenya, Sabtu (7/11/2015).

Oleh karena itu, seluruh masyarakat diimbau agar meningkatkan kewaspadaannya, dengan melakukan berbagai langkah pencegahan dan antisipasi sejak dini, diantaranya dengan menerapkan gerakan 3M Plus.

Gerakan 3M Plus tersebut, lanjut Saut, yakni menguras tempat-tempat penampungan air seminggu sekali, menutup rapat tempat-tempat penampungan air dan mengubur barang-barang bekas yang bisa menampung air, yang dapat dijadikan sebagai wadah bertelurnya nyamuk DBD.

“Plusnya adalah menggunakan kelambu saat tidur pagi atau sore bagi anak atau bayi, menggunakan obat anti nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik dan melakukan pemantauan jentik nyamuk DBD,” terangnya.

Lebih jauh dijelaskan Saut, penyakit DBD ini tidak bisa diberantas hanya dengan melakukan penyemprotan atau fogging saja, tanpa disertai dengan tindakan dan penerapan gerakan 3M Plus seperti tersebut di atas

“Mari bersama-sama kita memantau dan melaporkan jika ada indikasi demam ke arah DBD, sehingga bisa segera ditangani dan diobati di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat,” imbuhnya. (adi/adv)




3 DPO Pembunuhan Polres Lampung dibekuk di Pelangiran

shareTEMBILAHAN (detikriau.org) –3 DPO tindak pidana Pembunuhan diwilayah hukum Polres Tulang Bawang Polda Lampung diringkus polisi di perumahan Karyawan Divisi 5 Nusa Perkasa Estate PT BNS Desa Rotan Semelur Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jum’at (6/11/2015) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Ketiga DPO tersebut adalah Supri (31), Fitri (29) dan Agus (22). Semuanya adalah warga Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Seluruh DPO dijerat pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan sengaja.

“Penangkapan dilakukan oleh Tim Gabungan 5 orang anggota Opsnal Polres Tulang Bawang di back-up sejumlah personil gabungan dari Polsek Kateman dan Polsek Pelangiran serta dibantu 2 personil Pam PT BNS,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, Sabtu (7/11/2015).

WIKO-Ridge-3G-Black-Grey-SKU06615203-201591814510Ia menyampaikan, diketahuinya keberadaan pelaku di lingkungan perusahaan karena petugas dari Polres Tulang Bawang berhasil melacak dengan berbagai cara. Hasil pelacakan tersebut dapat dipastikannya kalau pelaku ada di perumahan PT BNS.

Disaat melakukan penangkapan tidak ada perlawanan dari pelaku. Saat ini ketiga pelaku sedang diamankan di Mapolsek Kateman guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. (mirwan)




Alamak Jank, Penyemir Sepatu Ini Ngaku Cari Uang Untuk Ngelem

foto1110TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejumlah pekerja penyemir sepatu dibawah umur di kota Tembilahan ternyata mengais rezky hanya mencari untuk modal mengisap lem kambing.

Hal tersebut terungkap ketika 4 anak-anak sempat dimintai keterangan oleh detikriau.org saat kedapatan sedang asyik menghisap lem kambing di teras salah satu toko kota Tembilahan, Jum’at (6/11/2015) malam.

Up (14) salah seorang anak yang mengaku warga parit 8 Tembilahan Hulu ini mnegakui aktifitasnya menghisap lem itu sudah menjadi kebiasaan. Dalam satu minggu minimal bersama kawan-kawan ia menghisap lem satu kali.

“Ginilah kami ini bang, enak rasanya. Cobalah hisap,” katanya sembari menawarkan kepada detikriau.org.

“Dalam satu hari kami dapat uang hasil menyemir bisa sampai Rp 30 ribu. Harga lem ini satu kotak ada yang Rp 6 ribu dan ada juga yang Rp 7 ribu,” tambahnya.

homecarousel-mitotablet-t35Bahkan temannya, Dy, mengaku akan gelisah jika dalam beberapa hari tidak menghisap lem kambing tersebut. Tak hanya mereka berempat, ia mengaku masih ada teman-teman lainnya yang biasa melakukan hal buruk tersebut.

Berdasarkan penjelasannya lagi, mayoritas dari mereka itu adalah anak-anak yang putus sekolah karena tidak cukup biaya dari orang tua.

“Ada yang tidak ada ayah dan ada juga kawan kami yang sudah tak punya mamak,” ucapnya. (mirwan)




Pedagang Warung Kopi Stadion Beringin Tolak di relokasi

foto1108TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pedagang warung kopi yang berdiri menempel di tembok stadion Letda M Boya Jalan Sungai Beringi Tembilahan menolak wacana Pemkab Inhil untuk di relokasi. Penilaian pedagang, tempat usaha mereka untuk mengais rezky ini tidak mengganggu masyarakat, baik pemukiman warga maupun jalur kendaraan berlalulintas.

“Kok mau dipindahkan? emangnya apa salah kita berjualan di sini. Orang-orang tidak merasa terganggu kita buka warung kopi,” kata salah satu pedagang, Ria (28), Jum’at (6/11/2015).

Pedagang lainnya, Redo (25) berpendapat keberadaan mereka di lokasi itu justru membuat kota Tembilahan lebih indah. Bagaimana tidak, sebelumnya lokasi tersebut tampak tidak terawat namun saat ini masing-masing pedagang selalu membersihkan lokasi sekitar.

Selain itu, lokasi lapak warung juga dinilainya lebih luas jika dibandingkan dengan lokasi relokasi yang direncanakan pemerintah.

“Di sana padat penduduk dan lokasinya juga kurang efektif. Kami sangat mengharapkan kepada pemerintah melalui dinas terkait untuk mengurungkan rencana itu, kita di sini bekerja secara tertib dan menjaga kebersihan, musikpun tak pernah diputar dengan volume kencang,” Ujar Redo menyindir pusat jajanan kuliner Kelapa Gading yang keberadaannya tidak berjauhan dari lokasi mereka berdagang.

Pemkab Inhil melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memang mewacanakan untuk merelokasi sejumlah pedagang warung kopi ini di jalan SKB.

“Kita ingin pindahkan karena semak dilihat di tepi pagar lapangan bola. Tapi sebelumnya rencana kita akan menyediakan tempat untuk mereka berdagang di jalan SKB, tepat dekat SD,” Sampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Inhil, H Pahrolrozy kepada detikriau.org, kemarin. (mirwan)