Kebersihan Lingkungan, Pj Bupati Inhil Sidak di Kota Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Menggalakan kebersihan lingkungan, Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) lakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kota Tembilahan, pada Minggu (24/11) pagi.

Dalam sidak ini, Pj Bupati menemukan masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Memang kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih kurang. Begitu juga pemilik toko atau warung yang belum memiliki tong sampah, sehingga sampah tergeletak di depan toko/warungnya jadi menyebar dan berserakan”, ungkap Pj Bupati.

Melihat fakta di lapangan tersebut, Erisman Yahya kembali menegaskan semua elemen masyarakat dapat meningkatkan kepekaan terhadap kebersihan lingkungan.

“Untuk pemilik usaha sediakanlah di toko anda tempat sampah yang layak, masyarakat tolong jangan pula dicuri tempat sampah ini dan jangan buang sampah sembarang lagi, Untuk petugas DLHK saya harap lebih optimal, agar dalam pengangkutan tidak ada sampah tercecer. Ayo sama-sama kita jaga kebersihan lingkungan kita” Pesan Erisman Yahya.

Upaya pendisiplinan ini adalah langkah Pemerintah Daerah untuk mewujudkan Kabupaten Inhil menjadi lebih bersih, asri dan indah. (Galeri Foto)




Bawaslu Tak Temukan Pelanggaran Pilkada, HMI Sebut Komisionernya Tidur Saja Dirumah

ARB INdonesia, BENGKALIS – Ketua Umum HMI Cabang Bengkalis periode 2022-2024, Ahmad Suhaendra, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bengkalis yang dinilainya tidak optimal dalam menjalankan tugas pengawasan selama proses Pilkada Bengkalis.

Kritik ini muncul setelah Bawaslu Bengkalis merilis pernyataan bahwa tidak ditemukan adanya pelanggaran dalam Pilkada Bengkalis.

Menurut Suhaendra, pernyataan tersebut tidak mencerminkan realitas di lapangan. “Banyak pelanggaran yang terlihat nyata, tapi seolah-olah luput dari perhatian Bawaslu. Bahkan, saya pernah berdebat dengan Camat Rupat, Hariadi, terkait netralitasnya. Dia tak terima saya minta turunkan APK itu. Malah dia menantang saya melepaskan itu. Artinya, dia sengaja memasang itu, padahal Bawaslu sudah menyurati,” tegasnya.

Suhaendra juga menyoroti dugaan adanya intimidasi terhadap masyarakat bawah yang seharusnya menjadi perhatian serius Bawaslu.

“Indikasi seperti ini harusnya ditelusuri lebih jauh. Tapi, nyatanya tidak ada langkah konkret yang dilakukan,” ujarnya.

Selain itu, Suhaendra mengungkapkan adanya dugaan pelanggaran oleh perangkat desa, seperti Sekretaris Desa Darul Aman dan Ketua BPD Kuala Alam. Ia menambahkan, kasus-kasus ini sudah viral di media sosial dan seharusnya mendorong Bawaslu untuk segera mengambil tindakan investigasi.

“Miliaran uang negara dihabiskan untuk operasional dan gaji Bawaslu, dari atas sampai bawah. Tapi, kalau kerja mereka hanya sebatas menerima laporan saja tanpa tindakan nyata, lebih baik komisionernya tidur saja di rumah,” sindir Suhaendra.

Suhaendra berharap Bawaslu Bengkalis segera berbenah dan menjalankan tugasnya dengan profesional demi menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Kabupaten Bengkalis.

“Pilkada ini menyangkut masa depan daerah kita. Jangan sampai pengawasannya lemah dan mengorbankan keadilan bagi masyarakat,” tutupnya…*




Pelaksanaan Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah di SD Negeri 004 Kelurahan Sungai Piring

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – SD Negeri 004 Kelurahan Sungai Piring mengadakan kegiatan Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah (PKM) yang bertujuan untuk memeriksa kesehatan para peserta didik secara menyeluruh. Kegiatan ini merupakan upaya untuk mendeteksi dini masalah kesehatan yang mungkin dihadapi oleh siswa-siswi agar bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat, Sabtu (23/11/2024).

Pelaksanaan penjaringan kesehatan ini dimulai dengan pemanggilan peserta didik sesuai dengan absen. Setiap siswa menjalani beberapa pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran tinggi badan dan berat badan oleh petugas gizi, serta pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut oleh petugas Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Selain itu, ada juga pemeriksaan kesehatan umum yang dilakukan oleh petugas dari poli umum.

Seluruh hasil pemeriksaan dicatat dalam formulir untuk mendokumentasikan kondisi kesehatan peserta didik, serta untuk memastikan adanya tindak lanjut yang diperlukan. Dokumentasi pelaksanaan juga diambil guna kepentingan evaluasi dan pengawasan.

Selain pemeriksaan fisik, kegiatan ini juga mencakup beberapa pemeriksaan lain, antara lain:

  • Pemeriksaan kebersihan diri, seperti rambut, kulit, dan kuku.
  • Pemeriksaan ketajaman indera, seperti penglihatan dan pendengaran.
  • Pemeriksaan status imunisasi siswa.
  • Pemeriksaan riwayat kesehatan keluarga.
  • Pemeriksaan perilaku berisiko.
  • Pemeriksaan kesehatan reproduksi.
  • Pemeriksaan kesehatan mental.
  • Pemeriksaan kesehatan inteligensia.

Penjaringan kesehatan anak sekolah ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun sekali. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan para siswa mendapatkan perhatian yang tepat terkait masalah kesehatan, baik fisik maupun mental. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Adv)




Kadinkes Inhil Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Tentang Penyakit Keratoconus

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang penyakit keratoconus, sebuah kelainan pada mata yang dapat menyebabkan penurunan penglihatan yang signifikan. Penyakit ini terjadi ketika kornea mata, yang biasanya berbentuk bulat, mengalami penipisan dan perubahan bentuk menjadi kerucut, sehingga mengganggu kemampuan mata untuk fokus dengan baik. 23/11/24

Rahmi Indrasuri menjelaskan bahwa keratoconus biasanya berkembang secara perlahan dan sering kali dimulai pada masa remaja atau usia muda. Gejalanya meliputi penglihatan kabur, perubahan bentuk kornea yang menyebabkan distorsi visual, dan peningkatan sensitivitas terhadap cahaya. Jika tidak segera ditangani, keratoconus dapat menyebabkan penglihatan yang sangat buruk, bahkan kebutaan.

“Keratoconus sering kali tidak disadari pada tahap awal, karena gejalanya berkembang secara perlahan. Namun, jika dibiarkan tanpa pengobatan, kondisi ini dapat memburuk dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk mengenali gejala awal dan segera berkonsultasi dengan dokter mata untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Rahmi Indrasuri.

Penyebab pasti dari keratoconus masih belum sepenuhnya dipahami, namun faktor genetik, alergi, dan kebiasaan menggosok mata dengan keras dipercaya dapat mempengaruhi perkembangan penyakit ini. Dinas Kesehatan Inhil mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan mata dengan menghindari kebiasaan yang dapat merusak kornea, serta rutin melakukan pemeriksaan mata, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan keratoconus atau gangguan mata lainnya.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran tentang keratoconus, Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil mengadakan berbagai kegiatan edukasi, seperti penyuluhan tentang kesehatan mata, pemeriksaan mata gratis, dan seminar mengenai penanganan penyakit mata. Dinas Kesehatan juga berkolaborasi dengan puskesmas-puskesmas untuk menyediakan layanan pemeriksaan mata dan memberikan informasi terkait cara mencegah dan mengatasi keratoconus.

“Penting untuk mengetahui bahwa pengobatan keratoconus dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari penggunaan kacamata atau lensa kontak khusus hingga prosedur medis seperti cross-linking kornea atau transplantasi kornea. Semakin cepat penyakit ini terdeteksi, semakin besar peluang untuk mempertahankan penglihatan yang baik,” tambah Rahmi Indrasuri.

Melalui kampanye ini, Dinas Kesehatan Inhil berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan mata dan melakukan pemeriksaan secara rutin untuk mendeteksi masalah mata sejak dini. Dengan kesadaran yang lebih tinggi, diharapkan angka kejadian keratoconus dapat berkurang, dan kualitas penglihatan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir dapat meningkat. (Adv)




Insiden Di Posko Pemenangan Tim Fatonah, Tim Koalisi Tegaskan Sikap Dan Akan Tempuh Jalur Hukum.


Dumai-Peristiwa dugaan kekerasan dan persekusi yang terjadi di Posko Pemenangan Tim Fatonah di Jalan Cempedak pada Kamis (21/11) memicu reaksi keras dari tim koalisi dan tim advokasi pasangan calon nomor urut 02.

Ketua Tim Pemenangan Fatonah, Hendri Sandra, pada saat konferensi pers yang berlangsung di Posko Cempedak, (22/11), dengan tegas menyatakan kekesalannya atas insiden tersebut.

“Kami dengan tegas menolak segala bentuk kekerasan, apalagi di tengah Pilkada yang seharusnya berlangsung damai dan demokratis. Ini sangat mencederai proses politik yang sedang berjalan,” ujar Hendri kepada awak media.

Dalam konferensi pers yang sama, Supratman dari tim koalisi menjelaskan kronologi insiden secara ringkas. Menurutnya, kejadian bermula saat JM, yang menjadi korban dalam insiden ini, diduga akan membagikan selebaran yang berisi fakta yang diambil dari sumber berita berbadan hukum.

“Selebaran itu bukan fitnah. Informasi yang disebarkan sudah menjadi konsumsi publik,” jelas Supratman.

Ia menambahkan bahwa dugaan penendangan dan persekusi yang dialami JM diketahui setelah dirinya sudah berada di rumah.

“Saya tidak mengerti apa motif tim lawan memasuki wilayah kami dan melakukan tindakan tersebut,” imbuhnya.

Lebih jauh, Supratman menyebut adanya intervensi sepihak yang dilakukan oleh tim lawan, termasuk membawa korban ke salah satu posko mereka untuk diinterogasi. Ia bahkan menyebutkan inisial pihak-pihak yang terlibat dalam interogasi yang dilakukan.

Sekretaris DPD II Partai Golkar, Ir. Yusrizal, turut memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa selebaran yang dibawa oleh JM adalah inisiatif pribadi tanpa instruksi dari tim.

“Tidak ada perintah dari kami untuk menyebarkan selebaran tersebut. Saya bahkan siap disumpah untuk membuktikan hal ini,” tegas Yusrizal.

Yusrizal juga menjelaskan bahwa selebaran yang didapatkan oleh JM berasal dari kediaman orang tua S, namun hal itu sepenuhnya dilakukan atas inisiatif pribadi.

“JM memang bagian dari tim kami, tetapi tindakannya murni dari inisiatif pribadi,” tambahnya.

Sementara itu, Eko Saputra, selaku tim advokasi Paslon Fatonah, mengutuk keras aksi yang ia sebut sebagai premanisme.

“Kami akan mengambil langkah hukum terhadap oknum-oknum yang terlibat, terutama yang menyerang posko relawan. Kami sudah mengantongi nama-nama yang akan dilaporkan,” tegas Eko.

Eko juga meminta para relawan untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Ia memastikan bahwa mereka yang terekam dalam video insiden tersebut akan segera diproses secara hukum.

“Tidak ada legal standing bagi mereka untuk melakukan hal-hal yang terlihat di video itu,” katanya.

Ketua Tim Koalisi, Edison, turut menyerukan keteguhan para relawan di tengah situasi ini.

“Jangan goyah atas apa yang terjadi. Percayakan sepenuhnya kepada tim advokasi untuk menyelesaikan persoalan ini secara hukum,” ujarnya.

Edison juga berharap insiden ini justru menjadi pemicu semangat bagi relawan untuk terus bekerja keras memenangkan pasangan calon nomor urut 02.

“Kejadian ini harus menjadi bahan bakar perjuangan kita. Lanjutkan sosialisasi dengan semangat yang lebih tinggi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa tim Fatonah tetap fokus pada kampanye damai dan menjaga nilai-nilai demokrasi yang sehat.

“Kami tidak ingin kejadian ini mengalihkan perhatian dari tujuan utama kami, yaitu mewujudkan kemenangan di Pilkada dengan cara yang bermartabat,” tegas Edison.

Dengan langkah hukum yang telah direncanakan, tim advokasi optimistis dapat membuktikan kebenaran sekaligus memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang mencoba mencederai proses Pilkada.

Konferensi pers yang diakhiri dengan seruan damai dari seluruh elemen tim Fatonah ini diharapkan dapat menenangkan situasi sekaligus menegaskan komitmen mereka untuk menyelesaikan persoalan melalui jalur yang sah.




Sambutan Ribuan Masyarakat Batak Dan Nias Bukit Batrem Dumai Timur, Suara Pilihan Kami Buat”Suparto Wiguno”(Oppung Parto) No 2.

Dumai,.-Ribuan masyarakat Suku Batak dan Nias Bukit Batrem Kecamatan Dumai timur Kota Dumai, menyambut dengan penuh gembira atas kedatangan Bakal Calon Wakil Walikota Dumai, Soeparto Wiguno yang dikenal dengan Oppung Parto no 2, pada (22/11/2024).

Kehadiran Suparto Wiguno(Pak de Parto) Bacalon(bakal calon) Wakil Walikota Dumai untuk Periode 2025-2030, yang didampingi Ketua Tim Batak BP Siregar ,disambut baik oleh seluruh masyarakat
bukit batrem Kecamatan Dumai timur.

Pengurus dan anggota 6 Parsahutaon masyarakat Bukit Batrem hadir pada pertemuan kampanye Dialogis ini.
Setiap Parsahutaon mempunyai anggota 250 KK.

BP Siregar Mantan Wakil Ketua IKMBD(Ikatan Masyarakat Batak Dumai) dan juga sebagai Penasehat dari Punguan Marga Siregar Dumai ,mengajak agar seluruh bangso Batak dan Nias agar memilih Ferdiansyah Sebagai Walikota yang berpasangan dengan Pak De Parto sebagai Wakil Walikota Periode 2025-2030.

Inilah saat nya kita menunjukkan kekompakan dalam memilih kepemimpinan yang benar benar Pro Masyarakat tanpa pamrih.
Untuk Pekuburan Masyarakat Batak dan Nias yang Kristiani sudah diwakafkan Pak De Parto seluas 1, 5 ha di Bukit korma yang jalan nya masuk dari Bumi ayu.Tanah nya tidak banjir dan cocok untuk tanah pekuburan.
Begitu juga dengan mobil ambulan yang setiap saat, apabila ada kebutuhan masyarakat Batak dan Nias,silahkan datang kerumah dan pakailah ,untuk minyak jangan dipikirkan itulah yang terucap dari Oppung Parto ini ungkap BP Siregar.

Mari kita bersama sama Satahi Saoloan untuk Pilkada Kota Dumai ,
Pilihan Kita adalah Nomor 2 Oppung Parto .Kapan lagi kita membalas yang terbaik buat Pakde Parto.
Ada janji Pak De Parto ini yang pasti diwujudkan beliau ini.
Yaitu Seragam gratis untuk anak anak sekolah,santunan kepada anak anak yatim piatu,anak anak disabilitas dan para lansia.
Jawabnya hanya pada tanggal 27 November 2024 ,Mari Kita bersama sama untuk datang ke TPS ,Coblos Nomor 2 ucap BP Siregar.
Aplus tepuk tangan bergema dari seluruh masyarakat yang hadir dengan diiringi musik Simatupang group.(**)