Founder Pemuda Generasi Emas : Selamat atas Dilantiknya Roni Rakhmat Baharuddin sebagai Pj Walikota Pekanbaru

ARB INdonesia, PEKANBARU – Pj Walikota Pekanbaru, Bapak Rakhmat Baharudin resmi dilantik oleh Pj Gubernur Riau, Bapak Rahman Hadi, di Balai Serindit, Gedung Daerah Riau, Pekanbaru, Selasa (3/12/2024) sore. Pelantikan ini menindaklanjuti surat keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mengisi kekosongan jabatan Walikota Pekanbaru.

“Kami atas pemuda generasi emas menyampaikan selamat dan sukses atas pelantikan Bapak Pj Walikota Pekanbaru. Semoga amanah dalam mengemban jabatan,” ucap Said.

Founder Pemuda Generasi Emas ini berharap Pj Walikota Pekanbaru untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan hindari dari korupsi.

Pemuda Generasi Emas siap berkolaborasi dan berkontribusi positif terhadapa kemajuan daerah.

“Kami siap menerima arahan dan bimbingan dari Bapak Pj Walikota, serta harapan kami semoga Bapak Pj Walikota menjauh dari yang namanya korupsi, dan kami dari Pemuda Generasi Emas siap berkolaborasi dan berkontribusi positif terhadapa kemajuan daerah,” ujar Said.

“Kami siap menerima arahan dan bimbingan dari Bapak Pj Walikota, dan semoga Bapak Pj Walikota menjauh dari yang namanya korupsi

Said juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Pj Walikota Pekanbaru sebelumnya, Bapak Risnadar Mahiwa atas bantuan dan bimbingannya selama ini.

“Semoga beliau bersama keluarga senantiasa diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi persoalan ini,” pungkasnya. (SAID)

Pemuda Generasi Emas siap berkolaborasi dan berkontribusi positif terhadapa kemajuan daerah.*




DP2KBP3A Inhil dan Forum Anak Gencarkan Himbauan Cegah Pernikahan Dini

INHIL– Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus mengintensifkan upaya pencegahan pernikahan dini melalui kolaborasi dengan Forum Anak (FA).

Himbauan ini bertujuan melindungi anak-anak dari dampak buruk pernikahan dini yang berisiko terhadap kesehatan dan masa depan mereka.

Kepala DP2KBP3A Inhil menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk menghindari pernikahan dini.

“Pernikahan di usia yang belum mencapai batas minimal sangat rentan terhadap risiko kesehatan, seperti kematian bayi, bayi lahir prematur, kurang gizi, hingga anak yang berisiko mengalami hambatan pertumbuhan atau stunting,” jelasnya.

Perkawinan Anak dan Ketahanan Nasional

Menurutnya, pencegahan pernikahan dini tidak hanya berkaitan dengan kesehatan individu tetapi juga berdampak pada ketahanan nasional.

“Permasalahan perkawinan anak adalah tantangan dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Karena itu, berbagai upaya, kinerja, dan inovasi harus terus dilakukan,” tambahnya.

Sanksi Hukum bagi Perkawinan Paksa

Kepala DP2KBP3A juga mengingatkan bahwa pemaksaan perkawinan, termasuk perkawinan anak, diatur dalam Pasal 10 Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).

Pelaku dapat dikenakan sanksi pidana hingga 9 tahun penjara dan denda maksimal Rp200 juta.Pemaksaan perkawinan yang dimaksud mencakup praktik budaya yang memaksa anak untuk menikah atau memaksa korban perkosaan menikah dengan pelaku. Hal ini menjadi salah satu perhatian utama dalam upaya perlindungan anak.

Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA)

Salah satu inisiatif penting yang telah dilaksanakan adalah pembentukan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), yang dideklarasikan sejak 2020.

Program ini bertujuan memberikan ruang aman dan edukasi bagi masyarakat untuk mencegah perkawinan anak.

Peran Forum Anak Daerah

Forum Anak Daerah juga diharapkan menjadi motor penggerak inovasi dalam mencegah perkawinan anak di tingkat kabupaten/kota.

“Forum Anak dapat menjadi inspirasi melalui aksi strategis yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan perlindungan terbaik bagi anak,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui pandangan baru dan terobosan masyarakat, upaya ini dapat berjalan lebih efektif. “Komitmen bersama ini adalah langkah penting untuk melindungi anak-anak kita, menjunjung tinggi adat istiadat, dan memastikan kepentingan terbaik bagi generasi penerus bangsa,” pungkasnya.




Ketua LEMTARI Dumai Tegaskan Sikap Tegas Terhadap Perilaku LGBT.

ARBindonesia. Com. DimaininKetua Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Kota Dumai (LEMTARI), Dato’ Maulana, menyampaikan pernyataan tegas terkait isu moral yang belakangan ini mencuat di masyarakat, (30/11).

Ia menyoroti keberadaan salah satu figur yang disebut memiliki perilaku menyimpang diduga sebagai homoseksual. Pernyataan ini ia sampaikan dalam sebuah wawancara untuk menegaskan posisi adat dan agama terhadap permasalahan tersebut.

“Kita hari ini telah dipertontonkan hal yang tidak wajar melalui berbagai media. Salah satu pemimpin yang ditawarkan kepada masyarakat disinyalir memiliki riwayat tidak baik, yaitu pelaku diduga homoseksual, penyuka sesama jenis. Ini tidak sesuai dengan norma agama, moral, dan adat kita,” tegas Dato’ Maulana.

Dato’ Maulana menyatakan bahwa perilaku homoseksual bertentangan dengan ajaran agama Islam dan nilai adat yang berlaku di Kota Dumai.

“Pelaku homoseksual adalah perbuatan laknat yang sangat dibenci oleh Allah SWT. Bahkan dalam Islam, hukumannya sangat berat, yaitu dilemparkan dari tempat tinggi hingga mati, ditambah lemparan batu jika masih hidup,” ungkapnya.

Namun, Dato’ Maulana juga mengakui bahwa di Indonesia, tidak ada sanksi hukum yang jelas terhadap perilaku LGBT berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945.

“Kita hidup di NKRI yang diatur oleh UUD 1945, di mana tidak ada pengaturan sanksi hukum untuk pelaku LGBT. Meski begitu, kita masih punya hukum adat dan agama yang bisa diberlakukan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa sebagai masyarakat adat, tindakan tegas akan diambil sesuai dengan norma agama dan aturan adat.

“Karena si pelaku beragama Islam, maka akan diberlakukan hukum berdasarkan syariat Islam, atau setidaknya dikenai sanksi adat yang akan dimusyawarahkan bersama. Prinsip kita jelas: adat bersandikan syara’, syara’ bersandikan kitabullah,” tegas Dato’ Maulana.

Dato’ Maulana berharap masyarakat Dumai tetap menjaga norma agama dan adat istiadat yang telah diwariskan turun-temurun.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Dumai untuk terus menjaga Kota Bertuan ini dari perilaku yang tidak bermoral. Bersama kita tegakkan adat dan agama sebagai pedoman hidup,” tutupnya.




DP2KBP3A Inhil Dorong Peran Keluarga dalam Penurunan Stunting

INHIL– Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menekankan pentingnya peran keluarga dalam mempercepat penurunan angka stunting di wilayah tersebut.

Kepala DP2KBP3A Inhil, Sirajuddin, menyampaikan bahwa meskipun pemerintah telah mengupayakan berbagai program, keterlibatan masyarakat, khususnya melalui keluarga, merupakan kunci keberhasilan.

“Masyarakat melalui keluarga harus memahami penyebab dan cara mencegah stunting, sehingga mereka dapat ikut berkontribusi secara aktif,” ujar Sirajuddin.

Ia menekankan pentingnya gotong royong dalam mengatasi permasalahan ini, mengingat keterbatasan anggaran dan sumber daya pemerintah.

“Dukungan dapat berupa pemberdayaan ekonomi keluarga dan penyediaan makanan bergizi melalui program-program yang ada,” tambahnya.

Selain itu, Sirajuddin mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang sudah berjalan, termasuk peran Posyandu, organisasi masyarakat, dan tokoh agama dalam memberikan edukasi terkait pola asuh, kesehatan, dan gizi.Dengan keterlibatan aktif semua pihak, DP2KBP3A Inhil optimistis target prevalensi stunting nasional sebesar 14 persen pada tahun 2024 dapat tercapai.

“Langkah ini tidak hanya untuk menurunkan angka stunting, tetapi juga memastikan generasi mendatang tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas,”tambahnya.

DP2KBP3A juga mengimbau masyarakat untuk terus mendukung program-program pemerintah terkait pengentasan stunting, seperti pemberian makanan tambahan, pemeriksaan kesehatan balita, dan edukasi pola asuh anak yang tepat.

Dengan semangat kebersamaan, Kabupaten Inhil diharapkan dapat menjadi contoh keberhasilan dalam mengatasi masalah stunting di tingkat nasional.




Kadiskes Inhil Serukan Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat dengan Panduan Isi Piringku

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, menyerukan kepada masyarakat untuk mengadopsi pola hidup sehat yang sesuai dengan panduan “Isi Piringku”.

Program “Isi Piringku” merupakan inisiatif yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai pedoman gizi seimbang harian. Ini adalah upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya nutrisi yang seimbang melalui konsumsi makanan yang tepat.

Panduan ini menekankan pada pentingnya mengisi setengah piring dengan sayur dan buah, dan setengah lainnya dengan makanan pokok dan lauk pauk, memastikan bahwa tubuh mendapatkan kombinasi karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral yang diperlukan.

Panduan “Isi Piringku” ini merupakan evolusi dari konsep “4 Sehat 5 Sempurna” yang telah lama dikenal di Indonesia. Konsep ini telah disempurnakan untuk mencerminkan pemahaman terkini tentang gizi seimbang, yang tidak hanya fokus pada jenis makanan yang dikonsumsi, tetapi juga pada porsi dan frekuensi makan yang tepat.

Selain itu, “Isi Piringku” juga mengajak masyarakat untuk minum cukup air putih, melakukan aktivitas fisik secara rutin, dan menjaga kebersihan tangan sebelum dan setelah makan.

Rahmi Indrasuri menekankan bahwa mengikuti panduan “Isi Piringku” dapat membantu mencegah berbagai penyakit yang berkaitan dengan gizi, seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Dengan mengadopsi pola makan yang sehat, masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka. Ia juga mengingatkan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat merupakan bagian integral dari upaya ini, yang mencakup kebiasaan mencuci tangan dan menjaga kebersihan lingkungan.

Kampanye ini juga didukung oleh data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang menunjukkan bahwa konsumsi sayur dan buah di Indonesia masih di bawah rekomendasi. Oleh karena itu, “Isi Piringku” tidak hanya menjadi panduan nutrisi, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan nasional untuk meningkatkan konsumsi sayur dan buah di kalangan masyarakat Indonesia.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pusat, diharapkan bahwa pesan dan tujuan dari “Isi Piringku” akan semakin menjangkau masyarakat luas. Ini adalah langkah penting dalam upaya kolektif untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan lebih sadar akan pentingnya gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.(adv)




Capai 157,589 Suara, Ketua Tim Inhil Hebat Ucapkan Terimakasih Kepada Masyarakat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR — Ketua Tim Pemenangan INHIL HEBAT, H Ikbal Sayuti mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Inhil yang sudah mendukung Pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Wakil Bupati (Wabup) H Herman – Yuliantini.

Putra keturunan Bugis tersebut sangat puas dengan hasil yang dicapai oleh pasangan H Herman-Yuliantini dengan berdasarkan hasil Input pada Tabulasi Internal Tim Koalisi dengan perolehan suara 157.589 atau sebesar 59,36% untuk H Herman-Yuliantini. Di susul Paslon nomor urut 2 dengan perolehan suara 75,830 atau sebesar 27,65 %, pasang nomor urut 1 dengan perolehan suara, 32,766, atau sebesar 11,95% dan terakhir pasangan nomor urut 3 dengan perolehan suara 7.511 atau sebesar 2,74%.

“Alhamdulillah, tentunya dengan perolehan suara tersebut membuat pasangan Inhil Hebat diangka tertinggi, sehingga menunggu keputusan hasil dari KPU kabupaten Indragiri Hilir,” ujar H Ikbal Sayuti yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Riau, jum’at (29/11/2024).

Ikbal Sayuti juga mengungkapkan terimakasih kepada seluruh tim yang tergabung dalam barisan Inhil Hebat. Karena ini semua bisa terjadi berkat kegigihan rekan-rekan, sehingga Paslon nomor urut 4 bisa diangka tertinggi dari Paslon yang lainnya.

“Saya atas nama tim pemenangan Inhil hebat mengucapkan terimakasih kepada seluruh relawan, simpatisan dan masyarakat yang sudah mau berjuang bersama sehingga mendapatkan hasil yang dicapai, dengan memuaskan,” kata Ikbal disela-sela kegiatannya.

H Ikbal sendiri dari awal sampai akhir, dirinya penuh keyakinan bahwa Paslon Nomor Urut 4 yang didukung oleh 10 partai politik, tentunya sangat optimis bahwa bisa mengantarkan H Herman-Yuliantini menjadi Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hilir periode 2025-2030 mendatang.

“Kalau saya sangat yakin dan tidak ada keraguan, H Herman dan Yuliantini menang pilkada serentak 2024, dan dengan hasil akhir telah membuktikan perolehan suara 157.589,” tandasnya.

Disamping itu H Ikbal Sayuti juga meminta kepada seluruh pendukung dan simpatisan menitipkan pesan agar jangan bereuforia dengan kemenangan yang telah diraih.

“Sering kita lihat di media sosial banyak yang terlalu bereuforia sangat tinggi, itu menurutnya sangat tidak baik, apalagi Paslon yang lain sudah ada yang memberikan ucapan selamat dan logowo dengan yang sudah ada, jadi kita harus menghormati kawan-kawan kita,” tutupnya.