Sukseskan TMMD Ke-130, Kodim 0314/Inhil Langsir Material ke Desa Kuala Lemang

KERITANG – Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0314/Indragiri Hilir (Inhil) bersama masyarakat tampak bergotong royong melangsir berbagai material bangunan menuju lokasi sasaran fisik di Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir.

Pelangsiran material ini dilakukan untuk mendukung percepatan berbagai pengerjaan program TMMD ke-130, yang meliputi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK), pembuatan sumur bor, hingga semenisasi jalan desa.Kondisi medan serta jarak ke lokasi pengerjaan tidak menyurutkan semangat para prajurit Kodim 0314/Inhil bersama masyarakat setempat.

Dengan bahu-membahu, material seperti semen, pasir, batu, dan perlengkapan sumur bor diangkut melalui jalur darat dan laut agar seluruh target pembangunan fisik selesai tepat waktu.

Dandim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han. selaku Dansatgas TMMD ke-130 menyampaikan bahwa kegiatan pelangsiran material ini merupakan tahapan krusial untuk memastikan ketersediaan bahan bangunan di titik-titik pengerjaan.

“Kemanunggalan TNI dan rakyat sangat terasa dalam proses ini. Meski tantangan di lapangan tidak mudah, semangat gotong royong anggota Satgas dan warga Desa Kuala Lemang menjadi pendorong utama agar pembangunan RTLH, MCK, sumur bor, dan semenisasi jalan ini berjalan lancar dan selesai sesuai target waktu yang ditentukan,” ujarnya.

Kehadiran program TMMD ke-130 ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Desa Kuala Lemang, baik dari sisi aksesibilitas jalan, hunian layak, hingga pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi.




Pantang Menyerah, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil Gotong Royong Langsir Material Sasaran Fisik

KERITANG – Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0314/Indragiri Hilir (Inhil) bersama masyarakat tampak bergotong royong melangsir berbagai material bangunan menuju lokasi sasaran fisik di Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir.Pelangsiran material ini dilakukan untuk mendukung percepatan berbagai pengerjaan program TMMD ke-130, yang meliputi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK), pembuatan sumur bor, hingga semenisasi jalan desa.Kondisi medan serta jarak ke lokasi pengerjaan tidak menyurutkan semangat para prajurit Kodim 0314/Inhil bersama masyarakat setempat. Dengan bahu-membahu, material seperti semen, pasir, batu, dan perlengkapan sumur bor diangkut melalui jalur darat dan laut agar seluruh target pembangunan fisik selesai tepat waktu.Dandim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han. selaku Dansatgas TMMD ke-130 menyampaikan bahwa kegiatan pelangsiran material ini merupakan tahapan krusial untuk memastikan ketersediaan bahan bangunan di titik-titik pengerjaan.”Kemanunggalan TNI dan rakyat sangat terasa dalam proses ini. Meski tantangan di lapangan tidak mudah, semangat gotong royong anggota Satgas dan warga Desa Kuala Lemang menjadi pendorong utama agar pembangunan RTLH, MCK, sumur bor, dan semenisasi jalan ini berjalan lancar dan selesai sesuai target waktu yang ditentukan,” ujarnya.Kehadiran program TMMD ke-130 ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Desa Kuala Lemang, baik dari sisi aksesibilitas jalan, hunian layak, hingga pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi.




Sukseskan TMMD Ke-130, Kodim 0314/Inhil Langsir Material Melalui Jalur Darat dan Laut

KERITANG – Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0314/Indragiri Hilir (Inhil) bersama masyarakat tampak bergotong royong melangsir berbagai material bangunan menuju lokasi sasaran fisik di Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir.

Pelangsiran material ini dilakukan untuk mendukung percepatan berbagai pengerjaan program TMMD ke-130, yang meliputi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK), pembuatan sumur bor, hingga semenisasi jalan desa.

Kondisi medan serta jarak ke lokasi pengerjaan tidak menyurutkan semangat para prajurit Kodim 0314/Inhil bersama masyarakat setempat. Dengan bahu-membahu, material seperti semen, pasir, batu, dan perlengkapan sumur bor diangkut melalui jalur darat dan laut agar seluruh target pembangunan fisik selesai tepat waktu.

Dandim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han. selaku Dansatgas TMMD ke-130 menyampaikan bahwa kegiatan pelangsiran material ini merupakan tahapan krusial untuk memastikan ketersediaan bahan bangunan di titik-titik pengerjaan.

“Kemanunggalan TNI dan rakyat sangat terasa dalam proses ini. Meski tantangan di lapangan tidak mudah, semangat gotong royong anggota Satgas dan warga Desa Kuala Lemang menjadi pendorong utama agar pembangunan RTLH, MCK, sumur bor, dan semenisasi jalan ini berjalan lancar dan selesai sesuai target waktu yang ditentukan,” ujarnya.

Kehadiran program TMMD ke-130 ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Desa Kuala Lemang, baik dari sisi aksesibilitas jalan, hunian layak, hingga pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi.




Perkuat Akses Informasi Hukum dan Layanan Digital, Pemkab Inhil Luncurkan JDIH Terintegrasi i-Potret

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Dwi Budianto, menghadiri kegiatan Launching Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) yang terintegrasi dengan Indragiri Hilir Portal Layanan Terpadu (i-Potret), sekaligus Bimbingan Teknis Portal Layanan Terpadu Pemerintah Daerah Tahun 2026, di Aula Hotel Inhil Pratama, Jalan Guru Hasan, Tembilahan, Rabu (14/10/2026) pagi.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, Dwi Budianto menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi menuntut pemerintah daerah untuk terus beradaptasi dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.

Ia menegaskan bahwa penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi langkah strategis dalam mewujudkan birokrasi modern serta tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Bupati Inhil juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Inhil beserta Bagian Hukum Setda Inhil atas sinergi dalam pengembangan JDIH dan i-Potret.

Menurutnya, integrasi berbagai layanan pemerintahan dalam satu portal merupakan upaya untuk menyederhanakan akses pelayanan bagi masyarakat sekaligus menjawab kebutuhan terhadap layanan digital yang semakin berkembang.

“Dengan i-Potret, kita menyatukan layanan dan memudahkan langkah masyarakat hanya melalui satu pintu,” demikian disampaikan dalam sambutan tertulis Bupati Inhil.

Peluncuran JDIH yang terintegrasi dengan i-Potret diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengakses berbagai produk hukum daerah, mulai dari peraturan daerah, peraturan bupati, hingga keputusan bupati dan dokumen hukum lainnya secara cepat dan terbuka, tanpa biaya serta tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Inhil, Dhoan Dwi Anggara, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mencakup tiga agenda strategis, yakni peluncuran JDIH, penguatan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online melalui i-Potret, serta bimbingan teknis bagi operator layanan dari organisasi perangkat daerah (OPD).

Dhoan menjelaskan, JDIH Kabupaten Inhil dikembangkan bersama Bagian Hukum Setda Inhil dengan sejumlah fitur, di antaranya mesin pencarian dokumen hukum, penampil dokumen PDF, dasbor administrasi, manajemen pengguna, dan audit log. Sistem ini dirancang untuk memperluas keterbukaan informasi hukum bagi masyarakat.

Selain itu, integrasi SPMB Online pada portal i-Potret telah diterapkan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik negeri maupun swasta di Kabupaten Inhil.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam sambutannya, pelaksanaan SPMB Online pada 15–30 Juni 2026 mencatat 9.999 calon peserta didik baru, terdiri atas 5.899 pendaftar jenjang SD dan 4.100 pendaftar jenjang SMP.

Melalui layanan tersebut, orang tua dapat melakukan pendaftaran, memilih sekolah tujuan, mengunggah dokumen persyaratan, serta memantau proses seleksi secara daring. Sistem ini diharapkan mendukung proses penerimaan murid baru yang lebih mudah, transparan, dan efisien.

Untuk mendukung optimalisasi pemanfaatan layanan digital, kegiatan bimbingan teknis yang berlangsung pada 14–15 Oktober 2026 diikuti 35 operator layanan dari OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.

Dhoan menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia yang mengelola dan mengoperasikannya.

Ia berharap para peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh di masing-masing OPD sehingga layanan digital yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui peluncuran JDIH terintegrasi i-Potret, penguatan SPMB Online, dan pelaksanaan bimbingan teknis, Pemerintah Kabupaten Inhil mendorong terwujudnya ekosistem layanan digital yang terintegrasi guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Adv)




Mengaji Jadi Bekal Perubahan, Warga Binaan Rutan Dumai Tekun Belajar Al-Qur’an.

ARBindonesia,com.DUMAI – Beginilah suasana di Masjid Al-Maghfirah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai setiap harinya. Sejumlah warga binaan tampak tekun belajar membaca Al-Qur’an bersama, saling membantu dan membimbing satu sama lain dalam melafalkan ayat-ayat suci.

Kegiatan mengaji ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan keagamaan bagi warga binaan selama menjalani masa pidana. Dengan semangat belajar bersama, mereka berupaya memperbaiki bacaan Al-Qur’an sekaligus memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Di Masjid Al-Maghfirah, proses belajar berlangsung dengan penuh kebersamaan. Warga binaan yang telah lebih dahulu memahami bacaan Al-Qur’an turut membantu rekan-rekannya yang masih belajar. Suasana tersebut mencerminkan tumbuhnya kepedulian dan semangat untuk saling menguatkan dalam menjalani proses pembinaan.

Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan dapat memanfaatkan waktu selama menjalani sisa masa pidana untuk memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. ***tm.




Pemusnahkan Barang Bukti dari 70 Perkara!Kejari Inhil Akan Lounching Layanan Kirim Barang Bukti Gratis Sampai ke Rumah Warga

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir (Inhil) mengambil langkah tegas dalam penegakan hukum. Ratusan gram narkotika, puluhan senjata tajam dan handphone, hingga barang rampasan perkara tindak pidana lainya resmi dimusnahkan hingga tak tersisa karena telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht), Rabu (14/9/2026).

Pemusnahan barang bukti ini merupakan penuntasan dari 70 perkara tindak pidana umum maupun khusus yang ditangani Kejari Inhil sepanjang periode April hingga Agustus 2026.

Di bawah kepemimpinan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Inhil yang baru, Johannes Harysuandy Siregar, S.H., M.H., barang-barang berbahaya seperti 600 gram narkoba, puluhan unit ponsel, timbangan digital, senjata tajam, hingga pakaian dipastikan dimusnahkan secara transparan.

Gebrakan Baru: Barang Bukti Diantar Langsung ke Rumah!

Tak hanya bertindak tegas memusnahkan kejahatan, Kejari Inhil juga membawa kejutan besar lewat program kemanusiaan yang pro-rakyat. Menyadari geografis Inhil yang sangat luas, Kajari Johannes meluncurkan terobosan anyar yakni layanan pengembalian barang bukti langsung ke rumah warga.

“Wilayah Inhil ini sangat luas. Jika masyarakat dari daerah pelosok harus datang ke Tembilahan hanya untuk mengambil barang bukti milik mereka, tentu memakan waktu dan biaya transportasi yang tidak sedikit,” ungkap Kajari Johannes.

Melalui program baru ini, pihak Kejaksaan akan mengantarkan barang bukti milik warga sampai ke pintu rumah, atau minimal dipusatkan di kantor pemerintahan terdekat seperti kantor camat maupun desa. Terobosan ini ditargetkan resmi meluncur (launching) dan beroperasi sebelum Desember 2026.

Diapresiasi Penuh Bupati Inhil

Langkah responsif dan humanis ini pun menuai pujian hangat oleh Bupati Inhil, H. Herman, menyatakan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi Kejari Inhil dalam memusnahkan barang kejahatan sekaligus mendukung penuh program pengembalian barang bukti gratis tersebut.

“Ini langkah luar biasa. Pemerintah Daerah sangat mendukung penuh program Kejari Inhil yang benar-benar meringankan beban dan menjawab kebutuhan masyarakat,” puji H. Herman. ( Arb)