Tahun Ini, Pemkab Inhil Kembali Anggarkan Perbaikan Badan Jalan GAS Menuju Batang Tuaka

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan badan jalan yang masih rusak di ruang jalan penghubung Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) menuju Kelurahan Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka untuk tahun 2017.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan dalam sambutannya saat menghadiri syukuran jalan dan istighasah di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Teluk Pinang, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, setelah kerusakan jalan tersebut diperbaiki pada tahun 2016 lalu menggunakan anggaran dari Pusat, yakni melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), masih ada sekitar 2 kilo lagi yang tersisa dan belum tersentuh perbaikan.

Untuk itu, dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 ini, sudah dianggarkan sebesar Rp 10 M guna memperbaiki ruas jalan yang masih tersebut.

“Artinya, kalau ini menjadi hutang saya, di tahun 2017 ini sudah mulus semua (jalan, red), tidak ada lagi lubang-lubang,” tutur Wardan.

Lebih jauh dijelaskan mantan Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru ini, hingga tahun 2017 ini status jalan tersebut masih menjadi tanggung jawab kabupaten.

“Namun, tahun depan diusulkan jalan ini menjadi jalan provinsi, sehingga penganggarannya bisa berasal dari tingkat provinsi,” terangnya.

Dengan begitu, diharapkan keberadaan jalan tersebut bisa lebih ditingkatkan lagi dengan biaya yang lebih besar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau./ADV/Mirwan




Belasan Napi Rutan Sialang Bungkuk Dievakuasi Ke Lapas Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tembilahan menerima sedikitnya 13 narapidana dari Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Minggu (8/5/2017) sore kemarin.

Evakuasi tersebut dilakukan pasca kerusuhan dan kabirnya ratusan napi. Mereka dibawa menggunakan bus khusus tahanan dan dijaga ketat aparat kepolisian.

“Iya betul, sejumlah narapidana dibawa ke sini (Lapas Tembilahan, red),” kata Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan melalui Kepala Seksi Pembinaan dan Pendidikan, Mardjohan melalui sambungan selularnya.

Sementara ini, lanjutnya, hanya bersifat dititipan karena tidak ada berkas administrasi secara khusus yang diterima. Tapi jikalau berkasnya nanti menyusul maka baru sifatnya disebut berpindah Lapas.

Kemudian terkait Lapas Kelas II A Tembilahan yang saat ini juga mengalami over kapasitas, Madjohan mengaku bahwa pihaknya mensiasati dengan berbagai cara agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Inikan sebenarnya masalah utamanya adalah pemenuhan hak para Napi, jadi kita lebih mengedepankan pendekatan humanis kepada para Napi dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi hak-hak para Napi,” tutupnya./Mirwan




PKS Siap Calonkan Kembali Prabowo di Pilpres 2019

MANGUPURA – Langkah Ketua Umun DPP Gerindra di Pilpres 2018 tampaknya semakin mulus saja.

Terbaru, Presiden PKS, M. Sobihul Iman mengaku pihaknya melirik Ketua Umum DPP Gerindra, Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto sebagai Capres.

Bahkan menurutnya pihaknya sudah cukup intens melakukan berbagai pembicaraan koalisi dengan Gerindra terkait Pemilu 2019 mendatang.

Pasalnya, menurutnya apabila presidential treeshold dipatok 20 persen atau 112 kursi sudah cukup bagi kedua partai untuk berkoalisi.

Untuk diketahui, Gerindra memiliki 73 kursi setara 11,81 persen dan PKS 57 setara 7, 88 persen.

“Ya saya kira masalah kata akhir tentu masih fleksibel, tentu melihat intensitas pembicaraan dan koalisi memang dengan Pak Prabowo paling tinggi, dan kebetulan kalau 20 persen atau 112 kursi, PKS dan Gerindra itu 113 kursi, sudah memenuhi juga, tapi kemungkinannya iya,” kata Mantan Rektor Universitas Paramadina di sela-sela Acara Bimtek Anggota Legislatif Partai Keadilan Sejahtera Wilda Nusa Bali di Hotel Harris Sunset Garden, Badung, Bali, Sabtu (6/5/2017).

Untuk itu pihaknya berharap agar koalisi Gerindra-PKS dapat diimplentasikan kembali di Pilkada Serentak 2018, termasuk di Bali.

Pasalnya, ia menegaskan bahwa pihaknya sudah cukup intens berkomunikasi dengan partai berlambang Garuda tersebut.

“Tapi kalau memang ada pilihan dan posisinya sama saya kira logika umum saja, karena dengan Gerindra sudah intens mungkin dengan Gerindra lebih memudahkan, termasuk di Bali dan daerah lainnya di Pilkada mendatang,” tegasnya.

Walaupun begitu, terkait koalisi di Pilkada Serentak 2018 mendatang, pihaknya menyerahkan kewenangan tersebut kepada jajaran PKS di masing-masing daerah.

Karena menurutnya setiap daerah memiliki kekhasan politik tersendiri.

“Kami serahkan ke daerah masing-masing. Karena di daerah punya pola yang khas,” jelasnya. (*)

sumber: bali.tribunnews.com




Bukan di Pulau Jawa, Paranormal Terbaik Ternyata Berada di Inhil. Mau Tau Siapa Dia ?

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Suhu FE Muhlasin MSP CHT MM, seorang paranormal yang berdomisili di Desa Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dianugerahi sebagai Duta Besar Paranormal Asia 2017 katagori Spritual Profesional Terbaik.

Penghargaan tersebut diterimanya pada moment Anugerah Posmo Award 2017 yang digelar di Garden Palace Hotel Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/4/2017) lalu.

Waktu itu, sebanyak 175 orang peserta se-Profesi mengikuti. Setelah disaring, ada 36 peserta terbaik dan mendapat penghargaan, salah satunya diantaranya pria satu-satunya dari Provinsi Riau.

Menurut Suhu FE Muhlasin MSP CHT MM, tidak mudah untuk meraih prestasi tersebut, tentu dengan persiapan dan kematangan mental serta spiritual dan perjalan dilalui dengan waktu 15 hari dalam mengikuti berbagai ujian yang dihadapi baik itu secara tertulis mau praktek.

“Waktu itu juga diuji sejauh mana prefosional dalam menghadapi klien seperti masyarakat biasa, menengah, para pejabat dan eksekutif,” katanya, Minggu (7/5/2017).

Sebelumnya, ia juga memperoleh Piagam Penghargan pada tahun 2015 silam yakni Katagori Konsultan Spiritual dan Hukum serta Arternative medicine and herbal character achievers Indonesia.

Dan tahun ini kembali diraihnya katagori Spritual Profesional Terbaik yang dinilai mampu memberikan wawasan solusi kesehatan kemakmuran dan kemudian dengan hikmah se-Asia.

Dari prestasi ini, ia jadikan sebagai peningkatan motivasi kedepannya yang siap melayani masyarakat dengan baik dan ikhlas untuk membantu sesama demi kesejahteraan bangsa dan negara.

“Moto saya yakni sebagai media sarana kesuksesan dan kegagalan itu tergantung kepada Tuhan yang maha Esa,” tuturnya.

Sekedar untuk diketahui, kesehariannya spiritual ini menerima konsultasi berbagai keluhan yang dialami kalangan masyarakat luas di kediamannya, tepat di Jalan Lapangan Basket/Adidas Nomor 271 Tanah Merah./Mirwan




Pramuka Peduli Inhil Bantu Korban Musibah Longsor di Kuala Enok

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pramuka Peduli Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyerahkan bantuan kepada korban musibah longsor di Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah, Sabtu (6/5/2017) kemarin.

Saat itu, bantuan diterima oleh Camat Tanah Merah, Yuliargo  didampingi panitia Posko penerima bantuan.

“Saya mewakili masyarakat Tanah Merah mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada adik-adik Pramuka Peduli Inhil yang peduli terhadap wilayah kami,” kata Camat.

Sementara itu, Ketua DKC Pramuka Kabupaten Inhil, Amirul Hakim mengaku cukup senang karena mampu berbagi terhadap para korban musibah longsor.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan korban bencana longsor serta mempercepat penghubung antara kedua kelurahan baik tanah merah maupun Kuala Enok,” kata pria yang akrab disapa Aam ini./Mirwan




Ciptakan Kondusifitas Daerah Bupati Harapkan Kerjasama Penegak Hukum dan Masyarakat

Tembilahan, detikriau.org – Ciptakan kondusifitas daerah, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengharapkan penegak hukum bersama masyarakat senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban.

“Pada tataran penyelenggara daerah, terutama Kabupaten Inhil, juga perlu adanya komunikasi dan sinergitas dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat,” Sampaikan Bupati pada acara Silahturrahmi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), dengan Kapolda Riau Bersama Forkopimda, Tomas, Toga, Todat dan Toda Dalam Rangka Kunjungan Kerja Di Polres Inhil, Kamis (4/5/2017) kemaren

Beberapa waktu lalu, dikatakan Bupati Wardan, Pemerintah Kabupaten Inhil mendapatkan penghargaan atas komitmen dan sinergitas dengan institusi negara, baik Polri maupun TNI dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban dengan membangun pos terpadu Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

“Selama memimpin Kabupaten Inhil saya merasa dukungan dari pihak kepolisian, khususnya Polres Inhil begitu besar dalam mensukseskan jalannya program – program pembangunan Pemerintah, terutama dalam hal keamanan dan ketertiban. Maka itu, dalam konteks sinergitas antar institusi, Pemerintah Kabupaten Inhil turut mendukung kinerja Polri dan TNI,” ujar Bupati Wardan.

Selanjutnya, Bupati Wardan menyebutkan, salah satu faktor pendorong terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat adalah melalui jalinan persatuan dan kesatuan yang dibangun dengan cara menumbuhkan silahturrahmi antar sesama berlandasakan pancasila, Undang – Undang Dasar 1945 dan ke-bhinneka-tunggal-ika-an.

Senada, Kapolda Riau, Irjen. Pol. Zulkarnain mengatakan, silahturrahmi berfungsi untuk meningkatkan rasa persaudaraan dan solidaritas antar sesama serta memperkokoh persatuan dan kesatuan. Sebab, lanjut Zulkarnain, Kemerdekaan Indonesia silam, salah satunya didorong oleh persatuan dan kesatuan yang dibangun melalui jalinan silahturrahmi.

Upaya membangun dan menjaga silahturrahmi guna menciptakan persatuan dan kesatuan, dikatakan Zulkarnain, sudah dimulai sejak era pra – kemerdekaan negara Indonesia. Kala itu, lanjutnya, perjuangan menciptakan persatuan dan kesatuan dilakukan ditengah perlawanan terhadap para penjajah.

“Pada masa pra kemerdekaan itu, justru rasa persaudaraan kian terasa, persatuan dan kesatuan semakin terbangun. Hingga oada akhirnya kemerdekaan dapat direbut dan dipertahakan dari para penjajah,” tukasnya.

Pada masa sekarang, dengan dinamika global, dikatakan Zulkarnain, perjuangan melawan common enemy semakin sulit dilakukan, mengingat upaya memecah persatuan dan kesatuan tidak hanya berasal dari bangsa lain melainkan juga berasal dari bangsa sendiri.

“Untuk itu, perlu diciptakan sebuah langkah, sebuah instrumen untuk menjaga persatuan dan kesatuan, salah satunya adalah melalui silahturrahmi yang harus senanatiasa dilakukan,” tutur Zulkarnain./Diskominfo/ADV