Mahasiwa Inhil Tidak Lagi “Macan” Kampus, Ketua Sapma Kritik Sistem Pengkaderan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Said Aniel Osman mengaku miris menyaksikan kondisi pengkaderan mahasiswa Inhil.

“Saya melihat mahasiswa tidak lagi menjadi macan kampus, wajar saja jika pelajar hari ini sudah tidak ada lagi responsif terkait persoalan bangsa. Bukan hanya itu, parahnya juga beberapa pelajar dan mahasiswa cenderung ikut terbawa untuk mengunakan narkoba atau pada pergaulan bebas yang tidak terarah pada tujuan membangun pada kepedulian sosial bangsa,” Kritik Anel yang disampaikan melalui detikriau.org, Senin (8/5/2017) kemarin.

Dengan situasi pengkaderan seperti ini lanjutnya, pembinaan karakteristik kepemimpinan diranah kemahasiswaan dan pelajar di wilayah Inhil akan mengancam generasi bangsa yang cenderung negatif. Sebab menurutnya, pengkaderan dalam pembinaan terhadap mahasiswa dan pelajar itu merupakan tolak ukur guna membangun kepemimpinan diwaktu mendatang.

Untuk itu, ia berharap kepada seluruh guru dan dosen serta petinggi kampus untuk tidak hanya diam. Namun berbuat untuk tetap eksisnya para calon-calon aktifis negeri.

“kepada adik-adik mahasiswa dan pelajar. Saya harap bangunlah, sadarlah bahwa dunia ini tidak hanya habis dimeja-meja warkop dan di depan teknologi saja. Tapi dunia ini luas, tidak habis sejauh mata memandang,” tuturnya./Mirwan




Lakukan Perlawan Saat ditangkap, Adeng Dihadiahi Timah Panas

“Sikat Ranmor di 14 TKP Berbeda bersama 2 Rekan yang Masih Buron”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sya alias Adeng (19) terpaksa dilumpuhkan dengan 1 tembakan. Pasalnya, pria pengangguran ini melawan ketika diamankan petugas, Minggu (7/5/2017) kemarin.

Ia terlibat tindak pidana Curanmor, ia dibekuk di depan sebuah Toko Jalan Gerilya Parit 7 Tembilahan Hulu, tidak jauh dari kediamannya sekira pukul 19.00 WIB.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui Kasat Reskrim, AKP Arry Prasetyo menyatakan bahwa jejak Residivis Curanmor pada tahun 2013 ini tercium setelah petugas melakukan penyelidikan terhadap peristiwa kehilangan satu unit Suzuki Satria FU BM 5669 GO milik Hendri (34).

“Kendaraan milik Hendri ini hilang saat parkir di depan Pangkas Rambut Paris di Jalan Imam Bonjol Parit 11Tembilahan, Minggu 30 April 2017 lalu,” kata Kapolres, Selasa (9/5/2017).

Dari penyelidikan tersebut kata Dolifar, didapat petunjuk yang mengarah kepada terduga pelaku. Ketika di TKP, petugas segera mendatangi pelaku untuk dilakukan penangkapan.

“Namun kala itu ia melakukan perlawanan, hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan ke kaki kanan. Setelah pelaku diobati, kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap dirinya dan pengembangan kasus lebih lanjut,” paparnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku, didapat fakta yang cukup mencengangkan. Bagaimana tidak, remaja ini ternyata telah beraksi di 14 TKP beberapa lokasi di  Tembilahan dan Kecamatan lainnya.

Aksinya itu tidak sendiri, malinkan bersama dua rekannya yakni berinisial Yan dan Ad, keduanya DPO.

Adapun 14 TKP tersebut antara lain :
1. Suzuki Satria Fu, TKP Jalan Imam Bonjol Parit 11 Tembilahan
2. Honda Beat putih, TKP Jalan Datuk Bandar Tembilahan.
3. Honda Beat Orange, TKP Jalan Budiman Tembilahan.
4. Honda Beat Biru Putih, TKP Jalan P. Hidayat Parit 13 Tembilahan.
5. Kawasaki KLX hijau, TKP Jalan Tanjung Priok Tembilahan.
6. Honda Vario Hitam, TKP Jalan Trimas Jaya Tembilahan.
7. Honda Vario Coklat, TKP Jalan SKB Tembilahan.
8. Kawasaki KLX hijau,    TKP Jalan Kembang Tembilahan.
9. Honda Vario putih, TKP Jalan Pekan Arba Tembilahan.
10. Honda Vario Coklat, TKP Jalan Baharudin Yusuf Simpang Sapta Marga Tembilahan Hulu
11. Honda Vario Putih, TKP Jalan A. Yani Tembilahan Hulu.
12. Honda Vario Biru Putih, TKP Jalan A. Yani SD 009 Parit 10 Tembilahan Hulu.
13. Honda Beat Biru, TKP Jalan Propinsi Tempuling
14. Honda Vario Hitam, TKP Jalan Propinsi Tempuling.

Kendaraan kendaraan tersebut menurut pengakuan terduga pelaku dijual kepada Jo (DPO) dan He (DPO), dan ada juga yang saat ini dibawa pelaku yang masih DPO.

“Terduga pelaku sendiri adalah DPO Polres Inhil dalam perkara pencurian sepeda motor di 17 TKP dalam Wilayah Inhil yang dilakukannya bersama-sama dengan RR (tertangkap) dan DS (tertangkap),” tuturnya.

Adapun modus terduga pelaku mengambil sepeda motor para korban adalah dengan cara didorong selanjutnya ditempat sepi, terduga pelaku membakar kabel kunci kontak dan kemudian menyalakan mesin sepeda motor.

“Saat ini, terduga pelaku sudah diamankan di Polres Inhil dan kepadanya akan diancam pasal 363 Jo 65 KUHP,” pungkasnya./Mirwan




Sekda Inhil Hadiri Apel Gelar Operasi Patuh Siak 2017

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin menghadiri apel gelar pasukan operasi patuh siak 2017 di lapangan upacara Mapolres Inhil Jalan Gadjah Mada Tembilahan, Selasa (9/5/2017).

Atas nama pemerintah, Sekda menyambut baik atas terselenggaranya operasi patuh siak tersebut. Sebab tujuannya dikatakan Sekda sangatlah positif yakni meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas sekaligus meminimalisir Laka Lantas.

“Tak hanya itu, tujuannya juga untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan terwujudnya situasi Kamseltibcar Lantas,” kata Said Syarifuddin.

Untuk itu, ia berharap kepada masyarakat ketika berpergian tidak lupa membawa SIM dan STNK serta kelengkapan lainnya.

Dalam pelaksanaan tugas selama Ops Patuh Siak 2017 ini, diharapkannya juga selalu menjaga keselamatan dan kesehatan. “Kita harap selama giat berlangsung situasi terdapat aman dan kondusif,” imbuhnya./ADV/Mirwan




Digasak Begal Perairan, ABK Pompong Tenggelam Saat Lompat Ke Sungai

TEMBILAHAN (detikriau.org) – 1 unit Pompong dirampok oleh 4 OTK di perairan Tanjung Camar Sei Jepon, Kelurahan Seberang Tembilahan, Selasa (9/5/2017) sekitar pukul 02.00 WIB.

Menurut informasi dari kepolisian, pompong tanpa nama ini dinakhodai oleh Satri dan ditumpangi 2 ABKnya yakni Izul dan Zuli.

Saat itu, mereka sedang berlayar dari Sungai Bela Kecamatan Kuindra. Pada saat pompong melintas di perairan TKP, datang pompong jenis perahu sekira GT 1,5 bersandar ke pompong korban.

“Pompong yang tiba datang ini ada 4 orang pria, mereka langsung menodong para korban dengan benda yang diduga jenis Senjata Tajam. Karena ketakutan, Izul dan Zuli melompat ke sungai,” kata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung melalui Kasat Polair, AKP Awaluddin.

Dan ketika itu, ABK atas nama Zuli tenggelam dan sampai saat ini belum kunjung ditemukan.

Tak hanya itu, para pelaku kala itu juga mengambil ikan sebanyak 7 kotak senilai Rp 5 juta dan 25 buah tabung gas ukuran 3 kg kosong. Setelah melancarkan aksinya, para pelaku kemudian meninggalkan pompong korban.

“Saat ini sedang mencari korban yang hilang bersama BPBD Inhil dan berkoordinasi dengan Polsek Kuindra untuk mengungkap pelaku curas tersebut,” imbuhnya./Mirwan




Selalu Kalah, Pelatih Persih FC Diminta Mundur

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pelatih Persih FC diminta untuk diganti. Pasalnya, dari beberapa pertandingan Liga 2 selalu mengalami kekalahan.

Kekecewaan tersebut dilontarkan sekelompok suporter yang mengatasnamakan pasukan rawa 13 melalui Spanduk di sekitar Pelabuhan Batam Tembilahan, Senin (8/5/2017).

Dari spanduk warna putih tersebut tampak jelas berbagai tulisan bentuk kekecewaan yang pada intinya minta dievaluasi internal Persih FC.

“Spanduk tersebut sebagai bentuk kekecewaan kami atas kekalahan beruntun Persih FC. Kesalahan ini kami nilai terletak pada ketidakpiawaian pelatih,” kata salah seorang Suporter, Budi melalui sambungan selular.

Untuk itu, mereka menuntut pelatih untuk dievaluasi dan diganti dengan yang lebih baik.

Sementara itu, Ketua Suporter Persih FC Mania, Zulkifli AM malah membantah. Sebab menurutnya tidak ada Suporter meributkan persoalan internal Persih.

“Itu bukan suporter, itu ada indikasi politik. Bahkan kita membuat manajemen yang bagus. Suporter itu tetap mendukung walaupun kalah,” katanya.

Dan disamping itu, pria yang akrab disapa Pilay ini malah mengindikasikan adanya aktor yang sengaja bermain untuk memintakan pergantian pelatih.

“Yang jelas mereka bukan bagian dari Suporter, ini namanya pembunuhan karakter,” pungkasnya./Mirwan

 




Kantongi 2 Paket Sabu-Sabu, Polisi Bekuk Warga Jalan Sederhana Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) membekuk seorang pelaku tindak pidana Narkoba di Jalan Sederhana Tembilahan, Minggu (7/5/2017) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Pelakunya adalah berinisial Bin (41) warga Jalan Sederhana Tembilahan. Saat digeledah, petugas menemukan 2 paket sedang sabu-sabu seberat 7,70 gram.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung melalui Kasat Res Narkoba, AKP Bachtiar menceritakan bahwa penangkapan terduga pelaku, berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat kepada pihaknya, yang menyatakan ada seorang pria di TKP.

Di sana, dikabarkan sering melakukan transaksi narkoba. Atas informasi tersebut, Kasat Res Narkoba memerintahkan Unit Opsnal Sat Res Narkoba untuk melakukan penyelidikan.

Setelah memperoleh informasi yang akurat pada hari yang sama sekira pukul 20.00 wib personil Sat Narkoba langsung melakukan penangkapan dan pengeledahan terhadap seorang diduga pelaku TP Narkotika.

“Dari interogasi didapat pengakuan, bahwa terduga pelaku mengakui bahwa barang bukti narkotika yang di temukan ada pada terduga pelaku, di dapat dari Ab, warga Tembilahan Hulu. Mendapat informasi tersebut, kemudian anggota Sat Res Narkoba, langsung menuju ke rumah Ab, namun lelaki dimaksud, sudah tidak berada lagi di rumahnya,” katanya.

Saat ini, terduga pelaku dan barang bukti, sudah diamankan di Polres Inhil untuk proses penyidikan lebih lanjut./Mirwan