Pria Renta Ditemukan Tersangkut di Akar Pidada Dalam Kondisi Tak Bernyawa

“Diduga Terjatuh Saat Akan Mandi”

Tembilahan, detikriau.org – Hasim Bin Hamid warga Jalan  Cinta Maju Parit 7 Kelurahan Tembilahan Barat Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir – Riau ditemukan sudah tidak bernyawa didalam parit (anak sungai. Red) dibelakang rumah tetangganya.

Laki-laki berusia 91 tahun ini diduga tenggelam saat akan mandi. Selasa (6/6/2017) sekira pukul 05.30 Wib.

Berdasar keterangan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, S.IK, melalui Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP A. Raymond Tarigan S.Sos, kronologis kejadian awalnya diketahui oleh keponakan korban Masni Yusuf.

Subuh itu, Masni mendatangi rumah korban untuk mengantar  makanan sahur namun tidak berhasil menemui pamannya itu.

Masni selanjutnya berusaha melakukan pencarian di belakang rumah korban. Saat itu ia melihat ada selimut korban di pelantar.

Karena mengetahui korban sebelumnya sudah sering terjatuh pada saat mandi dan merasa khawatir dengan nasib korban, Masni-pun meminta pertolongan kepada warga setempat, untuk melakukan pencarian.

Akhirnya sekira pukul 05.30 WIB, korban berhasil ditemukan di parit di belakang rumah tetangganya, lebih kurang 20 meter dari rumah korban. Saat ditemukan, tubuh laki-laki renta itu tersangkut di akar Pohon Pidada di pinggir Sungai, sudah dalam keadaan kaku dan meninggal dunia.

Menurut keterangan Masni, kondisi korban sudah sangat tua dan pikun serta kedua matanya, sudah tidak bisa melihat lagi. Selain itu, korban juga tinggal sendirian dirumahnya.

“Saat ini korban sudah dimakamkan di Pemakaman umum Jalan Provinsi Parit 5 Kelurahan Tembilahan Barat Kec.  Tembilahan Hulu Kab.  Inhil” Pungkas Kapolsek./ Am




Asisten II Setda Inhil Ikuti Rakor Lintas Sektoral di Mapolres

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten II Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Rudiansyah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang digelar Polres Inhil di Aula Mapolres Jalan Gadjah Mada Tembilahan, Selasa (6/6/2017).

Kegiatan yang dipimpin Wakapolres Inhil Kompol Azwar ini dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1438 H yakni Ops Ramadniyah Siak 2017. Saat itu, Asisten didampingi Kakan Satpol PP TM Syaifullah dan beberapa pejabat Eselon dilingkungan Pemkab Inhil. Kemudian, turut juga dihadiri Kasdim 0314/Inhil Mayor Suratno dan sejumlah undangan lainnya.

Operasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi serta tindakan dalam giat PAM RAMADNIYA Siak-2017 dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H guna ciptakan KAMTIBMAS yang kondusif di Kabupaten Inhil. Adapun jumlah personil gabungan yang di siagakan selama 16 hari Operasi RAMADNIYA SIAK-2017 yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Damkar, Diskes dan Bina Marga.

Asisten II mengatakan, Rakor lintas sektoral ini dalam rangka menghadapi lebaran dan beberapa ruas jalan mengalami kerusakan yang menuju Kota Tembilahan dan ini sudah ditindak lanjuti oleh Pemerintah Provinsi Riau.

“Untuk itu, diharapkan kepada pihak kontraktor yang akan mengerjakan ruas jalan tersebut untuk melakukan penimbunan ruas jalan yang rusak supaya jalan bisa dilewati dengan baik,” kata Rudi.

Sementara itu, Wakapolres Inhil Kompol Azwar mengharapkan dukungan semua pihak dalam operasi Ramadniya Siak-2017 ini karena semua unsur terkait terlibat dalam operasi.

Dimana operasi Ramadniya Siak-2017 menekankan bagaiamana terciptanya suasana aman dan kondusif dalam pelaksanaa ibadah selama bulan suci Ramadhan serta bagaimana terselenggaranya ketertiban, kemanan dan keselamatan dalam beralulintas selama pelaksanaan Idul Fitri 1438 H./ADV/Mirwan




Polres Inhil Musnahkan Ribuan Botol Miras

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) musnahkan sebanyak 1.120 botol minuman keras (Miras) dari berbagai merek di halaman Mapolres Jalan Gadjah Mada Tembilahan, Selasa (6/6/2017).

Tak hanya Miras, kala itu juga dimusnahkan 32 unit Kenalpot Racing, 305 makanan kadarluarsa dari berbagi jenis merek, 6 unit meriam, 16 derigen minuman keras tradisional jenis tuak serta 13.953 petasan berbagai merek.

Dalam kegiatan pemusnahan itu turut dihadiri Unsur Forkopimda, sejumlah organisasi masyarakat, organisasi pemuda dan serta satuan kerja perangkat daerah terkait dilingkungan Pemkab Inhil.

Waka Polres Inhil, KOMPOL Dr H Azwar saat dikonfirmasi mengatakan, barang-barang yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penindakan dari Kegiatan Polisi Yang Ditingkatkan (K2YD) dengan sasaran kejahatan konvensional dan premanisme meliputi pembuatan merecon, miras, judi, balap liar dan motor-motor yang  mengunakan Kenalpot yang tidak standar serta makanan/minuman yang telah kadarluarsa.

“Yang kita (Polres Inhil, red) musnahkan ini merupakan hasil penindakan kegiatan K2YD,” ungkapnya singkat.

Selain pemusnahan tersebut, sebelumnya Polres Inhil juga mengelar rapat lintas sektor bersama perangkat daerah dan sejumlah organisasi, terkait pelaksanaan Operasi RAMADNIYA Siak 2017.

“Operasi RAMADNIYA ini merupakan Oprasi yang terbuka, artinya semua lapisan dan Steakholder dapat berpartisipasi, kita mengadakan rapat lintas sektor ini bermaksud mengajak semua unsur terkait untuk membantu kelancaran oprasi ini,” pungkanya./Mirwan




Bupati Inhil ajak masyarakat bijak gunakan medsos

TEMBILAHAN, detikriau.org  – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, meminta masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial (Medsos) seperti Facebook (FB) dan sebagainya.

Sarana itu bukan tempat untuk menghujat, menghina, melecehkan apalagi sampai menabur kebencian yang bisa berujung terganggunya kondusifitas suatu daerah. Termasuk pencemaran nama baik seseorang. 

“Gunakanlah, media sosial untuk hal-hal positif. Jangan sampai menggunakan untuk menjelek-jelekkan orang. Itu tidak bagus,” pesan Bupati Inhil HM Wardan

Menanggapi akun FB atas nama Egal Rmbc yang memposting kata-kata yang tidak pantas yang ditujukan kepada Wardan dan Jokowi, menurut Bupati, itu merupakan kalimat yang tidak seharusnya di posting.

“Ya mau bagaimana lagi. Mungkin si pemilik akun belum paham kalau ada undang-undang yang mengatur tentang transaksi elektronik dan sejenisnya,” kata Wardan.

Pada akun Egal Rmbc yang di posting 3 Juni 2017, berbunyi kalimat yang sangat tidak pantas. Entah apa latar belakang dan tujuan pemilik akun sampai berani memposting kalimat tercela yang tidak pantas.

“Saya juga tidak tau apa maksudnya. Padahal saya tidak kenal sama dia. Mungkin saja yang bersangkutan khilaf. Mudah-mudahan kedepan dia tak mengulanginya,” kata Bupati.

Saat ditanya apakah Wardan, secara pribadi akan membawa kasus tersebut ke hukum. Atau membuat laporan polisi agar pelaku dapat dikenakan sangsi sesuai ketentuan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kalau secara pribadi saya tidak ada masalah. Namun sebagai pejabat negara, ada pula aturan yang mengatur tentang pencemaran nama baik. Kita tunggulah apakah itu yang bersangkutan mau meminta maaf dan menyadari kesalahannya,” imbuh Bupati.

Adapun kalimat yang tercantum dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE adalah. Setiap Orang  yang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  mendistribusikan dan/atau  mentransmisikan dan/atau  membuat  dapat diaksesnya  Informasi  Elektronik  dan/atau  Dokumen  Elektronik  yang memiliki muatan  penghinaan dan/atau pencemaran nama  baik sebagaimana dimaksud  dalam Pasal 27  ayat  (3)  dipidana  dengan  pidana  penjara  paling lama 4 (empat)  tahun  dan/atau denda paling banyak  Rp750.000.000,00  (tujuh  ratus  lima puluh juta rupiah)./Diskominfo/ADV

 




Pemkab Inhil Gelar Buka Puasa Bersama Pengurus KKIH Pekanbaru

PEKANBARU (detikriau.org) – Bupati Inhil HM Wardan melakukan buka puasa bersama Ratusan masyarakat Pekanbaru asal Indragiri Hilir yang terhimpun dalam Kerukunan Keluarga Indragiri Hilir (KKIH) Pekanbaru di Grand Ballroom Hotel Pangeran, Senin (5/6/2017).

Dalam sambutannya, Bupati Inhil memanjatkanr asa syukur karena Pemkab Inhil hingga saat ini masih dapat melaksanakan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah acara ini setiap tahunnya bisa kita laksanakan. Melalui acara ini, selain bersilaturahmi, kita juga dapat melepas rindu terutama yang sudah lama tak jumpa,” Ucap Wardan.

Pada kesempatan tersebut, Wardan juga tak lupa menceritakan berbagai kemajuan pembangunan yang telah dicapai Kabupaten Inhil saat ini melalui beberapa program prioritas, seperti DMIJ serta penyelamatan kebun kelapa rakyat.  Saat ini menurut Bupati Inhil sudah semakin berkembang.

Khusus untuk penyelamatan perkebunan kelapa rakyat, kata Wardan memang menjadi salah satu prioritasnya karena memang kebun kelapa merupakan ‘pohon kehidupan’ bagi 72 persen masyarakat Inhil.

“Alhamdulillah, dengan upaya yang terus kita lakukan, kini ada 16 eksavator yang telah kita bagikan ke 16 kecamatan. Ini tentunya sebagai upaya kita memperbaiki kebun-kebun rakyat,” ungkap Wardan.

Harga kelapa, kini juga relatif tinggi dan stabil. Dia mengakui bahwa saat ini ada terjadi sedikit penurunan harga, tapi itu tentu jadi bahan pemikirannya bersama OPD terkait.

“Kita tetap terus carikan jalan keluarnya agar harga kelapa dapat terus tinggi. Karena kita tau, harga kelapa merupakan jaminan kesejahteraan mayoritas masyarakat kita,”

Tidak hanya itu, menurut Bupati, Inhil kini mendapat kehormatan sebagai tuan rumah perayaan World Coconut Day atau Hari Kelapa Dunia. Tepatnya pada 9 September 2017 yang nantinya akan dihadiri oleh perwakilan 11 negara.

“Kita berharap melalui kegiatan ini, akan dapat mengenalkan Inhil pada dunia, khususnya dari kelapanya,” harap Wardan.

Sementara itu ketua umum KKIH Pekanbaru, Prof Dr Sujianto mengatakan bahwa momentum ini dianggap sebagai pelepas rindu terhadap kabupaten tercinta. “Bagi kami acara ini merupakan pelepasan rindu. Kami bangga terhadap potensi daerah kita yaitu pantai solop. Banyak orang Inhil yang belum tau potensi daerahnya,” tuturnya.

Sebagai informasi, pada acara tersebut tampak hadir beberapa tokoh Inhil serta pejabat baik pejabat Inhil maupun lintas. Seperti Ketua DPRD Riau, Septina Primawati Rusli, serta para anggota DPRD Riau asal dapil Inhil. Kapolres Inhil, Dandim Inhil, Kepala Kejaksaan Inhil, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Inhil. Sekdakab Inhil, Ketua DPRD Inhil serta anggota DPRD Inhil, Camat se-Inhil serta sejumlah Kepala Desa./ADV/Humas/dro




Ramadhan 1438 H, Dipimpin Wakapolres, Puluhan Polisi Ikuti Kegiatan “Subuh Keliling”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Waka Polres Indragiri Hilir (Inhil) KOMPOL Dr H Azwar memimpin kegiatan Subuh Keliling di Masjid Amal Bakti Pancasila Parit VI Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Minggu (4/6/2017).

Saat itu, sebanyak 35 orang Personel Polres Inhil dibawanya dan dihadiri para pengurus serta Jemaah Masjid. Kegiatan itu berlangsung khidmad mengikuti rangkaian kegiatan ibadah Subuh tersebut.

“Kegiatan Subuh Keliling ini dimaksudkan untuk lebih mendekatkan Polri dengan masyarakat di dalam Bulan Suci Ramadhan 1438 H, dan untuk menciptakan ketentraman dan ketertiban umum serta suasana daerah yang kondusif di Kelurahan Tembilahan Hulu khususnya dan Kabupaten Indragiri Hilir umumnya,” kata Dr Azwar.

Kemudian, Waka Polres juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang pada intinya mengajak masyarakat dapat menjadi membantu Polres Inhil, dalam menjaga keamanan dirinya dan lingkungan. Apabila ditemukan hal-hal yang janggal, segera diinformasikan kepada Kantor Polisi terdekat.

Sejalan dengan kegiatan diatas, Tim lain yang beranggotakan Personel Sat Binmas dan Sat Tahti Polres Inhil, yang dipimpin Kasat Tahti Polres Inhil IPTU Martius, juga mengadakan kegiatan serupa di Masjid An Nur Jalan Tanjung Harapan Tembilahan.

Dari kegiatan – kegiatan keagaaman yang menyentuh langsung pada masyarakat sesuai dengan motto “dimana – mana ada Polri, dan Polri ada dimana – mana”./Mirwan

Save