Evaluasi DPKP, Komisi IV DPRD Inhil Lakukan RDP

Tembilahan, detikriau.org –  Komisi IV DPRD Inhil mengelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inhil, Senin (12/6/2017).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Inhil Sumardi itu bertujukan untuk melakukan evaluasi capaian progress Anggaran 2017 pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Menurut Kadis Damkar Sirajudin,  hingga saat ini pencapaian progres fisik dan keuangan di Satker yang dipimpinnya telah mencapai 27 persen, dari 3 Miliar lebih anggaran yang tersedia.

Dalam upaya meningkatkan kinerja, Sirajudin katakan telah melakukan upaya-upaya pembenahan internal serta perbaikan fasilitas yang ada yang menurutnya masih sangat terbatas.

“Fasilitas yang ada sudah sangat terbatas, terutama peralatan mobil pemadam kebakaran yang hanya ada 2 unit,” katanya.

Sementara itu Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil Herwanissitas berharap DPKP juga terus berupaya melakukan peningkatan kemampuan personil. Tidak terbatas persoalan kemampuan memadamkan api.

“Bukan kemampuan memadam kebakaran saja yang ditingkatkan, tapi juga kemampuan hal lainny, seperti penanganan reptil buas. tidak bisa tidak karena ini merupakan keahlian yang dibutuhkan dalam penyelamatan,” katanya.

Namun ia berharap, Dinas Pemdam Kebakaran dan Penyelamatan dapat terus berkembang sesuai roh dan semangat terbentuknya nomenklatur berdasarkan UU No 23 turunan PP No 18 Tahun 2016 tentang organisasi perangkat daerah, ditambah lagi dengan Perda yang sudah ada.

“Yang mana petunjuk teknis dalam Perda,berupa Peraturan Bupati mengacu pada nomenklatur yang sudah dibuat oleh Kementrian dalam negeri, disitu tupoksi Dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan jelas,” pungkasnya./ Adv/Mirwan




Bupati Inhil Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an di Mesjid Agung Al – Huda

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1438 Hijriyah di Mesjid Agung Al – Huda, Jalan Jenderal Sudirman, Tembilahan, Minggu (11/6/2017) malam.

Pada peringatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Inhil bekerjasama dengan pengurus Mesjid Agung Al – Huda ini turut hadir pula, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikha Wardan, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Inhil, Unsur forkopimda dan yang mewakili, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Inhil dan ratusan jema’ah Mesjid Agung Al – Huda lainnya.

Ketua Pelaksana, Al – Ustadz Suryadi S.Ag, dalam laporannya, mengatakan tujuan dari peringatan nuzulul qur’an ini salah satunya adalah untuk membentuk seorang hafidz atau penghapal Al – Qur’an yang andal.

“Sehingga, kedepannya, Insya Allah Kabupaten Inhil dapat memiliki seorang pemimpin yang berlatar belakang seorang hafidz,” ujar Suryadi.

Pada peringatan Nuzulul Qur’an kali ini, Suryadi melihat suatu perbedaan sejak shalat tarawih berlangsung. Pada peringatan Nuzulul Qur’an kali ini, Dia melihat, tidak seorang pun dari jema’ah shalat tarawih yang meninggalkan syaf dari awal hingga akhir.

“Biasanya, shalat tarawih delapan raka’at, sudah ada yang meninggalkan syaf. Hingga pada akhirnya, jumlah jema’ah jauh merosot jika dibandingkan dengan awal shalat. Hal luar biasa lainnya adalah penyelenggaraan peringatan Nuzulul Qur’an yang tepat pada malam 17 Ramadhan, ini baru saja terjadi di Inhil,” papar Suryadi.

Untuk itu, Suryadi berharap, pasca pelaksanaan peringatan Nuzulul Qur’an 1438 Hijriyah ini, setiap jema’ah yang hadir bisa memperoleh safa’at dari amalan kandungan ayat suci Al – Qur’an kedepannya.

“Ini merupakan momentum, mudah – mudahan melalui momen ini kita dapat mencintai Al – Qur’an, mendalaminya dan mengamalkannya sehingga memperoleh safa’at,” harap Suryadi.

Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan dalam sambutannya turut membenarkan perkataan Suryadi sebelumnya yang menyebut terdapat perbedaan yang dirasa sejak awal melaksanakan shalat tarawih berjama’ah di Mesjid Agung Al – Huda malam ini.

“Apalagi dalam shalat tarawih kali ini, kita di-imami oleh seorang hafidz Al – Qur’an. Serasa lebih termotivasi. Mendengar bacaan yang begitu fasih. Hati ini merasa sejuk dan tenang,” ungkap Bupati.

Kedepan, melalui program yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil, Bupati mengharapkan akan terlahir ‘bibit – bibit’ penghapal qur’an yang bahkan mungkin akan menjadi pemimpin di Kabupaten Inhil kelak.

“Saat ini, pogram maghrib mengaji sudah sampai ke Desa – Desa. Bahkan, nanti kami berharap Kabupaten Inhil dapat memiliki sebuah gedung untuk memusatkan kegiatan tahfiz Al – Qur’an. Jadi, pelaksanaan program maghrib mengaji juga ditunjang dengan fasilitas yang memadai,” terang Bupati.

Sejauh ini, Bupati Wardan mengaku, telah melihat perkembangan positif dan signifikan dari anak – anak yang mengikuti pelaksanaan program maghrib mengaji secara berkesinambungan.

“Melalui pelaksanaan program maghrib mengaji dan pemusatan tahfiz Qur’an nantinya, semoga anak – anak kita dapat menjadi seorang hafiz Qur’an yang baik dan berkualitas,”

Usia sambutan, peringatan Nuzulul Qur’an dilanjutkan dengan rangkaian acara lainnya, yaitu penyampaian tausyiah oleh Ustadz Dr H Ahmad Abdullah LC, MA, asal Kalimantan Selatan yang juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Al – Qur’an Al – Hidayah, Kabupaten Siak, Provinsi Riau./ Bid. P4KSDK Diskominfo Inhil/ADV




Ketua DPRD Inhil Apresiasi Raihan Opini WTP BPK Kepada Pemkab Inhil

Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam (kiri)

Tembilahan, detikriau.org – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Riau atas laporan keuangan 2016 mendapatkan apreasi dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil, H Dani M Nursalam.

Menurut Dani, 52 tahun sejak berdirinya Kabupaten Inhil, opini WTP baru kali pertama ini berhasil didapatkan.

“Alhamdulillah, implementasi regulasi keuangan dari BPK untuk pemeriksaan keuangan Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten Inhil mendapatkan opini positif, yakni Wajar Tanpa Pengecualian. Ini merupakan peningkatan kinerja yang disusul dengan peningkatan prestasi,” kata Dani M Nursalam usai penyerahan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tahun 2016 Pemerintah Kabupaten / Kota se – Provinsi Riau di Kantor BPK perwakilan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin (12/6/2017) siang.

Dani berharap raihan prestasi gemilang ini dapat senantiasa dipertahankan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil. Dia berpesan, agar jajaran Pemerintah Kabupaten Inhil tidak terlena atas perolehan di tahun ini yang sifatnya hanya sementara.

“Tentunya, kita berharap agar kedepan, prestasi opini WTP ini dapat dipertahankan. Jangan terlena dengan yang diraih saat ini. Karena terlena, ketentuan pengetatan kebijakan keuangan dan penertiban administrasi pun dilalaikan sehingga predikat Inhil yang masuk kedalam kategori Kabupaten dengan pengelolaan keuangan terbaik dengan opini WTP BPK pun tidak lagi mampu diraih,” Ingatkan Dani.

Guna mempertahankan opini WTP tersebut, Dani menyarankan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Inhil agar dapat menjaga serapan anggaran daerah tetap tinggi.

“Karena ketika serapan anggaran tinggi, efisiensi fiskal pun akan semakin membaik dan upaya pemerintah pusat melakukan konsolidasi fiskal dapat tercapai. Tidak dapat dipungkiri, opini WTP yang didapat hari ini merupakan imbas positif dari pengelolaan keuangan yang baik dan tepat sasaran serta pelaporan yang baik pula,”pungkas Dani.

Untuk diketahui, pada kegiatan penyerahan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tahun 2016 Pemerintah Kabupaten / Kota se – Provinsi Riau, Ketua DPRD Kabupaten Inhil, H Dani M Nursalam menjadi perwakilan dari 5 (Lima) DPRD Kabupaten / Kota yang hadir, yaitu Kabupaten Inhil, Kotamadya Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak dan Kabupaten Rokan Hilir untuk memberikan kata sambutan./ADV/dro




Hilang 2 Hari, Bocah 9 Tahun Ini Ditemukan Tak Bernyawa

TEMBILAHAN (detikriau.org) –  Sapta Nur Muhammad (9) ditemukan petugas sudah tak bernyawa di perairan Hilir Dermaga Pertamina Kelurahan Seberang Tembilahan, Minggu (11/6/2017) sekitar pukul 9.00 WIB.

Pencarian tersebut telah berlangsung 2 hari lamanya sejak korban hilang pada hari Jumat, tanggal 9 Juni 2017. Saat itu korban bermain di Dermaga Lintas Enok dan terjatuh sekitar pukul 18.30 WIB.

“Pada saat jasad ditemukan, kondisi dibeberapa bagian tubuh korban tidak utuh lagi, diduga karena dimakan binatang laut,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, IPTU Heriman Putra.

Sekedar untuk diketahui, pencarian terhadap korban tersebut dilakukan oleh Tim Gabungan dari Sat Polairud Polres Inhil, BPBD Kabupaten Inhil, Pos AL dan dibantu oleh masyarakat dan keluarga korban sendiri./Mirwan




Kapolres Inhil Hadiri Festival Budaya Penganten Sahur di Pulau Palas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung SIK menghadiri Festival Budaya Penganten Sahur di Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu, Minggu dini hari, (11/6/2017).

Saat itu Kapolres didampingi langsung oleh Waka Polres Inhil KOMPOL Dr H Azwar dan sejumlah Perwira lainnya. Dan tampak juga dihadiri Camat setempat.

Diketahui, festival Budaya Penganten Sahur yang bertujuan untuk membangunkan warga agar tidak ketiduran dan bisa segera makan sahur ini menjadi acara yang cukup ramai dihadiri oleh pengunjung yang berdatangan dari berbagai pelosok di Desa Pulau Palas sendiri dan desa sekitar.

Tak kurang dari 4 ribu pasang mata turut menyaksikan kemeriahan acara itu. Yang menarik adalah para pengantin adalah laki-laki yang dirias menjadi sepasang pengantin pria dan wanita, mewakili RT, RW dan Dusun yang ada di Desa Pulau Palas. Sebagai sebuah kearifan lokal, Festival ini sendiri sudah berlangsung lama, semenjak tahun 1970 dan selalu dilestarikan dan diselenggarakan, pada setiap Bulan Suci Ramadhan, pada malam minggu.

Pada pelaksanaan Malam Minggu ini, ada 12 pasang pengantin, yang ikut festival. Kriteria yang dinilai adalah kecantikan mempelai wanita dan keserasian pasangan pengantin serta singasana tempat pengantin akan diarak, disekeliling Desa Pulau Palas.

“Kegiatan ini adalah suatu hal yang sangat positif dan berharap, tradisi ini dapat dilestarikan hingga menjadi event wisata lokal. Untuk itu, saya apresiasi kepada masyarakat Desa Pulau Palas dan Panitia Penyelenggara, dan berharap tidak ada kendala dalam pelaksanaanya,” kata Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga menyatakan bahwa Polres Inhil bersama masyarakat Desa Pulau Palas dan pengunjung dari daerah lain di Kabupaten Inhil siap mengamankan kegiatan ini.

Untuk mengamankan kegiatan ini, Polres Inhil menurunkan 60 orang Personel, dibantu oleh TNI dan panitia setempat. Selesai Festival Budaya Penganten Sahur dilaksanakan, dilanjutkan dengan makan sahur bersama./Mirwan




Bupati Inhil Apresiasi Pesantren Kilat Tajaan TP PKK dan Muslimat NU

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengapresiasi kegiatan Pesantren Kilat yang ditaja TP PKK dan Muslimat Nahdhatul Ulama selama bulan Ramadhan 1438 Hijriyah. 

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan saat menghadiri Pesantren Kilat tajaan TP PKK dan Muslimat Nahdhatul Ulama serta Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di Mesjid Agung Al-Huda Tembilahan, Minggu (11/6/2017).

“Saya sangat apresiasi kegiatan yang ditaja PKK ini. Kegiatan ini sudah rutin diadakan sejak beberapa tahun lalu dan diharapkan dapat terus ditingkatkan,” katanya.

Kegiatan seperti ini sangat bernilai positif, karena melalui kegiatan Pesantren Kilat yang diadakan di bulan suci Ramadan ini dapat meningkatkan silaturahmi dan amal ibadah kita.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan menyampaikan, kegiatan Pesantren Kilat ini merupakan agenda rutin TP PKK Inhil dan bekerjasama dengan Muslimat NU serta GOW yang dilaksanakan tiap bulan Ramadhan.

“Selama bulan Ramadhan, kami juga memberikan santunan buat 200 kaum dhuafa dan 150 anak yatim piatu,” sebutnya.

Selain itu, juga dilakukan pembagian nasi kotak bagi shaimin (orang yang berpuasa) dan disalurkan ke masjid dan mushalla.

“Kami juga mengadakan bazar murah kebutuhan sembako bekerjasama dengan instansi terkait di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu,” katanya.

Dan kemudian, TP PKK juga akan melaksanakan sunatan massal. Dalam kesempatan ini, Bupati Wardan didampingi Ketua TP PKK Zulaikhah menyerahkan santunan buat kaum dhuafa dan anak yatim piatu./ADV/Mirwan