Dipimpin AKBP Barliansyah SIk, Polres Meranti Santunani 70 Mualaf Dan Kaum Duafa

SELATPANJANG, detikriau.org – Kapolres Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP Barliansyah SIk beserta jajarannnya menggelar Giat Bakti Sosial Pemberian Santunan Kepada Mualaf dan Kaum Duafa.

Kegiatan pemberian santunan kepada 70 orang penerima ini, Kapolres di dampingi oleh Waka Polres Kepulauan Meranti, KOMPOL Dr Wawan SH MH, Para kabag , Kasat , Perwira dan personil Polres Kepulauan Meranti, Senin (19/6/2017) Juni 2017 sekira pukul 10.30  WIB di Ruang Data Polres Meranti.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Kabupaten Kepulauan Meranti, Lukman Lim, Ketua Yayasan YAPIS Meranti, Edi Surya, Wakil Ketua 1 PITI Meranti, Raden Ulun Permadi Salis, Wakil Ketua 2 PITI Meranti, Nami Hasan, dan 70 orang Kaum Duafa dan Mualaf.

Menurut Kapolres yang akrab disapa Barli ini menuturkan bahwa kegiatan ini hakikatnya untuk berbagi rasa dari Polres Kepulauan Meranti.

Tak hanya meminta doa agar selalu aman di Polres Meranti ataupun Kabupaten Meranti, Barli juga mengimbau bahwa terhitung mulai tanggal 19 hingga 16 hari kedepan akan berlangsung operasi Ramadniya Siak 2017, warga  masyarakat agar dapat memeriksa keamanan dilingkungan rumahnya  masing-masing, khususnya yang meninggalkan rumah untuk mudik lebaran.

“Bagi  warga  masyarakat yang  akan  melakukan perjalanan mudik  meninggalkan rumah, agar diperiksa keamanannya sebelum melaksanakan mudik,” Ingatkan Barli./Ko




Bupati Irwan Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ramadniya Siak 2017

Selatpanjang, detikriau.org – Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs Irwan Msi memimpin apel Gelar  Pasukan Ops Ramadniya Siak 2017 bertempat di halaman Mako Polres Kepulauan Meranti, Jalan Pembangunan, Selatpanjang, senin (19/6/2017)

Menurut Bupati, apel gelar pasukan ini merupakan wujud kesiapan Polri dalam menghadapi kegiatan pengamanan hari Raya Idul Fitri 1438 H serta sebagai sarana untuk konsolidasi dan pengecekan personil beserta kelengkapan Sapras sebelum menghadapi tugas pengamanan di lapangan.

Kegiatan pengamanan tahun 2017 ini, lanjut Bupati Irwan setidaknya ada 3 point utama yang menjadi perhatian bapak presiden RI, yakni terjaganya stabilitas harga pangan.

“Operasi ini akan berlangsung selama 16 hari yang melibatkan 187.012 personil,” Terang Bupati dalam amarannya

Pada pelaksanaan 2016, ditambahkan Bupati Irwan, tercatat mengalami penurunan laka lantas sebesar 72 kasus ( 2.36%). “Dah tentunya kita harapkan bersama angka tersebut dapat kita tekan hingga seminim mungkingkin,” tambahnya.

Pada apel yang ditandai dengan penyematan pita kepada sejumlah perwakilan personil Apel Gelar Pasukan Ops Ramadniya Siak 2017 tersebut.

“Dengan ini ditandai bahwasanya Operasi Ramadniya Siak 2017 telah berlangsung,”  tutur Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Barliansyah SIK.

Disamping Kapolres, kegiatan itu juga diikuti oleh Waka Polres Kompol  Wawan, Para Kabag, Kasat, Kapolsek, perwira di jajaran Polres Kepulauan Meranti, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Muzzamil, Kepala Kantor Imigrasi Selatpanjang yang diwakili Kasi Orang Asing Imigrasi Selatpanjang, Hidayat, Danramil 02 Tebingtinggi, MAYOR Bustam Tambunan, Kabid Penjagaan Cabang Rutan Selatpanjang, Wakil Kasat Pol PP Kabupaten Kepulauan Meranti, Kepala Dinas Perhubungan Meranti, Hendra Putra, Petugas Keselamatan Berlayar KSOP / Syahbandar Kabupaten Kepualaun Meranti, Suharto, dan Ketua MUI Kepulauan Meranti, Ustd Mustafa Sag serta sejumlah personel gabungan yang terdiri dari Satu Pleton Damkar Kabupaten Kepulauan Meranti, Satu Pleton TNI, Satu Pleton Sat Pol PP, Satu Pleton Dinas Perhubungan, Satu Pleton Banser, serta ratusan personil dijajaran Polres Kepulauan Meranti.

Usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan, dilanjutkan dengan pawai kendaraan Operasi Ramadniya Siak 2017 diseputaran kota Selatpanjang./ko




Bupati Inhil Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya Siak 2017

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya Siak 2017 di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Senin, (19/6/2017).

Kegiatan yang ditaja Polres Inhil ini dihadiri unsir Forkopimda Inhil dan sejumlah personil Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan beberapa pihak lainnya. Apel tersebut sebagai mulai berlangsungnya Operasi Ramadniya Siak 2017 yang ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan Personel yang terlibat operasi oleh Bupati Inhil.

Dalam kesempatan itu, Bupati membacakan sambutan tertulis Kapolri Jendral Polisi M. Tito Karnavian, yang antara lain berbunyi bahwa apel gelar Pasukan ini adalah sebagai wujud kesiapan Polri dalam kegiatan pengamanan Idul Fitri 1438 H, dan sebagai sarana konsolidasi dan pengecekan personel dan sarpras, sebelum melaksanakan pengamanan di lapangan.

Dalam kegiatan pengamanan ini, ada 3 hal yang menjadi perhatian Presiden RI, yaitu stabilitas harga pangan, kondisi kamtibmas yang kondusif dan keamanan, kelancaran dan kenyamanan arus mudik dan arus balik. Menyikapi hal tersebut Polri telah melakukan langkah – langkah berupa pembentukan Satgas Pangan dan mengiatkan patroli serta deteksi dini terhadap kerawanan, dengan mengedepankan Bhabinkamtibmas dan Intelijen.

Berkaitan dengan kelancaran arus lalu lintas, Kapolri menekankan kepada semua personel untuk memberikan pelayanan secara all out, berikan atensi penuh pada daerah rawan laka dan rawan macet, terutama pada puncak arus mudik H – 2 dan puncak arus balik H + 5.

Dalam operasi terpusat Ramadniya 2017 ini, yang dilaksanakan selama 16 hari, Polri menurunkan 187.012 Personel ditambah dari stakeholder terkait yaitu  mulai dari unsu TNI sampai jajaran Pemda. Pada pelaksanaan operasi tahun 2016, terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan korban jiwa, namun dalam kasus gangguan kamtibmas dan tindak kejahatan, terjadi peningkatan.

Untuk itu, diharapkan Personel bisa bekerja secara optimal terutama pada 3 hal yang menjadi fokus Presiden, dan ciptakan harmonisasi dengan stakeholder terkait lainnya. Terakhir Kapolri mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H, dan Mohon maaf lahir dan Bathin, kepada seluruh anggota Polri dan seluruh elemen pengamanan, dimana pun berada.

Terkait dengan hal tersebut, Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, S.IK, menyatakan bahwa Polres Inhil menerjunkan sebanyak 286 orang personel, ditambah bantuan dari TNI, Sat Pol PP, Dishub, Diskes, dan Bina Marga sebanyak 81 Personel. Personel – Personel tersebut akan disebar pada 3 Pos Pengamanan masing – masing di Jalan Sudirman Tembilahan, Kuala Rumbai Kempas dan Selensen Kemuning dan 2 Pos Pelayanan di Pelabuhan Pelindo Tembilahan dan Sungai Guntung Kateman.

Setelah pelaksanaan apel gelar pasukan, dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan berupa Narkoba, Miras/Mitras, dan petasan. Adapun barang bukti narkoba yang dimusnahkan sebanyak 82.1 gram, Miras berbagai merek sebanyak 814 kaleng, dan Mitras jenis tuak sebanyak 540 liter serta mercon sebanyak 5.324 batang dengan berbagai ukuran./ADV/Mirwan




Polres Inhil Ungkap Kasus Perampokan 212 Juta Uang Nasabah BRI

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) berhasil mengungkap kasus perampokan terhadap nasabah BRI Unit Berjaya Sungai Gantang Kecamatan Kempas, Kabupaten Inhil.

Dimana, petugas telah mengamankan pelaku tindak pidana kejahatan yang terjadi pada 26 Mei 2017 lalu yakni Mus alias Am (37) warga Rumbai Jaya Kecamatan Kempas. Ia ditangkap di Tembilahan, Minggu (18/6/2017) kemarin.

“Penangkapannya terpaksa dihadiahi timah panas karena melakukan perlawanan,” kata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung melalui Kasat Reskrim, AKP Arry Prasetyo, Senin (19/6/2017).

Dijelaskan, terduga pelaku ini terlacak setelah dilakukan olah TKP. Dari keterangan yang berhasil dirangkum Tim Opsnal Sat Reskrim itu mengarah kepada terduga pelaku. Setelah keberadaannya terendus, Tim Opsnal langsung mendatangi ketika pelaku sedang menginap di salah satu penginapan di Tembilahan.

Kasat juga menuturkan, bahwa saat ini komplotan terduga pelaku curas terhadap korban David, yakni Ha alias HB, Al alias Ap, He alias HB dan Ma juga telah ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Tanjung Jabung Barat Polda Jambi setelah melakukan aksi curas terhadap sebuah Toko Mas di Wilayah Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.

Sedangkan uang hasil kejahatan curas yang terjadi di Sungai Gantang tersebut sudah habis dibagi-bagi para terduga pelaku.

Sekedar mengingatkan, peristiwam perampokan tersebut terjadi pada hari Jum’at, tanggal 26 Mei 2017 sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Provinsi Desa Sungai Gantang Kecamatan Kempas, saat itu korban David baru mengambil uang dari Unit Bank BRI Berjaya sebanyak lebih kurang Rp 212 juta.

Setelah selesai urusan di Bank, korban berangkat ke rumah abang korban di Desa Mumpa, namun pada saat sampai di TKP, di Jalan Provinsi Desa Sungai Gantang, korban dihadang motor Beat warna hitam oleh terduga pelaku. Terduga Pelaku langsung menyerang korban hingga terjatuh dan membawa kabur, tas warna abu-abu milik korban, yang berisi uang tunai, sebanyak tersebut di atas.

Selain kehilangan uang, korban juga mengalami luka lecet di bagian siku dan kaki, akibat jatuh dari sepeda motor, karena dipukul oleh pelaku dari belakang dengan menggunakan kayu. Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kempas.

“Terduga pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Inhil guna proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya./Mirwan




Wartawan Muda Inhil Beri Santunan Kepada Pasien Luka Bakar di RSUD Puri Husada

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekelompok Wartawan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memberi bantuan uang tunai kepada korban luka bakar di RSUD Puri Husada Tembilahan, Minggu (18/6/2017).

Sejumlah uang tunai tersebut merupakan hasil iuran para awak media yang tergolong masih muda.

“Kita prihatin melihat kondisi pasien dan keluarga besarnya. Karena mereka tergolong masyarakat kurang mampu,” kata Zulfahrin, salah seorang wartawan muda Inhil.

Diketahui, pasien atas nama Indri (2) itu mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, mulai dari wajah hingga kaki. Insiden tersebut terjadi di kediamannya, Desa Sungai Ara Kecamatan Kempas, Sabtu (10/6/2017) sekitar pukul 18.15 WIB yang lalu.

Saat kejadian itu, putri kedua dari pasangan Priyono dan Suryati ini sedang membawa lampu teplok (penerangan berbahan minyak tanah. Red). Sontak saja, lampu yang berisi minyak itu tumpah ke badan hingga membakar tubuhnya.

“Malam itu juga langsung diobati bidan di sana, dan langsung dirujuk ke RSUD Puri Husada ini,” kata Suryati, ibunda korban.

Dan berkemungkinan besar, pasien dari peserta BPJS Kesehatan itu tetap akan dirawat hingga lebaran nanti. Bagaimana tidak, kondisi tubuh korban masih membutuhkan perawatan intensif hingga diyakinkan kepulihannya.

“Kata dokter tetap harus dirawat, belum bisa dibawa pulang,” tutur istri seorang pekerja buruh ini./wan




Bupati Inhil Sebut Geliat Ekonomi Masyarakat Selama Ramadhan Meningkat.

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyebut geliat ekonomi masyarakat selama bulan Ramadhan meningkat, khususnya pada kalangan masyarakat di wilayah Ibu Kota Kabupaten Inhil, Tembilahan.

Hal itu dinyatakan Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan pada acara Kunjungan Kerja Gubernur Riau dalam rangka Safari Ramadhan 1438 Hijriyah dan Buka Puasa Bersama guna mempererat Silahturrahmi dengan masyarakat Kabupaten Inhil di kediaman dinas Bupati Kabupaten Inhil baru-baru ini di Tembilahan.

“Dalam ramadhan, aktifitas keseharian semakin meningkat. Geliat ekonomi meningkat, dilihat dari setiap ruas jalan ada masyarakat kita yang berjualan, baik didepan rumah maupun di beberapa tepian jalan – jalan tertentu. Suasananya kondusif, kondisinya sudah baik,” pungkas Bupati.

Begitu pula, dinyatakan Bupati Wardan, aktifitas mikro ekonomi pada sejumlah pasar di Tembilahan yang juga terlihat cenderung meningkat.

“Tentunya, ini merupakan suatu hal yang positif bagi pertumbuhan ekonomi mikro, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dalam hal ini masyarakat Tembilahan dan sekitarnya. Semoga geliat ekonomi seperti ini dapat terus berlangsung, tidak hanya di saat bulan Ramadhan,” ujar Bupati Wardan.

Kendati demikian, dari sisi ketertiban, Bupati Wardan mengatakan, para pedagang yang berdagang menggunakan badan jalan perlu ditertibkan, mengingat intensitas pengguna jalan di bulan Ramadhan ini semakin meningkat.

“Kita tidak ingin ada sesuatu hal yang buruk terjadi, seperti halnya kecelakaan. Maka, saya memandang penertiban para pedagang yang berdagang di sekitar badan jalan di jalan – jalan tertentu itu dapat sedikit ditertibkan sebagai langkah antisipatif,” ujar Bupati.

Kepada para pengguna jalan, Bupati Wardan kembali berpesan, agar dapat lebih fokus dalam berkendara untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan lalu – lintas. “Hati – hati dalam berkendara, jaga keselamatan, gunakan kelengkapan dalam berkendara,” pesan Bupati Wardan./ Bid. P4KSDK Diskominfo Inhil/ADV

 

Save