Bupati Wardan Kunjungi dan Serahkan Bantuan Buat Korban Kebakaran di Tembilahan Hulu

TEMBILAHAN, detikriau.org – Bupati Inhil H Muhammad Wardan mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada korban musibah kebakaran Jalan A Yani Tembilahan Hulu, Rabu  (5/7/17) sore.

Kegiatan penyerahan bantuan yang dilakukan di Posko Bantuan yang didirikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil di halaman SD 001 Tembilahan Hulu ini dihadiri Kapolres Inhil, Dandim 0314/Inhil, Kepala BPBD Inhil, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos), Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Camat Tembilahan Hulu, Lurah Tembilahan Hulu.

Camat Tembilahan Hulu M Nazar menyampaikan, bantuan yang telah di terima  pada hari ini yakni dari BPBD, Dinas Sosial, PMI Inhil masing-masing berjumlah 12 paket, bantuan uang Rp 6 juta dari H Zainal serta uang Rp 3,7 juta dari hasil pengumpulan bantuan di jalan.

Bupati Wardan menyatakan, atas nama pribadi dan pemerintah menyampaikan duka atas musibah yang menimpa warga korban kebakaran ini.

“Kita harus yakin di balik semua musibah ini ada hikmah yang diberikan Allah SWT, maka kita harus menghadapinya dengan sabar,” ujarnya.

Kepada warga yang menjadi korban musibah kebakaran ini, dipesankannya agar tegar menghadapinya dan menjadi bahan introspeksi dan motivasi untuk kembali bangkit berusaha.

Bantuan ini diserahkan langsung Bupati Wardan kepada korban kebakaran. Selain bantuan dari pemerintah, para korban juga mendapatkan bantuan uang dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Inhil./Diskominfo/ADV/rls

Save




Pemkab Inhil Matangkan Persiapan Pemberangkatan Jamaah Haji 2017

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mematangkan persiapan penyelenggaraan pemberangkatan dan pemulangan Jemaah Haji tahun 2017.

Pematangan tersebut dilakukan rapat koordinasi (Rakor) yang dipimpin oleh Asisten I bidang Pemerintahan Setda Inhil H Afrizal di Balai Kantor Bupati Inhil Jalan Akasia Tembilahan, Selasa (4/7/2017) kemarin.

“Kepada semua pihak terkait, saya tegaskan untuk bersama-sama mempersiapkan semaksimal mungkin sesuai dengan tipoksi masing-masing,” kata Afrizal.

Disebutkannya bahwa pihak OPD yang terlibat dalam hal ini adalah mengenai transportasi, Dinas perhubungan, keamanan, Satpol PP, kesehatan jema’ah, dinas kesehatan, Bagian kesra dan lain sebagainya.

Tentu katanya semua harus koodiansikan dan di komonikasikan dengan baik malalui panitia yang sudah terbentuk, ia berharap seluruh panitia agar segera mempersiapkan hal demikian.

Diketahui, jemaah haji dari Kabupaten Inhil tahun ini sudah ditetapkan oleh panitia provinsi dibagi menjadi 2 kelompok, pertama yang gabung dalam kloter 4 batam berjumlah 178 orang yang akan diberangkatkan dari Tembilahan Ke Batam pada Tanggal 1 Agustus 2017 dan Batam ke Tanah suci 2 agustus 2017.

Sedangkan kelompok kedua akan bergabung dengan kloter 8 Batam berjumlah 249 orng akan diberangkatkan dari Tembilahan ke Batam pada Tanggal 4 agustus 2017 dan dari batam ke tanah suci pada tanggal 5 agustus 2017./ADV/Mirwan




Tindaklanjuti Kasus Pungkat, Bupati Inhil Lakukan Diskusi Bersama Walhi

 

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) lakukan diskusi dengan sejumlah aktifis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dalam upaya percepatan penyelesaian konflik antara masyarakat Desa Pungkat dengan PT Setia Agrindo Lestari (PT SAL), Selasa (4/7/2017) kemarin.

Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat kediaman dinas Bupati Inhil Jalan Kesehatan Tembilahan dan diikuti sejumlah jajarannya. Selain itu, turut dihadiri juga oleh Manajer Kajian Kebijakann Eksekutif Nasional Walhi Boy Evan Sembiring, Direktur Eksekutif Walhi Riau Riko Kurninawan dan Staf Walhi Riau Devi Indriani.

Bupati Inhil menyampaikan, pihaknya terus bekerja untuk mencari titik terang penyelesaian konflik-konflik lahan yang ada di Kabupaten berjuluk hamparan kelapa dunia ini, salah satunya kasus pungkat yang sudah cukup lama bergulir.

“Apa yang menjadi harapan Walhi dan masyarakat itu sama dengan harapan kami, kebijakan yang kami buat tidak lain untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Kita berharap kasus ini akan segera cepat selesai,” katanya.

Diketahui, pasca pertemuan lima bulan yang lalu, baik Pemkab Inhil maupun Walhi, kedua pihak saling menyampaikan perkembangan kerja-kerja terkait konflik yang terjadi di Desa Pungkat, Kecamatan Gaung.

Walhi yang sejak 2014 telah melakukan pendampingan di Desa Pungkat kembali meminta komitmen Bupati untuk segera meyelesaikan konflik yang ada di desa Pungkat.

Tidak hanya soal Pungkat, Walhi juga menyinggung beberapa izin perusahaan bermasalah di wilayah Inhil yang harus segera ditangani karena berpotensi menimbulkan konflik sosial dan kerusakan lingkungan.

“Jika selesai, kasus Pungkat ini bisa jadi model untuk penyelesaian kasus-kasus lain yang ada di Kabupaten Inhil,” ujar Direktur Eksekutif Walhi Riau, Riko Kurniawan.

Ditambahkan, Boy Even Sembiring dari Walhi Nasional menerangkan bahwa izin-izin perusahaan yang terindikasi bermaslah di Kabupaten Inhil kini menjadi perhatian serius pemerintah pusat melalui Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), terutama permasalahan izin PT Setia Agrindo Lestari sudah masuk dalam prioritas KLHK untuk segera diselesaikan.

“Untuk kasus Pungkat ini KLHK sudah bentuk tim,” bebernya./Mirwan




Edarkan Narkoba, “Koboi” Bersenpi Rakitan Ini Diringkus Polisi

KEMPAS (detikriau.org) – Kah (27), warga Jalan Lintas Samudera, Kelurahan Harapan Tani Kecamatan Kempas terpaksa diamankan petugas kepolisian, Senin, (4/7/2017) kemarin.

Pria yang diduga kuat sebagai pengedar Narkoba jenis Sabu-sabu ini bahkan juga dinyatakan sebagai pemilik sepucuk senjata api rakitan yang digunakannya untuk mencoba melakukan perlawanan saat upaya penangkapan.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui Kasat Res Narkoba, AKP Bachtiar mengatakan, penangkapan tersangka ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang resah dengan aktifitas haramnya.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas segera melakukan penyelidikan terhadap hal tersebut. Kasat Narkoba mengakui, bukan hal yang mudah untuk membuktikannya. Sebab, tersangka cukup licin dan berhati-hati dalam melakoni usahanya.

“Setelah melakukan pengintaian selama beberapa hari, akhirnya tersangka dapat diamankan saat ia sedang berada dirumahnya. Upaya penangkapan tidak berjalan mudah, karena tersangka mencoba membuang barang bukti narkoba dan melakukan perlawanan dengan cara mencabut senjata api rakitan yang diselipkan dipinggangnya,” kata Bachtiar, Rabu (5/7/2017).

Namun akhirnya, tersangka menyerah dan Senpi berhasil direbut setelah tembakan peringatan dilakukan. Kemudian petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti 4 paket Sabu-sabu dan  buah kaca pirek, 3 unit HP, 1 unit timbangan digital merk Harvic, plastik putih bening, 2 buah gunting, 3 buah mancis dan uang tunai senilai Rp 9 juta.

“Uang itu diduga hasil transaksi Narkoba. Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Inhil untuk proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya./Mirwan




Ternyata Ini Pemicu Kebakaran di Parit 9 Tembilahan Hulu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Musibah kebakaran yang melanda pemukiman warga Jalan Ahmad Yani Parit 9 Tembilahan Hulu ini dipicu oleh korsleting listrik di sekitar dirigen minyak. Kala itu, dirigen minyak tersebut tidak tertutup di teras sebuah bengkel milik Angli (25).

Awalmulanya, Angli sedang menyalin minyak dari dirijen ke botol. Angli kemudian bermaksud mengambil corong minyak yang berada di dalam bengkel namun dia tidak menutup dirigen yang masih berisi minyak.

Sesaat kemudian, Angli melihat ada percikan api diduga jatuh dari kabel listrik dan masuk ke dalam dirigen yang terbuka. Seketika itu api langsung membesar dan menyambar botol lainnya.

Angli berusaha memadamkan api bersama dengan seorang pelanggannya atas nama Indra, yang kebetulan pada saat itu sedang menambal sepeda motornya di Bengkel Angli.

Namun upaya sia-sia, karena api semakin membesar. Angli langsung berteriak meminta tolong dan menyelamatkan istri serta sepeda motor yang ada di dalam bengkel. Api yang semakin membesar dengan cepat merembet dan membakar rumah disekitarnya, karena bangunan terbuat dari kayu.

Setelah Petugas dari TNI, Polri dan BPBD serta dibantu masyarakat berjibaku memadamkan, api mulai menyala dari pukul 21.00 WIB ini baru jinak pada pukul 22.30 WIB dengan 2 unit mobil pemadam kebakaran, 1 mobil pemadam dari BPBD Kabupaten Inhil serta pemadam dari PSMTI.

“Akibat kebakaran tersebut, Angli mengalami luka bakar pada bagian tangan kanan, tangan kiri, kaki sebelah kanan dan pada bagian dahi sebelah kanan. Selain dari Angli, tidak ada korban lain dalam peristiwa ini, sedangkan kerugian materil belum dapat ditaksir,” kata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung melalui Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP A Raymond Tarigan Gersang, Rabu (5/7/2017).

Saat ini, lanjut Kapolsek, pihaknya masih melakukan menyelidiki lebih dalam lagi dalam peristiwa kebakaran tersebut./Mirwan




Kebakaran, Belasan Unit Rumah Warga di Parit 9 Rata Dengan Tanah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Belasan rumah milik warga di di RT 01 RW 10 Parit 9 jalan Ahmad Yani Kecamatan Tembilahan Hulu ludes terbakar, Selasa (4/7/2017) malam. Akibat musibah ini, 12 KK dan 41 Jiwa kehilangan tempat tinggal.

Pemilik belasan unit rumah tersebut adalah abdul salam, arif/aper, mansyah, abd salam, zulhendri,, mahdi, darman, rudi, zulkarnain, angri pramawita, delmi fitri, ari   12 kk 41 jiwa

Musibah kebaran itu berlangsung dari pukul 21.00 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB setelah tim Damkar dari Dinas Kebakaran Kabupaten Inhil berjibaku di TKP.

Ketua RW setempat, Zulhendri mengatakan bahwa api diduga berasal dari rumah milik Angri Praminata yang bekerja sebagai tukang bengkel.

“Dia narik genset langsung meledak dia jualan minyak juga. Yang saya tahu api sudah besar aja,” tuturnya./Mirwan