34 Orang Eselon 2 Pemkab Inhil Ikuti Tahap Penulisan Makalah

“Pelaksanaan Assessment Pemkab Inhil”

Tembilahan, detikriau.org – Sebanyak 34 pejabat eselon 2 mengikuti tahap penulisan makalah sebagai tahapan selanjutnya dari pelaksanaan Assessment yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) di Aula Kantor Bappeda, Jalan Akasia Nomor 1, Tembilahan, Minggu (16/7/2017) pagi.

Sebelumnya, 34 orang eselon 2 tersebut telah mengikuti tahap uji kompetensi dan manajerial pada pelaksanaan assessment dan open bidding yang digelar oleh Pemkab Inhil bekerjasama dengan Assessment Centre Polda Riau di Sekolah Polisi Negara, Pekanbaru.

Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Said Syarifuddin menuturkan, tahap penulisan makalah ini, bertujuan untuk melihat cara pandang dari para peserta saat menjabat sebagai Kepala atau Pimpinan pada sebuah instansi, baik Dinas ataupun Badan di lingkungan Pemkab Inhil nanti.

“Jadi, teknisnya, 34 orang eselon 2 ini menulis makalah dengan tulisan tangan di atas kertas Folio bergaris maksimal 5 halaman dengan waktu maksimal 2,5 jam atau 150 menit. Sedangkan, untuk sistematika penulisan, kami menerapkan yang umum dan sederhana diberlakukan, yakni Pendahuluan, Analisis dan Penutup,” terang Sekda.

Disamping itu, Sekda Inhil mengatakan, terkait tema dan judul dalam penulisan makalah ini, masing – masing ditentukan oleh para peserta assessment sesuai dengan Jabatan Tinggi Pimpinan Pratama yang diinginkan nantinya.

“Besok (17/7/2017, red), 34 orang peserta ini akan melewati tes presentasi dan wawancara yang juga mengacu pada makalah yang telah mereka tulis hari ini. Besok itu, presentasi dan wawancara akan dilakukan dari pagi sampai malam hari di lantai IV (empat) Kantor Bupati Inhil,” katanya.

Sementara itu, diungkapkan Sekda Inhil, bagi 33 orang eselon yang mengikuti assessment guna mengisi 3 (tiga) jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang kosong di lingkungan Pemkab Inhil, juga akan melalui tahap penulisan makalah, presentasi dan wawancara sebagai bagian dari tahapan assessment pada tanggal 20 dan 21 Juli 2017.

“Hari ini, tes penulisan makalah yang dilaksanakan ini adalah sebuah sarana untuk mengevaluasi kinerja mereka juga selama 2 tahun bekerja dan akan dijadikan bahan pertimbangan dalam proses mutasi dan rotasi yang akan dilakukan,” tukas Sekda.

Diketahui, Panitia Seleksi pelaksanaan penulisan makalah yang diikuti oleh 34 orang eselon 2 ini, diketuai oleh Said Syarifuddin. Sedangkan lainnya, ialah H Syamsurizal Awi sebagai Sekretaris serta H Alimuddin, H Said Ismail dan H Pahrolrozy bertindak sebagai anggota./rls/ADV/ Diskominfo Inhil

 

 




Bupati Wardan Apresiasi Suksesnya Muscab Pramuka Inhil Dan Terpilihnya Junaidi Sebagai Ketua Kwarcab Periode 2017 – 2022

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengapresiasi kesuksesan penyelenggaraan Musyawarah Cabang (Muscab) Kwartir Cabang (Kwarcab) 04. 02 Gerakan Pramuka Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan terpilihnya Junaidi S.Sos M.Si, sebagai Ketua Kwarcab periode 2017 – 2022 secara aklamasi, Sabtu (15/7/2017) malam, Hotel Puri Cendana, Jalan Lingkar I (Satu), Tembilahan.

Untuk itu, Bupati Wardan meminta kepada Ketua terpilih untuk segera menyusun kepengurusan yang baru dan menjalankan program – program kegiatan kepramukaan yang diakui oleh berbagai kalangan memiliki manfaat yang positif bagi kebanyakan pihak.

“Setelah ini segeralah berkoordinasi dengan tim formatur yang dibentuk untuk menyusun kepengurusan dengan talenta – talenta terbaik pengurus muda Gerakan Pramuka Inhil agar dapat segera pula menyusum dan merealisasikan program kegiatan. Bergerak cepat, berbuatlah bagi Bangsa dan Negara,” kata Bupati.

Sebelumnya, Bupati Wardan telah menginstruksikan kepada Kepala Disporabudpar untuk menambahkan alokasi dana anggaran penunjang kegiatan kepramukaan, mengingat torehan prestasi yang telah didapat oleh Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil selama ini, dari yang sebelumnya sebesar Rp. 500 juta per tahun menjadi Rp 1 Milyar per tahunnya.

Untuk itu, sekali lagi Bupati Wardan mengimbau kepada segenap pengurus Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil agar penambahan alokasi dana anggaran penunjang kegiatan tersebut tidak menjadi penghambat bahkan menjadi pemecah – belah organisasi Pramuka Inhil, melainkan menjadi stimulan bagi peningkatan kegiatan kepramukaan dan perolehan prestasi gemilang.

“Teruslah menjadikan Gerakan Pramuka, khususnya Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk melaksanakan kegiatan – kegiatan yang positif agar dapat terhindar dari pengaruh Narkoba maupun efek negatif lain dari perkembangan zaman,” imbau Bupati Wardan yang menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang dalam Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil.

Pada penutupan penyelenggaraan Muscab, Ketua Presidium Sidang Muscab, Trio Beni Putra menuturkan, pada setiap tahapan sidang yang diikuti oleh seluruh Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Inhil berjalan dengan tertib, mulai dari pendahuluan hingga Paripurna Ke – III sehingga penyelenggaraan Muscab yang semula diagendakan akan berakhir pada hari Minggu, 16 Juli 2017 dapat diselesaikan sehari sebelumnya.

“Antusiasme peserta sidang pun tergambar dari setiap tahap yang dilalui oleh para peserta sidang dalam situasi yang kondusif. Seluruh peserta sidang yang berasal dari Kwartir Ranting mengikuti seluruh rangkaian sidang hingga selesai tanpa ada sedikitpun kericuhan, terutama dalam tahap pemilihan Ketua Kwarcab,” ujar Trio Beni Putra.

Atas hal tersebut, Trio Beni Putra mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta sidang yang telah mengikuti setiap tahap persidangan dengan tertib. Menurutnya, hal ini merupakan sesuatu yang luar biasa dan jarang sekali terjadi dalam proses pelaksanaan Muscab dan sebagainya pada sebuah organisasi.

“Biasanya, ada – ada saja kericuhan yang terjadi dalam Muscab dalam sebuah organisasi, terutama memasuki tahap pemilihan Ketua. Namun, lain halnya dengan Muscab yang diselenggarakan Kwarcab Pramuka Inhil kali ini. Bahkan, terpilihnya Ketua saat ini terlaksana secara aklamasi, atas keinginan dari para pengurus lainnya,” kata Trio Beni Putra.

Sementara itu, Junaidi S.Sos MSi selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil terpilih mengungkapkan, kesiapan Dirinya untuk mengemban amanah yang telah diberikan oleh segenap pengurus Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil.

“Ini adalah sebuah penghargaan luar biasa dari segenap pengurus Pramuka Inhil sekaligus menjadi tugas yang menantang dan mesti ditunaikan dengan sebaik – baiknya hingga akhir periode jabatan. Saya bersama – sama dengan kakak – kakak Pramuka lainnya akan berkomitmen untuk terus berbuat dan berkarya bagi Gerakan Pramuka Inhil yang lebih baik kedepan,” pungkas Junaidi yang juga adalah Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Inhil.

Tak hanya berorientasi pada pergerakan serta kiprah Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil semata, Junaidi juga berkomitmen untuk senantiasa memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan perwujudan Visi Kabupaten Inhil melalui pelaksanaan kegiatan yang bermanfaat dan serangkaian torehan prestasi./Diskominfo-Inhil/rls/ADV




Bupati Inhil Puji Torehan Prestasi GErakan Pramuka Inhil

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyatakan, torehan prestasi yang dipersembahkan oleh Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil sangat berguna untuk mewujudkan Visi Kabupaten Inhil menjadi Kabupaten yang Maju, Bermarwah dan Bermartabat.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Wardan saat menghadiri pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke – XI (Sebelas) Kwartir Cabang 04. 02 Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil di Hotel Puri Cendana, Jalan Lingkar I (Satu), Tembilahan, Jum’at (14/7/2017) malam. Kegiatan ini diagendakan akan berlangsung selama 3 hari hingga Minggu, 14 Juli 2017.

Pernyatan tersebut juga didasarkan pada pernyataan Ketua Kwartir Cabang 04.02 Kabupaten Inhil, H Alimuddin yang sebelumnya mengatakan,  Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil saat ini menyandang gelar sebagai Dewan Kerja Cabang Tergiat se – Provinsi Riau. Sedangkan, secara umum, Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil merupakan Gerakan Pramuka Tergiat Kelima setelah sebelumnya berada pada posisi kesebelas.

“Tentunya, ini merupakan suatu hal yang membanggakan, mengingat Gerakan Pramuka di Provinsi Riau, tidak hanya ada di Kabupaten Inhil, melainkan juga terdapat di seluruh Kabupaten dan Kota Se – Provinsi Riau,” puji Bupati.

Bupati Kabupaten Inhil yang merangkap sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil tersebut pun mengatakan, sejak tahun 2014, Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil telah melaksanakan kegiatan – kegiatan positif bahkan telah mencapai keberhasilan dan menorehkan prestasi yang membanggakan.

“Ini akan menjadi semangat dan stimulan bagi para adik – adik penerus dalam meningkatkan mobilitas dan torehan – torehan prestasi berikutnya dari Gerakan Pramuka,” tukas Bupati.

Bupati Wardan, selaku Pimpinan Daerah pada pelaksanaan Muscab ini menyampaikan komitmen dukungan Pemerintah Daerah terhadap Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil, khususnya dukungan dalam bentuk alokasi dana anggaran.

“Kami menyadari, jalannya suatu organisasi memang membutuhkan dukungan material berupa alokasi dana anggaran agar kedepan kegiatan dari organisasi, dalam hal ini Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil dapat lebih ditingkatkan lagi,” katanya.

Bahkan, guna merealisasikan komitmen tersebut, Bupati Wardan langsung menginstruksikan kepada Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Inhil yang juga merupakan salah seorang peserta pada pelaksanaan Muscab, Junaidi untuk menambahkan alokasi dana anggaran penunjang kegiatan pramuka yang sebelumnya bernilai Rp. 500 juta menjadi Rp. 1 Milyar.

Kontan saja, kebijakan instan Bupati Wardan ini menuai tepuk tangan dan sorak – sorai ratusan peserta Muscab yang berada dilokasi. Betapa tidak, tanpa harus menunggu lama, Gerakan Pramuka dapat memperoleh dana penunjang kegiatan yang bagi sebagian kalangan organisasi begitu sulit untuk diperoleh.

“Sebelumnya, satu Kwartir Ranting hanya memperoleh alokasi sebesar Rp. 5 juta, dengan begini satu Kwartir Ranting akan mendapat alokasi anggaran penunjang kegiatan sebesar Rp. 10 juta per tahunnya. Saya tantang Kepala Disporabudpar yang hadir untuk hal ini,” kata Bupati.

Bupati Wardan berharap dengan adanya penambahan alokasi dana anggaran ini, Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil dapat mempertahankan kinerja positif dan menorehkan beragam prestasi di masa mendatang. Sebab, dulu, sepengetahuan Bupati, Kabupaten Inhil pernah mendapat julukan sebagai Kabupaten Pramuka dikarenakan aktifitas dan prestasi yang dipersembahkan oleh Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil.

“Dengan adanya dana ini, prestasi Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil jangan malah stagnan atau bahkan menurun. Jangan mau berada di posisi 5 tergiat, tapi posisi 1. Bagi kepengurusan yang baru dibentuk, nantinya dorong terus mobilitas Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil, kami (Pemerintah Kabupaten Inhil, red) akan senantiasa mendukung,” imbau Bupati Wardan.

Ketua Kwaran Cabang 04. 02 Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil, H Alimuddin dalam pidatonya mengatakan, kehadiran para pengurus gerakan pramuka Kabupaten Inhil telah banyak memberikan kontribusi di kalangan masyarakat melalui kegiatan yang ditaja selama ini.

“Bahkan, eksistensi gerakan Pramuka Inhil yang telah dirasa manfaat positifnya ini kerap diundang oleh pihak sekolah dari segala jenjang pendidikan untuk mengisi kegiatan – kegiatan ekstra kurikuler bagi para siswa,” ujar Alimuddin.

Dalam perjalanannya, Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil, diakui Alimuddin, senantiasa menemukan halangan dan rintangan. Namun, hal tersebut, sambungnya, tidak melunturkan semangat Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil untuk terus memberikan kontribusi, baik bagi masyarakat maupun bagi daerah dan negara.

Pada pelaksanaan Muscab kali ini, Alimuddin berharap, agar terjadi proses regenerasi di tubuh Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil dengan menempatkan para pengurus muda di dalam struktur Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil.

“Maka dari itu, saya mengimbau kepada para kakak – kakak pengurus Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil agar memberikan kesempatan bagi generasi muda pramuka kita untuk mengembangkan diri. Jangan lagi masuk ke dalam struktur kepengurusan, biarkan lah yang muda, yang enerjik ini yang meneruskan,” imbau Alimuddin.

Ketua Kwartir Daerah 04 Gerakan Pramuka Provinsi Riau, Azaly Djohan yang diwakili oleh salah seorang perwakilan, dalam sambutan yang disampaikan, menyebut sebagai lembaga pendidikan non – formil, Gerakan Pramuka idealnya dapat bergerak demi kepentingan dan perkembangan bangsa Indonesia.

“Maka itu, kontribusi melalui kegiatan – kegiatan kepramukaan yang selama ini dilakukan oleh Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil haruslah terus dilaksanakan dan dipertahankan bahkan lebuh ditingkatkan lagi guna mencapai salah satu tujuan berdirinya Gerakan Pramuka itu,” ucap Azaly Djohan.

Realisasi tujuan tersebut, diungkapkan Azaly Djohan, semestinya diawali dari pelaksanaan kegiatan kepramukaan pada tingkat Gugus Depan hingga Kwartir Cabang dan dilanjutkan pada tingkat Kwartir Daerah sampai kepada tingkat Kwartir Nasional.

“Ini wujud kolaborasi dari setiap jenjang kepramukaan untuk merealisasikan tujuan Gerakan Pramuka. Hal ini perlu dilakukan secara berkesinambungan,” katanya.

Salah satu instrumen dalam menjalin kolaborasi yang apik demi mencapai tujuan yang ada ini, dikatakan Azaly Djohan, adalah melalui pelaksanaan Muscab seperti halnya yang dilaksanakan Gerakan Pramuka Inhil saat ini.

“Dalam Muscab, disusun lah kepengurusan yang baru, dipilih dari para pengurus terbaik Gerakan Pramuka. Pada pelaksanaan Muscab, hendaknya dilaksanakan demi mencapai mufakat, bukan malah memecah – belah,” imbau Azaly Djohan.

Selanjutnya, Azaly Djohan mengimbau, agar para pengurus Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil dapat senantiasa menjunjung tinggi rasa persatuan dan persaudaraan serta dapat berlaku kritis yang bersifat membangun untuk kemajuan bersama.

“Selama ini, diketahui kehadiran Gerakan Pramuka dan serangkaian kegiatan kepramukaan yang dilaksanakan akan selalu mendapatkan support dari pihak Pemerintah Kabupaten Inhil, baik dari segi moril maupun materiil. Telah banyak sekali dukungan yang disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil setiap tahunnya, terutama dukungan berbentuk alokasi dana anggaran untuk menunjang kegiatan Pramuka,” katanya.

Disamping penyampaian – penyampaian itu, Azaly Djohan mengajak, segenap pengurus Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil bersama – sama Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Riau untuk mensosialisasikan Undang – Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka.

“Mari kita bahu – membahu menegakkan UU tentang Gerakan Pramuka ini, karena UU ini disahkan guna memberikan landasan hukum bagi semua untuk menyelenggarakan pendidikan kepramukaan sehingga kegiatan Pramuka dapat lebuh tertib dan terarah,” tandas Azaly Djohan./diskominfo-inhil/rls/ADV




26 Juli, PKK Inhil Canangkan Penyelenggaraan Jambore 2017

Tembilahan, detikriau.org – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mencanangkan penyelenggaraan Jambore PKK pada 26 Juli 2017.

Jambore PKK yang rencananya akan berlangsung selama 3 (tiga) hari hingga 28 Juli 2017 ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan menumbuh – kembangkan kesamaan persepsi tentang 10 (Sepuluh) program pokok PKK di kalangan kader PKK se – Kabupaten Inhil.

“Selain itu, Jambore PKK ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader PKK dalam melaksanakan 10 program pokok PKK di daerah mereka masing – masing,” jelas Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Zulaikha Wardan melalui keterangan tertulis yang diperoleh, Kamis (13/7/2017) siang.

Menurut Zulaikha, pemahaman dan kesamaan persepsi tentang 10 program pokok PKK merupakan hal yang penting bagi para kader PKK, agar dalam implementasinya tidak terjadi kekeliruan dan disorientasi sehingga apa yang menjadi target dari kesepuluh program pokok PKK tersebut dapat tercapai.

Disamping kedua tujuan tersebut, Zulaikha mengatakan, pelaksanaan Jambore PKK Kabupaten Inhil ini juga dijadikan sebagai sebuah sarana untuk mempersiapkan para kader PKK Kabupaten Inhil dalam mengikuti Jambore PKK di tingkat Provinsi bahkan pada tingkat Nasional.

“Jambore ini nantinya akan diikuti oleh 300 peserta yang terdiri dari para pengurus PKK Kabupaten Inhil, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua TP PKK Desa dan Kelurahan ditambah 2 orang kader PKK lain,” katanya.

Lebih lanjut, Zulaikha mengungkapkan, tahap persiapan penyelenggaraan Jambore PKK ini telah dilakukan sejak jauh – jauh hari. Tak hanya itu, Zulaikha menambahkan, koordinasi juga telah dijalin dengan sejumlah instansi berkaitan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.

“Pembentukan Panitia Penyelenggara sudah dilakukan sebelum bulan Ramadhan kemarin. Rapat kepanitiaan juga sudah beberapa kali dilaksanakan. Setidaknya, seluruh persiapan akan rampung dalam 2 kali pertemuan rapat lagi,” ungkap Zulaikha.

Terakhir, Zulaikha mengimbau kepada seluruh kader TP PKK di tingkat Kecamatan untuk dapat bersiap mengirimkan peserta dalam Jambore PKK sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan./Diskominfoinhil/ADV/*

Save




DPMD Inhil Belum Pastikan Waktu Pilkades

TEMBILAHAN (detikriau.org) -Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) belum bisa memastikan kapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Antar Waktu di dua desa.

Adanya pilihan untuk menggabungkan pelaksanaan Pilkades Serentak dan Pilkades Antar Waktu (PAW) untuk meminimalisir konflik, menurut Kabid Pemerintah Kabid Pemerintahan Desa DPMD Inhil M. Mukhlis sangatlah kecil kemungkinannya, mengingat sumber dana yang di gunakan kedua pelaksanaan tersebut berbeda.

Oleh karena itu, saat ini DPMD Inhil masih melihat perkembangan dari desa dalam menyusun APBDes yang saat ini juga baru berjalan, disamping tahapan Pilkades Serentak 2017 yang saat ini masih berjala.

“Sementara ini kita belum mendapat arahan dari pimpinan bagaimana, apakah disatukan, yang jelas untuk saya kalau untuk disatukan dengan Pilkades serentak itu sangat kecil, karena sumber dananya beda,” ujar Mukhlis kepada Tribun Pekanbaru di Kantor DPMD Inhil beberapa waktu lalu.

Mukhlis juga menyadari rawannya konflik pada pelaksanaan PAW, namun menurutnya lagi, pelaksanaan keduanya berbeda, karena Pilkades Serentak sudah diprogramkan dari awal sedemekian rupa, berbeda dengan PAW.

“Pilkades serentak dananya sudah diplot melalui APBD, sedangkan PAW itu alokasinya melalui APBDes. Selain itu juga Sudah kita sampaikan, dari kementerian juga mengatakan kalau PAW itu dianggarkan melalui APBDes. Kami sudah ajukan surat, surat balasan ke kita belum,” tukasnya.

Dua desa di Inhil yakni Desa Pabenaan, Kecamatan Keritang dan Desa Sialang Jaya Kecamatan Batang Tuaka, saat ini memang diketahui tidak memiliki Kades definitif, karena kedua kadesnya meninggal dunia.

Sementara itu, sesuai aturan yang berlaku, masa jabatan yang lebih dari satu tahun seperti kades harus dilaksanakan PAW.

Sebelumnya, Ketua Komisi I DPRD Inhil HM Yusuf Said telah menyarankan pelaksanaan PAW digabung dengan Pilkades Serentak untuk memperkecil konflik./Mirwan

Save




Agustus Mendatang, 424 CJH Asal Inhil Diberangkatkan Ke Tanah Suci

gambar ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 424 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, yang masuk dalam porsi keberangkatan dan akan menuju ke Tanah Suci Mekkah mulai 1 Agustus 2017 mendatang.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Inhil melalui Kepala Seksi Haji dan Umrah, Idrus saat diwawancarai awak media di kantornya, Kamis (13/7/2017) kemarin.

Dikatakan Idrus, keberangkatan 424 CJH Kabupaten Inhil ini terbagi dalam 3 kelompok terbang (kloter), yakni kloter 4, kloter 7 dan kloter 8.

“Jumlah itu sudah termasuk yang cadangan dan insya Allah semuanya diberangkatkan,” kata Idrus.

Adapun jadwal keberangkatan CJH Kabupaten Inhil, lanjut Idrus, untuk kloter 4 berjumlah sebanyak 174 dan akan diberangkatkan pada tanggal 1 Agustus nanti.

Kemudian, kloter 7 sebanyak 10 CJH yang merupakan jama’ah cadangan dan akan diberangkatkan pada tanggal 2 Agustus. Sedangkan untuk kloter 8, berjumlah sebanyak 240 CJH dan akan berangkat pada tanggal 4 Agustus 2017.

“Pemberangkatan CJH ini sama seperti tahun sebelumnya, menggunakan jalur laut dari Pelabuhan Tembilahan menuju Batam, yang biayanya ditanggung oleh Pemerintah Daerah (Pemda),” terangnya.

Untuk pendamping keberangkatan CJH, kata Idrus lagi, ada masing-masing 2 orang di kloter 4 dan 8, yakni Zainal dari TPHI, Guspiandi dari PPIH, serta Suhaidi dan Sumardi dari PPHD.

“Bagi mereka (CJH, red) yang akan berangkat, sehari sebelum jadwal keberangkatan kumpul dulu di Masjid Al Huda Tembilahan, untuk mengikuti pembacaan Yasin dan do’a, serta sekaligus penyerahan buku kesehatan,” tambahnya.

Saat ini, tahapan pelaksanaan Ibadah Haji sudah memasuki proses tes kesehatan terakhir di Kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil, Jalan M Boya Tembilahan dan penyerahan koper CJH ke Kantor Kemenag di Jalan Keritang hingga tanggal 21 Juli 2017./Mirwan