Nyuri Peralatan Salon, 2 Pria di Keritang Diringkus Polisi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Unit Opsnal Polsek Keritang mengamankan 2 orang laki-laki yang diduga telah melakukan pencurian alat-alat salon di Jalan Pasar Sayur Lama Desa Kotabaru Siberida Kecamatan Keritang, Sabtu (22/7/2017) kemarin, sekitar pukul 14.30 WIB.

Korbannya bernama Neng (48) warga Parit 3 Desa Kotabaru Siberida. Kedua tersangka tersebut masing-masing berinisial Hen alias Ba (28) warga Parit 2 Desa Kotabaru Siberida dan Ai alis Id (24) warga Pelabuhan Buruh Desa Kotabaru Siberida, ditangkap dirumahnya masing-masing.

Kapolres Indragiri Hilir  (Inhil) AKBP Dolifar Manurung, S.IK, melalui Kapolsek Keritang AKP Sutono, H.S, menceritakan bahwa pencurian itu sendiri terjadi dan diketahui pada hari Kamis (20/7/2017) lalu, saat itu korban akan membuka salonnya, korban terkejut karena dilihatnya gembok pintu salon, sudah rusak.

Penasaran, korban memeriksa kedalam salon dan menemukannya dalam keadaan berantakan. Beberapa barang peralatan salon seperti 2 buah gunting stek, 1 buah gunting biasa, 1 unit hair dryer, 1 buah alat catuk dan 1 buah kipas angin, tidak ada lagi ditempatnya.

Akibat pencurian tersebut korban mengalami kerugian sebanyak Rp 3 juta dan baru melaporkannya ke Polsek Keritang hari Sabtu.

Mendapat laporan korban, petugas melakukan penyelidikan dan didapat informasi yang mengarah kepada kedua tersangka.

“Akhirnya kedua tersangka dapat diamankan dirumahnya masing-masing, tanpa perlawanan. Dari mereka juga disita barang bukti berupa peralatan salon yang hilang,” kata Kapolsek, Minggu (23/7/2017).

Bersamaan dengan itu, juga disita alat yang digunakan tersangka untuk melakukan pencurian berupa 1 buah kuku kambing dan 1 buah tang, untuk merusak gembok.

Saat ini, kedua tersangka dan barang bukti, sudah diamankan di Mapolsek Keritang, untuk proses penyidikan lebih lanjut./Mirwan

 




Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2017, Bupati Wardan Imbau Orang Tua Awasi Anak Gunakan Medsos

Pekanbaru, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengimbau kepada para orang tua agar dapat mengawasi anak dalam penggunaan media sosial (Medsos) yang berpotensi mengganggu tumbuh-kembang mental dan karakter anak.

Pernyataan ini merupakan pernyataan serupa seperti yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam arahannya pada puncak peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2017 di Pekanbaru, Riau, Minggu (23/7/2017) pagi.

Peringatan ini disampaikan mengingat maraknya penyalahgunaan media sosial, seperti Facebook di kalangan anak-anak belakangan ini yang berimbas negatif terhadap perkembangan mental, karakter bahkan perilaku.

“Kita menyadari bahwa kemajuan teknologi yang pesat tanpa dibarengi penggunaan yang bijak dibawah pengawasan orang tua, maka hal tersebut akan berimbas negatif pada rusaknya generasi muda. Terlebih terhadap anak – anak yang berusia di bawah 13 tahun, penggunaan teknologi yang tidak tepat guna ini malah akan menjadi sesuatu yang berbahaya,” ujar Bupati Wardan usai kegiatan.

Maka itu, Bupati Wardan kembali mengingatkan kepada para orang tua, khususnya para orang tua di Kabupaten Inhil untuk senantiasa bahkan lebih meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan teknologi dan media sosial oleh ‘Buah Hati’ tercinta agar tidak timbul penyesalan dikemudian hari karena dampak negatif yang ditimbulkan.

“Jangan lalai, jangan lengah terhadap penggunaan teknologi dan media sosial ini karena telah banyak contoh dalam pemberitaan skala nasional terkait dampak negatif yang ditimbulkan. Tentunya, kita tidak ingin ‘Buah Hati’ kita mengalami hal yang sama. Terus kawal dan awasi tumbuh – kembang anak – anak kita,” imbau Bupati Wardan.

Pada peringatan Hari Anak Nasional ini, Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo yang didampingi oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman hadir disertai dengan Ibu Negara, Iriana Jokowi dan Istri Wakil Presiden, Mufidah Jusuf Kalla.

Selain itu, terdapat juga beberapa Menteri dari Kabinet Kerja Jilid II (Dua) yang hadir mendampingi Presiden, diantaranya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yambise, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Sekretariat Kabinet Pratikno, termasuk Kepala Badan Kreatif Indonesia.

Kedatangan Presiden Joko Widodo ini turut pula disambut antusiasme anak – anak yang sejak pagi telah menunggu untuk bertemu Orang Nomor Satu di Indonesia itu. Anak – anak yang memadati lokasi peringatan Hari Anak Nasional tersebut mengenakan berbagai macam pakaian.

Sebagaimana diketahui, Peringatan Hari Anak Nasional (HAN), telah diselenggarakan sejak tahun 1986 berdasarkan Keputusan Presiden No. 44 tahun 1984.

Diawal kegiatan, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri beramahtamah serta berinteraksi dan bermain permainan khas anak, seperti Ular Tangga, petak – umpet, tarik tambang dan tarik kulit pohon.

Ditengah semaraknya peringatan Hari Anak Nasional di Pekanbaru, Riau ini, terlihat pula kehadiran tokoh anak Indonesia, Kak Seto yang disela – sela kegiatan tampak berbincang ringan dengan Presiden Joko Widodo.

Beberapa hari sebelumnya, puncak perayaan Hari Anak Nasional tahun 2017 ini, juga disemarakkan dengan pembacaan Suara Anak Indonesia yang diwakili oleh Forum Anak Indonesia (FAN) pada tanggal 19 sampai 22 Juli 2017.

Selain itu, juga dilakukan pemberian penghargaan bagi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) kepada 126 pemerintah daerah Kabupaten dan Kota yang memiliki komitmen yang kuat untuk membangun wilayahnya menjadi wilayah yang ramah kepada anak./Diskominfo-inhil/adv/rls/dro

 




Tim Search and Rescue Gabungan Temukan Jasad Sapriansyah

Tembilahan, detikriau.org – Tim Search and Rescue Gabungan Sat Polairud Polres Inhil dan BPBD Kabupaten Indragiri Hilir dibantu masyarakat akhirnya menemukan ABK KM Safitri  Sapriansyah (23) dalam kondisi tak bernyawa, sabtu (22/7/2017) sekira pukul 11.00 Wib.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, S.IK, melalui Kasat Polairud, AKP Awaluddin Dalimunthe, membenarkan penemuan jasad korban tersebut. “Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia”, tutur AKP Awaluddin.

Jasad korban, kemudian dievakuasi ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan pemeriksaan medis dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.

Sebelumnya, Jumat (21/7/2017) sekira pukul 02.00 WIB, Kapal Motor Safitri yang dinahkodai oleh Muhammad Arsad beserta dua orang anak buah kapal yaitu Sapriansyah dan Mistar sedang berlayar dari Desa Bayas Kecamatan Kempas dengan tujuan Simpang Tiga Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka.

Pada saat melewati Perairan Terusan Mas, tiba-tiba Sapriansyah terjatuh ke dalam sungai. Mengetahui hal tersebut, Mistar mencoba memberikan pertolongan dengan cara melemparkan dirigen/gelen ke arah korban, tetapi hal tersebut tidak berhasil hingga akhirnya korban menghilang./Am




Hadapi Pemilukada 2018 Mendatang, Polres Inhil Latih Kesiapan Anggota

Tembilahan, detikriau.org – Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Simulasi Alarm Stelling dan Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) dihalaman maloplres Inhil, sabtu (22/7/2017)

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Waka Polres Indragìri Hilir, Komisaris Polisi DR. H. Azwar, S.Sos, M.Si, M.H diikuti oleh Para Kabag, Kasat, Perwira dan seluruh Personel Polres Indragiri Hilir dilaksankan untuk mengahadapi  Pemilihan Kepala Pemilihan Kepala Daerah Gubernur Riau dan Bupati Indragiri Hilir yang dijadwalkan akan diselenggarakan serentak  dengan Pemilihan Kepala Daerah di seluruh Indonesia pada tanggal 6 Juni 2018 mendatang.

Tampak hadir mengawasi kegiatan itu, Kapolres Indragiri Hilir Ajun Komisaris Besar Polisi Dolifar Manurung, S.IK.

Menurut keterangan Wakapolres melalui Paur Humas Heriman Putra lewat rilisnya menerangkan bahwa Simulasi Alarm Stelling dan Sispam Mako yang dilaksanakan ini ditujukan untuk melatih kesiapan Personel Polres Indragiri Hilir dalam menghadapi eskalasi dan perkembangan situasi yang diperkirakan akan muncul di lapangan saat pelaksanaan Pemilu Kada Gubernur dan Bupati nantinya.

“Dalam simulasi tersebut, para Personel dari semua satuan yang ada di Polres Indragiri Hilir, dilatih siapa berbuat apa, dan dimana posisinya, sesuai dengan titik – titik penempatan yang sudah ditentukan. Berbagai skenario yang telah dipersiapkan  akan terus disimulasikan sampai menjelang Hari H pelaksanaan Pemilu Kada.” Terang Heriman

Ditambahkannya, Alarm Stelling dan Sispam Mako ini nantinya akan disinkronkan dengan Sistim Pengamanan Kota (Sispam Kota).

“Pelaksanaan simulasi Sispam Kota ini bersinergi dengan stakeholder terkait lainnya, bertujuan untuk pengamanan objek – objek vital dan penanganan situasi, apabila terjadi hal – hal yang diluar kendali, dengan berbagai faktor, sebagai pemicunya.” Tandas Heriman./Am




Balmon Riau Evaluasi Uji Coba Siaran Gemilang FM

Tembilahan, detikriau.org – Petugas Balai Monitoring (Balmon) Provinsi Riau mengunjungi Kantor Radio gemilang fm (Gfm), kamis (20/7/2017).

Dalam kunjungan ini, petugas melakukan Evaluasi Uji Coba Siaran (EUCS) sebagai salah satu tahapan agar radio milik Pemkab Indragiri Hilir segera memiliki Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) Tetap.

“Saat ini, izin yang dimiliki oleh Radio Gfm adalah IPP Prinsip,” terang Trio Beni Putra, Kepala Bidang Penyediaan, Pelayanan,  Pengelolaan dan Penguatan Sumber Daya komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Indragiri Hilir.

Sementara itu, salah satu petugas fungsional pemantau frekuensi, H. Wan Hendratno menyatakan kondisi fisik, baik bangunan dan peralatan yang digunakan Gfm Radio sudah sesuai standar. Namun masih harus menunggu hasil pleno EUCS pada tanggal 25 juli 2017 nanti,  apakah disetujui untuk diterbitkan IPP Tetap oleh Mentri Komunikasi dan Informatika.

“Kalau secara keseluruhan sudah sesuai standar, akan segera di pleno akhir bulan ini dan diproses IPP Tetap. Namun kalau belum, segera dibenahi untuk dievaluasi kembali,” terangnya./Diskominfo-inhil/rls/adv




Derita Tumor Mengganas, Putra Buruh Asal Enok dirujuk Ke RSUD Puri Husada Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – M Ilmansyah (12), warga Teluk Mergung Pusaran 10 Kelurahan Pusaran Kecamatan Enok terpaksa dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan, Kamis (20/7/2017) malam.

Putra pasangan Yansah (buruh) dan Lasiah ini menderita penyakit ganas di bagian perutnya, diduga penyakit tumor.

Penyakit itu tampak jelas mengganas setelah kondisi lukanya menimbulkan cairan bernanah. Penyakit itu diderita sejak dua bulan terakhir, berawal dari sakit perut kencang selanjutnya muncul darah kotor berbentuk bisul dan terus membesar, hingga pecah.

Sebelumnya, anak kedua dari 3 bersaudara ini dibawa ke Puskesmas Pengalehan Kecamatan Enok. Hasil pemeriksaan, petugas Puskesmas mengarahkan rujukan ke RSUD Puri Husada Tembilahan.

Dari rumah, pelajar SMP ini dibantu oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Pusaran, Aipda Rikson Simanungkalit hingga pengurusan BPJS Kesehatan.

“Dari rumah dibawa sore tadi ditandu sekitar 1 jam ke jalan besar. Di jalan itu, mobil sudah menunggu untuk dibawa ke Puskesmas. Dan malam harinya, ia kita bawa lagi ke rumah sakit menggunakan ambulance,” papar Bhabinkamtibmas Kelurahan Pusaran, Aipda Rikson Simanungkalit kepada detikriau.org di Tembilahan.

Sekitar pukul 21.00 WIB, pasien tiba di UGD RSUD Puri Husada Tembilahan. Menurutnya, upaya membantu itu disinyalir keprihatinannya terhadap keluarganya. Sebab kata Simanungkalit, keluarga pasien merupakan warga tidak mampu serta belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

“Untuk itu kita sarankan juga kepada warga setempat serta semua pihak umumnya turut berpartisipasi membantu, minimal dapat meringankan keluarganya selama di sini (RSUD, red),” tuturnya./Mirwan