Warga Inhil Tumpah Ruah Menyaksikan Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Puluhan ribu warga Indragiri Hilir tumpah ruah memenuhi sepanjang rute pawai dalam rangka menyaksikan Pawai Takbir Idul Fitri 1446H.

Acara yang diadakan pada hari Minggu ini menjadi momen yang ditunggu setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Kemeriahan acara semakin terasa ketika 52 rombongan peserta pawai secara bergantian unjuk kreativitas dengan tema “Ketupat Idul Fitri”.

Dari panggung utama yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, tampak Bupati Herman didampingi Ketua TP PKK, unsur Forkopimda, dan pimpinan OPD, ikut antusias menyaksikan iring-iringan pawai tersebut.

Bupati Indragiri Hilir, Haji Herman, mengungkapkan rasa syukur atas kemerahan pawai takbir yang digelar setelah melaksanakan satu bulan puasa Ramadan.

Dia mengajak masyarakat untuk terus menjaga tradisi ini dan mempererat tali silaturahmi.

“Acara ini bukan hanya untuk merayakan Idul Fitri, tetapi juga sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan kita sebagai masyarakat Inhil,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, “Mari kita terus lestarikan budaya dan tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas kita.”Tambahnya

Peserta pawai terdiri dari berbagai instansi, masjid, musholla, organisasi masyarakat (ormas), hingga perguruan tinggi dan sekolah-sekolah.

Warga berbondong-bondong datang dan menyemarakkan suasana, menunjukkan kerinduan mereka terhadap tradisi ini.

Dengan semangat kebersamaan, Pawai Takbir Idul Fitri 1446H di Indragiri Hilir berhasil menyatukan semua elemen masyarakat dalam suasana yang penuh kegembiraan. (adv)




Diguyur Hujan, Ribuan Masyarakat Tetap Meriahkan Pawai Obor dan Takbiran Idul Fitri 1446 H di Rokan Hulu

ARB INdonesia, POKAN HULU – Meski diguyur hujan deras, Pawai Obor dalam rangka Takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Kabupaten Rokan Hulu tetap berlangsung meriah dan sukses. Acara ini diikuti oleh ribuan warga yang antusias menyambut datangnya hari kemenangan pada Minggu (30/03/2025).

Pada pawai takbiran kali ini, berbeda dari biasanya dimana sebelum melakukan pelepasan pawai takbir terlebih dahulu dilakukan Pawai Obor yang di pimpin langsung oleh Bupati Rohul Anton, ST.MM bersama Wakilnya H. Syafaruddin Poti, SH. MM, yang menjadikan pawai takbiran tahun ini lebih istimewa.

Bupati Rokan Hulu, Anton, ST. MM, bersama Wakil Bupati Rohul, H. Syafaruddin Poti, SH. MM, didampingi Sekda Rohul, Muhammad Zaki, S.STP, M.Si, beserta jajaran Forkopimda dan seluruh pejabat Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu memulai Pawai Obor sekitar pukul 21.00 WIB, Bupati dan rombongan bersama warga memulai perjalanan dari Bundaran Ratik Togak, tepat di depan Masjid Agung Islamic Center Rohul, menuju Simpang Pasantren Khalid Bin Walid, tempat dimulainya pelepasan pawai takbir mobil hias.

Meskipun hujan turun, semangat masyarakat untuk merayakan malam takbiran tidak surut. Ribuan peserta dengan penuh khidmat dan sukacita mengikuti jalannya pawai sambil melantunkan takbir, memuji kebesaran Allah, dan menandakan datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Pawai ini menjadi bukti nyata kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Rohul dalam merayakan hari besar Islam.

Bupati Anton mengungkapkan, acara seperti ini sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi ajang bagi warga untuk menunjukkan rasa syukur dan kegembiraan menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Meski cuaca tidak mendukung, antusiasme masyarakat begitu luar biasa. Pawai ini menjadi simbol kebersamaan kita dalam menyambut Idul Fitri, dan saya berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga,” ujar Bupati Anton.

Acara pawai takbiran ini diharapkan dapat menjadi tradisi yang semakin mempererat hubungan sosial antar warga, serta menambah semarak suasana Idul Fitri di Kabupaten Rokan Hulu. *




Bupati Rohul Didampingi Kapolres Pantau Kesiapan Pos Pengamanan Lebaran

ARB INdonesia, ROKAN HULU – H-1 lebaran idul fitri 1446 H, Bupati Rokan Hulu Anton ST MM bersama Kapolres Rokan Hulu AKBP Budi Setiyono SIK MH, kunjungi Pos Pengamanan lebaran,

Diketahui Idul fitri jatuh pada hari Senin 31 Maret 2025 bertepatan dengan 01 Syawal 1446 H, dimana ummat muslim di penjuru dunia akan merayakan hari raya Idul Fitri,

Pantau kesiap siagaan di pos pengamanan operasi Ketupat, bertempat di Pos Talikumain Kecamatan Tambusai, Bupati dan Kapolres disambut oleh Camat Tambusai Mu”amar Khadafi, tokoh adat luhak Tambusai,Kapolsek Tambusai dan Persinil serta Danramil 11,

Kunjungan Bupati Bersama Kapolres ini bertujuan untuk memastikan Kesiapan Persinil dalam Memantau arus mudik dan memberikan pelayanan maximak terhadap masyarakat,

“Ya,, kita ingin masyarakat yang Mudik baik warga Rokan Hulu maupun warga lain yang melintas di sepanjang Kabupaten Rokan Hulu ini mendapatkan kenyamanan dan keselamatan, dan jika butuh bantuan silahkan datangi Pos Operasi Ketupat Polres Rohul yang sudah di siagakan, ucap Bupati Anton ST MM, “

Sementara itu, Kapolres Rokan Hulu AKBP Budi Setiyono SIK MH mengatakan, Bahwa Polres Rohul n sudah menyiapkan Pos Pengamanan selama Lebaran yang terletak di Simpang TB, Ujung Batu, Tambah Dan Talikumain, kata Budi, “

“Lanjutnta lagi, Bahwa pada tahun ini arus mudik ke wilayah Provinsi Sumatera Utara lebih banyak dibandingkan ke wilayah lain, hal ini berkemungkinan dikarenakan Jembatan Sungai Rokan yang masih berstatus siaga akibat miring, sebut Kapolres Rohul ini lagi saat dimintai tanggapannya di Depan Pos Pengamanan di Pematang Baih Pasir Pengaraian. *




Aktivis Cipayung Soroti Kematian Pekerja di Area PHR: Hentikan Pengabaian Terhadap Nyawa Buruh

ARB INdonesia, PEKANBARU -Sebagai bagian dari gerakan mahasiswa Cipayung yang konsisten memperjuangkan keadilan sosial dan keberpihakan kepada rakyat, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru mengecam keras insiden meninggalnya KA (32), seorang pekerja dari PT Radiant Utama Interinsco Tbk tewas akibat tersengat listrik saat bekerja di area kerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) pada Kamis, 27 Maret 2025.

“Peristiwa ini merupakan cerminan dari masih lemahnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan industri energi nasional,” tutur Ketum HMI Cabang Pekanbaru, Ragil Erlangga, Minggu (30/3/2025).

“Seharusnya, dalam sistem kerja yang beradab dan profesional, tidak boleh ada satu pun nyawa yang melayang akibat kelalaian manajemen keselamatan,” tambahnya.

Atas peristiwa iti, Ragil Erlangga mengatakan bahwa HMI Cabang Pekanbaru menyampaikan sikap dan tuntutan, diantaranya

  1. Usut Tuntas dan Berikan Sanksi Tegas!
    PT Radiant Utama Interinsco Tbk sebagai kontraktor wajib bertanggung jawab atas insiden ini. Investigasi independen dan transparan harus segera dilakukan oleh pihak berwenang, termasuk pengawasan dari instansi ketenagakerjaan.
  2. Stop Pengabaian Terhadap Keselamatan Kerja!
    Pekerjaan berisiko tinggi seperti kelistrikan tidak boleh dilakukan oleh tenaga kerja yang tidak bersertifikasi. Penerapan K3 harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar formalitas administratif.
  3. Penuhi Hak-Hak Korban dan Keluarga!
    Keluarga korban berhak mendapatkan keadilan dan hak-hak normatif seperti santunan kematian, jaminan sosial, dan kompensasi sesuai aturan perundang-undangan.
  4. Evaluasi Menyeluruh Sistem K3 di Seluruh Mitra PHR!
    HMI mendesak PHR dan seluruh kontraktor mitra untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap implementasi K3 di seluruh proyek dan aktivitas operasionalnya.
  5. Gerakan Mahasiswa Akan Terus Mengawal!
    Sebagai bagian dari kelompok Cipayung, HMI siap mengawal isu-isu ketenagakerjaan secara kritis dan konstruktif. Dunia industri tidak boleh berjalan tanpa menjunjung tinggi keselamatan manusia.

“Kami sangat menyesalkan accident ini dan mendesak seluruh pihak untuk bertanggung jawab. Jangan ada lagi nyawa pekerja yang menjadi korban dari sistem kerja yang abai terhadap keselamatan. HMI hadir untuk memastikan bahwa suara para pekerja—yang sering kali dibungkam oleh struktur industri—tetap terdengar lantang di ruang publik. Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal kemanusiaan,”tegas Ragil Erlangga. (Arb)




671 WArga Binaan Rutan Dumai Terima Remisi Khusus Idul Fitri 1446 H

ARBindonesia.com.Dumai – Rutan Kelas II B Dumai melaksanakan pemberian Remisi Khusus Bagi Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Khusus Bagi Anak Binaan Dalam Rangka Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah serentak melalui Virtual Zoom bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jumat (28/3).di Aula Rutan Kelas IIB Dumai.

Kegiatan diikuti Kepala Rutan, Pejabat Struktural, Staf dan Perwakilan Warga Binaan Rutan Kelas IIB Dumai yang akan mendapatkan Remisi Khusus Idul Fitri 1446 Hijriah. Warga Binaan yang mendapatkan Remisi Khusus Idul Fitri Sebanyak 671 Orang dengan rincian RK I sebanyak 665 Orang dan RK II sebanyak 6 Orang dengan jenis Kelamin Laki-Laki sebanyak 657 Orang dan Perempuan sebanyak 6 Orang.

Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan penampilan Marawis oleh Warga Binaan Lapas Cibinong, Laporan Kegiatan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Pembacaan SK Remisi oleh Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, dan Sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Pada kesempatan ini, dalam sambutannya Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto menyampaikan selamat memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946 dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Remisi merupakan penghormatan bagi Warga Binaan dan Anak Binaan yang berprilaku baik dab penghormatan bagi Hak-Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kanwil Pemasyarakatan dan KA.UPT Pemasyarakatan yang telah menyukseskan Ketahanan Pangan yang diharapkan mampu menyerap 5% produk UPT Pemasyarakatan dan menjadi tabungan bekal bagi Narapidana yang bekerja saat kembali kemasyarakat.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan SK Remisi Khusus Idul Fitri 1446 Hijriah kepada Perwakilan Narapidana oleh Kepala Rutan Kelas IIB Dumai. ***




Bupati Rohul Berang Kepada OPD yang Tak Taat Himbauan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM, telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kabupaten Rokan Hulu untuk segera mengumpulkan kendaraan dinas di halaman kantor Bupati, mulai tanggal 17 hingga 22 Maret 2025.

“Langkah ini bertujuan untuk menertibkan barang milik daerah, khususnya kendaraan dinas operasional roda empat yang digunakan oleh perangkat daerah. “

Namun, meski batas waktu pengumpulan telah lewat, tapi masih banyak kendaraan dinas yang belum dikembalikan hingga hari ini Jum’at 28 Maret 2025.

Saat Kepala Bidang Aset BPKAD Kabupaten Rokan Hulu, Ayatullah S.Sos, MM, dikonfirmasi terkait pengumpulan aset tersebut, beliau mengungkapkan bahwa masih banyak OPD yang belum mengumpulkan dan pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan OPD tersebut.

Ia juga menyebutkan bahwa ada beberapa mantan pejabat meskipun sudah tidak aktif sebagai ASN, tapi masih belum mengembalikan kendaraan dinas yang mereka pakai.

Mengetahui hal itu, Bupati Rokan Hulu Anton ST MM berang serta menegaskan bahwa pengumpulan kendaraan dinas ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pengelolaan aset daerah yang lebih transparan dan efisien.

Pengumpulan ini kan sangat penting untuk memastikan bahwa aset milik daerah dikelola dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” maka dari itu, Kami instruksikan kepada seluruh OPD dan camat agar dapat bekerja sama untuk menyelesaikan proses ini. Intinya jangan jadi pejabat bandel pungkas Anton.”

Anton juga menekankan kepada Kabid Aset Setda Kab Rohul, untuk segera mengInvestigasi serta menarik seluruh Kenderaan Dinas yang belum dipulangkan oleh Pejabat dan mantan Pejabat tersebut.

Adapun data terbaru tentang Pelaksanaan pengumpulan kendaraan tersebut, Dari total 348 unit, hanya 246 unit baru yang terkumpul. ada 102 unit lagi yang masih belum mengumpulkan.

Adapun OPD yang belum mengumpulkan keseluruhan kendaraan tersebut antara lain :

Sekretariat Daerah, dengan total 98 unit, hanya 24 unit yang terkumpul.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dari 24 unit, hanya 8 unit yang terkumpul.

Sekretariat DPRD dari 8 unit, hanya 6 unit

Dinas Pendidikan dari 10 hanya 9 unit

Dinas Perhubungan dari 8 hanya 7 unit

RSUD dari 8 hanya 5 unit.

Kepada OPD yang belum mengumpulkan tersebut untuk segera mengumpulkannya. Agar verifikasi aset daerah berjalan maksimal. *