Jasad Bocah 6 Tahun ditemukan Mengapung di Perairan Sungai Guntung

Kateman, detikriau.org – Setelah hilang selama hampir 33 jam, akhirnya jasad Febri ditemukan mengapung di Pelabuhan Simpang Kiri Perairan Sungai Guntung Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis, tanggal 30 November 2017, sekira pukul 01.00 WIB. Jasad bocah tersebut ditemukan tidak jauh dari tempatnya dilaporkan hilang.

Menurut keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra, S.IK, MH, melalui Kapolsek Kateman KOMPOL Bainar, SH, MH, penemuan jasad korban bermula saat Khairul Fadli alias Irul (19), warga Parit 8 Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman, sedang jaga malam di Pelabuhan Simpang Kiri.

Tiba – tiba dia melihat sebuah benda seperti badan manusia, mengapung di dekat pelabuhan itu. Bersama – sama Tim SAR dan masyarakat setempat, penemuan tersebut dicek. Setelah didekati dan diperiksa, ternyata benda tersebut adalah jasad korban Febri. Korban kemudian dievakuasi ke rumah duka.

“Setelah dilakukan pemeriksaan medis, selanjutnya jasad diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dikebumikan.” Terang Kapolsek

Sekedar mengingatkan, Febri Bin Muslimin (6) dilaporkan hilang dan diduga jatuh kedalam Sungai Guntung, Selasa, (28/11/2017), sekira pukul 15.30 WIB.

Bocah warga Jalan Sudirman Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir ini dilaporkan hilang oleh ibunya Emi (32). Pelapor menduga korban terjatuh kesungai saat bermain bersama kakaknya Azarudin (8) di Pelabuhan Haji Razak Perairan Sungai Guntung, Jalan Yos Sudarso Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir./Am




Diduga Hubungan Arus Pendek, 200-an Juta Harta Warga Pulau Kijang Jadi Abu

Reteh, detikriau.org – 1 unit rumah warga di jalan penunjang Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir ludes menjadi arang. Kebakaran yang menimpa rumah Fuad Mustafa (34) ini ditaksir menimbulkan kerugian hingga 200-an juta, rabu (29/11/2017) sekira pukul 20:30 Wib kemaren.

Menurut keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra, S.IK, MH melalui Kapolsek Reteh AKP Suharyono, kejadian berawal saat istri korban, Susilawati (28) sedang tidur bersama 2 orang anaknya di kamar.

Mendadak Susi terbangun karena mendengar ada suara letupan dari arah belakang rumah.  Penasaran, Susi kemudian mencari tau untuk memastikan sumber suara.

Begitu diketahui, Susi-pun kaget karena api terlihat sudah membakar plafon ruangan belakang. Menyaksikan kobaran api, susi langsung berteriak meminta tolong.

Masyarakat yang berdatangan bersama Personel Polsek Reteh, Koramil 07 Reteh dan Masyarakat Peduli Api (MPA), mencoba memadamkan api dengan menggunakan 2 unit mesin robin dan alat – alat lainnya.

Setelah berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan sekira pukul 21.05 WIB, namun 1 unit rumah hangus terbakar. Penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek/kosleting listrik.

“Tidak terdapat korban jiwa, sedangkan kerugian materil ditaksir kurang lebih Rp. 200.juta” Sampaikan AKP Suharyono./ Am




Masjid Nurul Iman, Desa Teluk Kabung, Rumah Ibadah Yang Dulu Roboh Kini Berdiri Kokoh

Gaung, detikriau.org – Masyarakat Dusun Mekar Jaya, Desa Teluk Kabung, Kecamatan Gaung patut mengucapkan rasa syukur. Pasalnya, satu – satunya rumah ibadah, yakni Masjid Nurul Iman yang kerap dimanfaatkan masyarakat yang dulu sempat roboh kini telah berdiri kokoh setelah memperoleh bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) dan dapat kembali digunakan sebagaimana mestinya.

Masjid Nurul Iman, Masjid yang tergolong tua itu sempat roboh dan menimpa sejumlah warga hingga mengalami luka yang cukup parah. Karena insiden ambruknya Masjid, masyarakat setempat pun berinisiatif mengumpulkan dana untuk merehabilitasi Masjid secara swadaya karena kebutuhan akan rumah ibadah yang layak.

“Namun, apalah daya, kemampuan masyarakat merehab Masjid secara swadaya terbatas sehingga tidak mampu diselesaikan secara sempurna,” kata H Abdul Gafar, Pengurus Masjid Nurul Iman, Selasa (28/11/2017).

Mendapat informasi ambruknya Masjid Nurul Iman, Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat atas instruksi Bupati, HM Wardan pun segera merespons dengan melakukan tinjauan di lokasi. Setelah ditinjau dan terbukti kebenarannya, maka melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat, Pemerintah Kabupaten Inhil pun mengalokasikan dana rehabilitasi untuk Masjid Nurul Iman pada tahun anggaran 2017.

Atas bantuan sebagai bentuk kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Inhil, H Abdul Gafar selaku pengurus Masjid Nurul Iman mengucapkan terima kasih. Selain itu, Dia juga turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyisihkan rezeki untuk kemudian disumbangkan demi rehabilitasi rumah ibadah.

Tak berhenti sampai disitu, ucapan syukur dan terima kasih juga datang dari Ketua Pemuda Desa Teluk Kabung, Ogi Amani. Dia berharap, bantuan untuk Masjid Nurul Iman dapat dilanjutkan pada tahun anggaran 2018 karena rehabilitasi yang dilakukan pada tahun anggaran 2017 belum mengakomodir secara keseluruhan.

“Pembangunan masjid itu belum 100 persen, baru sampai pembangunan pondasi, tiang, kerangka atap serta pemasangan atap. Semoga tahun depan dan seterusnya Pemkab Inhil tetap memberikan bantuan sehingga pembagunan masjid Nurul Iman terbangun seperti diharapkan oleh masyarakat Desa Teluk Kabung,” tutup Ogi./rls




Sempena HUT Korpri dan PGRI, Bupati Inhil Berikan Penghargaan Kepada 10 ASN Berprestasi

TEMBILAHAN, detikriau.org – Bupati Inhil HM Wardan menyerahkan penghargaan kepada 10 Aparatur Sipil Negara (ASN) Berprestasi, Rabu (29/11/17) kemaren.

Penyerahan penghargaan ini dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil H Said Syarifuddin saat peringatan HUT ke-46 Korpri, HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2017 digelar di Lapangan Jalan Gajah Mada Tembilahan.

Kegiatan ini dihadiri para unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Inhil.

“Sejak pertama kali berdiri, korpri sebagai satu-satunya wadah bagi pegawai Republik Indonesia selalu berupaya terus menerus dalam meneguhkan fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa, menjaga netralitas dan hanya berkomitmen tegak lurus terhadap kepentingan bangsa dan negara,” ungkap Sekda membacakan sambutan Presiden Jokowi.

Sejalan dengan berlakunya undang-undang Aparatur Sipil Negara, Korpri siap bertransformasi menjadi bagian integral dari pemerintahan yang berperan menjaga kode etik dan standar profesi, mewujudkan jiwa korps sebagai pemersatu bangsa, memberikan perlindungan hukum, serta mengemban kesejahteraan anggota.

“Ketika kita bicara memenangkan kompetisi global dengan pelayanan publik yang prima, maka sesungguhnya anggota Korpri berada di garis depan perjuangan. Agar indonesia bisa menjadi bangsa pemenang dalam era kompetisi global maka rakyat membutuhkan anggota korpri yang disiplin, anggota Korpri yang bertanggung jawab, anggota Korpri yang berorientasi kerja. Segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti egosektoral, mental priyayi, mental penguasa, mental koruptif, yang hanya terpaku pada formalitas belaka,” katanya.

Sedangkan terkait guru, harus diakui bahwa masih banyak persoalan guru yang belum sepenuhnya teratasi. Oleh sebab itu, kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru lebih kompeten, profesional, terlindungi dan pada gilirannnya lebih sejahtera, mulia dan bermartabat.

“Pemberian tunjangan profesi bagi guru yang telah tersertifikasi, serta tunjangan khusus bagi guru yang mengabdi di daerah khusus akan terus menjadi perhatian. Demikian pula guru-guru yang memiliki keahlian ganda untuk memenuhi kebutuhan pendidikan kejuruan akan terus ditingkatkan bersamaan dengan program-program guru garis depan untuk mencapai pemerataan pendidikan yang berkualitas,” sebut Sekda, membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Namun demikian, perlu kita sadari bersama bahwa secara konstitusional mendidik adalah tanggung jawab negara, tetapi secara moral merupakan tanggung jawab kita bersama. Upaya pemerintah pusat tentu memiliki keterbatasan dan oleh karena itu sangat pantas kita berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah ikut membantu meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru.

Adapun 10 ASN yang mendapatkan penghargaan, yakni dr H Afrizal MM (Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Raja Musa Sungai Guntung), Toto (Kasi Trantibum pada Kantor Camat Tembilahan Hulu), Budi Supriyanto SH (Kepala Sub Bagian Hukum dan Hak Asasi Manusia Setda Kabupaten Inhil), Efrizon (Kepala Sub Bidang Pengadaan dan Pemberhentian ASN BKPSDM Kabupaten Indragiri Hilir). Andy Slamet (Pemroses RencanaProgrampada RSUD Puri Husada Tembilahan), Hartini (Fungsional Umum pada Bagian Humas dan Protokol Setda Kabuaten Indragiri Hilir), Nani Mariani (Kepala TK Negeri Pembina Tembilahan Hulu), Non Syafriafdi (Kepala SD Negeri 006 Sungai Ara Kecamatan Kempas), Dahlia (Kepala SMP Negeri Satu Atap Sungai Rukam) dan Najab (Penyuluh Pertanian Madya pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Indragiri Hilir)./diskominfops_inhil/rls/adv




DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna ke I Masa Persidangan ke III Tahun sidang 2017

Pimpinan Sidang H Sahruddin

Tembilahan, detikriau.org – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan rapat paripurna ke I Masa Persidangan III Tahun Sidang 2017 tentang pidato penjelasan Bupati mengenai perubahan perda nomor 5 tahun 2014 tentang RPJMD tahun 2013 – 2018 dan ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2016 yang dilaksanakan di ruang rapat paripurna, gedung DPRD Inhil jalan HR Subrantas Tembilahan. Senin (4/9/2017)

Dalam penjelasannya Bupati secara garis besar meyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir telah menyusun Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD yang merupakan Laporan Keuangan, meliputi Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas dan Catatan Atas Laporan Keuangan serta dilampiri Laporan Kinerja yang telah diperiksa BPK.

Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Tahun Anggaran 2016 yang terdiri atas Realisasi Pendapatan Daerah, Realisasi Belanja dan Realisasi Pembiayaan Daerah.

Menurut Bupati, dalam upaya untuk mencapai pengelolaan Pendapatan Daerah yang lebih baik, maka perlu ditetapkan arah peningkatan pendapatan daerah. Arahan tersebut berfokus pada peningkatan dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah khususnya pada penerimaan Pajak Daerah. Penerimaan Asli Daerah sebagai sumber penerimaan pajak daerah merupakan indikator kekuatan dan kemandirian pembiayaan pembangunan daerah, juga merupakan komponen yang paling memungkinkan untuk dioptimalkan dan terus ditingkatkan penerimaannya.

Disamping itu, terkait Belanja Daerah dijelaskan bahwa penggunaan anggaran belanja daerah harus tetap terarah, efisien dan efektif dalam mendukung 7 prioritas pembangunan sebagaimana telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2004-2019. Untuk difokuskan penyusunan kebijakan untuk mencapai sasaran-sasaran daerah yang strategis dan mendesak.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Inhil H Sahruddin tersebut, hadir Ketua DPRD Inhil, H Dani M Nursalam beserta unsur pimpinan lainnya selaku penyelenggara rapat. Tampak hadir pula mendampingi Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Said Syarifuddin bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten./dro/ADV




Perayaan Idul Adha 1438 H, Bupati Wardan Saksikan Penyembelihan 9 Ekor Hewan Qurban Setda Inhil

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyaksikan langsung penyembelihan 9 (Sembilan) ekor hewan qurban berupa sapi, sebagai rangkaian prosesi perayaan Idul Adha 1438 Hijriyah (H) oleh Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Inhil, Kompleks Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia, Tembilahan, Sabtu (2/9/2017) pagi.

Sebelum penyembelihan dilangsungkan, Bupati Wardan selaku salah satu peserta kurban, mengikuti kegiatan do’a bersama di sekitar lokasi penyembelihan sebagaimana yang rutin digelar bertepatan dengan prosesi qurban.

Pada kegiatan tersebut, Bupati Wardan mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia penyelenggara yang telah berupaya untuk menyelenggarakan prosesi mulia ibadah qurban dalam peringatan Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah tahun ini.

“Ibadah qurban ini mempunyai makna dan hikmah yang sangat terpuji untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwa’an kepada Allah SWT, dua sisi yang sangat penting, Hablumminallah dan Hablumminannas,” tukas Bupati Wardan.

Kendati demikian, dilihat dari sisi jumlah Aparatur Sipil Negara yang ada dilingkunhan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Bupati Wardan meminta kepada pihak panitia penyelenggara untuk lebih aktif lagi mensosialisasikan pentingnya ibadah qurban. Sebab, Dia menilai, potensi untuk menambah jumlah hewan qurban masih sangat besar.

“Kalau dilihat dari potensi, baik dari jumlah pejabat dan pegawai ASN. Sesungguhnya, kita bisa memotong lebih banyak lagi. Mungkin bisa 20 sampe 30 ekor. Memang tidak mudah, perlu sosilalisasi, kesungguhan dan keuletan dari panitia,” ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati Wardan menjelaskan, langkah – langkah yang dapat ditempuh oleh pihak panitia dalam konteks menambah jumlah hewan qurban dengan melihat potensi ASN yang ada di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil. Menurutnya, pihak panitia dapat menerapkan pola angsuran bagi para ASN yang berniat untuk melaksanakan ibadah qurban sejak jauh hari.

“Cukup 200 ribu per bulan. Saya yakin bagi seorang pegawai apalagi pejabat nominal tersebut tidaklah begitu memberatkan. Oleh karena itu, harapan saya agar potensi ini kedepan bisa dioptimalkan oleh panitia sehingga masyarakat bisa mendapatkan pembagian daging qurban lebih luas dan lebih merata lagi sampai ke daerah – daerah sekalipun,” terang Bupati panjang lebar.

Usai acara, Bupati Wardan dengan didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikha Wardan dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Inhil melakukan peninjauan ke beberapa lokasi penyembelihan hewan qurban pada sejumlah Mesjid di Kota Tembilahan.

“Semoga semangat ibadah qurban ini dapat menggema dan menggaung meliputi seluruh ‘Negeri Hamparan Kelapa Dunia’ ini. Dengan demikian, kita berharap Negeri yang kita cintai ini mendapat Rahmat dan Keberkahan dari Allah SWT, Amiin,” tutup Bupati Wardan./diskominfo-inhil/rls/adv