Wabup Inhil: Pembangunan Harus Saling Membantu

KERITANG (detikriau.org)  – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo meminta, proses pembangunan harus saling membantu antara masyarakat dengan pemerintah.

Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H di Mesjid Al-Amin Desa Kuala Keritang Kecamatan Keritang, Minggu (3/12/2017).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad 1439 ini turut dihadiri Kepala Desa Kuala Keritang Muhammad Idris SE, Alim Ulama, tokoh masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat setempat.

“Sesungguhnya hikmah dari pada Maulid ini untuk mentauladani apa yang sudah dicontohkan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan ini semua aspek kehidupan yang sudah di ajarkan, baik kehidupan sosial, menjadi pemimpin dan imam yang wajib diikuti yang sudah ditegaskan dalam Al-Qur’an bahwa tidak ada keraguan dalam darinya,” kata Rosman.

Dalam hal itu, kemajuan dan capaian yang telah dicapai pemerintah salah satunya aliran listrik yang telah bisa di rasakan seluruh rakyat Indonesia khususnya di desa Kuala kerintang yang ditandai dengan banyaknya fasilitas pendukung seperti pemasangan tiang-tiang listrik oleh PLN, pembangunan jalan Provinsi.

Terakhir Wabup juga menyampaikan, pembangunan yang dilaksanakan harus saling membantu antara masyarakat dengan pemerintah. Maka dari itu, harus dibantu dengan semamgat gotong royong.

Karena menurutnya, pemerintah tidak bisa melakukan pembangunan tanpa bantuan masyarakat termasuk pembangunan yang ada di Kabupaten Inhil yang memiliki wilayah yang luas.

Sementara itu, Kepala Desa Kuala keritang Muhammad Idris SE mengatakan, wilayahnya itu berada di Jalan Provinsi. Untuk itu, diharapkan kepada masyarakat kerjasama dalam proses pembangunan jalan tersebut karena ini berkaitan dengan roda ekonomi masyarakat dalam mengangkut hasil perkebunan dan pertanian berupa sawit./Mirwan/ adv




KPA Inhil Peringati Hari Aids se-Dunia Tahun 2017

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperingati hari Aids se-Dunia tahun 2017, Minggu (3/12/2017).

Dalam peringatan tersebut, KPA menggelar berbagai kegiatan diantaranya berupa Sosialisasi HIV/Aids, Senam Sehat serta Aksi Simpatik yang di laksanakan di simpang M Boya dan sekitarnya.

Antusias peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan ini sangat luar bisa, sebab dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti hampir mencapai 200 peserta mulai dari kalangan Instansi Kepemerintahan, Organisasi Masyarakat (Ormas), Mahasiswa/i, Pelajar dan Masyarakat sekitar.

KPA Kabupaten Inhil akan selalu bertekat menanggulangi penyakit HIV/Aids serta menyadarkan masyarakat bagai mana HIV/Aids itu sangat membunuh.

Pada prinsip nya KPA tetap mempererat hubungan silahturahmi kepada siapa saja, baik Pemerintah Daerah, Organisasi ke masyarakat, Insan Pers beserta masyarakat luas.

KPA menghimbau kepada masyarakat agar Cek Hiv/Aids, Serta tidak ada unsur paksaan untuk cek HIV/Aids dan obat-obatan yang ada di KPA Gratis untuk masyarakat, yang ingin Cek diri ke KPA.

“Bersyukur atas Pemerintah Daerah yang selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang di lakukan KPA selama ini, Alhamdulillah KPA masih berdiri, masih komitmen untuk menanggulangi HIV/Adis,” kata Sekretaris KPA Kabupaten Inhil, H Umar.

Ia menilai, sejak berdirinya pada tahun 2010 lalu, KPA Inhil sampai sekarang masih tetap eksis untuk bekerja mangangulangi HIV/Aids.

H Umar menjelaskan ada 204 Kasus HIV/Aids pada tahun 2017, tentunya jumlah ini sangat besar, sebab KPA selalu bekerja hingga timbullah jumlah yang tertera.

KPA berharap pada tahun 2018 nanti tidak ada lagi yang tertular penyakit Hiv/Aids. KPA Standbay 24 jam untuk bagi siapa saja yang ingin memeriksa apakah terkena HIV/Adis atau tidak.

Serta KPA sebagai koloborator program, serta banyak pendukung KPA di antaranya Instansi-Instansi, Organisasi Kemasyarakatan serta lain sebagainya.

Menurut data dari KPA Wilayah yang banyak tertular HIV/Aids, ialah wilayah Tembilahan, dan dari usia 20 tahun sampai 49 tahun, tapi yang paling tinggi tertular HIV/Aids umur 25 tahun sampai 40tahun serta secara jenis kelamin paling banyak laki-laki. /Mirwan




Bupati Inhil Instruksikan BPBD Berlakukan Siaga Banjir

Tembilahan, detikriau.org – Dengan ditetapkannya, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sebagai salah satu daerah rawan banjir oleh Pemerintah Provinsi Riau. Maka, Bupati Inhil, HM Wardan menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memberlakukan siaga banjir.

Berdasarkan hasil dari pemetaan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Riau, Kabupaten Inhil masuk ke dalam daftar salah sati daerah rawan banjir dari 4 (empat) daerah rawan banjir di Provinsi Riau.

“Siaga banjir ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Riau menyusul siaga kebakaran hutan dan lahan (Karlahut) yang telah dihentikan sejak tanggal 1 Desember 2017 lalu,” ungkap Bupati, Sabtu (2/12/2017) pagi.

Maka itu, Bupati meminta kepada pihak BPBD Inhil mendirikan posko siaga banjir di beberapa kawasan rawan banjir guna mengantisipasi datangnya banjir yang tidak bisa diprediksi.

Kepala BPBD Inhil, Yuspik mengungkapkan, dari hasil pemetaan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Riau, terdapat 4 kawasan di Kabupaten Inhil yang rawan banjir. Keempat daerah tersebut ialah Desa Mumpa, Sungai Junjangan, Sungai Raya dan Kempas Jaya.

“Kami sudah stand by. TRC (Tim Reaksi Cepat) juga sudah disiagakan, manakala musibah banjir datang. Posko BPBD juga buka 24 jam untuk melayani pengaduan terjadinya banjir. BPBD Inhil saat ini, juga telah melakukan patroli sesuai dengan peta wilayah berpotensi banjir,” pungkasnya.

Dalam waktu beberapa hari kedepan, pihak BPBD Inhil, dikatakan Yuspik juga akan melakukan survey di salah satu daerah yang juga berpotensi banjir, yaitu Desa Karya Tunas Jaya, Kecamatan Tempuling.

Selanjutnya, perubahan cuaca ekstrem yang terjadi bahkan di seluruh kawasan Indonesia, memunculkan kekhawatiran pihak BPBD. Oleh karenanya, Yuspik mengimbau kepada masyarakat, terutama yang berada di kawasan pesisir untuk senantiasa waspada atas datangnya angin kencang disertai hujan deras yang potensial menimbulkan terjangan angin puting beliung dan tanah longsor.

Lebih lanjut, Yuspik juga meminta kepada para nelayan untuk menggunakan lampu dan melengkapi peralatan keselamatan pada saat beraktifitas mencari ikan di laut.

“Juga kepada masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan diminta untuk berhati – hati dengan kondisi cuaca yang ekstrem ini. Angin kencang disertai hujan berpotensi menimbulkan badai di laut. Gunakam lampu dan lengkapi peralatan safety manakala mencari ikan,” tandas Yuspik./diskominfops_inhil/rls/adv




Setelah diverifikasi, 2018, Pemkab Inhil Harus Tuntaskan Seluruh Persoalan Izin Perusahaan

Sekretaris Komisi I DPRD Inhil, Muammar

Tembilahan, detikriau.org – Komisi I DPRD Inhil meminta kepada Pemerintah Kabupaten agar ditahun 2018 mendatang untuk menuntaskan segala persoalan perizinan perusahaan yang bermasalah agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Permintaan ini disampaikan Komisi I melalui Sekretarisnya, Mu’ammar kepada sejumlah awak media ditemui di kantor DPRD Inhil jalan HR Subrantas Tembilahan kemaren.

Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, sepanjang tahun 2017, Pemerintah Kabupaten melalui OPD terkait telah memverifikasi seluruh izin-izin yang dimiliki perusahaan yang beroperasional di Inhil.

“Dengan begitu, tahun 2018 mendatang Pemkab Inhil diharapkan sudah bisa mengambil keputusan, apakah perusahan-perusahaan yang bermasalah tetap diperbolehkan beroperasi atau sebaliknya ditutup atau melengkapi kekurangan persyaratan yang sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.” Ujar Muammar

Disamping itu, Komisi I juga berharap ada ketegasan dari Pemerintah Kabupaten terhadap perusahaan yang didapati bermasalah dalam perizinan. “ketegasan bisa saja dengan menghentikan aktifitas mereka.” Katanya

Tahun 2018 mendatang menurut Muammar dapat menjadi momen bagi momen bagi Pemkab Inhil untuk mengambil sikap tegas dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan, khususnya antara pihak perusahaan dengan masyarakat yang selama ini belum tertuntaskan. “Ini semua demi kepentingan masyarakat ke depan,” pungkasnya./ADV




Wabup Inhil Hadiri Maulid Nabi 1439 H di Pulau Kecil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Raya Al-Ubudiyyah Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Sabtu (2/11/2017).

Saat itu juga tampak dihadiri Sekcam Kecamatan Sungai Batang, Sekcam dan Upika Kecamatan Reteh, Kepala Desa serta Tokoh Alim-ulama dan seluruh lapisan masyarakat Desa Pulau Kecil.

Wabup dalam sambutannya mengatakan,  terdapat banyak sekali sauri tauladan yang ada di diri Rasulullah SAW bisa dijadikan contoh dalam kehidupan baik dari segi kehidupan keluarga maupun sebagai Kepala Daerah.

“Salah satu contoh ketauladanan Beliau (Nabi, red) adalah mampu menyatukan suku Antara kaum muhajirin dan kaum Ashar yang sedang bertikai di Kota Madinah,” kata Rosman.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad merupakan peringatan hari kelahiran beliau yang sudah ditempa sejak awal untuk menjadi seorang Pemimpin sebagai kepala daerah maupun sebagai pemimpin ummat.

Sekedar untuk diketahui, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menghadirkan Penceramah Al-Ustadz Ahmad Syakir Pengasuh Ponpes AL-Fatah Keritang Hulu yang dalam tausiahnya mengajak kepada jamaah yang hadir untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan dan juga selalu bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sangat agung karena merupakan hari kelahiran Nabi yang paling tinggi kedudukannya di antara-antara para Nabi. Beliau mencontohkan seorang Abu lahab saja yang bukan Islam mendapat kerinan siksaan neraka pada hari kelahiran Nabi yaitu hari Senin di karenakan ikut berbahagia pada hari kelahiran Nabi./Mirwan/adv




Ketua DPRD Inhil: 2018, Pemkab Harus Segerakan Pelaksanaan Proses Pembangunan

Tembilahan, detikriau.org –  Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam meminta kepada Pemerintah Kabupaten untuk sesegera mungkin memulai pelaksanaan pembangunan saat masuknya tahun 2018 mendatang.

Permintaan ini disampaikan Dani disela rapat paripurna pengesahan APBD Inhil Tahun 2018 diruang Rapat paripurna Gedung DPRD Inhil jalan HR Subrantas Tembilahan, akhir November kemaren.

Menurut Dani, dengan disegerakannya pelaksanaan pembangunan, ketersediaan waktu yang panjang tentu akan lebih menjamin penyelesaian proses pekerjaan dengan lebih baik dan sempurna.

“Pemkab harus segerakan proses pelaksanaan pembangunan dan harus konsisten dengan kesepakatan yang sudah dicapai,” Sampaikan Dani.

Permintaan Ketua DPRD Inhil ini tentunya harus disikapi dengan segera oleh Pemerintah kabupaten agar masyarakat dapat segera menikmati hasil pembangunan. Apalagi, tahun 2018 mendatang, Kabupaten Inhil juga disibukkan dengan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah./ ADV