Pemkab Inhil Terima LHP Kinerja Efektivitas Pemenuhan Kebutuhan Guru

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja atas Efektivitas upaya Pemerintah Daerah (Pemda) dalam pemenuhan kebutuhan Guru dan tenaga Kependidikan yang Professional tahun 2015, 2016 dan 2017 Semester 1, Kamis (21/12).

LHP itu diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin didampingi Ketua Komisi IV DPRD, Sekwan, Kepala INSPEKTORAT dan Kadis Pendidikan yang bertempat di Aula Kantor BPK Perwakilan Provinsi Riau, Pekanbaru.

Penyerahan yang di awali dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Riau dengan Pemerintah Daerah yang di Wakili Sekda.

Dalam sambutan Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Bapak Harry Purwaka yang di dampingi pejabat Struktural mengatakan, tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk menilai efektipitas dalam pemenuhan kebutuhan Guru untuk pendidikan dan pendistribusian guru yang mempunyai 6 sasaran. Kualifikasi, Sertifikasi, Kompetensi, kesejahteraan, Data base Guru, Pengelolaan kebutuhan Dan pendastribusian guru tenaga kependidikan.

Sementara itu, Sekda H Said Syarifuddin dalam sambutannya mengaku bersyukur sudah menerima hasil pemeriksaan bidang pendidikan. Ia menyadari sektor pendidikan di Inhil masih banyak yang harus kita perbaiki.

Ditambahkan, dari temuan-temuan BPK RI Perwakilan Provinsi Riau disektor pendidikan akan memberikan petunjuk bagi Pemda Inhil bersama DPRD untuk mengambil langkah-langkah apa yang di perbuat, karena kalau tidak dievaluasi tidak tau. Sehingga dengan kelebihan dan kekurangan di sektor pendidikan ini menjadi pedoman kita yang segera kami penuhi.

“Saya sampaikan, bahwa kelemah-kelemahan si sektor pendidikan di kabupaten inhil ini di pengaruhi transfortasi yang sangat luas mengingat Wilayah Kabupaten inhil sangat luas di Provinsi Riau. Untuk itu kita berharap, dari hasil pemeriksaan ini dapat memberikan petunjuk kepada Pemda Inhil khususnya Dinas Pendidikan untuk dapat menciptakan inovasi Baru,” kata Sekda.

Kemudian, Ketua Komisi IV DPRD Inhil Sumardi yang ikut pada penyerahan LHP ini megatakan akan menindaklanjut rekomendasi dari BPK RI Perwakilan Provinsi Riau./mirwan




Kapolres Inhil Pantau Harga 9 Bahan Pokok di Pasar Terapung Tembilahan

“Salah Satu Upaya Prioritas Polri Dalam Operasi Lilin Jelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018”

Tembilahan, detikriau.org – Pantau lonjakan harga 9 Bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru, Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra, S.I.K, M.H, sambangi pasar terapung jalan Yos Sudarso, Tembilahan, rabu (20/12/2017)

Kedatangan perwira tertinggi dijajaran Mapolres Inhil ini, disamping didampingi oleh sejumlah bawahan dijajarannya juga tampak disertai oleh Kabid Meteorologi Disperindag Kabupaten Indragiri Hilir Drs. Hafriyon, dan Kepala Sub Divre Bulog Tembilahan

Pasar Terapung Tembilahan, termasuk pasar yang jadi acuan warga Tembilahan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari – hari.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres dan rombongan mendapatkan penjelasan dari pedagang, tentang kisaran dan pergerakan harga bahan kebutuhan pokok masyarakat.

Secara umum harga – harga jual sejumlah bahan pokok yang diperdagangkan di pasar tersebut masih terbilang stabil, meski ada beberapa harga barang yang sedikit mengalami lonjakan harga seperti telur ayam ras yang terjadi kenaikan sebesar Rp. 500 perkilo dan daging ayam yang mengalami kenaikan sebesar Rp. 2.000 perkilo.

Ditingkat pedagang pengecer, juga ada sedikit perbedaan harga, tergantung agen atau distributor, tempat dimana pedagang tersebut mendapatkan distribusi barang dagangannya.

“Sesuai dengan arahan Kapolri bersama Menko Maritim dan Panglima TNI serta Menteri terkait, distribusi barang dan sembako menjadi salah satu fokus utama Polri dalam Operasi Lilin 2017 ini, selain ancaman terorisme dan pengamanan Perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.” Sampaikan Kapolres

Untuk wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Kapolres mengaku telah memerintahkan jajaran Kapolsek untuk memonitor pergerakan harga sembako di wilayah masing – masing. Hal itu untuk menghindarkan adanya para spekulan yang melakukan penumpukan bahan kebutuhan masyarakat.

Sedangkan untuk menciptakan suasana aman dan kondusif, Polres Indragiri Hilir dan jajaran, melaksanakan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatan.

“Semuanya itu tentunya untuk menciptakan rasa aman dan nyaman masyarakat, terutama disaat perayakan Natal bagi umat kristiani serta yang merayakan malam pergantian tahun.” Akhiri Kapolres./Am




Sekda Inhil Tutup Rapat Kerja Kesehatan Tahun 2017

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin menutup resmi rapat kerja kesehatan tahun 2017 di Gedung Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Tembilahan, Selasa (19/12) malam.

Diketahui, kegiatan yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil ini dilaksanakan selama 2 hari sejak tanggal 18 Desember lalu.

Pada kesempatan itu, turut hadir Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Inhil Hj Zulaikhah Wardan S.Sos ME, ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Inhil Hj Sy Rohana Said Syarifuddin, kepala Diskes Inhil H Zainal Arifin SKM M.Kes dan para undangan.

Penutupan diawali dengan makan malam dan pemaparan 12 keberhasilan kesehatan dimasa kepemimpinan Bupati Inhil Drs HM Wardan MP oleh Kepala Diskes.

12 keberhasilan tersebut diantaranya produk hukum peraturan daerah bidang kesehatan dan peraturan bupati bidang kesehatan, penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), penurunan Angka Kematian Bayi (AKB), universal coverage blud puskesmas (25 puskesmas), pengembangan gedung puskesmas dan puskesmas pembantu, terakreditasnya puskesmas, jaminan kesehatan masyarakat miskin, prestasi dan penghargaan bidang kesehatan tingkat nasional dan provinsi Riau, Bridging System Pcare BPJS dan Simpus pertama di Sumatera, Inhil bebas pasung, peningkatan sarana dan prasarana bidang kesehatan, bhakti sosial kesehatan.

Suasana makan malam tampak santai karena dihibur oleh penampilan madihin dari Saka Bakti Husada UPT Puskesmas Tembilahan Hulu serta penampilan musik dan seni oleh perwakilan dokter umum berkolaborasi dengan dokter gigi se-kabupaten Inhil.

Selain itu, acara diisi dengan penyerahan rangkaian bunga dalam rangka memperingati hari Ibu dari tenaga kesehatan kepada Ketua TP-PKK Inhil.

Sekda dalam sambutannya menilai berbagai upaya telah dilakukan Pemkab demi meningkatkan derajat kesehatan nasyarakat.

“Upaya tersebut antara lain meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, jaminan kesehatan nasional (JKM) dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) untuk masyarakat kurang mampu, menyediakan obat-obatan dan alat-alat kesehatan, peningkatan SDM kesehatan seperti pelatihan dan pendidikan,” urainya.

Ia juga mengungkapkan tantangan ke depan yangbharus dihadapi seperti Health Coverage Tahun 2019, Campin Campak Rubela Tahun 2018, pendataan keluarga sehat, dan akreditasi puskesmas dalam kontek JKN.

“Melalui forum ini saya berharap seluruh peserta rapat yang didukung narasumber dari kementrian kesehatan dan dinas kesehatan provinsi Riau kiranya dapat merumuskan langkah-langkah implementatif, partisipatif dan inklusif,” harapnya.

Menutup sambutannya, Sekda Inhil ini mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat agar bekerjasama dan berkomitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan di kabupaten tercinta ini./Mirwan/adv




Diskominfo Inhil Sosialisasikan Internet Sehat Tingkat Pelajar

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Diskominfo Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar sosialisasi Internet Sehat tingkat SLTP dan SLTA se-Kota Tembilahan, Rabu (20/12/2017).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Dobes Jalan Baharuddin Yusuf, Tembilahan. Sosialisasi itu dibuka resmi oleh Kadiskominfo M Thaher dan dihadiri narasumber dari Diskominfo Provinsi Riau serta para peserta sosialisasi.

Kadiskominfo dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini patut untuk dilaksanakan sebagai upaya pemerintah menyadarkan para generasi bangsa bahwa internet memiliki sisi positif dan negatif.

“Kami menghimbau kepada siswa untuk menggunakan internet secara sehat dan benar, jangan sampai para anak muda terjerumus kepada hak negatif akibat Internet,” katanya.

Pada intinya, Diskominfo mengacu cukup bertanggung jawab dalam membimbing generasi muda Inhil untuk tidak salah gunakan penggunaan Internet.

Pantauan awak media, suasana kegiatan itu antusias diikuti ratusan pelajar SLTP dan SLTA menyimak penjelasan paparan dari narasumber./Mirwan/adv

 




Pemkab Inhil Terima DIPA 2018 Dari Gubernur Riau

Tembilahan, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Alokasi Dana Transfer Ke Daerah dan Dana Tahun Anggaran 2018. Untuk itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta untuk bekerja dengan mengedepankan prinsip kehati – hatian dan keterbukaan.

Instruksi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Said Syarifuddin mewakili Bupati Inhil, HM Wardan yang menerima secara simbolis DIPA saat diserahkan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, Senin (18/12/2017) di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

“Langsung bekerja serius serta kompak dalam menjalankan program – program yang sudah ditetapkan namun tentunya tetap dengan mengedepankan prinsip kehati hatian dan keterbukaan,” kata Sekda seusai menerima DIPA.

Secara umum, penyerahan DIPA tahun anggaran 2018 bertujuan guna memantapkan pengelolaan fiskal untuk mengakselerasi pertumbuhan yang berkeadilan.

Selain menerima DIPA tahun anggaran 2018, pada kesempatan itu, mewakili Bupati, Sekda juga menerima piagam penghargaan Menteri Keuangan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan untuk tahun anggaran 2016 dengan capaian tertinggi.

“Penghargaan ini merupakan suatu kebanggaan dan bukti kerja keras  Pemerintah Kabupaten Inhil melalui kinerja seluruh OPD dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas,” tandas Sekda./*/Am




Duh PLN Alami Black Out. Apakah Itu ? Ini Penjelasan Manajer PLN Rayon Tembilahan

Tembilahan, detikriau.org – Sudah lebih sepekan lamanya, pasokan PLN Rayon Tembilahan kerap terjadi pemadaman secara mendadak. Kondisi seperti ini pastinya akan sangat mengganggu kenyaman pelanggan. Penyebab terganggunya pelayanan ini katanya disebabkan terjadinya “Black Out”. Lantas apakah yang dimaksud Black Out itu ?

Manajer PLN Rayon Tembilahan, Iwan Eka Putra melalui pesan WA menerangkan bahwa Blackout pada sistem PLN dapat diartikan sebagai  listrik padam atau biasa disebut “padam total”. Diakuinya terjadinya kondisi seperti ini sangat tidak mengenakkan. Banyak pihak yang merasa dirugikan terutama pelanggan PLN.

Banyak hal menurut Iwan yang bisa menyebabkan terjadinya black out. Dalam sistem kelistrikan PLN yang isolated diterangkannya, penyaluran listrik di bagi menjadi 2 bagian: pertama adalah Pembangkit. Seperti PLTD,PLTU,PLTMG, dll, dan yang kedua adalah Distribusi atau jaringan

Untuk pembangkitan, ada yang di kelola oleh PLN dan atau anak perusahaannya atau bisa di kelola oleh pihak swasta.

Sedangkan sistem distribusi bisa dilihat seperti pada pinggiran jalan yang terdiri dari tiang dengan 3 kabel. Dari tiang dengan 3 kabel ini nantinya akan masuk ke trafo distribusi dan terus ke rumah pelanggan. Tegangan di tiang yang kabel 3 tadi ini besarnya 20.000 volt (20Kv) dan diturunkan melalui trafo distribusi menjadi 380/220 volt (masuk ke rumah/pelanggan PLN)

“Nah, itu gambaran umum dari sistem kelistrikan. Untuk menghindari terjadinya black out,, tentu ke dua sistem ini harus di jaga keandalannya. Lantas apa saja penyebab black out.” Kata Iwan

Pada sistem pembangkit ditambahkan Iwan, penyabab blackout biasanya disebabkan terjadinya gangguan pada unit pembangkitan. Gangguan yang menyebabkan pembangkit trip atau mati tentunya akan menyebabkan pasokan listrik pada sistem berkurang. Hal ini biasanya ditandai dengan frekuensi yang menurun. Jika frekuensi terlalu turun dan pembangkit lain tidak bisa menutupi kekurangan, pada jaringan listrik ada sistem pengaman Under Frekuensi Relay (UFR) bekerja. UFR bekerja jika frekuensi terlalu rendah. Hal ini menyebabkan beberapa daerah akan mengalami pemadaman listrik.

Sedangkan pada jaringan  distribusi, gangguannya antara lain seperti; terjadinya  gangguan alam atau kerusakan alat karena umur atau bencana alam. Tetapi bisa juga ada pemadaman selain tiga sebab itu, seperti adanya pemeliharaan. “namun untuk pemeliharaan ini padam terencana, biasanya akan diumumkan PLN”

“Contoh yang sering kita alami seperti terjadinya kerusakan jaringan akibat pohon tumbang / tiang distribusi rusak di tabrak mobil yang menyebabkan tiang listrik roboh. Jika ini terjadi tentu pasokan listrik akan terganggu,”

Kedua bagian pada sistem kelistrikan ini (pembangkit dan distribusi) saling berkaitan. Hal yang paling menakutkan dan dihindari adalah black out , dimana listrik pada jaringan benar-benar kosong dari pembangkit sampai ke distribusi.

Berikut contoh kasus black out

Misalnya, salah satu pembangkit trip/ mati, hal ini menyebabkan unit pembangkit lain akan memikul beban pembangkit yg mati tadi dan unit lainnya ini tidak akan kuat memikul beban yg ada maka seluruh unit akan  ikut trip/mati. Jika di analogikan saat kita di perahu yang di dayung 2 orang, jika salah satu berhenti mendayung tentu pendayung yang lain akan lebih menerima beban untuk mendayung,dan jika sudah tidak kuat lagi tentu perahu akan berhenti dengan sendirinya.

Biasanya saat ada unit yang trip  maka frekuensi akan turun. Jika frekuensi terlalu rendah maka ada pengaman sistem yg bekerja yaitu UFR (under frekwensi relay). Namun jika tidak bekerja dapat menyebabkan hunting atau naik turunnya frekuensi yang bisa menyebabkan seluruh unit pembangkit akan trip/mati. Kalau kita di rumah frekuensi naik turun ditandai dengan lampu atau TV yang terlihat redup-redup.

Oleh karenya pinta Iwan, untuk menghindari terjadinya black out, pelanggan PLN dihimbau untuk tidak menanam pohon disekitar jaringan listrik. Dan jika ingin menebang pohon disekitar kabel listrik sebaiknya hubungi pihak PLN untuk pengamanan

“ serta izinkan jika ada pohon milik kita yang terkena jaringan untuk dipotong oleh petugas PLN.” Himbau Iwan.

Diakhir penjelasannya Iwan juga meminta kepada pelanggan untuk bersabar jika terputusnya pasokan listrik. Terjadinya hal seperti itu pasti disebabkan ada masalah atau gangguan pada jaringan atau pembangkit.

“yang perlu diingat saat terjadi gangguan selalu ada orang yang bekerja keras untuk mengatasi gangguan tersebut. Walaupun pasokan listrik aman tanpa gangguan akan ada selalu orang yang siap sedia standby menjaga pasokan listrik agar selalu aman.” Akhirinya./ Am