Ini Nama-Nama Korban Kebakaran di Pulau Burung dan Perkiraan Kerugian

Pulau Burung, detikriau.org – Menurut keterangan pihak kepolisian, kebakaran di Jalan BTN parit 1 Desa Pulau Burung Kec. Pulau Burung Kab.Inhil yang diawali suara ledakan menelan kerugian materil hingga Rp 2,7 Miliar. Jum’at (22/12/2017)

Dirilis informasi melalui pesan WA, berikut nama-nama korban dan perkiraan jumlah kerugian;

  1. ANTONIUS (52), Kerugian diperkirakan mencapai Rp 400 Juta
  2. SARMA (41) Kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 Juta
  3. SULAIMAN (71) Kerugian diperkirakan mencapai Rp 700 Juta
  4. SOPIAN (56) Kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 Juta, dan
  5. NASRUL (55) Kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 Juta./ Am



Hari Ini di Pulau Burung Api Juga Mengamuk, Kerugian Materil diperkirakan Capai Rp 2,7 Miliar

Pulau Burung, detikriau.org – Hari ini, jum’at (22/12/2017) sekira pukul 15.40 Wib di Jalan BTN parit 1 Desa Pulau Burung Kec. Pulau Burung Kab.Inhil jago merah juga mengamuk. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, api membakar habis 5 unit bangunan kios dengan kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 2,7 Miliar.

Keterangan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra, SIK, M.H melalui perwira humas, Ipda Heriman Putra, kronologis kejadian bermula  saat korban antonius sedang duduk didepan kios miliknya. Saat itu Antonius mendengar suara ledakan dari arah belakang kios.

Mencari tau, Antonius bergegas masuk kedalam kios untuk mengecek sumber suara ledakan namun tidak ditemui. Saat berada diruang belakang kios miliknya itu, tiba-tiba saja Antonius mendengar suara teriakan kebakaran  dari arah depan kios.

Seketika Antonius membangunkan istri dan anaknya yang sedang tidur dikamar dan kemudian membawa keduanya keluar.

Setelah diluar dan berada dijalan, saat itu Antonius melihat asap tebal dan kobaran api yang berasal dari Kios milik Sulaiman

Melihat api yang membesar melahap bangunan kios disekitarnya, warga sekitar dibantu Pihak PT. RSUP Industri Pulau Burung berupaya melakukan pemadaman dengan menggunakan  4 unit mesin robin. Api baru bisa dipadamkan sekira pukul 17.40 Wib.

“Tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai Rp 2,7 miliar,”Sampaikan Paur Humas./ Am




Kebakaran di Kayu Jati, Api Pertama Kali diketahui dari Belakang Rumah Korban Ali Akbar

“Meski tidak menimbulkan korban jiwa, 18 unit rumah ludes, 3 rusak berat dan 2 rusak ringan dengan kerugian materil diperkirakan lebih dari Rp 500 Juta”

Tembilahan, detikriau.org – Kebakaran yang terjadi  di Jl. Kayu Jati Gang Jati 2 dan Jati 3 RT 001 RW 011 Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir pertamakali diketahui bermula dari belakang rumah milik korban Ali Akbar. Peristiwa kebakaran yang belum diketahui penyebabnya ini diperkirakan menelan kerugian hingga Rp 500 Juta.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra, SIK, M.H melalui perwira humas, Ipda Heriman Putra, kronologis kejadian bermula sekira  pukul 14.30  Wib. Saat itu, saksi Puja Risma sedang berada di dapur rumahnya. Ketika itu ia mencium bau hangus dari arah belakang rumah korban Ali Akbar yang merupakam tetangganya.

Mengetahui hal itu, saksi berlari menuju ke depan rumah korban Ali Akbar dan memberitahu bahwa ada api pada bagian dapur rumahnya.

Mendapat informasi,  korban Ali Akbar bergegas membawa anak serta istrinya keluar dari rumah. sedangkan saksi berteriak meminta tolong kepada tetangga lainnya.

Mengetahui adanya kebakaran, warga berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya, namun api terus membesr dan membakar rumah berdampingan.

Sekira pukul 15.00 Wib 3 Unit Mobil BPBD Kab. Inhil beserta 2 Unit mesin robin milik PSMTI Kab. Inhil dan 2 (dua) Unit Mesin apung milik Basarnas Kab. Inhil tiba di lokasi membantu pemadaman api. Api baru berhasil dipadamkan  Sekira pukul 16.00 Wib

“ penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Tembilahan Hulu”, Sampaikan Paur Humas melalui pesan WA

Akibat peristiwa ini, Paur Humas menerangkan bahwa 18 unit rumah hangus terbakar, 3 unit rusak berat dan 2 unit rusak ringan.

“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil diperkirakan lebih dari Rp 500 Juta,” Akhiri Paur Humas./Am




23 Unit Rumah Jadi Arang di Kebakaran Kayu Jati. Ini Daftar Nama Korban

Tembilahan, detikriau.org – Amukan jago merah di Jl. Kayu Jati Gang Jati 2 dan Jati 3 RT 001 RW 011 Kel Tembilahan Hulu Kec. Tembilahan Hulu “hitamkan” 23 unit rumah penduduk.

Berdasarkan laporan dari pihak Kepolisian Polres Indragiri Hilir, identitas korban kebakaran sbb;

1. ALI AKBAR, 36 Tahun, banjar, islam, Buruh, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah)
2. M. HATTA,  43 Tahun, Bugis,  islam, Tani, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah)
3. HIDAYAT,  30 Tahun, Banjar,  islam, Burub, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah)
4. ZULKIFLI, 40 Tahun, Banjar,  islam, Buruh, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah)
5. EDI JATMIKO, 50 Tahun, Bugis,  islam, Tani, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah)
6. WIWI ARYANTO,  41 Tahun, Jawa, Nasrani, Swasta, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah)
7. AMAT,  50 Tahun, Melayu,  islam, Swasta, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah)
8. PUJA RISMA,  18 Tahun, Melayu,  islam, IRT, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah)
9. ONA,  30 Tahun, Banjar,  islam, dagang,  alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah)
10.MASRANI,  43 Tahun, Banjar,  islam, Swasta, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah)
11. UDIN,  31 Tahun, Banjar, islam, dagang, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah)
12. JAINI,  45 Tahun, Banjar,  islam, Swasta,  alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 3  (1 unit Rumah)
13. SUPRIAN,  30 Tahun, Banjar,  islam, Buruh, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 3  (1 unit Rumah)
14. SAHRUDIN,  40 Tahun, Banjar,  islam, Buruh, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 3  (1 unit Rumah)
15. M. JAINUDIN, 40 Tahun, Banjar,  islam, Buruh, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 3  (1 unit Rumah)
16. SABRAN,  35 Tahun, Banjar,  islam, Karyawan Swasta, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 3  (1 unit Rumah)
17. GERSON,  40 Tahun, Banjar,  islam, Buruh, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 3  (1 unit Rumah)
18. IMAN,  50 Tahun, Banjar,  islam, Buruh, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 3  (1 unit Rumah)
19. RUDI,  34 Tahun, Banjar,  islam, Swasta alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah) Rusak Berat
20.MUSA,  44 Tahun, Bugis,  islam, Swasta, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah) Rusak Berat
21. MARTIAH,  50 Tahun, Banjar,  islam, IRT,  alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 3  (1 unit Rumah) Rusak Berat
22. JAMRULLAH,  45 Tahun, Banjar,  islam, Swasta, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah) Rusak c Ringan
23. M. AMIN,  45 Tahun, Banjar,  islam, Swasta, alamat Jl. Kayu Jati Gang Jati 2  (1 unit Rumah)./Am




Kebijakan Baru: USBN Berlaku di SD, 8 Mata Pelajaran

JAKARTA – Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) mengeluarkan kebijakan baru terkait ujian akhir siswa SD.

Selama ini siswa SD mengikuti ujian sekolah (US), mulai tahun depan diganti jadi ujian sekolah berstandar nasional (USBN).

Saat ini US di jenjang SD atau MI terdiri dari tiga mata pelajaran. Yakni bahasa Indonesia, matematika, dan IPA. Sedangkan di era USBN nanti, anak SD mengerjakan delapan mata pelajaran.

Yakni Bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, PKN, seni budaya dan prakarya (SBDP), pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK), serta agama.

Khusus untuk siswa yang belajar berbasis Kurikulum 2006, pelajaran seni budaya dan prakarya namanya adalah seni budaya dan keterampilan.

Ketua BSNP Bambang Suryadi membenarkan bahwa US diganti menjadi USBN. Selama ini USBN berlaku di jenjang SMA/SMK dan SMP. “Sekarang (tahun depan, red) di SD,” katanya saat dihubungi kemarin (21/12).

Bambang mengatakan dengan status USBN, maka ada 25 persen butir soal ujian titipan dari Balitbang Kemendikbud. Sisanya sebanyak 75 butir soal dibuat oleh guru.

Bambang berharap masyarakat tidak khawatir atau takut. Selama proses belajar mengajar berjalan dengan tuntas, siswa pasti siap mengahadapi USBN.

Selain itu Bambang mengatakan selama siswa mengikuti pembelajaran dengan baik, tidak akan takut untuk mengikuti USBN.

“USBN di jenjang SD juga bermanfaat bagi guru,” jelasnya. Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu mengatakan, selama ini ada guru yang mengajarnya sesuai dengan ketuntasan masing-masing.

Nah dengan USBN ini diharapkan para guru SD dalam mengajar mengacu pada ketuntasan kurikulum nasional.

Terkait kisi-kisi ujian 2018 Bambang mengatakan belum keluar. Sejatinya sudah selesai untuk tiga pelajaran.

Namun karena ada tambahan lima pelajaran, peluncuran kisi-kisi USBN 2018 masih butuh waktu lagi. “Masih dalam proses penyelesaian,” jelasnya.

Nantinya kisi-kisi keluar bersamaan untuk seluruh jenjang pendidikan. BSNP berharap kisi-kisi bisa terbit akhir Desember 2017 atau awal Januari 2018.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Totok Suprayitno mengatakan pembuatan butir soal USBN untuk jenjang SD/MI masih dalam proses. “Soal-soalnya standar, gak sulit,” katanya.

Totok berharap orangtua senantiasa memotivasi anaknya untuk guat belajar setiap saat. “Belajar tidak hanya untuk ujian,” katanya. Tetapi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan pintar.

Menurut Totok ujian adalah bagian alami dari sebuah proses belajar. “Dorong anak untuk menyiapkan diri dengan baik,” tuturnya.

Selain itu Totok berpesan supaya siswa menghadapi USBN dengan percaya diri dan jujur. Sebab baginya jujur adalah roh pendidikan.

sumber: jpnn




Voting di Majelis Umum PBB soal Yerusalem, 128 Negara Menentang AS

Pemungutan suara di Dewan Keamanan PBB, Senin (18/12/2017), untuk resolusi yang menentang langkah Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Meski didukung 14 dari 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB, resolusi itu gagal terbit karena Amerika menggunakan hak vetonya.(un.org/UN Photo/Kim Haughton)

detikriau.org – Pemungutan suara (voting) di sidang darurat Majelis Umum PBB, Kamis (21/12/2017), mendapati 128 negara menentang langkah Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Seperti dirilis situs PBB, hanya sembilan negara mendukung langkah Amerika, sementara 35 negara lain abstain. Kantor berita AFPmenyebutkan, di barisan yang sama dengan Amerika Serikat dan Israel adalah Guatemala, Honduras, Togo, Mikronesia, Nauru, Palau, dan Kepulauan Marshall.

Adapun negara-negara yang menyatakan abstain antara lain Filipina, Rumania, Rwanda, Australia, Kanada, Republik Ceko, Kroasia, dan Meksiko. Ukraina yang sebelumnya di Dewan Keamanan PBB mendukung rancangan resolusi yang menolak langkah Amerika soal Yerusalem pada voting Kamis justru masuk dalam deretan negara yang abstain.

Mayoritas negara anggota PBB dalam sidang darurat Majelis Umum ini menuntut semua negara mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB mengenai status Yerusalem. Resolusi sebagai hasil pemungutan suara ini pun menyatakan “penyesalan mendalam” atas keputusan baru-baru ini mengenai status Yerusalem.

Resolusi tersebut menegaskan kembali bahwa status final Yerusalem hanya dapat diselesaikan melalui pembicaraan langsung antara Palestina dan Israel sebagaimana disepakati dalam sejumlah resolusi PBB sebelumnya.

Pemungutan suara di Majelis Umum PBB ini digelar setelah Amerika Serikat pada Senin (18/12/2017) menggunakan hak veto untuk menolak rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta negara itu membatalkan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Hanya Amerika Serikat yang menentang rancangan resolusi di sidang Dewan Keamanan PBB itu dari 15 anggota. Adapun pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel dinyatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (6/12/2017) dan langsung mendapat penolakan dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Tidak mengikat

Sidang darurat Majelis Umum PBB ini digelar atas permintaan dari Palestina dan mendapat dukungan dari sejumlah negara, menyusul langkah veto Amerika Serikat di Dewan Keamanan PBB. Sehari sebelum sidang digelar, Amerika Serikat mengancam akan melakukan sanksi ekonomi kepada negara-negara anggota PBB yang bersuara berseberangan dengannya.

Resolusi PBB 377 yang terbit pada 1950 menjadi payung hukum penyelenggaraan sidang darurat Majelis Umum PBB dalam hal Dewan Keamanan PBB gagal membuat resolusi terkait perdamaian karena penggunaan hak veto.

Prosedur ini dikenal dengan sebutan “uniting for peace”. Ketentuan lengkap mengenai prosedur ini dapat disimak lewat linkhttps://www.un.org/en/ga/sessions/emergency.shtml.

Sayangnya, resolusi yang dihasilkan dari sidang darurat Majelis Umum PBB seperti ini tidak memiliki kekuatan hukum mengikat. Resolusi tersebut juga tak bisa memaksa penggunaan hukum internasional seperti jika resolusi dikeluarkan Dewan Keamanan PBB.

Namun, resolusi Dewan Keamanan PBB yang terbit pada 1980 terkait larangan bagi setiap negara untuk menggelar misi diplomatik di Yerusalem belum pernah dicabut. Resolusi mengenai status akhir Yerusalem harus diputuskan lewat negosiasi langsung Palestina dan Israel—terbit pada 1967—juga masih berlaku.

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley menyatakan, negaranya tetap akan memindahkan kedutaan besarnya di Israel ke Yerusalem sekalipun ada resolusi Majelis Umum PBB ini.

“Amerika akan menempatkan kedutaan kami (di Israel) di Yerusalem…. Tidak ada resolusi di PBB yang akan membuat perbedaan dalam hal itu,” ujar Haley di sidang Majelis Umum PBB tersebut, seperti dikutip AFP.

Namun, kata Haley, Amerika akan “mengingat” hari pemungutan suara ini. Menurut dia, Amerika kini punya pandangan yang tak lagi sama soal PBB dan negara-negara yang berseberangan suara dengannya.

“Ketika kami memberikan kontribusi yang murah hati kepada PBB, kami juga memiliki harapan yang sah bahwa niat baik kami diakui dan dihormati,” ujar Haley.

Palestina menyambut gembira resolusi Majelis Umum PBB ini. “(Hasil) pemungutan suara ini adalah kemenangan bagi Palestina,” kata Nabil Abu Rdainal, juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, seperti dikutip Reuters.

Adapun Duta Besar Palestina untuk PBB Riyad Mansour menyebut hasil pemungutan suara 128 berbanding sembilan ini merupakan kemunduran besar bagi Amerika Serikat.

Sumber: kompas.com