Menpan RB: 2 Januari Bukan Cuti Bersama, PNS yang Bolos Kerja Bakal Kena Sanksi

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur, menegaskan 2 Januari 2018 bukan hari cuti bersama bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ia pun secara tegas meminta agar seluruh PNS tetap masuk kerja pada tanggal tersebut.

Asman menjelaskan, apapun yang terkait dengan PNS telah dipaparkan dalam UU ASN Nomor 5 Tahun 2014 atau PP 11 Tahun 2017.

Menurutnya dalam UU dan PP tersebut, sudah terdapat rincian sanksi bagi para PNS yang melanggar.

“Ya sekarang ada Undang-undang PNS yang baru, Nomor 5 Tahun 2014, ada lagi PP 11 Tahun 2017, di situ sudah terinci bahwa bagi pegawai negeri yang melanggar, ada sanksinya,” ujar Asman, saat ditemui tribunnews.com di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (27/12/2017).

Oleh karena itu menurutnya, tidak ada ‘hari terjepit’ tahun baru. Sanksi pun berlaku bagi mereka yang tetap tidak masuk kerja pada hari itu.

“Jadi secara detail sudah ada sanksinya, bahwa yang namanya hari terjepit tahun baru sudah diuraikan sanksi-sanksinya, prosesnya sudah jelas,” jelas Asman.

Asman menambahkan, pihaknya bersyukur karena telah ada UU dan PP yang mengatur tentang cuti PNS.

“Kita bersyukur punya Undang-undang ASN dan PP nomor 11 tahun 2017, semua sudah rinci di situ,” kata Asman.

 

sumber




Bekuk Warga Jl H Said Tembilahan, Polisi Sita 3 Paket Sabu

Tsk bersama barang bukti sabu

Tembilahan, detikriau.org – Satuan reserse Polres Indragiri Hilir membekuk Wan (21) disalah satu penginapan di jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan, rabu (27/12/2017) sekira pukul 10.30 Wib. Warga jalan H Said Tembilahan ini didugakan sebagai pelaku tindakpidana narkotika jenis sabu-sabu.

Saata dibekuk, dari tangan terduga pelaku disita barang bukti berupa 1 bungkus kotak rokok U Mild yang berisi 3 paket diduga sabu, 1 buah dompet motif bunga yang berisi 11 plastik klip putih bening les merah, 5 plastik putih bening, dan 3 plastik bekas pembungkus diduga sabu, 1 buah dompet merk Wolf Car yang berisi uang tunai Rp 300 ribu, 1 unit HP merk Samsung serta 2 buah mancis gas.

Berdasarkan keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra, S.I.K, M.H, melalui Kasat Res Narkoba AKP Bachtiar, S.H, penangkapan terduga pelaku berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat bahwa ada seorang laki – laki, yang diduga sering melakukan transaksi narkotika sedang menginap di sebuah penginapan, di Jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan.

Informasi tersebut ditindaklanjuti dengan penyelidikan yang lebih mendalam. Setelah diperoleh informasi yang akurat, sekira pukul 10.30 WIB, Personil Sat Res Narkoba yang dipimpin IPTU Arinal Fajri, mengamankan tersangka saat yang bersangkutan sedang berada di depan penginapan tersebut.

“Tersangka kemudian digeledah badan dan kamar tempat tersangka menginap, disaksikan oleh beberapa orang karyawan wisma dan ditemukan barang bukti tersebbut,” Sampaikan AKP Bachtiar.

Saat ini ditambahkan AKP Bachtiar, pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Indragiri Hilir untuk proses penyidikan lebih lanjut./Am

 




Keracunan di Rumah Pengantin, Puluhan Warga Mandah Dilarikan Ke Puskesmas

MANDAH (detikriau.org) – Sebanyak 45 warga Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengalami mual-mual keracunan, Sabtu (23/12/2017).

Berdasarkan informasi dari kepolisian, peristiwa itu terjadi usai makan di rumah pengantin di Jalan Said Husin Muhammad Kelurahan Khairiah Mandah, Kecamatan Mandah.

Dari total korban 45 orang, 35 korban terpaksa dilarikan di Puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan secara medis. Sedangkan 10 korban lainnya bisa pulang ke rumah masing-masing.

“Pada hari Sabtu sekitar pukul 16.00 WIB, setelah para Korban selesai makan di rumah warga yang hendak melaksanakan acara Pesta Perkawinan hari Minggu (24/12) korban langsung mengalami gejala mual-mual dan muntah serta pusing, selanjutnya sekita jam 20.00 WIB, para korban langsung dibawa ke Puskesmas Mandah untuk mendapat tindakan medis,” kata Kapolsek Mandah, IPTU Warno Akman, Minggu (24/12/2017).

Adapun penyebab keracunan tersebut, sampai berita ini dirilis, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan, bahkan sampel makanan dari TKP telah diambil dan diserahkan pihak Puskesmas Mandah untuk  pemeriksaan Laboratorium di RSUD Puri Husada Tembilahan.

“Saat ini kondisi para korban sudah mulai membaik dan masih dalam perawatan pihak Puskesmas Mandah,” tuturnya./Mirwan




Panwaslu Inhil Gelar Rakor dengan Stakeholder 

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat koordinasi dengan Stakeholder di Aula Meeting salah satu hotel di Jalan Baharuddin Yusuf, Tembilahan, Minggu (24/12/2017).

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Panwaslu Kabupaten Inhil Andang Widiantoro dan dihadiri sejumlah peserta Rakor dari berbagai elemen.

Dalam sambutannya, Ketua Panwaslu sengaja mengundang semua Stakeholder sebagai elemen bangsa yang tidak lagi bersifat pasif, namun aktif untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Pemilu mendatang.

“Tidak hanya Panwaslu, namun kita semua secara bersama mengawasi demi kelancaran pelaksanaan Pemilu,” kata Andang.

Terkait persoalan pelanggaran, menurutnya yang ditemukan nanti tetap akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Pada intinya, setiap pelanggaran ada sanksinya, mulai dari sanksi administrasi hingga pidana./Mirwan




Gubri Hadiri Istighotsah di Tembilahan Hulu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman menghadiri kegiatan Istighosah dan syukuran di Mesjid Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila (YAMP) simpang 3 Parit 7 Tembilahan Hulu, Minggu (24/12/2017).

Acara tersebut disejalankan dengan pelantikan Pengurus Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan 45 Kabupaten Inhil Masa Bhakti 2016-2021 yang dilantik oleh gubernur Riau. 

Pagi itu, tampak juga dihadiri anggota DPRD Provinsi Riau, sejumlah pejabat esselon Provinsi Riau, Bupati Inhil HM Wardan, unsur Forkopimda Inhil dan sejumlah pejabat serta masyarakat Inhil.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangka selesainya pembangunan di Kecamatan Tembilahan Hulu tahun 2017. Bahkan diwaktu lainnya, Gubri juga sekaligus mengikuti berbagai kegiatan di Kecamatan lainnya di Inhil, salah satunya di Kecamatan Pelangiran kegiatan Gebyar DMIJ dan Kecamatan Concong.

Dalam sambutannya, Gubri mengucapkan selamat atas rampungnya pembangunan di Tembilahan Hulu. Dengan melaksanakan acara yang baik ini maka bersyukur kepada Allah SWT atas selesainya pembangunan yang ada.

“Jika komunikasi yang dibangun antar pemerintah kecamatan, kabupaten dan provinsi saling bersinergi maka pembangunan dapat berjalan baik. Dan dengan semangat serta dukungan masyarakat luas maka pembanguman dapat terus dilaksanakan,” kata Andi.

Sementara itu, Bupati Inhil mengucapkan terimakasih atas kesediaan gubernur yang telah hadir dan berkumpul bersama masyarakat Tembilahan Hulu yang mana di tengah kesibukannya masih bisa meluangkan waktu untuk hadir di Kabupaten Inhil.

Wardan menjelaskan bahwa pelaksanakan pembangunan daerah perlu melalui tahap-tahap, mulai dari perencanaan hingga pendanaan.

“Di awal tahun ke-3 kepemimpinan saya sering mendapatkan protes dari masyarakat, bermacam-macam bentuknya. Namun untuk membangun kabupaten Inhil saya selaku bupati sering keluar kota untuk mencari sumber dana. Saya selalu berusaha demi kemajuan Inhil ini,” paparnya. 

Ia berpesan agar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dapat dijadikan usulan utama dan sebagai usulan prioritas. Kemudian, orang nomor satu di Bumi Hamparan Kelapa Dunia ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat Inhil untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban.

“Mari menjaga keamanan dan ketertiban, serta mempertahankan kekompakan kita. Karena di tahun 2018 akan dilaksanakan pesta demokrasi. Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang tidak punya KTP, saya harap segera mengurus KTP-nya guna kelancaran pemilu nanti,” ujarnya. /Mirwan




Komunitas Pemburu si Jepit Biru Bakal Bentuk Struktur Kepengurusan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Komunitas pemburu si Jepit Biru berencana membentuk struktur kepengurusan. Rencana itu disekpakati setelah diadakannya even festival pancing udang beberapa waktu lalu.

Tujuannya, dengan adanya kepengurusan nantinya maka upaya menyegerakan menjalankan kegiatan selanjutkan akan lebih terarah seperti menyampaikan pesan dan mensosialisasikan tentang bahaya meracun, menyetrum memasang vutas dan sejenisnya untuk menangkap ikan dan udang diperairan Inhil.

“Komunitas ini akan segera dibentuk kepengurusan secara terorganisir. Insyallah dibulan januari 2018 akan segera dikukuhkan,” kata Koordinator Komunitas Pemburu Si Jepit Biru Tembilahan, Defri Ghifari alias Ocu, kemarin.

Menurutnya, rencana itu sudah cukup mapan yakni organisasi yang tentu mngikuti peraturan perundangan-undangan yang ada, maka akan lebih mudah untuk menjalan kan visi dan misi Komunitas.

Yang pada dasarnya kata Ocu, adalah hasil diskusi dari teman-teman yang ada dalam komunitas ini. Dan juga menerima pendapat dari beberapa penasehat yaitu Supiansyah, S.Pi, M.Si dan Fuadilazi, S.Sos, M.Si.

“Kami juga berharap banyak kepada Bapak Bupati Inhil bersedia untuk terlibat secara lansung bersama kami dalam hal menjalankan inisiatif positif Ini guna membangun serta menjaga perestarian alam dan lngkungan khusus nya di perairan Kabupaten Inhil,” imbuhnya./Mirwan