3 Calon Bupati dan Wakil Bupati Resmi Daftar ke KPU Inhil. Ramli Walid – Ali Azhar Daftar Terakhir dengan Usungan 4 Parpol

Tembilahan, detikriau.org – Tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2018 – 2023 akan menjadi peserta pemilu serentak 2018. Ramli Walid – Ali Azhar menjadi pasangan penutup yang mendaftarkan diri ke KPU Inhil diantar 4 partai pengusungnya, yakni, PKB, PPP, Gerindra dan Hanura. Rabu (10/1/2018) malam.

Dengan 4 partai pengusung, pasangan birokrat – agamis ini kantongi dukungan sebanyak 17 dari total 45 kursi di DPRD Inhil.

Kepada wartawan, Ramli Walid menyampaikan harapannya agar masyarakat memberikan kepercayaan kepada mereka untuk memimpin Inhil untuk masa lima tahun kedepan.

Sekedar mengingatkan, sebelumnya dihari yang sama, 2 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati juga sudah mendaftar ke KPU Inhil.

Kedua pasangan ini adalah pasangan M Wardan – Syamsuddin Uti dengan dukungan 17 kursi dari partai Golkar, Demokrat, PAN dan PKS.

Pasangan lainnya adalah, Rosman Malomo – Musmulyadi dengan dukungan 11 kursi dari partai PDIP, Nasdem dan PBB./ Am




HM Wardan Janji Lanjutkan Program yang Belum Maksimal

“Daftar Kembali Sebagai Calon Bupati Inhil Periode 2018 – 2023”

Tembilahan, detikriau.org –  HM Wardan memastikan akan melanjutkan program yang belum dilaksanakan secara maksimal dalam masa kepemimpinannya  sebagai Bupati Inhil pada periode pertama.

Dalam rentang waktu 5 tahun kepemimpinan dipemerintahan, setiap tahun, menurut Wardan dirinya selalu melakukan evaluasi, baik evaluasi terhadap kinerja maupun berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan.

Dari semua langkah itu, sederet catatan dikatakan Wardan sudah menjadi modal akan apa yang akan dilakukan diperiode kedua, jika kembali diberikan kepercayaan nantinya.

“tentu apa-pun yang diprogramkan akan bermuara untuk menjadikan Inhil menjadi kabupaten yang lebih baik, maju, bermarwah dan bermartabat.” Janjikan Wardan ditemui usai melakukan pendaftaran sebagai Bakal Calon Bupati Inhil periode 2018-2023 di kantor KPU Inhil, Tembilahan, rabu (10/1/2018)

ditambahkan Ketua DPD II Golkar Inhil itu, saat ini semua dokumen sesuai persyaratan pendaftaran sudah terpenuhi. Artinya pasangan HM Wardan dan H Samsuddin Uti sudah sah untuk ditetapkan sebagai calon peserta Pilkada serentak 2018. Ia berharap doa dari seluruh masyarakat agar langkahnya bersama H Syamsuddin Uti dalam melalui tahapan-tahapan berikutnya juga berjalan tanpa hambatan.

Sementara itu, H Syamsuddin Uti nyatakan akan mendukung semua program yang akan dijalankan.

“Sebagai Wakil Bupati jika memang nanti terpilih, tentu saya akan memberikan dukungan penuh untuk menjadikan Kabupaten Inhil lebih baik kedepannya.” Ujarnya./Am




Tenggelam, Rp 2 Miliar Muatan KM Safitri Ludes

Batang Tuaka, detikriau.org – KM Safitri bernasib naas, tenggelam saat bersandar di Dermaga Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir, rabu (10/1/2018) sekira pukul 06.00 Wib.

Kapal Motor yang dinakhodai Zainal (31) dengan 2 orang Anak Buah Kapal (ABK) Zaki dan Ahmad yang lepas tambat dari kota Tembilahan menuju Teluk Pinang ini mengangkut muatan sembako dan sejumlah makanan ringan.

Penjelasan Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony Putra melalui Kasat Polairud Polres Indragiri Hilir AKP. H. Awaluddin Dalimunthe, menerangkan bahwa KM naas ini lepas tambat dari Tembilahan sekira pukul 01.00 Wib dengan tujuan Teluk Pinang.

Setelah berlayar selama lebih kurang 2 jam, sekira pukul 03.00 Wib, Nakhoda memutuskan untuk singgah dan beristirahat di Dermaga Sungai Piring. Tak lama istirahat, sekira pukul 05.30 WIB, saksi Agus, warga setempat yang kebetulan lewat di TKP, melihat haluan kapal sudah tersangkut di dermaga, dikarenakan air dalam keadaan pasang.

Mengetahui hal ini, saksi lalu membangunkan awak kapal, namun sudah terlambat, haluan kapal berangsur miring dan akhirnya karam dan menyebabkan 1500 karung sembako dan berbagai merk makanan ringan ikut tenggelam dan hanyut.

Personel Sat Polairud dan Polsek Batang Tuaka yang mendapat informasi, segera mendatangi TKP dan mencoba mengevakuasi barang muatan yang masih bisa diselamatkan.

“Tidak ada korban jiwa atau pun luka dalam kejadian ini, namun kerugian diperkirakan mencapai 2 Miliar rupiah.” Akhiri AKP H. Awaluddin Dalimunthe./ Am




Alahmak. Akhiri Hidup Menggantung Diri di Kamar Mandi Mushola, Solehan Tinggalkan Pesan “Permintaan Maaf”

Kemuning, detikriau.org – Dusun Leboy Desa Keritang Kecamatan Kemuning mendadak heboh. Sesosok mayat pria ditemukan menggantung diri dengan jeratan seutas tali di kamar mandi Mushola Al Hidayatullah.

Disisi mayat korban bernama Solehan (18) ditemukan sepucuk surat berisikan permintaan maaf, rabu (10/1/2018) sekira pukul 12.10 Wib

Berdasarkan penjelasan Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony Putra, melalui Kapolsek Kemuning KOMPOL Lilik Surianto, korban ditemukan pertamakali oleh Muazin Mushola, Sugianto (56).

Saat itu saksi  berniat hendak mengambil wudhu di kamar mandi Mushala, karena akan mengumandangkan Adzan, tanda masuknya waktu Shalat Zuhur.

Di TKP, mendapati kamar mandi dalam keadaan tertutup dan kemudian didorong untuk membuka. namun seketika sugianto terperangah, dihadapannya terlihat pemandangan yang mengenaskan, sesosok pria tampak tergantung pada seutas tali.

“Sugianto kemudian memberi tahu warga yang lain dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kemuning.” Terang Kapolsek

Mendapat laporan, Kapolsek beserta anggota dan Tim Medis dari Puskesmas Selensen, mendatangi TKP. Jasad lalu diturunkan dan dilakukan pemeriksaan medis. Dari pemeriksaan, terdapat tanda – tanda orang gantung diri seperti keluar sperma di kemaluan korban, sedangkan tanda – tanda kekerasan yang lain, tidak dijumpai.

Atas hasil tersebut, pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi pada jasad korban. Korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dikebumikan.

Mantan Kasat Sabhara Polresta Pekanbaru itu menambahkan bahwa ditemukan sepucuk surat yang berisi permintaan maaf korban kepada keluarganya.

“Saat ini kasus bunuh diri ini masih dalam proses penyelidikan Unit Reskrim Polsek Kemuning.” Akhiri Kapolsek./ Am




Pilkada Inhil 2018; Dua Pasangan Bakal Calon Peserta Daftar ke KPU

Tembilahan, detikriau.org – 2 pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir periode 2018-2023, didampingi partai pengusung, tim pemenangan, kader dan simpatisan mendaftar ke KPU Inhil, rabu (10/1/2018).

Pasangan HM Wardan – H Syamsuddin Uti tiba di KPU sekira pukul 09.10 Wib dan Pasangan H Rosman Malomo – Musmulyadi tiba sekira pukul 13.05 Wib

Pasangan HM Wardan dan H Syamsuddin Uti

Pasangan H Rosman Malomo dan Musmulyadi

Kedatangan pasangan balon pemimpin Inhil ini disambut jajaran komisioner KPU. Bak pengantin, mereka disandingkan dipelaminan yang sengaja ditata apik di bagian ruang utama kantor KPU Inhil yang hanya berukuran sekira 7 x 10 Meter.

HM Wardan – H Syamsuddin Uti tiba dengan pakaian adat melayu warna putih-putih dengan balutan kain samping, songket berwarna kehijauan dengan sulaman benang keemasan dilengkapi kopiah hitam. Disaku baju HM Wardan terselip kain berwarna kuning dan H Syamsuddin Uti, kain berwarna biru. Mereka hadir bersama 4 Partai Pengusung, Golkar, Demokrat, PAN dan PKS.

Sementara itu, pasangan H Rosman Malomo – Musmulyadi didampingi 3 partai pengusung (PDIP, PBB dan Nasdem) hadir dengan balutan pakaian sederhana yang hampir sama, celana panjang hitam, kemeja putih dan peci berwarna hitam. Sedikit pembeda, kerah baju bakal calon Bupati pasangan ini berwarna putih polos dan bakal calon wakil Bupati berwarna hitam dan putih.

berdasarkan ketentuan KPU, masa pendaftaran calon peserta Pemilu Serentak 2018 dimulai pada tgl 8 – tgl 10 Januari 2018 jam 24.00 Wib. /Am




Motivasi Anggota, Polres Inhil Berikan Reward Bagi 31 orang personilnya

Tembilahan, detikriau.org – Polres Indragiri Hilir berikan pengharaan kepada 31 orang anggotanya yang diserahkan dalam upacara di Halaman Mapolres Indragiri Hilir, Rabu, 10/1/2018.

Reward ini diberikan atas keberhasilan Personel Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir dan Polsek Keritang dalam mengungkap dan menangkap pelaku kasus tindak pidana pencurian brankas BRI Unit Kotabaru serta Personel Polsek Gaung yang berhasil mengungkap kasus penemuan mayat bayi di Desa Teluk Merbau Kecamatan Gaung.

Dalam amanatnya, Kapolres mengucapkan selamat dan terima kasih atas upaya dan dedikasi anggotanya sehingga kasus yang mendapat atensi dari masyarakat bisa terungkap.

Keberhasilan tersebut, dinilai Kapolres layak mendapat penghargaan sebagai bentuk apresiasi dari pimpinan.

“diharapkan penghargaan ini bisa memacu dan memotivasi personel yang lain untuk berbuat yang terbaik dalam melayani masyarakat.” Pesan Kapolres

Ditambahkan Kapolres, penghargaan ini tidak hanya diperuntukan bagi personel yang bertugas di bidang operasional. Personel yang bertugas di bidang pembinaan juga akan mendapat kesempatan yang sama termasuk para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas.

Dari 31 personel yang menerima penghargaan juga tertera nama Kasat Reskrim AKP. Arry Prasetyo, S.H., M.H., Kapolsek Keritang AKP. Lassarus Sinaga, S.H., dan Kapolsek Gaung IPTU Walsum./ Am