Dikunjungi Pengurus TP PKK Inhil, Istri Pjs Bupati Ngaku Bangga disambangi Senior

“Puji Prestasi TP-PKK Inhil Selama dibawah Bimbingan Hj Zulaikhah Wardan”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengunjungi istri Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Inhil, Zuheni Dewi Sriyani di Kediaman Dinas Bupati Inhil, Jumat (23/2/2018).

Selain bersilaturahmi, kunjungan ini juga ditujukan untuk lebih mengenal istri Pjs Bupati agar dapat terjalin kerjasama yang baik demi membantu dan mendukung pemerintah dalam memajukan Inhil.

“Saya sangat senang Ibu-ibu PKK bisa berkunjung dan bersilaturahmi dengan saya. Kebetulan saya baru datang ke Tembilahan dan belum kenal siapa-siapa. Saya bangga dikunjungi para senior. Ibu-ibunya semua ramah dan baik,” Ujar Zuheni Dewi Sriyani

“PKK Inhil ini sangat bagus sekali. Saya selalu mendengar, selama di bawah bimbingan Ibu Zulaikhah, PKK Inhil sering mendapatkan penghargaan,” Puji  Ibu 2 anak ini

Wanita yang lebih akrab disapa Heni ini juga menyatakan komitmennya untuk selalu membantu mensukseskan dan memajukan PKK dengan segenap kemampuannya.

“Saya masih minim pengalaman di PKK. Karenanya kita jalankan program yang sudah ada. Saya akan memfasilitasi segala kegiatannya dan Ibu-ibu semua adalah penggeraknya,” Pinta Heni sambil juga menyampaikan  harapan bantuan, kerjasama, arahan, serta bimbingan.

“Semoga dengan kerjasama yang baik, ke depannya PKK Inhil semakin sukses dan dapat penghargaan lebih banyak lagi,” Akhirinya.

Diagendakan dalam waktu dekat istri Pjs Bupati Inhil ini akan menggelar makan siang bersama dalam rangka temu ramah bersama seluruh pengurus TP-PKK Inhil.

Hadir dalam kesempatan silaturahmi kali itu, Wakil Ketua III Hj Retno Fikri, Wakil Ketua IV dr Hj Raihana Ara, para Ketua Pokja, serta sejumlah pengurus TP PKK Inhil lainnya./wan/Red




Main Ponsel Sambil Di-cas, Remaja Brasil Tewas Kesetrum

Gambar ilustrasi: net

Detikriau.org – Seorang remaja putri asal Riacho Frio, Brasil ditemukan tergeletak tak bernyawa di rumahnya. Kematian remaja berusia 17 tahun itu diduga disebabkan oleh sengatan listrik yang berasal dariponsel miliknya.

Menurut keterangan, tubuh remaja bernama Luiza Fernanda ditemukan terbaring di lantai pada Minggu (18/2/2018) sore. Di dekatnya, terdapat ponsel miliknya dalam keadaan tersambung dengan charger yang terhubung soket listrik. Lebih mengejutkan lagi, ponsel itu ditemukan dalam kondisi meleleh.

Melihat hal tersebut, keluarga menduga bahwa remaja itu meninggal akibat kesetrum lisrik yang berasal dari smartphone yang sedang di-cas.

Tubuh Luiza pertama kali ditemukan oleh sang nenek. Melihat Luiza yang sudah terbujur, keluarganya pun segera membawa remaja ini ke rumah sakit setempat.

Saat berada di Rumah sakit, dokter yang bertugas masih berusaha untuk menyelamatkan Luiza. Sayangnya, upaya tersebut sia-sia. Nyawa remaja ini tidak terselamatkan karena keluarga terlambat membawanya ke rumah sakit.

“Dalam catatan medis disebutkan gadis ini baru dibawa ke rumah sakit satu jam setelah sengatan listrik yang diduga berasal dari ponselnya,” ujar Direktur Rumah Sakit Regional Cureente, Lindaura Calvalcanti seperti dikutip KompasTekno dari The Sun, Jumat (23/2/2018).

Menggunakan ponsel dalam keadaan tersambung charger yang terhubung soket listrik memang tidak dianjurkan. Selain berpotensi merusak perangkat, kondisi lain seperti hubungan arus pendek secara tiba-tiba bisa saja terjadi.

Tahun lalu, seorang wanita asal Malaysia, Suhana ditemukan tewas lantaran menggunakan ponsel sambil mengisi daya. Kejadian tersebut berlangsung malam hari ketika seisi rumah sudah tertidur.

Kala itu, Suhana sempat dibawa ke Rumah Sakit Universiti Kebangsaan Malaysia. Sayangnya, nyawanya terlanjur tak tertolong.

Sumber: kompas.com




Daftar Capres Alternatif, Ada Ustaz Abdul Somad

Ustad Abdul Somad. Foto: panjimas

JAKARTA —  Capres (calon presiden) 2019 selama ini hanya didominasi oleh dua nama yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Namun, sejumlah nama capres alternatif kini mulai bermunculan. Nama-nama dari kalangan tokoh agama muncul secara tak diduga dalam survei Media Survei Nasional (Median) terkait elektabilitas sejumlah calon presiden 2019. Dua tokoh agama yang sering menghiasi media massa belakangan ini, Habib Rizieq Shihab dan Ustaz Abdul Shomad, muncul dalam daftar tersebut.

”Padahal, dua nama tersebut tidak tercantum dalam daftar nama capres yang disodorkan Median,” kata Direktur Eksekutif Media, Rico Marbun, dalam acara peluncuran hasil survei Median periode 1-9 Februari 2018 di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (22/2).

Rico mengungkapkan Median awalnya menyodorkan 33 nama calon presiden. Namun, penelitiannya tetap mempersilakan responden untuk mengajukan nama lain di luar 33 nama tersebut.

Rico menilai model penelitian seperti ini jauh lebih fair karena lebih terbuka. Hasilnya, muncul nama Habib Rizieq dan Ustaz Abdul Somad yang awalnya tidak dimasukan dalam daftar 33 nama capres 2019.

Elektabilitas Habib Rizieq dan Ustaz Abdul Somad sama-sama 0,3 persen. Keduanya bahkan sanggup membawahi nama-nama besar seperti Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dengan 0,2 persen, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 0,2 persen, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 0,2 persen, dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko 0,1 persen.

Populasi survei yang dilakukan Median yakni seluruh warga yang memiliki hak pilih. Target sampelnya 1.000 responden dengan margin of errorsebesar kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random samplingdan proporsional atas populasi PROV dan gender. Hasil survei menunjukkan dinamika politik yang terjadi selama masa pengambilan data. Quality control dilakukan terhadap 20 persen sampel yang ada.

Sumber: republika.co.id




Bentuk Apresiasi Kepada Polres Inhil, DPC Granat Berikan Piagam Penghargaan untuk Kapolres dan Kasat Res Narkoba

Tembilahan, detikriau.org – DPC Granat Kabupaten Indragiri Hilir anugerahi piagam penghargaan kepada Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony, S.I.K., M.H., dan Kasat Res Narkoba Polres Indragiri Hilir AKP. Bachtiar, S.H.

Penyerahan penghargaan oleh Dewan Pakar DPC Granat Wandi, S.H., M.H., dan Ketua DPC Granat Inhil Zakaria dalam suatu acara silaturahmi, di ruang Tri Brata Polres Indragiri Hilir, Kamis, (22/2) itu sebagai apresiasi atas upaya dan dedikasi, dalam pemeberantasan penyalahgunaan narkoba di Wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam sambutannya, Kapolres mengucapkan terima kasih atas piagam tersebut, sebagai suatu bentuk pengakuan atas upaya yang telah dilakukan Polres Indragiri Hilir selama ini. Namun ada atau tidak penghargaan ditegaskan Kapolres, Polisi tetap akan berkerja sepenuh hati, dalam memberantas peredaran barang haram tersebut.

“Tapi Polisi tidak akan bisa sendirian mengatasi permasalahan ini. Informasi dari pihak – pihak terkait, terutama dari Lembaga dan Penggiat Anti Narkotika, seperti Granat, sangat dibutuhkan.” Imbuh Kapolres

Sementara itu, Ketua DPC Granat Inhil Zakaria mengatakan bahwa selama ini telah terjalin kerja sama yang erat antara DPC Granat dan Polres Indragiri Hilir. Ke depan diharap kerja sama itu dapat lebih ditingkatkan terutama dalam hal pencegahan dengan sosialisasi dan  penyuluhan.

“Kondisi darurat narkotika saat ini harus dihadapi dengan kerja-sama yang sinergis dari seluruh elemen bangsa.” Ujar Zakaria./Am




Pj Bupati Inhil Buka Kemah Prestasi Terpadu Gerakan Pramuka

Tembilahan, detikriau.org – Penjabat (PJ) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rudiyanto membuka kegiatan perkemahan Prestasi Terpadu Kwartir Cabang (Kwarcab) 04.02 Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil, di Bumi Perkemahan Taman Sirih, Desa Pulau Palas, Tembilahan Hulu, Kamis (22/02/2018) pagi.

Diawal arahan, sebagai pembuka kata, Pj Bupati Inhil dengan lantang meneriakkan “Salam Pramuka” kepada ribuan peserta yang ada dilapangan upacara tersebut, serta dibalas dengan gemuruhnya suara peserta meneriakkan kembali Salam yang menjadi kebanggaan Gerakan Pramuka.

“Saya bangga dengan Kwarcab 04.02 Inhil sehingga bisa menyelenggarakan kegiatan seramai ini, apalagi tema kegiatan ini mengenai Prestasi, maka dari itu saya dengan lantang menyampaikan Salam Pramuka di atas mimbar,” ucap Pj Bupati.

Pj Bupati mengucapkan ribuan terima kasih kepada Kwarcab 04.02 Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil beserta panitia pelaksana yang tepah menyelenggarakan kegiatan perkemahan Perstasi Terpadu bagi Pramuka Penegak dan Penggalang.

“Secara tidak langsung telah mengambil andil dan berperan aktif dalam membangun Kabupaten Inhil melalui wadah gerakan pramuka,” tukas Pj Bupati.

Pj Bupati berharap kepada pihak penyelenggara agar kegiatan serupa dapat ditingkatkan lagi. Frekuensi penyelenggaraan kemah dapat ditambah menjadi lebih sering.

“Untuk peserta, Saya mengimbau agar hasil positif yang diperoleh dalam kegiatan perkemahan ini bisa dijadikan pengalaman. Setelahnya, para peserta harus dapat menjadi pelopor serta motivator dalam kehidupan lingkungan gugus depan maupun lingkungan masyarakat,” kata Pj Bupati.

Usai membuka kegiatan perkemahan, Pj Bupati bersama pengurus Kwarcab 04.02 Gerakan Pramuka Inhil melanjutkan dengan makan bersama di pondopo bumi perkemahan taman sirih tersebut. Pj Bupati mengaku, makan di tempat atau alam terbuka apalagi dikelilingi suasana dengan penuh gembira ini menjadi suatu hal yang luar biasa dan menjadi favoritnya sejak dulu.

Junaidi, selaku Ketua Kwartir Cabang menyampaikan, jumlah peserta yang mengikuti perkemahan Prestasi Terpadu berkisar di angka 1000 orang yang merupakan siswa bersama pembina dan pendamping dari setiap Kecamatan atau sekolah.

Pada kegiatan perkemahan ini juga terdapat serangkaian kegiatan lainnya berupa penyampaian materi Ketangkasan Pramuka, Semaphore, Morse, Hiking atau Pengembaraan, Simpul, Ikatan dan Bangunan Darurat.

“Kemah Prestasi Terpadu merupakan ajang penguatan mental dan kepribadian, selain kecakapan hidup, dimensi spiritual peserta juga terus dibangun melalui kegiatan ibadah bersama, dan kami juga mengajarkan bagaimana bisa bertanggung jawab melaksanakan sesuatu, serta kekompakan dalam tim harus dijaga,” jelas Junaidi dikala menikmati makan siang bersama Pj Bupati Inhil.

Tampak hadir pula dalam kegiatan sejumlah unsur Forkopimda dan perwakilan, Ketua Komisi II (Dua) DPRD Inhil selaku Ketua Harian Kwarcab 04.02 Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil, pengurus Kwarcab 04.02 Kabupaten Inhil lainnya beserta pengurus DKC Kabupaten Inhil./diskominfops_inhil/adv/*




Terbakar, 5 Unit Rumah Penduduk di Kateman Menjadi Arang

Kateman, detikriau.org – Jago merah hanguskan 5 unit rumah penduduk di Jalan Jend. Sudirman, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir. Kebakaran yang terjadi pada rabu (21/2) sekira pukul 21.00 Wib ini tidak menimbulkan korban jiwa dan jumlah kerugian belum bisa ditaksir.

“penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan Polsek Kateman,” Sampaikan Kapolres Inhil AKBP. Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kateman AKP Ali Zahari.

Diterangkan Kapolsek, berdasarkan keterangan saksi Ratnasari (24), kronologis bermula saat dirinya sedang berada dikamar di lantai 2, tiba-tiba saksi mendengar suara seperti percikan api di lantai bawah. Korban kemudian mencari sumber suara dan alangkah kagetnya ketika melihat api sudah berkobar di bagian samping rumah (bagian dapur).

Mengetahui musibah kebakaran terjadi, saksi lalu berteriak mengabarkan kepada kakanya Isah (31) dan masyarakat sekitar. Setelah itu, bersama warga dibantu Personel Polsek Kateman, Personel Koramil Kateman dan Damkar Kecamatan Kateman mencoba memadamkan api dengan menggunakan Mesin Pompa Air / Robin sebanyak 6 unit, namun karena rumah terbuat dari bahan kayu, dengan cepat api menyebar ke seluruh bagian rumah dan akhirnya ikut membakar rumah warga berhampiran.

“Api baru bisa dikendalikan sekira pukul 23.00 WIB setelah menghanguskan 5 unit rumah penduduk. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Total kerugian belum dapat ditaksir serta penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Kateman.” Akhiri AKP Ali Zahari./ Am

Berikut Korban / Pemilik Rumah yang terbakar :

  1. Akim Bin Gani (42 tahun) (Pabrik Roti Sun Shien/Permanen)
  2. Zulkarnain Bin H. Cadek (43 tahun), rumah dihuni / dikontrak oleh Marzuki Bin Abastiar (43 tahun)
  3. Asra Bin Matsum, 68 tahun.
  4. Asharudin, 48 tahun.
  5. Kahar, 47 tahun.