Sekda Inhil Hadiri Sosialisasi Perpres Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Pejabat Sekretaris Daerah

Jakarta, detikriau.org – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Said Syarifuddin menghadiri sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 tahun 2018 tentang Pejabat Sekretaris Daerah, di Auditorium Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Acara yang dihadiri para kepala daerah dan Sekretaris Daerah se-Indonesia tersebut, dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Dr Sumarsono, MDM.

Dikatakan Sekda, sosialisasi Perpres tersebut, sangat penting diikuti. Sebab, melalui sosialisasi tersebut, seluruh Sekretaris Daerah akan lebih memahami kewenangan dan tugasnya dalam tataran implementasi.

‘’Dari sosialisasi Perpers nomor 3 tahun 2018, nanti akan kita terapkan dan sesuaikan apa-apa saja yang sifatnya baru dan berubahan apa saja dari kewenang dan tugas-tugas Penjabat Sekda,’’ujar Said

Pada acara yang berlangsung khidmat itu, Direktur Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah Drs. Makmur Marbun, M.Si, mengupas habis materi Peraturan Presiden Nomor 3 tahun 2018 tentang Pejabat Sekretaris Daerah.

Materi utama yang disampaikan secara tegas dan jelas oleh Makmur Marbun itu, semakin membuat para peserta mudah memahami berbagai kebijakan terbaru Presiden Republik Indonesia tersebut.

Selain itu berbagai meteri lain juga diberikan, seperti kebijakan netralitas pegawai negeri sipil dan tata cara penerapan sanksi terhadap pelanggaran peraturan bidang kepegawaian, yang disampaikan Deputi bidang SDM Aparatur, Kementerian PAN-RB Dr Ir Setiawan Wangsaatmaja, Dipl., SE, M.Eng.

Tidak hanya itu, para peserta juga diperkaya ilmu tentang,  Isu-isu aktual bidang kepegawaian dalam pengangkatan dan pemberhentian pegawai negeri sipil, yang dipaparkan I Nyoman Arsa, SH, M.Si Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian BKN.

Dipenghujung acara Komisioner Pokja bidang mediasi dan perlindungan KASN Tasdik Kinanto, SH, H.Hum, secara lugas menyampaikan materi Pengawasan penerapan sistem merit dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama dan penilaian mandiri sistem merit.

Sekitar pukul 13.30 Wib, acara sosialisasi tersebut ditutup secara resmi oleh Sekretaris Ditjen Otda Kemendagri Drs Anselmu Tan, M,Pd. Pada sambutannya, Anselmu Tan mengucapkan terimakasih  kepada peserta yang telah mengikuti jalannya acara.

‘’Semoga ilmu yang didapat dari sosialisasi ini bisa secepatnya diterapkan di daerah masing-masing bapak dan ibu sekalian. Selamat bekerja, semoga sukses dan sejahtera,’’ tutup Sekretaris Ditjen Otda Kemendagri./diskominfops_inhil/adv




Ternyata, Pelit Bisa Datangkan Musibah

gambar ilustrasi: net

Detikriau.org – Orang-orang yang kikir atau pelit sering kali membuat orang disekitarnya merasa kesal. Bagaimana tidak, jangankan berbagai untuk sesama, membelanjakan uang untuk diri sendiri saja terkadang mereka berat dan menyesal.

Tidak heran, banyak orang yang tidak menyukai sahabat atau keluarga yang memiliki sifat pelit ini. Bahkan, orang yang pelit sendiri tidak suka jika orang lain pelit kepadanya. Selain tidak disukai manusia, sikap kikir ini juga tidak disukai Allah SWT. Nabi Muhammad SAW bersabda, watak pelit tidak boleh ada dalam diri seorang mukmin. Pasalnya bisa mendatangkan musibah. Bahkan, ada beberapa orang dari umat terdahulu yang binasa akibat kekikirannya. Berikut selengkapnya.

Nabi Muhammad SAW bersabda “Ada watak yang keduanya tidak boleh ada dalam diri seorang mukmin, yaitu akhlak buruk dan kikir.” (HR. Tirmidzi)

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Ada dua macam akhlak yang disukai oleh Allah SWT, dan dua macam akhlak yang dibenci oleh-Nya. Dua akhlak yang disukai Allah SWT adalah dermawan dan berani. Dua akhlak yang tidak disukai oleh-Nya adalah akhlak yang buruk dan kikir. Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, maka Dia menjadikannya sebaik amal yang selalu memenuhi keperluan-keperluan orang banyak.” (HR. Baihaqi).

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Takutlah kalian terhadap perbuatan aniaya, karena sesungguhnya aniaya itu adalah kegelapan pada hari kiamat. Dan takutlah kalian terhadap sikap kikir, karena sesungguhnya kikir itu membinasakan orang-orang sebelum kalian. Juga mendorong mereka mengalirkan darah mereka sendiri, dan menghalalkan kehormatan mereka,” (HR. Muslim)

Ada beberapa orang dari umat terdahulu yang binasa akibat kekikirannya. Salah satunya adalah Qorun yang hidup pada masa Nabi Musa AS. Ia beserta hartanya akhirnya tenggelam ditelan bumi, karena tidak mau bersedekah dan tidak mau membayar zakat. Sebelum musibah besar yang membinasakannya tersebut, harga diri dan kehormatan Qorun sudah diinjak-injak oleh orang-orang dari kalangannya sendiri yang seharusnya Ia nafkahi. Jadi sikap kikir selain tercela juga mendatangkan musibah.

Sifat pelit atau kikir ini muncul karena suudzon atas rezeki yang dijanjikan Allah SWT. Mereka mengira dengan mudah berbagi kepada orang lain maka hartanya akan habis. Hal ini tentu bertentangan dengan prinsip sedekah, dimana semakin banyak dikeluarkan akan semakin banyak Allah SWT menambahkan.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Rasulullah saw bersabda, “Tidak ada hari ketika seorang hamba memasuki waktu pagi kecuali kedua malaikat berdoa. Salah satunya berdoa, ‘Ya Allah berilah kepada orang yang berinfak gantinya.’ Dan malaikat yang satu berdoa, ‘Ya Allah berikan kepada orang yang pelit kehancuran.”‘ (HR. Bukhari- Muslim)

Kikir dalam makna hadist di atas menurut Al-Malla ‘Ali al-Qari adalah orang-orang yang pelit memberikan kebaikan dan harta kepada orang lain.  Sementara itu Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan jika kata “hancurkanlah”memiliki  makna bahwa harta itu sendiri yang hancur atau pemilik harta tersebut. Maksudnya adalah hilangnya kebaikan karena sibuk dengan yang lainnya.

Sumber: infoyunik

 




Aneh, Dinas PUPR Ngaku Belum Tunjuk Rekanan. Proyek Jembatan Desa Saka Palas Jaya Sudah Digarap dan Ambruk

Tembilahan, detikriau.org – Heboh ambruknya pengerjaan proyek yang diduga bersumber dari dana APBD Inhil tahun anggaran 2017 di Desa Saka Palas Jaya Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, menguak tanya.

Kepada kabarinvestigasi, Kepala Desa setempat, Mursalim menerangkan, proyek jembatan dengan panjang 22 Meter dan Lebar 1,7 Meter itu merupakan proyek aspirasi dari salah seorang anggota DPRD Inhil, berinisial Asm.

Menurut Mursalim, saat dilakukan pengecoran lantai jembatan, empat tiang penyangga yang sudah berdiri, amblas dan jembatan-pun ambruk. Namun diyakininya, karena ambruk, proyek jembatan ini tidak dilakukan PHO.

Menjawab komfirmasi kabarinvestigasi, anggota DPRD Inhil, Asm mengakui bahwa proyek itu adalah aspirasinya. Hanya saja menurut, jadi atau tidak jadinya proyek jembatan tersebut bukan lagi menjadi tanggungjawab dirinya tetapi adalah tanggungjawab pelaksana proyek atau kontraktornya.

Menurut Asm juga, proyek tersebut tidak berpotensi merugikan keuangan Negara karena hingga saat ini belum di PHO.

Sebagai wakil rakyat, Asm mengaku sudah memperjuangkan kepentingan masyarakat Desa Saka Palas Jaya untuk memiliki jembatan permanen yang diyakini akan lebih kokoh dari jembatan sebelumnya yang bermaterial kayu yang tentu rawan ambruk dan membahayakan keselamatan warga yang melintasinya.

Anehnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Indragiri melalui Kabid prasarana jalan dan jembatan R Enta kepada wartawan menegaskan bahwa Dinas PUPR belum pernah menunjuk rekanan pelaksana untuk pekerjaan jembatan di Desa Saka Palas Jaya Kecamatan Pelangiran.

“Dinas belum pernah menunjuk rekanan untuk mengerjakan proyek jembatan tersebut apalagi sampai melakukan pembayaran,” Ujarnya, rabu (28/2) di Tembilahan

Jika sudah seperti ini, tentu timbul tanya. Benarkan proyek jembatan ambruk itu didanai APBD Inhil ? Jika ia, lantas apa dasar rekanan pelaksana melakukan pekerjaan? Tanpa adanya penunjukkan rekanan dan pastinya tanpa ada Surat Perintah Kerja (SPK) namun proyek sudah digarap./dro




Berlatarbelakang Dendam, Sap Hujamkan Belati ke Tubuh Rizal

Gambar ilustrasi: net

Mandah, detikriau.org – Rizal (17) rubuh bersimbah darah dengan luka tusuk dibagian rusuk dan lengan sebelah kiri akibat hujaman belati yang dilakukan oleh Sap alias Sut (18) di tkp Pulau Meriam Kelurahan Khairiah Mandah Kabupaten Indragiri Hilir Riau. Rabu (28/2) sekira pukul 14.30 Wib.

Akibat luka yang cukup serius, korban terpaksa di rujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Berdasarkan penjelasan Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Mandah IPTU Warno, pengakuan tsk dihadapan pihak kepolisian, aksi penusukan itu dilakukan akibat dendam lama karena tsk dulunya pernah dipukul oleh korban.

Diterangkan Iptu Warno, kejadian penganiayaan itu dilaporkan oleh orang tua korban,  Ustani (47) kepada pihak kepolisian. Mendapatkan laporan, anggota Polsek Mandah langsung bergerak melakukan pencarian.

Hanya berselang setengah jam semenjak laporan diterima, tersangka berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

Dari tersangka disita sebilah pisau berhulu kayu, yang diduga menjadi alat tersangka menganiaya korban.

“Dari pemeriksaan awal, tersangka mengaku melakukan penganiayaan, karena dendam, disebabkan tersangka pernah dipukul korban”, beber IPTU Warno.

Mantan Paur Humas Polres Inhil ini menambahkan, akibat luka tusukan yang cukup serius dibagian rusuk dan lengan sebelah kiri, korban terpaksa  dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Saat ini tersangka Sap alias Sut berikut barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Mandah untuk proses penyidikan lebih lanjut”, Akhirinya/Am




Beri Motivasi, Pjs Bupati Inhil Kunjungi Siswa/i SMAN 1 Tembilahan

Tembilahan, detikriau.org – Beri motivasi jelang ujian akhir sekolah, Pjs Bupati Inhil Rudyanto lakukan kunjungan secara langsung ke SMAN 1 Tembilahan Kota, selasa (27/2).

Bupati berpesan, khususnya kepada Siswa-Siswi kelas 12 yang akan segera menghadapi ujian akhir untuk lebih giat belajar.

“karena hasilnya nanti akan menentukan arah pendidikan dijenjang pendidikan yang lebih tinggi,” Pesankan Rudiyanto yang saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Inhil, Rudiansyah beserta Kepala Sekolah dan sejumlah guru.

Pada kesempatan tersebut, Pjs Bupati juga memberikan motivasi kepada siswa/i untuk selalu untuk meningkatkan pengetahuan dengan banyak belajar.

“perkembangan teknologi semakin hari semakin pesat. Jika tidak ingin ketinggalan, kucinya adalah belajar.” Akhiri Pjs Bupati. /Adv/Am




Mulai 1 Maret, Polres Inhil Gelar Operasi Keselamatan Muara Takus 2018

Tembilahan, detikriau.org – Terhitung sejak tanggal 1 – 21 Maret 2018 mendatang Polres Inhil akan melaksanakan operasi keselamatan muara takus 2018. Operasi yang tahun sebelumnya dinamakan Operasi Simpatik ini lebih menekankan pada tindakan preventif.

“Penegakan hukum lebih diutamakan yang bersifat preventif berupa teguran, kecuali terhadap pelanggaran yang bisa mengakibatkan fatalitas kecelakaan lalu lintas.” Sampaikan Kasat Lantas Polres Indragiri Hilir AKP. Aninditha Rizal usai pelaksanaan rapat eksternal yang dipimpin oleh Wakapolres Inhil, Kompol Ari Kartika Bhakti, S.I.K, selasa (27/2)

Diterangkan Kasat Lantas, target operasi adalah pengendara kendaraan bermotor yang melawan arus, pengendara kendaraan bermotor roda dua yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari 1 orang, pengendara yang menggunakan Hand Phone saat berkendara, dan pengendara kendaraan bermotor yang belum cukup umur.

Terkait dengan pelaksanaan operasi, Kasat menghimbau agar masyarakat dapat mematuhi dan melengkapi kendaraannya dengan perlengkapan standar, sesuai dengan ketentuan undang – undang yang berlaku.

“Hindari perilaku tidak tertib di jalan yang bisa berimbas bagi keselamatan pribadi dan orang lain serta Jadikan keselamatan sebagai kebutuhan “, Akhiri AKP. Aninditha Rizal.

Rapat eksternal bertemakan “Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas untuk mendukung kebijakan Promoter Kapolri guna terciptanya Kamseltibcarlantas”, itu juga dihadiri oleh Kadis Kominfo Kabupaten Indragiri Hilir Drs. H.M. Taher, M.M., perwakilan dari Kodim 0314/Indragiri Hilir, Subden POM I/3-2, Dishub, Sat Pol PP, Jasa Raharja serta Personel Polres Indragiri Hilir lainnya yang terlibat Operasi./ Am