LDK Al-Muqtadir Unisi Gelar Pelatihan Kepemimpinan Islami
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Lembaga Dakwah Kampus (LDK) AL-Muqtadir Universitas Islam Indragiri (Unisi) menyelenggarakan kegiatan Islamic Leadership Training atau kepemimpinan Islami, Minggu (4/3/2018).
Kegiatan yang bersempena dengan Pelantikan Pengurus LDK Al-Muqtadir periode 2018-2019 tersebut berlangsung di Ruang Peradilan Semu Fakultas Hukum Unisi yang diikuti puluhan peserta dari kalangan Mahasiswa.
Ketua Panitia Pelaksana, Yahya dalam sambutannya berharap, kegiatan itu dapat menjadi modal pengetahuan dasar tentang kepemimpinan.
“Semoga juga mampu menumbuh kembangkan karakter, memperkokoh jati diri bangsa serta mendorong pemuda sebagai pelopor semangat kebangsaan dan kebhinekaan,” katanya.
Sekedar untuk diketahui, yang tampil sebagai narasumber dalam kegatan ini adalah Ketua Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Provinsi Riau, Sirajudin beserta Istri Merni Yanti Dalimunte (Profesional Public Speaking, Pakar Slide Riau dan Master Training CV Teens Indonesia)./Mirwan
Wakili Pjs Bupati Inhil, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Inhil Hadiri Undangan Komando Korem 031 Wirabima
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Inhil, H Aprizal (kanan)
Pekanbaru, detikriau.org — Komando Korem 031/ Wira Bima menggelar acara Ramah Tamah Komandan Korem (Danrem) 031/ Wira Bima, Kolonel Inf Sonny Aprianto SE MM dengan Pemerintah Provinsi Riau beserta jajaran, seluruh Kepala Daerah Kabupaten/ Kota se-Provinsi Riau, dan seluruh unsur Forkopimda se-Provinsi Riau.
Acara tersebut diselenggarakan di Balai Serindit Provinsi Riau Jalan Diponegoro Pekanbaru, Jumat (2/3) malam.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim mengucapkan selamat datang di Bumi Lancang Kuning kepada Danrem beserta istri. “Semoga Pak Sonny dapat melaksanakan tugas dengan baik. Kami menyambut kedatangan bapak sekeluarga di bumi tercinta ini, Riau dengan segala kondisinya dan budaya melayu,” ujarnya.
Sekilas ia menjelaskan tentang geografis Provinsi Riau, ia juga berharap agar Sonny dapat segera beradaptasi dengan cuaca maupun suhu di Provinsi Riau. “Riau ini terkenal dengan minyak di atas dan bawah. Harapan kami terutama kepada Pak Sonny ditopang dalam masalah keamanan. Apalagi Riau saat ini dalam masa kampanye dan akan menghadapi pesta demokrasi. Mari kita dapat menjalankan keamanan sebaik-baiknya,” ajaknya.
Sementara itu, Sonny Aprianto mengucapkan terimakasih atas sambutan dan penerimaan yang baik kepada dirinya. Ia mengungkapkan bahwa sebenarnya ia pernah bertugas di Provinsi Riau dan ditempatkan di beberapa kabupaten. “Saya sebenarnya sudah 4 kali bertugas di Riau ini, saya pernah menjadi kasdim di Inhil, kemudian dandim di kabupaten lainnya,” akunya.
Ayah 3 anak ini mengharapkan dukungan dan kerjasama semua pihak demi mewujudkan keamanan di Provinsi Riau. “Saya sadar, tugas-tugas berat sudah menanti terutama yang berkaitan dengan ancaman presiden tentang kebakaran hutan dan lahan. Dan tentunya terkait pilkada 2018 di Riau. Mulai tanggal 28 Februari saya wakafkan seluruh pemikiran saya untuk membangun provinsi Riau,” ucapnya dengan penuh semangat.
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Inhil, diwakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Inhil, H Aprizal menyebutkan bahwa selaku Pemeritah Kabupaten Inhil senantiasa akan mendukung segala upaya Danrem demi menjaga keamanan provinsi Riau.
“Yang menarik tadi Pak Danrem sudah menyatakam untuk mengerahkan pikiran dan tenaga untuk Riau, kita doakan mudah-mudahan beliau berhasil. Beliau juga pernah jadi Kasdim di Inhil, mudah-mudahan dengan adanya ramah tamah ini silaturahmi kita tetap terjaga dan terjalin dengan baik,” harapnya.
Dalam kesempatan itu, Aprizal didampingi oleh Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam, Dandim 0314 Inhil Letkol Inf Andrian Siregar, dan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony SIK MH./adv
Istana Lobi Prabowo untuk Jadi Cawapres Jokowi
Foto : ANTARA/Widodo S Jusuf
detikriau.org – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengungkap ada utusan Istana yang menawari posisi calon wakil presiden ke Prabowo Subianto. Selain tawaran cawapres, Gerindra juga diajak masuk bergabung ke dalam koalisi pemerintah.
“Ya adalah utusan-utusan yang datang menawarkan, termasuk bergabung. Pak Prabowo masuk sebagai cawapres. Namanya dalam politik ini sah-sah saja,” kata Fadli di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 2 Maret 2018.
Fadli menambahkan, tawaran itu pun langsung ditolak. Sebab, Prabowo sendiri akan diusung partai menjadi calon presiden, bukan calon wakil presiden. Menurutnya, Gerindra akan membicarakan persoalan ini dengan partai yang satu misi mengusung Prabowo sebagai capres.
“Kami tegaskan Gerindra akan mencalonkan Pak Prabowo bukan sebagai cawapres. Dan, juga kami akan maju bersama kawan-kawan koalisi nanti yang tentu akan bicara tentang capres dan cawapres,” ujar Wakil Ketua DPR tersebut.
Hingga sekarang, Gerindra belum mendeklarasikan secara resmi Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Sejumlah elite parpol seperti politikus Golkar Bambang Soesatyo menilai Prabowo layak diusung sebagai pendamping Jokowi.
Bagi pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, status Prabowo jelang pilpres saat ini seperti menjadi king maker. Belum ada kepastian Prabowo maju kembali membuat spekulasi mencuat seperti tawaran posisi cawapres. Sikap politik Prabowo dinantikan lawan politiknya.
“Prabowo ini king maker. Meski ada usaha sistematis yang tetap memaksakan Prabowo,” tutur Hendri, Sabtu, 3 Maret 2018.
Secara elektabilitas dalam survei posisi Prabowo masih di bawah Jokowi. Bila di Pilpres 2019 Jokowi dan Prabowo head to head lagi, maka Prabowo dinilai sulit menang.
“Perlu ada tokoh baru yang bisa tiga capres meski itu sulit sejauh ini,” katanya.
Peta Jokowi dan Prabowo
Belum adanya kandidat lain yang diusung jelang lima bulan pendaftaran calon presiden dan wakil presiden, membuat isu calon presiden tunggal melawan kotak kosong mencuat. Sejauh ini, Jokowi sebagai incumbent sudah mendapatkan kekuatan dukungan lima parpol.
Dengan kekuatan sementara lima parpol, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sepertinya tak akan kesulitan memenuhi syarat minimal presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden minimal 20 persen. Lima kekuatan parpol tersebut yaitu PDIP (18,95 persen), Golkar (14,75 persen), Nasdem (6,72 persen), PPP (6,53 persen), dan Hanura (5,26 persen).
“Ini yang membuat koalisi Jokowi pede. Karena secara sementara, kekuatan presidential threshold lima parpol pendukung sudah sangat banyak,” kata Hendri.
Berbeda dengan Prabowo yang harus menghitung secara matang. Sebab, Gerindra mesti berkoalisi dengan dua parpol lain untuk memenuhi syarat presidential threshold. Gerindra dengan kekuatan 11,81 persen, harus mendapatkan suara 9 persen lagi. Perolehan ini bisa dicapai bila koalisi dengan PKS serta PAN. Atau juga Gerindra, PKS, dengan Demokrat.
“PKS punya 6,79 persen, PAN 7,59 persen. Demokrat ada 10,19 persen. Cukup lah itu,” tutur Hendri.
Gemar Membuat Aransemen Musik? Aplikasi ‘Song Maker’ dari Google Ini Menarik untuk di Coba
Detikriau.org – Gemar membuat aransemen musik sendiri? Bila ya, maka informasi dari kami berikut ini patut untuk Anda simak. Baru-baru ini Google melalui layanan Chrome Music Lab merilis sebuah aplikas pembuat musik unik bernama ‘Song Maker‘.
Aplikasi ‘Song Maker‘ adalah layanan aplikasi pembuat musik layaknya music sequencer berbasis web yang memungkinkan penggunanya untuk membuat musik, menggabungkan beberapa suara musik, hingga merekam musik dengan mudah.
Cara kerja ‘Song Maker‘ sangatlah sederhana dan mudah untuk digunakan. Pengguna hanya perlu masuk ke layanan aplikasi web ‘Song Maker’ dan bisa langsung menggunakannya secara gratis tanpa harus melakukan proses login ataupun membuat akun. Penasaran untuk mencobanya?
Puting Beliung Rusak 3 Unit Rumah Warga dan 1 Tempat Ibadah di Sungai Bela
Kuindra, detikriau.org – 3 unit rumah warga dan 1 unit tempat ibadah di Desa Sungai Bela Kecamatan Kuala Indragiri Kabupaten Indragiri Hilir rusak diterjang angin puting beliung. Kamis (1/3) sekira pukul 13.15 Wib.
Ke-3 korban warga yakni Jaya (48), H Basri (60), dan Iyah (40) serta 1 unit rumah Ibadah Surau Nurul Bahari.
Menurut Kapolres Inhil AKBP. Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuala Indragiri IPTU Martius, berdasarkan keterangan beberapa saksi mengatakan bahwa siang itu, dalam kondisi hujan lebat, tiba-tiba dari arah Perairan Sungai Bela, datang angin kencang. Akibatnya, bagian atap beberapa rumah warga yang dilintasi angin terlepas beterbangan.
Masyarakat yang rumahnya terdampak-pun pak terkejut dan sertamerta lari keluar rumah menyelamatkan diri.
“Tidak ada korban jiwa dari musibah ini, namun dari pendataan, rumah yang ditempati Jaya dan keluarganya, menderita kerusakan paling parah, sedang 2 rumah yang ditempati H. Basri dan Iyah, serta Mushala Nurul Bahari, mengalami rusak ringan.” Sampaikan Kapolsek
Pihak Polsek Kuala Indragiri beserta Instansi terkait, dilanjutkan Iptu Martius telah berada di TKP dan mencarikan tempat tinggal sementara bagi korban bencana./ Am
Tanpa SPK, Pelaksanaan Pembangunan Jembatan Saka Palas Jaya yang Ambruk Katanya Hanya Insiatif Pribadi. Ini Loh Ceritanya …
Tembilahan, detikriau.org – Pelaksana pembangunan jembatan Desa Saka Palas Jaya Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir, Aril benarkan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Inhil belum menerbitkan Surat Perintah Kerja (SPK). Pelaksanaan pekerjaan menurutnya semata dilakukan atas inisiatif pribadi yang didasari pertimbangan kebutuhan masyarakat.
“Dinas PUPR memang belum menerbitkan SPK. Pekerjaan dilakukan hanya sebatas inisiatif Saya bersama beberapa orang pekerja karena masyarakat setempat sangat membutuhkan jembatan itu,” Kata Ariel menjawab singkat komfirmasi wartawan, kamis (1/3)
Sebelumya, Dinas PUPR Inhil akui bahwa rencana pembangunan jembatan Desa Saka Palas Jaya memang sudah dianggarkan pada APBD Inhil Tahun Anggaran 2017. Namun dikarenakan keterbatasan waktu pengerjaan dan lokasi pembangunan yang sangat tidak memungkin untuk dilaksanakan, hingga akhir tahun 2017 Dinas belum menunjuk rekanan pelaksana.
“Sampai akhir tahun 2017 lalu, kami sama sekali belum menunjuk siapa yang akan melaksanakan pembangunan jembatan tersebut. SPK juga belum ada yang kami terbitkan karena mengingat waktu pelaksanaan dan lokasi pembangunan jembatan yg tidak memungkinkan untuk di lakukan,” ujar Kepala Dinas PUPR Inhil, Iliyanto melalui Kepala Bidang Bina Marga, Raja Enta memberikan komfirmasi kepada awak media, Rabu (28/2) kemaren
Sementara itu dalam pemberitaan sebelumnya, kepada kabarinvestigasi, Kepala Desa Saka Palas Jaya, Mursalim menerangkan, proyek jembatan dengan panjang 22 Meter dan Lebar 1,7 Meter itu merupakan proyek aspirasi dari salah seorang anggota DPRD Inhil, berinisial Asm.
Menurut Mursalim, saat dilakukan pengecoran lantai jembatan, empat tiang penyangga yang sudah berdiri, amblas dan jembatan-pun ambruk. Namun diyakininya, karena ambruk, proyek jembatan ini tidak dilakukan PHO.
Menjawab komfirmasi kabarinvestigasi, anggota DPRD Inhil, Asm mengakui bahwa proyek itu adalah aspirasinya. Hanya saja menurut, jadi atau tidak jadinya proyek jembatan tersebut bukan lagi menjadi tanggungjawab dirinya tetapi adalah tanggungjawab pelaksana proyek atau kontraktornya.
Menurut Asm juga, proyek tersebut tidak berpotensi merugikan keuangan Negara karena hingga saat ini belum di PHO.
Sebagai wakil rakyat, Asm mengaku sudah memperjuangkan kepentingan masyarakat untuk memiliki jembatan permanen yang diyakini akan lebih kokoh dari jembatan sebelumnya yang bermaterial kayu yang tentu rawan ambruk dan membahayakan keselamatan warga yang melintasinya./dro