Pjs Bupati Inhil Pimpin Apel di SMAN 1 Kateman

Kateman, detikriau.org — Pjs Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Rudiyanto meminpin apel di SMA Negeri 1 Kateman, Senin (5/3/2018) pagi.

Saat itu, turut dihadiri Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Camat dan Upika Kecamatan  Kateman, Kepala SMAN 1 Majelis Guru dan siswa-siswi SMAN 1 Kecamatan Kateman.

Dalam arahannya, Pjs Bupati Rudiyanto mengatakan bahwa SMA kewenangannya berada di Provinsi Riau sesuai dengan Perundang-undangan.

Untuk itu, walaupun anak-anak jauh dari ibu kota Provinsi tapi tidak ada lagi penghalang lagi. Karena, pada hari ini teknologi berkembang dengan cepat khususnya dunia Maya.

“Diharapkan antara sesama haruslah saling persahabatan yang baik dan membantu sehingga terjalin persaudaraan yang baik,” kata Rudiyanto.

Untuk kepada siswa-siswi, Pjs Bupati sangat berharap dan mengingatkan untuk menjauhi narkoba dan pergaulan bebas karena di SMA, inilah katanya penentuan masa depan./adv

 




Hikmah dan Rahasia di Balik Shalat

Foto: Republika/Tahta Aidilla

detikriau.org – Kitab  Sullamul Munajat karangan alim Hijaz terkemuka, Syekh Nawawi al-Bantani menjelaskan tentang shalat: syarat, rukun, dan hikmah shalat. Bagian kedua ini menjelaskan tentang fikih dengan sedikit nuansa tasawuf.

Khusus pada bagian ini, buyut KH Ma’ruf Amin ini mengutarakan hikmah dan rahasia di balik rukun Islam kedua. Shalat Subuh misalkan terdiri atas dua rakaat.

Rahasianya adalah shalat sebelum matahari terbit itu menggambarkan indra peraba yang merasakan dua hal: halus dan kasar. Shalat Subuh merupakan ekspresi kesyukuran karena Allah telah meng anugerahkan indra tersebut kepada manusia.

Shalat Zuhur terdiri dari empat rakaat, menggambarkan indra penciuman yang mampu menikmati aroma dari empat arah. Shalat Zuhur berfungsi untuk menyukuri nikmat tersebut sekaligus menghapus dosa yang berasal dari indra tersebut.

Shalat Ashar menggambarkan indra pendengaran yang mendengar suara dari empat arah. Dengan mendirikan shalat tersebut seseorang akan memohon ampunan agar Allah menghapus dosa yang berasal dari indra tersebut.

Shalat Maghrib merefleksikan arah yang dapat dilihat, yaitu depan, kiri, dan kanan. Shalat tiga rakaat ini bertujuan untuk menyukuri nikmat tersebut dan memohon ampunan atas dosa yang berasal darinya.

Shalat Isya menggambarkan indra pengecap yang merasakan dingin, panas, pahit, dan manis. Shalat ini bertujuan untuk berterima kasih kepada Allah atas nikmat tersebut.

Alim yang pernah menjadi imam Masjid al-Haram itu juga menjelaskan hikmah di balik gerakan shalat. Berdiri menunjukkan kehinaan diri. Takbir mengekspresikan kepasrahan dan pujian. Membaca Alquran menunjukkan penyerahan jiwa.

Rukuk berfungsi untuk ketundukan. Sujud menunjukkan kekhusyuan. Duduk menunjukkan hasrat. Tasyahud mengekspresikan kemanjaan kepada Allah. Semua gerakan itu akan membuat Allah melihat hambanya dengan penuh rahmat, kasih sayang, penerimaan, kemuliaan, dan kedekatan.

Secara umum, Syekh Nawawi menjelas kan, ibadah seperti shalat diibaratkan pohon yang diharapkan buahnya. Syarat sahnya seperti akar. Rukunnya seperti pang kal cabang. Sunnah ab’adhnya seperti cabang pokok. Sunnah haiatnya seper ti dahan atau dedaunan. Ikhlas adalah buahnya.

Kitab ini merupakan syarah (pelengkap atau penjelas) kitab Safinatus Shalah kar ya Syekh Abdullah bin Umar bin Yahya al-Hadhrami. Kitab yang menjadi rujukan Syekh Nawawi itu membahas tentang nama-nama Allah yang terbagi menjadi empat: nama-nama zat Allah, nama-nama sifat Allah, nama-nama yang menyucikan Allah, dan nama-nama perbuatan-Nya.

Sumber: republika.co.id

 




Amankan 16 000 Baby Lobster, Sat Polairut Polres Inhil Bekuk 6 Tsk

Tembilahan, detikriau.org – Sat Polairud Polres Indragiri Hilir berhasil mengamankan 8 kotak baby lobster dari sebuah speed boat bermesin 40 PK diperairan Sungai Indragiri di Dusun Bantalan Kelurahan Sungai Perak Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, senin (5/3).

Selain menyita baby lobster yang diperkirakan berjumlah 16 000 benur itu juga turut diamankan sopir speedboat mesin 40 PK, Ar (47) dan 1 unit speed boat 200 PK X 2 serta seorang sopir ML (25) warga Geranting Kelurahan Pulau Terong Kecamatan Belakang Padang Batam dan 4 orang ABK masing-masing berinisial Jep (47) dan Sah (39) warga Geranting Kelurahan Pulau Terong Kecamatan Belakang Padang Batam serta IA (43) warga Dabok Singkep, dan Mas (41), warga Kelurahan Khairiah Mandah Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir.

Menurut Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Polairud Polres Indragiri Hilir AKP. H. Awaluddin Dalimunthe, penangkapan baby lobster ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya aktifitas orang membawa baby lobster yang melintasi perairan Sungai Indragiri Hilir.

Informasi itu ditindaklanjuti oleh Personel Sat Polairud Polres Indragiri, yang melakukan patroli dengan Kapal Pol IV – 2602, dipimpin oleh Kanit Gakkum Sat Polairud Polres Indragiri Hilir IPDA Buha R. Munthe, S.H. dan akhirnya sekira pukul 06.00 WIB, petugas berhasil mengamankan 1 unit Speed Boad bermesin 40 PK tanpa nama, yang disopiri oleh Ar, dengan membawa bermuatan benih udang jenis Lobster sebanyak 8 Kotak di perairan Sungai Indragiri tepatnya di Dusun Bantalan  Kelurahan Sungai Perak Tembilahan.

Kepada petugas, Ar mengaku bahwa muatan tersebut akan diantarkan ke Perairan Kelurahan Sapat Kecamatan Kuala Indragiri dimana sudah menunggu sebuah Speed Boat.

Mendapat keterangan, Personel Sat Polairud langsung mengejar ke lokasi yang ditunjukan. Setelah sampai di tempat dimaksud, ternyata memang benar ada 1 unit speed boat warna biru dengan mesin 200 PK X 2, sudah menunggu. Speed Boat dan 4 orang ABK-nya, kemudian langsung diamankan ke Mako Sandar Sat Polairud Polres Indragiri Hilir.

“Saat ini, ke 6 tsk dan barang bukti sudah dibawa ke Mapolres Indragiri Hilir, untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.” Ujar AKP. H. Awaluddin Dalimunthe.

Menurut AKP Awaluddin, seluruh Tsk akan diancam dengan bunyi UU Nomor 45 Tahun 2009, tentang perubahan UU Nomor 31 Tahun 2004, tentang perikanan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara./ Am




Tes Urine Anggota Sat Lantas Polres Inhil. Hasil “Negatif”

Tembilahan, detikriau.org – Seluruh personil Sat Lantas Polres Indragiri Hilir bebas dari penggunaan narkotika. Tes urine yang dilakukan secara mendadak di Mapolres Inhil seluruhnya menunjukkan hasil negatif.

Wakapolres Inhil, Kompol Ari Kartika Bhakti, S.I.K mengatakan bahwa test ini diadakan, bukan untuk menjebak atau untuk mempermalukan anggota.

“Tes ini untuk menunjukan bahwa anggota Sat Lantas Polres Indragiri Hilir, punya integritas yang tinggi hingga tidak ikut terjebak dalam lingkaran narkotika.” Ujar Wakaplres

Sementara itu, Kasat Lantas AKP. Aninditha Rizal, S.H., S.I.K., menyatakan bahwa test ini adalah untuk memastikan anggota Sat Lantas dalam keadaan bersih dari narkotika sehingga ketika melaksanakan tugas di lapangan, dapat bertindak dengan benar, tanpa pengaruh narkoba.

“Hal ini juga berkaitan dengan sudah berjalannya Operasi Keselamatan Muara Takus 2018”, Sampaikan Kasat Lantas.

Test urine yang dilakukan terhadap seluruh anggota Satlantas itu diawasi langsung oleh Wakapolres Indragiri Hilir, KOMPOL. Ari Kartika Bhakti, S.I.K., beserta Para Pejabat Utama Polres Indragiri Hilir. Pelaksanaannya juga diawasi oleh Kasi Was IPTU Syaftini dan Kasi Propam IPDA Edi Asmandi.

Pada pelaksanaanya, seluruh Personel Sat Lantas, termasuk Kasat Lantas dan Perwira Sat Lantas lainnya, secara bergiliran diambil sampel urine dan kemudian di cek dengan test pack oleh Paur Kes IPTU H. Khaironi. Pelaksanaannya pun diawasi secara ketat oleh Personel Sie Propam dan Sie Was sejak dari pengambilan sampel sampai pada pengujiannya./ Ikhwan




Rapat Paripurna Istimewa PAW, Ketua DPRD Inhil: Ini Tindaklanjut Usulan Fraksi PPP

Tembilahan, detikriau.org – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Paripurna Istimewa Pergantian Antar Waktu (PAW) di Kantor DPRD Kabupaten Inhil, Jalan Subrantas, Tembilahan, Senin (5/3/2018) pagi.

Rapat kali ini mengagendakan pergantian antar waktu dalam komposisi DPRD Inhil dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yakni Malian Ghazali kepada Sarbaini Haji Ali Karim untuk sisa masa jabatan 2014 – 2019.

PAW pada fraksi PPP dilakukan pasca wafatnya Malian Ghazali yang juga merupakan anggota Komisi I (Satu) DPRD Kabupaten Inhil pada bulan Oktober tahun 2017 silam.

Untuk diketahui, Syarbaini selaku pengganti antar waktu merupakan salah seorang calon legislatif dari Partai Persatuan Pembangunan yang mengikuti ajang Pemilihan Umum Legislatif tahun 2014 di Daerah Pemilihan II (Dua).

Menurut Ketua DPRD, H Dani M Nursalam, peresmian dan pengambilan sumpah jabatan pergantian antar waktu ini dilakukan setelah adanya rekomendasi dari fraksi PPP kepada lembaga DPRD Kabupaten Inhil.

“Ini tindaklanjut usulan fraksi PPP. SK (Surat Keputusan) pemberhentian terhadap Malian Ghazali sudah dikeluarkan dan SK penggantinya juga sudah diterbitkan bagi saudara Sarbaini,” kata Ketua DPRD Inhil, H Dani M Nursalam seusai memimpin rapat.

Dengan telah diresmikannya pergantian antar waktu, dikatakan Ketua DPRD Inhil, maka keanggotaan fraksi PPP dan lembaga DPRD Inhil telah lengkap. Untuk itu, Dia berharap, kinerja positif yang selama ini ditorehkan DPRD Inhil dapat terjaga konsistensinya.

“Ada semangat baru bagi kawan – kawan untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi DPRD. Dengan begitu, kinerja positif yang selama ini ditorehkan dapat terus terjaga kedepannya,” tandas Ketua DPRD Inhil.

Sementara itu, Sarbaini selaku pengganti antar waktu anggota DPRD Inhil dari fraksi PPP menyatakan rasa haru dan bangganya atas peresmian dan pengambilan sumpah yang dilaksanakan.

Dia menganggap, tugas sebagai wakil rakyat adalah tanggung jawab dan amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik – baiknya. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga, begitu pula dengan aspirasi masyarakat yang mesti terus tersalurkan.

“Ini adalah tanggung jawab yang berat. Saya harus bisa dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat ini juga harus dapat menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat,” ujar Sarbaini penuh senyum.

Setelah ini, diungkapkan Sarbaini, Dirinya baru akan aktif sebagai anggota DPRD Inhil dengan segala tugasnya dalam kurun waktu satu minggu kedepan terhitung dari tanggal peresmian dan pengambilan sumpah jabatan yang dilaksanakan.

Sebagai tambahan, Sarbaini adalah seorang kader PPP yang telah aktif selama 15 tahun terakhir. Sarbaini juga telah mengikuti 3 (tiga) kali pencalonan dalam ajang Pemilihan Legislatif DPRD Kabupaten Inhil. Dalam pencalonan terakhir, Dia memperoleh sebanyak 932 suara. Namun, perolehan suara tersebur belum mampu menghantarkan Sarbaini dudul sebagai anggota DPRD Kabupaten Inhil masa jabatan 2014 – 2019./adv




Proyek Preservasi Jalan Dilanjutkan, Sekda Inhil Minta Rekanan Perhatikan Kualitas Pekerjaan

Tembilahan, detikriau.org – Proyek preservasi jalan untuk ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan kembali dilanjutkan. Oleh karenanya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin meminta pihak rekanan memperhatikan kualitas pekerjaan.

Kelanjutan pembangunan ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan dilakukan setelah pada tahun anggaran 2017, ruas jalan yang berstatus sebagai ruas jalan nasional tersebut belum seluruhnya tuntas dilaksanakan.

Atensi rekanan terhadap kualitas pembangunan, diungkapkan Sekda menjadi hal yang harus diprioritaskan, tidak hanya karena ruas jalan tersebut menjadi jalan arteri bagi masyarakat Inhil, namun juga sulitnya akses terhadap pembiayaan pembangunan.

“Kita tentunya tidak menginginkan, ruas jalan yang dibangun itu cepat hancur dikarenakan tidak terperhatikannya kualitas pembangunan. Rekanan harus teliti dalam melaksanakan pembangun jalan itu,” kata Sekda saat diwawancarai, Sabtu (3/3/2018) sore.

Lebih lanjut, untuk memastikan dilaksanakannya pembangunan yang berkualitas, Sekda juga meminta kepada leading sector untuk senantiasa mengawasi berjalannya pembangunan itu.

“Awasi secara intensif, susun jadwal secara periodik untuk melakukan pemantauan di lapangan. Jangan sampai kebablasan dengan mendapat ruas jalan yang kualitasnya rendah karena tidak sesuai spesifikasi,” pesan Sekda.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Inhil, Illyanto Jamal menyebutkan, terdapat beberapa titik lokasi di ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan yang saat ini sedang dilaksanakan peningkatan.

“Titik lokasi tersebut dimulai dari Ujung Jalan M Boya sampai ke depan terminal. Artinya, mulai dari ujung M Boya sampai Parit 6 sudah tuntas rigid yang dilakukan dengan nilai kontrak sebesar Rp 19 milyar dari total keseluruhan alokasi anggaran Rp 28 milyar yang bersumber dari APBN,” pungkas Illyanto.

Sedangkan, dari sisa anggaran senilai Rp 9 Milyar, diungkapkan Illyanto, akan dipergunakan sebagai biaya pemeliharaan, yang terdiri dari pemeliharaan berkala dan pemeliharaan rutin. “Pemeliharaan rutin itu dilakukan bagi kerusakan ringan yang terjadi. Kalau pemeliharaan berkala itu untuk kerusakan sedang,” tukas Illyanto.

Selanjutnya, demi tercapainya pembangunan yang berkesinambungan, Illyanto berharap kepada Pemerintah Pusat untuk dapat kembali mengalokasikan dana anggaran pembangunan ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan pada tahun anggaran mendatang.

“Anggaran tersebut nantinya akan dipergunakan untuk melanjutkan pembangunan ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan berupa peningkatan dari aspal menjadi rigid yang dimulai dari Sungai Salak sampai Sungai Akar,” jelas Illyanto./diskominfops_inhil/adv