Sekda Inhil Harapkan HNSI Mampu Jembatani Makmurkan Nelayan

Sekda Inhil H Said Syarifuddin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin mengharapkan pembentukan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Inhil mampu jembatani makmurkan Nelayan.

“Kami sangat berharap dengan hadirnya HNSI mampu Jembatani nelayan yang ada di Inhil untuk mensinergiskan program-program pemerintah mulai dari Pusat, provinsi hingga ke Inhil yang berimbas kepada kemakmuran dan Kesejahteraan para nelayan dan pelaku usahanya,” tutur Sekda, kemarin.

Dipaparkan, berdasarkan informasi dari Dinas Perikanan Inhil, bahwa terdapat 29 ribu nelayan yang ada di Inhil, maka menurutnya ini perlu diperhatikan dan perlu ada wadah seperti HNSI sehingga bisa menjadi penyambung lidah memberikan informasi tentang program yang di buat pemerintah untuk para nelayan.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu pihak HNSI menerima mandat tersebut dari pengurus Provinsi Riau dan akan melakukan Musyawarah Daerah (Musda) di Tembilahan pada tanggal 21 sampai 22 Maret 2018 mendatang.

Sementara untuk pegelaran Musda nanti akan hadir pengurus HNSI dari Propinsi Riau, namun masih diupayakan ketua Dewan Pimpinan Pusat dan Ketua Koperasi HNSI juga bisa hadir.

“Jadi HNSI ini sudah di dukung oleh koperasi, jika memang diperlukan nanti maka koperasi tersebut bisa juga kita buat kantor cabang di Inhil” pungkasnya./mirwan/adv




34 DPD Gerindra Siap Jadi Garda Terdepan Menangkan Prabowo

Andre Rosiade

JAKARTA — Sebanyak 34 ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra di seluruh Indonesia menyatakan siap menjadi garda terdepan untuk memenangkan Prabowo Subianto, bila ketua umumnya itu mau kembali maju sebagai Capres pada Pemilu 2019. 34 DPD juga mendesak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra segera mendeklarasikan Prabowo sebagai Capres. “Tadi sudah dilaksanakan pertemuan antara DPD-DPD Gerindra se-Indonesia. Para ketua DPD ini siap menjadi garda terdepan memenangkan Prabowo,” kata Wasekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade di Jakarta, Senin (12/3) malam.

Andre yang hadir dalam pertemuan itu menyebutkan, DPD-DPD sepakat untuk mendesak DPP Gerindra agar segera mendeklarasikan pencapresan Prabowo Subianto. Ia mengatakan seluruh kader Gerindra meyakini bila Prabowo siap mengemban amanah menjadi presiden RI manakala terpilih.

“Makanya, kami mendeklarasikan beliau (Prabowo),” tegasnya.

Sebanyak 34 ketua DPD Partai Gerindra berkumpul di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, pada Senin malam. Mereka berkumpul di hotel DoubleTree by Hilton Cikini, difasilitasi ketua DPD Gerindra DKI, M Taufik.

Pertemuan itu digelar untuk menindaklanjuti deklarasi dukungan 34 DPD kepada pencalonan Prabowo Subianto. Diharapkan pertemuan ini bisa memberi desakan kepada DPP Gerindra untuk segera mendeklarasikan Prabowo sebagai calon presiden yang diusung partai. Selain itu, pertemuan juga dimaksudkan untuk mengatur strategi dalam memenangkan Prabowo.

“Pertama mendorong Pak Prabowo segera dideklarasikan. Kedua mengatur strategi pemenangan,” ujar Andre.

Sementara Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, dukungan dari 34 DPD terhadap Prabowo untuk menjadi Capres, menandakan bahwa dinamika kader di Gerindra benar-benar hidup. Muzani mengatakan, dukungan tersebut bukan inisiasi dari DPP.

Menurutnya, deklarasi tersebut menunjukan penyampaian aspirasi agar Prabowo bersedia maju kembali di Pilpres 2019. Sebab hingga saat ini, Prabowo juga belum pernah menyatakan bersedia untuk kembali maju mencalonkan diri. Namun karena sudah banyak pihak yang menginginkan majunya Prabowo, ia menilai dapat menjadi pertimbangan.

“Tentu kami akan sampaikan kepada beliau dan tentu akan kita jawab pernyataan itu, apakah dalam suatu forum nasional namanya rakornas tapi Insya Allah semuanya akan terjawab pada saat Pak Prabowo menyatakan kesediannya,” ujar Muzani.

sumber: republika

 




Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rengat Silaturahmi dengan Kadin Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rengat, Iksarudin didampingi Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Tembilahan Tengku Edy Mangkubuana kunjungi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indragiri Hilir (Inhil), Senin (12/3/2018).

Kunjungan silaturahmi tersebut merupakan salah upaya untuk lebih memperkuat sosialisasi terkait manfaat BPJS Ketenagakerjaan di tengah masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Inhil.

“Kadin sebagai salah satu wadah para pengusaha yang terkait langsung dengan ketenagakerjaan menjadi lembaga yang sangat perlu di gandeng BPJS Ketenagakerjaan dalam usaha menjalankan misi membantu masyarakat, khususnya para pekerja,” ungkap Iksarudin dalam perbincangan santai bersama beberapa pengurus Kadin Inhil.

Katanya lagi, perjalanan dan kiprah BPJS Ketenagakerjaan sejauh ini memang belum sepenuhnya dipahami masyarakat luas, sehingga perlu kolaborasi dari lembaga lain dalam mensosialisasikan pentingnya BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat.

Atas dasar itu, Ketua Kadin Inhil, Edy Indra Kesuma menyambut baik rencana kerjasama dari BPJS Ketenagakerjaan untuk melibatkan Kadin dalam memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat terhadap pentingnya BPJS Ketenagakerjaan.

“Sebagai pengusaha, kita harus mengakui bahwa kiprah dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja memang belum tersosialisasi dengan baik dan utuh, sehingga masih banyak masyarakat yang tidak mau terlibat,” ujar Edy Indra Kesuma.

Untuk itu, jelas Edy Indra Kesuma yang didampingi empat orang pengurus, BPJS Ketenagakerjaan perlu melakukan perubahan pola pikir sosialisasi dalam upaya merubah anggapan masyarakat luas terhadap BPJS Ketenagakerjaan.

“Kita harus merubah pola pikir serta melibatkan banyak stakeholder guna memberikan kesan positif bahwa BPJS Ketenagakerjaan tersebut bukanlah sesuatu yang membebani, melainkan sebuah langkah untuk menjamin amannya pelaku usaha dalam menjalankan usahanya,” papar Edy.

Paparan tersebut juga dikuatkan Zainal Arifin, salah seorang pengurus yang konsen pada bidang ekonomi dan pendidikan. Jelasnya, akibat tidak sampai dan tidak utuhnya sosialisasi, banyak masyarakat yang apriori terhadap BPJS Ketenagakerjaan.

“Padahal BPJS Ketenagakerjaan merupakan jaminan bagi para pekerja dalam melakukan pekerjaannya, baik jaminan untuk kecelakaan kerja, asuransi kematian. Selain itu BPJS Ketenagakerjaan juga menjadi tabungan pensiun bagi para pekerja. Ke depan mungkin mahasiswa juga bisa menjadi salah satu elemen yang ikut mensosialisasikan, itu semua tergantung pada kesiapan BPJS Ketenagakerjaan,” tukasnya./mirwan




Amankan 3 Warga Jl M Boya Tembilahan, Polisi Sita Sejumlah Paket Narkotika Jenis Sabu

Tembilahan, detikriau.org – Diduga sebagai pelaku tindakpidana penyalahgunaan narkotika, Sat Res Polres Indragiri Hilir amankan tiga orang warga Tembilahan, masing-masing berinisial,  YA (21), MA (25) dan Nop (33). Minggu malam (11/3). 

Keterangan pihak kepolisian, YA, warga jalan M Boya Tembilahan diamankan dirumahnya sendiri. Sedangkan MA, warga Jalan Abdul Manaf dan Nop, warga jalan Semampau diamankan dirumah lain, masih diseputaran jalan M Boya.

Dari tangan YA, disita barang bukti berupa 1unit HP merek Samsung warna putih yang didalamnya terdapat 4 paket kecil narkotika jenis sabu, 1 unit timbangan digital merek Taffware, 1 unit HP merk NUU warna putih, 1 buah tas kain warna biru yang di dalamnya terdapat 1 ikat plastik putih bening, 1 bilah gunting penjepit, 1 bilah gunting pemotong, serta 1 set bong terbuat dari botol kaca.

Sedangkan dari MR dan Nop disita barang bukti berupa 1 unit HP merk Nokia warna putih yang di dalamnya terdapat 1 paket sedang sabu, 1unit HP merk Strawberry warna hitam, 1 buah dompet warna coklat yang di dalamnya terdapat uang tunai Rp 318.000 dan 1 unit HP merk Nokia warna hitam.

“Kami mendapat informasi, YA ini, sering melakukan transaksi narkotika dirumahnya” Sampaikan Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Res Narkoba Polres Indragiri Hilir AKP. Bachtiar, S.H..

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat lalu memerintahkan anggota Unit Opsnal Sat Res Narkoba, untuk melakukan penyelidikan.

Berbekal baket yang akurat, pada hari Minggu, tanggal 11 Maret 2018, sekira pukul 22.30 WIB, anggota Unit Opsnal Sat Res Narkoba, yang dipimpin oleh Kanit II AIPDA Karter Sianipar, S.Sos, berhasil mengamankan terduga pelaku YA dirumahnya di jalan M. Boya Tembilahan. Disaksikan Ketua RT dan seorang warga setempat, dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti seperti tercantum di atas.

Selesai mengamankan terduga pelaku YA, dilakukan pengembangan. Hasilnya, setengah jam kemudian, dan masih di lorong yang sama, Unit Opsnal kembali mengamankan 2  tsk lainnya, yang bernama MR dan Nop. Terhadap kedua orang ini juga dilakukan penggeledahan disaksikan oleh Ketua RT dan seorang warga setempat, dan ditemukan barang bukti seperti tercantum di atas.

“Saat ini, ketiga orang terduga pelaku dan barang bukti, sudah diamankan di Mapolres Indragiri Hilir, guna proses penyidikan lebih lanjut.” Akhiri AKP Bachtiar. / Am




Said Syarifuddin: HNSI Diharapkan Mampu Jembatani Makmurkan Nelayan

Tembilahan, detikriau.org — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Said Syarifuddin mengharapkan pembentukan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Inhil mampu jembatani makmurkan Nelayan.

“Kami sangat berharap dengan hadirnya HNSI mampu Jembatani nelayan yang ada di Inhil untuk mensinergiskan program-program pemerintah mulai dari Pusat, provinsi hingga ke Inhil yang berimbas kepada kemakmuran dan Kesejahteraan para nelayan dan pelaku usahanya,” tutur Sekda.

Dipaparkan, berdasarkan informasi dari Dinas Perikanan Inhil, bahwa terdapat 29 ribu nelayan yang ada di Inhil, maka menurutnya ini perlu diperhatikan dan perlu ada wadah seperti HNSI sehingga bisa menjadi penyambung lidah memberikan informasi tentang program yang di buat pemerintah untuk para nelayan.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu pihak HNSI menerima mandat tersebut dari pengurus Provinsi Riau dan akan melakukan Musyawarah Daerah (Musda) di Tembilahan pada tanggal 21 sampai 22 Maret 2018 mendatang.

Sementara untuk pegelaran Musda nanti akan hadir pengurus HNSI dari Propinsi Riau, namun masih diupayakan ketua Dewan Pimpinan Pusat dan Ketua Koperasi HNSI juga bisa hadir.

“Jadi HNSI ini sudah di dukung oleh koperasi, jika memang diperlukan nanti maka koperasi tersebut bisa juga kita buat kantor cabang di Inhil,” pungkasnya./adv




Jangan Panaskan Ulang 7 Makanan Ini

foto ilustrasi sayuran: net

detikriau.org – Memanaskan kembali makanan adalah aktivitas yang biasa dilakukan di rumah. Pada umumnya orang menghangatkan makanan karena sisa makanan semalam atau tadi pagi masih terlihat layak makan.

Akan tetapi tahukah anda ada beberapa jenis makanan yang justru menjadi beracun jika dipanaskan kembali? Dilansir dari Eating Natural Foods, inilah tujuh makanan yang sebaiknya jangan dipanaskan lagi:

Jamur

Jamur sebaiknya segera dikonsumsi segera setelah selesai dimasak. Ini karena kandungan protein pada jamur bisa berubah jadi racun dan mengganggu sistem pencernaan. Jika ingin memakan lagi jamur sisa semalam, makanlah dalam keadaan dingin tanpa perlu dihangatkan lagi.

Bayam

Bayam kaya akan kandungan nitrat. Oleh karena itu sayuran ini hendaknya langsung dikonsumsi setelah dimasak. Jangan sekali-sekali menghangatkan bayam karena nitrat akan berubah menjadi nitrit dan membahayakan kesehatan.

Bit

Buah bit punya sifat yang sama seperti bayam. Segera santap bit dan jangan memanaskan jika ingi dimakan lagi.

Seledri

Sebagaimana bayam dan buah bit, seledri bukanlah sayuran yang direkomendasikan untuk dipanaskan berkali-kali.

Ayam

Ayam mengandung protein dan akan berdampak buruk jika olahan ayam dipanaskan untuk kedua kalinya. Jika dipanaskan kembali, komposisi protein akan berubah akibat suhu yang tinggi. Maka dari itu bila anda ingin menghangatkan ayam gunakan temperatur yang rendah.

Telur

Protein pada telur akan sangat baik jika dikonsumsi begitu telur matang, baik dengan cara digoreng atau direbus. Menghangatkan kembali telur yang sudah matang akan mengakibatkan gangguan pada sistem pencernaan.

Kentang

Kentang yang sudah matang disarankan untuk segera disantap. Jangan makan olahan kentang yang sudah berumur satu hari atau yang tidak tersimpan di kulkas. Menghangatkan olahan kentang menyebabkan hilangnya nutrisi dan beracun./republika.co.id