Radio Gemilang FM Terima Kunjungan Diskominfo Kabupaten Kuansing

Tembilahan, detikriau.org – Stasiun Radio Gemilang FM menerima kunjungan dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) di Kantor Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik (Diskominfopersantik) Kabupaten Inhil, Tembilahan, Kamis (15/3/2018).

Kedatangan Diskominfo Kabupaten Kuansing ini diwakili oleh Kepala Bidang Komunikasi, Mulyadi Harun, Kasi Hubungan Media, Raiyan Safa’at, serta Kasi Layanan Informasi, Antoni Suryadinata dan disambut langsung oleh Kepala Bidang Pengelolaan, Pelayanan, Penyediaan dan Penguatan Kapasitas Sumber Daya Komunikasi dan Informasi Diskominfopersantik Kabupaten Inhil, Trio Beni Putra yang didampingi oleh Kepala Stasiun Radio Gemilang FM, Ratna Dewi.

Kunjungan Diskominfo Kabupaten Kuansing ke Stasiun Radio besutan Diskominfops Kabupaten Inhil ini bertujuan untuk berkoordinasi serta memperoleh informasi mengenai legal standing dan tata kelola radio Gemilang FM yang dianggap cukup mumpuni.

“Saat ini, pengoperasian radio Kuansing yang berdiri sejak medio tahun 2000 – an agak terhambat dikarenakan persoalan legal standing yang belum ada. Kami dengar, Inhil (legal standing, red) radionya sudah oke. Maka itu, kami merasa perlu dan bertanggung jawab atas legalitas radio di Kuansing,” ujar Kepala Bidang Komunikasi Kabupaten Kuansing, Mulyadi Harun disela kunjungan.

Mulyadi Harun mengaku senang dan bangga atas sambutan Diskominfopersantik Kabupaten Inhil. Sebab, dalam kunjungan ini, pihak Diskominfo Kabupaten Kuansing bisa memperoleh informasi dan materi yang memadai guna memperjelas legal standing radio Kuansing.

“Pasca kedatangan kami kesini, kami akan berupaya memacu legalitas radio Kuansing  bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan melalui jalur legislatif,” kata Mulyadi Harun.

Setelah ini, Mulyadi Harun mengaku akan mencoba berkoordinasi ke Komisi Penyiaran Indonesia Daerah serta merumuskan naskah akademik sebagai dasar peraturan daerah tentang radio Kuansing bersama pihak Perguruan Tinggi.

Pada kunjungan ini, pihak Diskominfo Kabupaten kuansing juga mendapat materi tentang persoalan kerjasama media dari Kepala Bidang P4SDKI Diskominfopersantik Kabupaten Inhil, Trio Beni Putra serta melakukan peninjauan mekanisme operasional Radio Gemilang FM./*/Ikhwan




Organisasi Wanita Inhil Gelar Isra Miraj

Zuhenni Saat Menyampaikan Sambutan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Inhil H Syar’i menghadiri Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Mesjid Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila (YAMP) Tembilahan. 

Kegiatan ini ditaja oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Inhil bekerjasama dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Inhil, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Inhil, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Inhil, dan Muslimat Nahdlatul Ulama (Muslimat NU) Inhil, Kamis (15/3/2018).

Pada kesempatan tersebut turut hadir Al Habib Hamid Naufal bin Alwi Al Kaff selaku penceramah, Istri Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Inhil Zuhenni Sri Dewiani Rudyanto, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Inhil Hj Zulaikhah Wardan S.Sos ME, para undangan, dan masyarakat setempat. 

Peringatan Isra Miraj kali ini mengangkat tema Dengan Peringatan Isra Miraj Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1439 H/ 2018 M Mantapkan Iman dan Bentangkan Tali Silaturahmi Antar Organisasi Wanita Kabupaten Inhil.

Sesuai dengan tema acara, tujuan dilaksanakannya peringatan ini ialah untuk mempererat silaturahmi antar organisasi wanita Inhil. Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana, dr H Raihana Ara.

“Acara ini dapat terselenggara atas hasil kerjasama organisasi perempuan di Inhil. Kami saling bahu membahu untuk melaksanakan kegiatan ini. Saya sangat berterimakasih kepada semua yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini. Mudah-mudahan kita mendapat limpahan rahmat dari Allah. Bila terdapat kekurangan, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya,” urainya. 

Sementara itu, Zuhenni Sri Dewiani Rudyanto mengapresiasi kegiatan tahunan ini. Semoga katanya kegiatan religi ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya, karena bisa memberikan banyak manfaat dan pengaruh positif.

“Tidak hanya untuk mempererat jalinan silaturrahmi dan ukhuwah islamiyah di antara kita semua, tetapi juga yang tidak kalah penting adalah untuk memperkuat kecintaan kita pada agama Islam dan meningkatkan keimanan dan ketaatan kita kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW,” ujarnya mengawali sambutan. 

Wanita yang akrab disapa Henni ini mengajak kepada organisasi wanita yang ada di Inhil agar turut menegakkan syiar Islam di daerah ini, melalui berbagai kegiatan keagamaan, yang ditujukan kepada semua kalangan termasuk generasi muda. 

“Saya juga mengharapkan agar semua organisasi wanita yang ada di Kabupaten Inhil ini tetap menjadi mitra pemerintah yang baik, serta terus memberikan peran dan sumbangsih dalam pembangunan daerah ini menuju kabupaten yang lebih maju dan sejahtera,” harap Ibu dua anak ini. 

Al Habib Hamid Naufal bin Alwi Al Kaff dalam ceramahnya mengatakan bahwa silaturahmi merupakan lambang persatuan, di mana persatuan adalah rahmat sedangkan berpecah belah adalah azab. “Oleh sebab itu kegiatan seperti ini sangat baik dilaksanakan untuk saling mengisi kekosongan, silaturahmi, bantu membantu dalam urusan taqwa,” sebutnya. 

Selain itu ia juga menjelaskan sejarah peristiwa Isra Miraj. Isra Miraj adalah salah satu cara supaya kita makin dekat dengam Allah Swt. Isra miraj terjadi di akhir bulan Rajab. Ada suatu ketika di mana Nabi mengalami tahun kesedihan karena dua orang yang membantunya dalam berdakwah wafat, yaitu pamannya dan istrinya. Oleh sebab itu Allah menghibur Nabi Muhammad dengan peristiwa Isra Miraj,” papar Pimpinan Majelis Nuralawy Nusantara Bandung ini./mirwan




Bersama Kadin Inhil, Bank Mandiri Siap Kucurkan Kredit Lunak

“pinjaman hingga Rp 200 Jt dengan suku bunga 7% per tahun”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Branch Manager Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Mandiri Tembilahan, Samuel Viin Simorangkir melakukan pertemuan dengan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) guna kerjasama pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Sebagai lembaga permodalan, Bank Mandiri, khususnya KCP Tembilahan sangat berkomitmen untuk membantu pengembangan UMKM, untuk itu kita berharap Kadin Inhil dapat bekerjasama guna merealisasikan rencana tersebut,” ungkap Samuel di Tembilahan, Kamis (15/3/2018).

Salah satu bentuk program yang ditawarkan Bank Mandiri menurut Samuel adalah penyaluran kredit lunak dengan suku bunga 7 persen.

“Dengan bantuan Kadin, kita akan salurkan bantuan kredit usaha kecil dengan bunga rendah, yakni 7 persen setahun dengan total pinjaman bisa mencapai Rp 200 juta setiap usaha dalam masa kredit 3 tahun,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Inhil, Edy Indra Kesuma menyambut baik komitmen KCP Bank Mandiri tersebut. Karena sesuai dengan program utama Kadin Inhil yang fokus untuk mengembangkan UMKM di Inhil.

“Kita memang sedang mencari lembaga permodalan untuk mendukung program kerja kita untuk mengembangkan UMKM. Sehingga ide kerjasama yang ditawarkan Bank Mandiri ini ibarat gayung bersambut, untuk itu dalam waktu dekat akan kita tindaklanjuti,” ujar Edy./mirwan

 




Derita Penyakit Ini ? Coba Obati dengan “Putri Malu”

Foto tanaman putri malu: Net

detikriau.org – Putri malu namanya. Di Inhil, tanaman ini sangat mudah ditemukan. Biasanya ia kerap ditemui tumbuh dipinggir jalan dan pekarangan rumah. Dulunya tanaman ini hanya jadi hiburan buat anak-anak. Jika disentuh, daun tanaman dengan batang kecil berduri ini akan menutup. Tapi tahukah anda bahwa tanaman yang selama ini hanya dianggap sebatas gulma itu memiliki manfaat yang sangat istimewa?

Dikutip dari laman tribunnews.com, tanaman yang juga bernama, makahiya (Filipina, berarti “malu”), mori vivi (Hindia Barat), nidikumba (Sinhala, berarti “tidur”), dan mate-loi (Tonga, berarti “pura-pura mati”) ini mengandung mimosin, tanin dan juga asam pipekolinat yang ternyata ampuh untuk mengobati beberapa penyakit pada manusia.

Mengobati Batuk

Buat kamu yang menderita batuk apalagi disertai dahak, maka cobalah meminum air rebusan putri malu. Rebus 10 hingga 15 gram putri malu dengan air secukupnya hingga mendidih, minum airnya ketika sudah dingin.

 Mengobati Hepatitis

Rebusan putri malu ternyata juga dapat mengobati penyakit hepatitis.

Caranya cukup gampang, yaitu rebus putri malu sebanyak 15 gram dengan air 200 cc sampai mendidih kurang lebih selama 15 menit. Selanjutnya rebusan ini diminum secara rutin .

 Mengobati Bronkitis

Salah satu penyakit paru-paru, bronkitis juga bisa disembuhkan dengan tanaman ini. Cukup dengan 60 gram akar putri malu ditambahkan kurang lebih 600 cc air dan direbus hingga menyisakan air kurang lebih 200 cc. Selanjutnya rebusan ini bisa diminum dua kali.

Mengobati susah tidur

Untuk mengobati susah tidur atau insomnia, kamu cukup merebus 50 gram tumbuhan putri malu dengan air secukupnya. Kosumsilah secara teratur dan rasakan khasiatnya.

Namun perlu juga diingat, segala sesuatu yang berlebihan pastilah tidak baik bagi kesehatan tubuh. Maka dari itu, hentikanlah untuk mengkosumsi ramuan putri malu jika dirasa sudah banyak perubahan dan kemajuan.

Satu hal yang perlu diingat juga, sebaiknya wanita yang sedang hamil sangat dilarang mengkosumsi tumbuhan ini karena berdampak buruk untuk janin.

Selain itu, penggunaan akar putri malu dalam jumlah dosis yang banyak bisa berujung keracunan dan muntah-muntah./red




Masuki Tahap Ketiga, Sniper ditugasi Tembak Harimau Pemangsa Manusia di Pelangiran

Pelangiran, detikriau.org – Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono sebut bahwa “Bonita”, Harimau betina penyerang manusia di Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir memiliki perilaku menyimpang dibandingkan harimau pada umumnya.

Pengamatan BBKSDA terhadap spesies langka yang terancam punah di Pelangiran ini menurut Suharyono dilakukan pihaknya bersama World Wildlife Fund (WWF) sejak 2017 yang lalu.

Kegiatan observasi yang didukung oleh Polres Indragiri Hilir dan sejumlah pihak terkait itu, kata Suharyono juga termasuk mengamati perilaku, khususnya hewan yang diduga menjadi tersangka penyerang manusia yang diberi nama “Bonita”

“Perilaku Bonita sudah menyimpang, berbeda dengan perilaku harimau pada umumnya,” Ungkap Suharyono dalam sebuah pertemuan sikapi konflik harimau Vs manusia yang dilaksanakan di Aula Kantor PT THIP Simpang Kanan Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu, 14/3/2018.

Menurut Suharyono, perilaku menyimpang seperti Bonita, ternyata juga dijumpai di daerah konflik harimau lainnya. Perilaku umum, harimau takut dengan manusia dan selalu beraktifitas di malam hari. Pada kasus Bonita hal tersebut adalah kebalikannya.

Ditambahkan Suharyono, pelaksanan observasi dan upaya evakuasi saat ini sudah masuk pada tahap ketiga. Dimana, Tahap pertama hanya dengan box trap dan umpan. Tahap kedua umpan sudah ditambah dengan obat bius yang dipasang pada umpan. Namun hasilnya kedua tahap ini belum memberikan hasil yang signifikan.

Sedangkan pada tahap ketiga, tim dilengkapi dengan peluru tajam untuk melumpuhkan. Untuk itu, BBKSDA meminta bantuan sniper dari Polri dan TNI untuk melakukan penembakan

Diakhir pertemuan, disepakati bahwa Posko Siaga yang dilengkapi dengan penembak jitu akan langsung bekerja.

Dalam pertemuan itu, Kadus Simpang Kanan, Arief, sebutkan bahwa akibat mengganasnya harimau di daerah mereka, kondisi psikologis warga sudah sangat terganggu dan ketakutan. Warga merasa khawatir nantinya akan ada lagi jatuh korban manusia.

“Warga saat ini tidak bisa bekerja untuk memenuhi kehidupannya sehari – hari. Harimau tersebut, masih kerap terlihat di wilayah kami” Ujar Kadus menyampaikan keresahan warganya./ Am




Sejumlah Pejabat Pemkab Inhil Ikuti Rakor Bersama KPK

Pekanbaru, detikriau.org – Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di balai Pauh Janggi Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Selasa (13/3/2018).

Rakor tersebut membahas beberapa poin, diantaranya tentang monitoring dan evaluasi Penyusunan Rencana Aksi Sektor Strategis Pemberantasan Korupsi tahun 2017 dan Penyusunan Rencana Aksi Sektor Strategis Pemberantasan Korupsi Tahun 2018.

“Jadi, Rakor itu, salah satu tujuannya adalah untuk memonitoring dan mengevaluasi hasil penyusunan rencana aksi sektor strategis pemberantasan korupsi tahun 2017 silam,” tukas Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin yang kala itu turut mengikuti rakor.

Untuk penyusunan rencana aksi sektor strategis pemberantasan korupsi tahun 2017, Sekda menuturkan, Pemerintah Kabupaten Inhil berada pada peringkat ke – 5 dari 12 Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota se – Provinsi Riau termasuk Pemerintah Provinsi Riau.

“Dengan penilaian di beberapa sektor strategis, Inhil mendapat angka 81 dari total nilai sempurna 100. Yang tertinggi jatuh pada Kabupaten Kampar dengan nilai 98,” ungkap Sekda kepada awak media saat diwawancarai.

Pencapaian Pemerintah Kabupaten Inhil tersebut, diakui Sekda, memang belum maksimal. Sebab, terdapat beberapa kriteria penilaian dalam sektor tertentu yang belum terpenuhi, seperti e – planning dan e – budgeting yang belum sesuai dengan informasi barang.

Dalam rakor, dikatakan Sekda, KPK selaku lembaga negara melakukan sosialisasi kepada jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota serta Provinsi Riau ihwal penyusunan rencana aksi sektor strategis pemberantasan korupsi tahun 2018.

“Sosialisasi dilakukan karena ada penambahan 4 (empat) sektor lainnya dalam rencana aksi pemberantasan korupsi ahun 2018 ini, yakni sektor Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan Hidup dan Perikanan,” kata Sekda.

Lebih lanjut, Sekda mengatakan, usai rakor bersama KPK Ini, pihak Pemerintah Kabupaten Inhil akan segera melakukan penyusunan rencana aksi sektor strategis pemberantasan korupsi tahun 2018 dengan tambahan 4 (empat) sektor tersebut.

“Ya,kita akan langsung tindaklanjuti secara bertahap. Sebab, rencana aksi ini biasanya diimplementasikan secara bertahap tiap – tiap kwartal dalam periode satu tahun, menyasar tujuan per triwulan,” urai Sekda.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), Wan Tamrin dalam sambutannya mengimbau seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dan Kepala Daerah se – Provinsi Riau dapat mengikuti rakor bersama KPK secara seksama.

Plt Gubri juga meminta agar jajarannya di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dan seluruh Kepala Daerah senantiasa menjaga integritas, kedisplinan serta kejujuran dalam menjalankan tugas.

“Tujuannya kan jelas untuk mewujudkan Riau menjadi daerah yang bersih dan bebas dari korupsi. Nanti bagaimana kedepannya saja lagi, tim koordinasi, supervisi dan pencegahan korupsi (Korsupgah) akan memberikan arahan dan pendampingan,” tukas Plt Gubri./diskominfops_inhil/adv